Jangan mendewakan kekuatan. Kalau mendewakan kekuatan, hatinya akan pongah. Kalau pongah, jurusnya akan tumpul dan reaksinya jadi lambat.
Buku komik Kungfu Boy edisi klasik ketiga (3) menceritakan petualangan Chinmi sepulang dari belajar dengan Guru Tendo. Saat kembali ke kuil Dairin, Chinmi mendapatkan lawan tanding yang sepadan yaitu Ryukai, kakak seperguruannya.
Pelajaran berharga yang didapat oleh Ryukai adalah dimana kita sebagai pribadi tidak boleh pongah, sombong dan takabur meski kita mempunyai ilmu dan kelebihan. Ryukai berkata "Jangan mendewakan kekuatan. Kalau mendewakan kekuatan, hatinya akan pongah. Kalau pongah, jurusnya akan tumpul dan reaksinya jadi lambat."
Sungguh nasihat yang berarti bagi Chinmi, dan tentunya bagi kita, pembaca komik Kungfu Boy.
Nasihat untuk tidak menjadi takabur adalah nasihat yang global dan universal, tidak hanya berlaku bagi para pendekar yang menuntut ilmu. Tapi juga berlaku bagi seluruh manusia dengan berbagai profesi.
Kita sebagai pelajar, sebagai pegawai negeri, sebagai karyawan swasta, sebagai pedagang, sebagai guru, sebagai insinyur sebagai dokter harus senantiasa rendah hati dan bersahaja. Karena dihadapan Tuhan Yang Maha Kuasa kita hanyalah kecil laksana debu yang hina.
“Whatever we possess becomes of double value when we have the opportunity of sharing it with others"
Monday, April 4, 2016
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Related Posts
-
Jika pada keyboard kita mengenal tombol "Delete" dan "Backspace" untuk menghapus, maka pada kalkulator terdapat 4 tip...
-
Bon Jovi Live In Jakarta Bon Jovi akan mengadakan konser Live in Jakarta, tepatnya hari Jumat ini, tanggal 11 September 2015 di Gelora Bun...
-
BPJS Kesehatan merupakan singkatan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan. BPJS Kesehatan (Askes / Asuransi Kesehatan) bersama B...
-
Kebahagian bukan tujuan akhir setelah kita lulus kuliah, atau setelah mendapatkan pekerjaan, atau setelah memiliki rumah, atau setelah menik...
-
Kanban Board Terdiri dari: Prioritized backlog (to-do-list) : merupakan daftar pekerjaan yang diprioritaskan untuk dikerjakan. Work in pr...

No comments:
Post a Comment