“Whatever we possess becomes of double value when we have the opportunity of sharing it with others"
Friday, November 1, 2019
Leadership Styles
Ada gaya kepemimpinan yang tak terhitung jumlahnya tetapi mereka dapat dipahami secara efektif ketika digambarkan dengan dua sumbu, otoritas pemimpin dan otonomi tim. Ketika otoritas dan kontrol pemimpin meningkat, efisiensi dalam hal waktu dan hasil meningkat tetapi keterlibatan dalam hal koneksi tim dan kepemilikan biasanya menurun.
Sementara tim yang diberdayakan dengan otonomi tinggi dapat menghasilkan keterlibatan tim dan kepemilikan tugas, tanpa arahan kepemimpinan, efisiensi dan produktivitas biasanya menurun.
Model di bawah ini menunjukkan secara diagrafis dan empiris bahwa gaya kepemimpinan ideal adalah mereka yang memiliki tim otonom yang terlibat, namun dengan efisiensi dan produktivitas yang berasal dari kepemimpinan aktif.
Berdasarkan skor yang diberikan (ukuran efisiensi dan keterlibatan), dalam urutan kinerja total dan dari tertinggi ke terendah, gaya kepemimpinan yang lebih disukai masuk dalam urutan ini:
1. Empowering
2. Delegating
3. Participating
4. Collaborating
5. Guiding
6. Coordinating
7. Advising
8. Directing
9. Controlling.
Sumber :
https://bluesyemre.com/2017/06/08/leadership-models-and-tools-by-australian-leadership-foundation/
Labels:
Petuah Bijak
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Related Posts
-
Jika pada keyboard kita mengenal tombol "Delete" dan "Backspace" untuk menghapus, maka pada kalkulator terdapat 4 tip...
-
Bon Jovi Live In Jakarta Bon Jovi akan mengadakan konser Live in Jakarta, tepatnya hari Jumat ini, tanggal 11 September 2015 di Gelora Bun...
-
BPJS Kesehatan merupakan singkatan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan. BPJS Kesehatan (Askes / Asuransi Kesehatan) bersama B...
-
Kebahagian bukan tujuan akhir setelah kita lulus kuliah, atau setelah mendapatkan pekerjaan, atau setelah memiliki rumah, atau setelah menik...
-
Kanban Board Terdiri dari: Prioritized backlog (to-do-list) : merupakan daftar pekerjaan yang diprioritaskan untuk dikerjakan. Work in pr...

No comments:
Post a Comment