Mendoan berasal dari kata mendo yang mempunyai arti setengah matang atau lembek. Hal ini sesuai dengan bentuk tempe mendoan yang dimasak dengan minyak panas yang banyak dengan cepat sehingga masakan tidak matang benar.
Bukan ke Banyumas jika kita tidak menyempatkan diri untuk menyantap tempe mendoan. Karena mendoan merupakan makanan khas dari wilayah Karesidenan Banyumas di Provinsi Jawa Tengah. Termasuk di sana adalah Purwokerto, Purbalingga dan sekitarnya. Kota Purwokerto merupakan ibu kota Kabupaten Banyumas, di Jawa Tengah.
Selain mendoan yang menjadi khas Purwokerto, ada satu lagi yang khas di daerah sini, yaitu bahasa Ngapak yang digunakan atau lebih tepatnya bahasa Jawa dengan dialek Banyumasan.
Untuk menginap selama di Purwokerto aku mampir di Meotel Purwokerto by Dafam. Lokasi Meotel Purwokerto cukup strategis, dan mempunyai konsep retro yang unik. Nuansa vintage tapi modern. Harga cukup terjangkau dengan fasilitas yang cukup lengkap, mulai dari kolam renang hingga tempat fitness.
Tempat fitness ini cocok buat aku yang sedang Latihan Lari karena 1 bulan lagi aku akan mengikuti lomba lari, Surabaya Marathon 2019.
Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Mendoan
“Whatever we possess becomes of double value when we have the opportunity of sharing it with others"
Tuesday, July 9, 2019
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Related Posts
-
Hari ini adalah tepat 1 minggu dicanangkannya PPKM Darurat yang berlaku sejak tanggal 3 Juli 2021 hingga 20 Juli 2021. Sehingga kita harus ...
-
Tidak seperti biasanya, sebelum nonton film Black Panther aku mengikuti pooling yang menanyakan apakah anda akan menonton film Black Pant...
-
Pada World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kunci yang menggarisbawah...
-
Pelajaran IPA sewaktu SD tentunya kita akan lupa-lupa ingat. Terlebih mengenai macam sendi pada manusia berdasarkan sifat dan arah geraka...
-
Disiplin adalah fondasi dari hampir semua pencapaian, karena bukan hanya sekadar soal bangun pagi atau menaati aturan, melainkan komitmen un...



No comments:
Post a Comment