Sunday, April 15, 2018

Miliki Rumah Tanpa Riba

Lima (5) tahun lalu, tepat 7 Oktober 2013 aku mulai mencoba cari investasi rumah. Agar tepat sasaran aku cari beberapa artikel tips membeli rumah. Setelah survey ke lokasi, baru aku berani memutuskan tanah dan lokasi untuk kita beli.

Agar mampu beli rumah impian yang tidak memberatkan kantong, aku beli rumah dengan menggunakan fasilitas kredit. Untuk disetujui kredit rumah kita tersebut kita akan melalui proses wawancara kredit rumah. Itu terjadi setelah 5 bulan, yaitu tepatnya pada tanggal 19 Maret 2014.

Dan proses terakhir berikutnya adalah akad kredit, yaitu 4 bulan berikutnya, yaitu pada tanggal 15 Juli 2014.


Namun ada cara lain memiliki rumah tanpa riba, yaitu sebagai berikut :
  1. Rumah dari warisan
  2. Rumah dari hibah
  3. Bangun rumah sendiri secara bertahap
  4. Menabung emas
  5. Membeli secara tunai
  6. Membeli secara tunai bertahap
  7. Membeli secara barter
  8. Menjadi sales perumahan
  9. Membeli dengan cara kredit tanpa bank, yaitu dengan membeli perumahan syariah dengan konsep tanpa bank dan tanpa riba. Selain itu juga tanpa denda, tanpa bunga riba, tanpa penyitaan rumah, tanpa denda penalti. Developer syariah menawarkan rumah dengan konsep beli langsung kredit ke Developer dengan tenor hingga 10 – 15 tahun.

Developer Property Syariah Indonesia (DPSI) merupakan asosiasi pengembang perumahan syariah yang mengembangkan perumahan dengan cicilan tanpa bank. Sehingga kita bisa beli rumah langsung dengan mencicilnya ke pengembang.

Sama seperti bank, skema cicilan kepada pengembang ini juga cukup lama. Bisa 10 tahun hingga 15 tahun.


Sumber :
http://www.dpsi.or.id/2016/03/13/7-cara-benar-miliki-rumah-tanpa-bank-tanpa-riba/
https://www.moneysmart.id/5-cara-beli-rumah-tanpa-riba/
http://nouraproperty.com/blog/5-solusi-rumah-tanpa-riba-dan-tanpa-bank/
Blogger Tricks

Saturday, April 14, 2018

Nasehat vs Pemikiran

Dalam dunia nasehat kita tidak perlu melihat orang atau siapa yang mengutarakan isi dari nasehat tersebut. Kita cukup melihat isi dari nasehat yang diutarakan. Jika nasehat tersebut baik dan benar, maka lakukanlah.

Sedangkan dalam dunia pemikiran, jangan langsung mengarah pada isi dari pemikiran yang disebutkan. Namun lihat dulu siapa yang bicara. Periksa dulu orang tersebut. Cek latar belakang orang yang berbicara dari isi pemikiran-nya.

Karena isi dari pemikiran dipengaruhi dari input yang dia terima, sumber yang dia baca.

Karena logika yang ada di kepala berasal dan berawal dari apa yang dia dapat sebelumnya.

Friday, April 13, 2018

Sosok Terkuat di Marvel

One-Above-All
One-Above-All adalah makhluk maha kuasa di dunia Marvel. One Above All pertama kali disebutin sama Living Tribunal ke Doctor Strange.

Beyonder
Beyonder adalah makhluk ekstradimensional secara virtual di dunianya. Beyonder datang dari dunia di luar Marvel atau dari alam yang berbeda yang disebut "Beyond-Realm".

Living Tribunal
Living Tribunal adalah makhluk yang ada pada semua multiverse Marvel yang memiliki tujuan untuk melindungi dunia tanpa batas dari segala ketidakseimbangan atau anomali yang terjadi pada semua universe atau dimensi Marvel. Living Tribunal memiliki 3 wajah: 1 wajah setengah tertutup melambangkan pembalasan, 1 wajah ditutup sepenuhnya melambangkan kebutuhan, dan 1 wajah yang terlihat sepenuhnya melambangkat keadilan.

Nemesis
Nemesis tidak diketahui asal-usulnya, dan dikenal sebagai makhluk yang kesepian, terus bunuh diri dan mengubah jiwa serta memecah diri menjadi 6 batu Infinity Gem. Batu Infinity Gem memiliki kekuatan kekuatan, realita, ruang, waktu, pikiran, dan jiwa. Infinity Gem dijaga oleh sebuah grup bernama "Infinity Watch".


Thanos 
Thanos merupakan alien super kuat dan jenius. Thanos mencintai "Miss Death" yang merupakan perwujudan kematian itu sendiri. Segala hal yang dia lakukan, sampai menghancurkan dunia, segalanya dia lakukan untuk membuktikan cintanya kepada si Miss Death.


Sumber
http://hai.grid.id/Feature/Movie/5-Sosok-Terkuat-Di-Marvel-Sepanjang-Sejarah?page=all
http://www.slashfilm.com/joe-russo-on-thanos-in-infinity-war-and-his-henchmen/

Monday, April 9, 2018

Comeback di Liga Champion


Pertandingan perempat final liga Champion nanti malam antara Manchester City vs Liverpool cukup seru dan sayang jika ditinggalkan. Dimana kondisi di leg pertama, Manchester City kalah cukup telak dengan skor 3-0 oleh Liverpool.

Parahnya lagi setelah kalah dari Liverpool tersebut, beberapa hari kemudian Manchester City kalah lagi dari Manchester United saat laga derbi dengan skor 2-3. Padahal sepanjang musim tim asuhan Pep Guardiola tidak pernah 2x kalah beruntun.

Kembali kepada liga Champion, Manchester City dituntut bisa menang dengan skor 4-0 untuk lolos ke semifinal. Mungkinkah?

Jika menilik sejarah liga Champion, masih memungkinkan. Ada beberapa laga bersejarah yang tercatat tim yang sebelumnya kalah kemudian comeback atau berbalik menang dan lolos ke babak selanjutnya.

Yang paling terakhir yaitu tahun 2017 yaitu kemenangan tim Barcelona atas PSG dengan skor 6-1, padahal di laga sebelumnya Barcelona kalah cukup telak dengan skor 4-0 atas PSG.
Leg 1 : PSG vs Barcelona 4-0
Leg 2 : Barcelona vs PSG 6-1

Terdapat laga comeback lainnya, yaitu

Chelsea vs Barcelona (Perempatfinal Liga Champions 1999-2000)
Leg 1 : Chelsea vs Barcelona 3-1
Leg 2 : Barcelona vs Chelsea 5-1

Real Madrid vs AS Monaco (Perempatfinal Liga Champions 2003-2004)
Leg 1 : Madrid vs Monaco 4-2
Leg 2 : Monaco vs Madrid 3-1.

AC Milan vs Barcelona (Babak 16 Besar Liga Champions 2012-2013)
Leg 1 : AC Milan vs Barcelona 2-0
Leg 2 : Barcelona vs AC Milan 4-0

Olympiakos vs Manchester United (Babak 16 Besar Liga Champions 2013-2014)
Leg 1 : Olympiakos vs Manchester United 2-0
Leg 2 : Manchester United vs Olympiakos 3-0

Porto vs Bayern Munich (Perempatfinal Liga Champions 2014-2015)
Leg 1 : Porto vs Bayern Munich 3-1
Leg 2 : Bayern Munich vs Porto 6-1.

Jadi secara sejarah masih memungkinkan meski tidak tertera skor 3-0 di leg pertama. Terlebih pada musim ini pula Manchester City pernah mengkandaskan Liverpool dengan skor sangat telak yaitu 5-0. Jadi masih serba mungkin.

Jadi pilihannya,
A. Manchester City menang telak minimal 4-0 dan lolos ke Semifinal
B. Manchester City tetap menang (misalnya 2-0) tapi tidak lolos
C. Manchester City tidak lolos (karena seri atau bahkan kalah

Pilih yang mana? Aku sih pilih dan menebak pilihan B.


Sumber :
http://bleacherreport.com/articles/2766634-kevin-de-bruyne-vs-mohamed-salah-who-should-win-pfa-player-of-the-year
https://bola.okezone.com/read/2017/03/09/261/1638271/soccer-time-selain-barcelona-vs-psg-ini-comeback-terseru-di-liga-champions

Sudut

Terkadang pekerjaan sebagai tiba saat kondisi instrumen atau alat tidak siap. Yang paling sederhana adalah jangka untuk mengukur sudut. Oleh karena itu di HP aku download aplikasi untuk mengukur sudut.

Namun untuk mengukur sudut yang sederhana kita dapat menggunakan jari dan telapak tangan kita. Yaitu dengan cara sebarkan jari-jarimu selebar mungkin lalu letakkan di permukaan sudut yang ingin diukur.

Perhatikan gambar berikut.


Jari kelingking : menunjukkan 0°
Jari manis : menunjukkan 30°
Jari tengah : menunjukkan 45°
Jari telunjuk : menunjukkan 60°
Ibu jari : menunjukkan 90°


Sumber
https://today.line.me/id/pc/article/9+Fakta+Menarik+di+Dunia+yang+Bikin+Kepo+Termasuk+Kemungkinan+Bertemu+16+Pembunuh+dalam+Hidup-DoYjv8/?utm_source=oa&utm_medium=all&utm_campaign=1804091234&utm_term=6

Sunday, April 8, 2018

Cum Suis

"Kita kan cs". Acap kali kita mendengar dialog seperti itu, yaitu saat seseorang meyakinkan kawannya atau sedang merajuk temannya bahwa mereka berteman dekat. Atau sering juga kita baca misalnya grup band Padi yang terdiri dari Piyu, Fadli, Rindra, Ari dan Yoyo, cukup disebut saja sebagai Piyu cs.

Lalu apa arti dari cs?

Aku coba cari singkatan sekaligus arti cs. Aku temukan dari web acronymfinder.com, sebagai berikut:
CS stands for Cum Suis (Latin: and associates)
Jadi cs merupakan singkatan dari Cum Suis. Dan Cum Suis ini berasal dari bahasa latin yang berarti dan kawan kawan (dkk).

Sehingga kembali pada kalimat di paragraf awal tadi. Penggunaan pada kalimat "Kita kan cs", menjadi kurang tepat, karena yang dimaksudkan adalah "kita kan teman". Sedangkan penggunaan pada kalimat Piyu cs cukup tepat, karena yang dimaksukan adalah "Piyu dan kawan-kawan".


Sumber :
https://www.acronymfinder.com/Cum-Suis-(Latin%3A-and-associates)-(CS).html

Idealis, Realistis dan Vokalis

Saat seseorang berada di luar sistem, umumnya orang akan bersikap idealis. Seseorang yang idealis sangat mengandalkan pemahaman pada visi dengan keyakinan yang kokoh serta berusaha menanamkan pengaruhnya sehingga terlihat antusiasme dan keyakinan penuh.

Orang idealis menganggap bahwa dunia seharusnya ideal, yaitu misalnya aman, tentram, bersih, hijau, kemiskinan bisa diberantas, lingkungan bisa diselamatkan, dan perang bisa dihentikan. Sehingga orang idealis gemar berdiskusi, dan berusaha melakukan perubahan.

Idealisme dapat bersumber dari pengalaman, pendidikan, kultur budaya dan kebiasaan, yang tumbuh secara perlahan dalam jiwa seseorang, dan termanifestasikan dalam bentuk perilaku, sikap, ide ataupun cara berpikir.

Saat seseorang berada di dalam sistem, orang cenderung akan bersikap realistisRealistis adalah cara berpikir yang penuh perhitungan dan sesuai dengan kemampuan, sehingga gagasan yang akan diajukan bukan hanya angan-angan atau mimpi belaka.

Orang realistis menganggap bahwa kesempurnaan tidak akan bisa terjadi karena beginilah adanya ada yang baik ada orang jahat, ada damai ada perang. Jeleknya orang realistis cenderung menjalani hidup sesuai kemampuan mereka tanpa melanggar batasan yang ada.

Namun, setelah orang yang sebelumnya di dalam lingkaran sistem kemudian keluar dari sistem tersebut, akan cenderung menjadi vokalis yang lebih vokal dibandingkan lainnya. Yang dimaksud vokalis disini bukan penyanyi yang ada di grup band.

Namun vokalis yang dimaksud disini adalah orang akan cenderung lebih vokal, lebih banyak bersuara dibandingkan sebelumnya, baik mengenai menceritakan apa yang sudah dilakukan sebelumnya atau dalam hal bersuara dari apa yang dilakukan oleh orang di dalam sistem yang sekarang.


Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Idealis
http://umihabibah.net/antara-idealis-dan-realistis/
http://www.temukanpengertian.com/2013/09/pengertian-realistis.html
https://www.kompasiana.com/venomaxus/orang-idealis-vs-orang-realistis_55003fa9813311a119fa7349