Wednesday, April 8, 2020

Glenn Fredly

Lagu "Terpesona", Gleen Fredly pernah aku gunakan untuk acara Fashion Show dalam rangkaian acara Anniversary 15th Toshiba TEC yang bertempat di Hotel Harris Resort Batam pada tanggal 30 Juni 2007, saat itu aku ditunjuk sebagai Koordinator Acara sekaligus saat itu aku tepat 2 tahun aku berkarier di PT Toshiba TEC, Batam.

Tema yang usung adalah Romance Romance - Growth to Mature. Dan tentunya lagu Terpesona sangat cocok karena hampir semua lagu Gleen Fredly selalu puitis dan romantis.

Lagu balad namun tetap romantis dari Gleen Fredly adalah yang berjudul "Januari", lagu yang menggambarkan kepedihan hati seorang laki-laki karena harus berpisah dengan kekasihnya setelah sekian tahun lamanya berpacaran saat masih masa promosi album keduanya, di bulan Januari, kesedihan hati tersebut menjadi lautan inspirasi baginya untuk menciptakan karya terbaiknya.

Lagu berikutnya dari Glenn Fredly yang menyayat hati adalah "Sedih Tak Berujung", yang juga dinyanyikan oleh Tiara Anugrah, Sang Runner Up Indonesian Idol-X tahun 2020. Lagu tersebut dinyanyikan dengan sangat apik saat gelaran Top 7, jika penasaran silahkan klik link ini.

Glenn Freddly lahir di Jakarta, 30 September 1975 adalah putra daerah asal Maluku, pasangan dari Hengky Latuihamallo dan Linda Latuihamallo. Glen pernah menjuarai lomba menyanyi yang diadakan oleh Yayasan Musik Indonesia pada 1984, Vini Vidi Vici, hingga Cipta Pesona Bintang RCTI 1992.

Tahun 1995, Glenn Fredly menjadi vokalis “Funk Section”.
Tahun 1998, Glenn bernyanyi solo dan meluncurkan album GLENN dengan 8 lagu, salah satu yang hits adalah singel “Cukup Sudah”.
Tahun 2000, album kedua diterbitkan dengan judul KEMBALI, dengan singel hits “Kasih Putih”.
Tahun 2003, Glenn meluncurkan album ketiga “Selamat Pagi, Dunia!”, dengan super hits “Januari”.
Tahun 2005, Glenn membuat satu buah album sebagai soundtrack dari film baru CINTA SILVER.
Tahun 2006, Glenn mengeluarkan album lagi sebagai penghargaan dan rasa hormatnya kepada musisi-musisi terdahulu, bertajuk AKU & WANITA.
Tahun 2006 juga, Glenn meluncurkan album ketujuh dengan judul TERANG.
Tahun 2007, Glenn mengeluarkan album bertajuk HAPPY SUNDAY.
Tahun 2011, Glen mendirikan grup "Trio Lestari" bersama Sandy Sondhoro dan Tompi.
Dibawah label musiknya sendiri, Musik Bagus, Glenn menerbitkan beberapa musisi baru yaitu diantaranya Yura Yunita, Gilbert Pohan, dan Tiara Degrasia.

Selain dibidang musik, Glenn juga tertarik di dunia perfilman dengan menjadi Produser film Cahaya dari Timur, Filosofi Kopi dan Surat dari Praha.


Malam ini Indonesia berduka, sederet prestasi dari suara emas Glenn Fredly telah pergi. Glen dikabarkan meninggal dunia pada hari Rabu, tanggal 9 April 2020, di Rumah Sakit Setia Mitra pada pukul 18.00 WIB.

Lagu Glen yang ikonik diantaranya adalah

Cukup Sudah : https://youtu.be/s9iBWwZlkrk
Terpesona : https://www.youtube.com/watch?v=GYKbPMyaVro
Januari : https://youtu.be/ITwxBVWhXjQ
Sedih Tak Berujung : https://www.youtube.com/watch?v=Qgt4Cl6uZUk
Akhir Cerita Cinta : https://www.youtube.com/watch?v=REW8Ag9V4CI
Terserah : https://www.youtube.com/watch?v=-ViYwq1zqvE
Sekali Ini Saja : https://www.youtube.com/watch?v=9x9oDoxvU6I
Kasih Putih : https://www.youtube.com/watch?v=VYcmZ4_GFbg


Glenn (1998)
Kau
Pintaku
Cukup Sudah ˜
Making Love
Esok Kan Masih Ada
Let Go
Mimpi Biru
Mobil Mama
Reprise

Kembali (2000)
Janjiku
Salam Bagi Sahabat
Kasih Putih ˜
Rame-Rame
KKTT (Terpana)
Nada Jiwa
Kafe Biru
Kembali

Selamat Pagi, Dunia! (2002)
Tepesona feat. Audy ˜
Januari ˜
Belum Saatnya
Selama Kau Mau
Sekali ini saja ˜
Selamat Pagi
Pada Suat Cinta
Hatiku Terganggu
Tetes embun
Aku Masih Disini

Tambahan Versi Repackage (2003)
Sedih tak Berujung ˜
Akhir Cerita Cinta ˜
Habis
Cukup Sudah (versi baru)

Ost. Cinta Silver (2005)
You are My Everything (ft. Red)
Kisah Romantis
Pantai Cinta
L.O.V.E
Dansa
Pengakuan Lelaki (ft. Pazto)
Di Seberang Hati
Nada Jiwa
Pada Satu Cinta (Original Version)
Selalu Tersenyum (ft. Parkdrive)
Akhir Cerita Cinta (re-arrange Version)
Di Sisa Hati

Aku & Wanita (2006)
Tega
Aku Cinta Padamu
Benci Tapi Rindu
Belaian Sayang (ft. Dewi Sandra)
Sepanjang Jalan Kenangan
Kelembutan Pagi
Dansa Yuk Dansa
Good Times (ft. Jamie Aditya)
Kumpul Bocah
Don't Sleep Away The Night
Sudah Berlayar
Love Me (bonus)

Happy Sunday (2007)
Happy Sunday
Kisah Yang Salah
Kugadaikan Cintamu
Jauh
Kalah
Seandainya
RRP Anthem
Naksir Beratz
MJ (masih jomblo)
Sayangi Bumi Hari Ini
Ngga Sanggup
Ksatria Cinta
'45

Private Collection (2008)
Terserah ˜
Hikayat Cintaku (ft. Dewi Persik)
Belum Saatnya (Berpisah)
Pada Satu Cinta
Habis
Di Sisa Hati
Januari (ft. Kenny G)
Kafe Biru
K.K.K.T. (terpana)
Mimpi Biru
Janjiku
Akhir Cerita Cinta (akustik)


Sumber :
http://glennfredly.com/
https://id.wikipedia.org/wiki/Glenn_Fredly
https://www.viva.co.id/siapa/read/594-glenn-fredly
https://www.liputan6.com/showbiz/read/4222975/glenn-fredly-meninggal-dunia

Sumber foto :
https://jakartasatu.com/2020/04/08/glenn-fredly-berpulang-saat-indonesia-dirundung-keprihatinan-wabah-covid-19/
Blogger Tricks

Tuesday, April 7, 2020

Airborne

WHO menyatakan bahwa virus corona tidak menyebar secara airborne. Memang saat ini penelitian masih berlangsung apakah virus Corona merupakan virus airborne, yang artinya adalah sifat dari sebuah partikel apakah partikel itu (termasuk virus) dapat disalurkan atau diangkut oleh partikel udara.

Menurut laporan WHO, dalam analisis dari 75.465 COVID-19 kasus di China, tidak ada laporan mengenai penularan virus Corona melalui udara.

Penyebaran virus corona penyebab Covid-19 ditularkan antara orang melalui droplets, yakni tetesan dari air liur atau lendir saat batuk dan bersin dan kontak fisik.

WHO menyatakan bahwa virus corona memiliki partikel yang terlalu berat untuk bisa terbawa di udara. Setelah keluar dari tubuh manusia melalui droplet, partikel virus corona akan langsung jatuh ke lantai atau permukaan benda.

Jika suatu virus menyebar melalui droplets, maka infeksi dapat terjadi jika ada kontak yang dekat. Namun jika virus bisa dengan mudah menjadi aerosol, maka kita bisa terinfeksi dari orang yang misalnya berbagi lift dengan kita.


Namun masih saja ada saja penyebaran informasi yang beredar yang menyebut bahwa virus corona Covid-19 dapat menyebar secara airborne aerosol dan bisa bertahan di udara.

Lalu apa definisi dari airborne? Dan apa pula itu airborne aerosol dan bertahan di udara?

Mari kita bahas satu per satu
  1. Airborne disease,  adalah penyakit yang menyebar lewat udara atau ditularkan melalui udara, yang disebabkan oleh patogen yang bisa menyebar melalui udara dari waktu ke waktu dengan partikel yang berukuran kecil. Patogen atau alergen ini bisa menyebabkan peradangan di hidung, tenggorokan, sinus, dan paru-paru.
  2. Airborne aerosol, adalah partikel padat atau cair yang tertahan dalam partikel gas seperti udara, atau kabut, yakni ketika partikel air tertahan oleh partikel gas dan melayang di udara. Penularan melalui udara dapat dimungkinkan dalam keadaan dan pengaturan khusus di mana prosedur yang menghasilkan aerosol dilakukan, misalnya ventilasi manual sebelum intubasi, membawa pasien ke posisi tengkurap, suction (menyedot dahak), atau melepas ventilator dari seorang pasien. 
  3. Bertahan di udara, pengertian bisa bertahan di udara sendiri adalah partikel virus tersebut bisa melayang di udara dan terbang ke berbagai tempat saat tertiup angin. Hanya saja partikel ini harus lebih ringan daripada massa jenis udara sehingga bisa tertahan di udara.
Untuk informasi mengenai jumlah penderita Covid-19, baik yang positif dan korban meninggal dunia bisa dilihat dari sumber dan referensi yang terpercaya, yaitu:

Sumber :
https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20200330140652-255-488267/mengenal-airborne-airborne-aerosol-dan-bertahan-di-udara

Asap Mematikan

Dunia

Data dari World Health Organization (WHO) yang dikutip di detik.com disebutkan bahwa saat ini terdapat sekitar satu miliar perokok di dunia atau sekira sepertujuh dari populasi global. Disebutkan pula bahwa setiap menit, hampir 11 juta batang rokok diisap di dunia dan 10 orang meninggal karenanya.

Setiap tahun kematian akibat asap rokok setidaknya 8 juta orang, dimana dari jumlah tersebut sebanyak 3,3 juta pengguna meninggal karena penyakit yang terkait paru-paru. Jumlah ini termasuk orang yang terpapar asap rokok orang lain atau perokok pasif, yang di antaranya lebih dari 60.000 adalah anak di bawah usia lima tahun yang meninggal akibat infeksi saluran bawah pernapasan karena menjadi perokok pasif.

Disebutkan oleh World Health Organization (WHO) yang dikutip di who.int, bahwa tembakau membunuh lebih dari 8 juta orang setiap tahun, dengan lebih dari 7 juta kematian tersebut adalah akibat dari penggunaan tembakau langsung, sementara sisanya sekira 1,2 juta adalah akibat dari orang yang tidak merokok namun terpapar asap rokok orang lain.

Sedangkan dikutip dari tobaccoatlas.org, beban global penyakit yang berhubungan dengan merokok sangat besar, dengan lebih dari 7,1 juta kematian setiap tahunnya. Pada tahun 2016 saja, penggunaan tembakau menyebabkan lebih dari 7,1 juta kematian di seluruh dunia (5,1 juta pada pria, 2,0 juta pada wanita). Sebagian besar dari kematian ini (6,3 juta) disebabkan oleh perokok aktif, diikuti oleh perokok pasif (884.000 kematian).

Ya, cukup menyedihkan, karena hampir 900.000 orang yang mati karena menjadi perokok pasif setiap tahun. Paparan asap terhadap perokok pasif adalah umum di banyak negara, terutama di Asia. Di Indonesia dan Pakistan, misalnya, lebih dari 80% orang terpapar asap rokok di restoran.

Oleh karena itu mari Hargai Sekitarmu dan beri Hak untuk Bernafas agar mereka dapat Hidup Sehat tanpa Asap, sebagian dari mereka bahkan menderita Alergi, dimana salah satunya adalah Alergi Asap.



Bahkan dari website tobaccofreekids.org disebutkan bahwa asap rokok sebagai epidemi global dimana seharusnya korban kematian dapat dicegah, termasuk penyakit, dan kerugian ekonomi bagi negara dan keluarga.

Data yang dihimpun oleh The Tobacco Atlas, dalam 1 tahun, perokok di dunia menghabiskan sekitar 5,7 triliun batang rokok.

Selama abad ke-20, tembakau merenggut 100 juta jiwa - lebih dari 60-80 juta kematian selama Perang Dunia II dan 18 juta dalam Perang Dunia I bila digabungkan. Saat ini, tembakau dapat menyebabkan lebih dari satu miliar angka kematian pada abad ke-21, demikian ditegaskan WHO.


Indonesia

Indonesia menempati prosentase penduduk sebagai perokok terbesar di dunia, jika dilihat dari prosentase penduduk, yaitu sebesar 76 persen pria berusia di atas 15 tahun tercatat sebagai perokok.

Lebih dari 40% perokok di dunia meninggal karena penyakit paru-paru, seperti kanker, penyakit pernapasan kronis, dan TBC. Badan Litbangkes menunjukkan peringkat teratas beban penyakit di 34 Provinsi di Indonesia tahun 2017 sebagian besar disebabkan oleh PTM yaitu stroke, penyakit jantung, penyakit paru obstruksi kronik dan diabetes melitus.

Kajian Badan Litbangkes tahun 2015 menunjukkan, Indonesia menyumbang lebih dari 230.000 kematian akibat konsumsi produk tembakau setiap tahunnya.

Data Globocan 2018 menunjukkan dari total kematian akibat kanker di Indonesia, kanker paru menempati urutan pertama penyebab kematian yaitu sebesar 12,6 persen. Dan berdasarkan data Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan 87 persen kasus kanker paru berhubungan dengan merokok.

Sekitar 80% PTM diakibatkan oleh gaya hidup yang tidak sehat, dan sisanya disebabkan oleh faktor lingkungan dan keturunan.

Faktor risiko penyakit tidak menular (PTM) utama yang bisa dicegah bersama adalah perilaku buruk merokok. Karena seorang perokok mempunyai risiko 2 sampai 4 kali lipat untuk terserang penyakit jantung koroner dan memiliki risiko lebih tinggi untuk terserang penyakit kanker paru dan PTM lainnya.


Sumber :
https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/tobacco
https://janganmaklumdenganasap.blogspot.com/
https://tobaccoatlas.org/topic/deaths/
https://tobaccoatlas.org/topic/secondhand/
https://www.tobaccofreekids.org/problem/toll-global
https://news.detik.com/dw/d-4046369/tiap-semenit-10-orang-meninggal-di-dunia-akibat-rokok
https://sains.kompas.com/read/2019/06/03/170200823/who--40-persen-perokok-di-dunia-meninggal-karena-penyakit-paru-paru-.
https://lifestyle.bisnis.com/read/20190711/106/1122977/setahun-kematian-karena-konsumsi-rokok-di-indonesia-lebih-dari-230.000
https://www.kemkes.go.id/article/view/19071100001/htts-2019-jangan-biarkan-rokok-merenggut-napas-kita.html

Monday, April 6, 2020

Ultraviolet Index

Dua (2) tahun lalu, tepatnya bulan September 2018, aku terkena sunburn, yaitu gejala mata iritasi, berair, perih dan gatal seperti ada pasir atau debu di mata, pandangan mata yang kabur dan kehilangan penglihatan sementara.

Hal ini dikarenakan sinar matahari. Sinar matahari dapat membuat kulit kita terbakar dari paparan ultraviolet sehingga bukan hanya bisa menjadi lebih hitam, tapi juga dapat mengalami kerusakan. Tidak hanya kulit saja yang bisa terbakar karena efek buruk sinar matahari, namun ternyata mata kita juga bisa terpapar oleh sinar matahari dan paparan ultraviolet.

Akhir-akhir ini timbul perdebatan tentang waktu terbaik untuk berjemur apakah berjemur jam 10 ke atas, atau berjemur jam 10 ke bawah. Semua kembali kepada tujuan, yaitu seseorang berjemur adalah untuk mendapatkan vitamin D yang baik untuk daya tahan tubuh.

Saat pagi hari sebelum jam 10, intensitas UVB mungkin belum cukup dan butuh waktu lebih lama, namun juga makin lama pula terpapar ultraviolet A atau UVA. Dimana ultraviolet A ini dapat menyebabkan penuaan dini atau photoaging.


Dikatakan bahwa berjemur di atas jam 10 adalah waktu yang tepat karena merupakan waktu yang paling maksimal untuk paparan ultraviolet B (UVB), dimana UVB ini dibutuhkan oleh tubuh untuk meningkatkan kadar vitamin D dalam tubuh. Pancaran UVB dengan gelombang lebih pendek ini diyakini baru muncul setelah pukul 10. Tapi UV Index (UVI) pada jam tersebut sudah tinggi.

Sehingga dapat berisiko flek atau tanning, dan jika terus menerus dan berlebihan tanpa proteksi dapat meningkatkan risiko kanker kulit.


UV Index atau UVI merupakan ukuran kekuatan radiasi ultraviolet. Makin tinggi angkanya, makin tinggi risiko kerusakan kulit dan mata akibat radiasi ultraviolet saat terpapar sinar matahari. WHO menyarankan 'sun safety precaution' ketika UV Index berada di atas angka 3.


Bukan itu saja, WHO juga menjelaskan bahwa memaparkan diri di bawah sinar matahari atau ke suhu yang lebih tinggi dari 25 derajat C tidak mencegah penyakit coronavirus (COVID-19). Kita masih dapat terkena virus corona COVID-19, tidak peduli seberapa cerah atau panas cuacanya. Untuk melindungi diri Anda, pastikan Anda sering membersihkan tangan dan teliti serta menghindari menyentuh mata, mulut, dan hidung Anda.

Paparan sinar UV yang berlebihan dapat berdampak luka bakar pada kulit hingga kanker kulit karsinoma, dan juga dapat berdampak pada mata yaitu memicu kerusakan lensa mata atau katarak.

Untuk informasi mengenai jumlah penderita Covid-19, baik yang positif dan korban meninggal dunia bisa dilihat dari sumber dan referensi yang terpercaya, yaitu:

Sumber :
https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/advice-for-public/myth-busters
https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4964720/terjawab-waktu-terbaik-untuk-berjemur-adalah-tidak-ada
https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4963553/yakin-mau-berjemur-di-atas-jam-10-coba-cek-uv-index-di-ramalan-cuaca

Herd Immunity

Adalah Moh Indro Cahyono, yang biasa dipanggil “Pakde Indro”, seorang dokter hewan lulusan fakultas kedokteran hewan Universitas Gajah Mada dan sekaligus praktisi pencegahan wabah virus unggas, yang banyak memberikan penjelasan secara sederhana mengenai virus corona Covid-19.

Virus, seperti benalu dan jenis parasit lainnya, membutuhkan inang untuk bertahan hidup. Inang virus corona Covid-19 adalah droplet atau percikan cairan yang berasal dari sistem pernapasan.

Beliau juga menjelaskan pentingnya Bersatu Melawan Covid-19. Banyak pencerahan dari Pakde Indro yang cukup menenangkan kita sebagai orang awam, dan cukup mampu membendung arus deras ketakutan, serta optimis bahwa kita akan selamat dan segera keluar dari krisis ini.

Yang menarik adalah sekali virus itu lepas, maka kita tidak bisa menariknya kembali, hingga angka pasien yang terinfeksi mencapai 60-70% populasi. Di titik ini kemudian akan terbentuk antibodi bersama sehingga penularan akan berhenti dengan sendirinya.


Hal ini disebut juga dengan Herd Immunity atau Kekebalan Kawanan atau Kekebalan Kelompok.

Herd immunity adalah kondisi ketika sebagian besar orang dalam suatu kelompok telah memiliki kekebalan, sehingga semakin banyak orang yang kebal maka akan semakin sulit bagi penyakit tersebut untuk menyebar.

Salah satu caranya adalah dengan vaksinasi.

Selain dengan vaksin, kekebalan tubuh bisa didapatkan secara alami oleh orang-orang yang berhasil sembuh dari penyakit infeksi tertentu, karena setelah pulih tubuh akan memiliki antibodi untuk melawan kuman penyebab infeksi tersebut.

Namun herd immunity secara alami ini membutuhkan waktu yang cukup lama dan risikonya juga tidak kecil.

Hal ini diaplikasikan oleh pemerintah Belanda dengan "intelligent lockdown" atau menerapkan karantina wilayah secara cerdas. Yaitu alih-alih memberlakukan karantina wilayah secara ketat , pemerintah Belanda menerapkan 'lockdown yang ditargetkan'.

Orang-orang diarahkan untuk tinggal di rumah, namun warga bisa keluar rumah jika tidak bisa bekerja dari rumah atau harus berbelanja keperluan sehari-hari atau menghirup udara segar, selama mereka menjaga jarak satu sama lain sejauh 1,5 meter.

Badan kesehatan masyarakat Belanda (RIVM) telah meluncurkan kajian untuk meninjau seberapa jauh antibodi diciptakan ketika masyarakat terpapar, tetap efektif dalam mencegah tertular kembali.

Dengan herd komunity maka diharapkan dapat memberikan perlindungan pada kelompok yang rentan pada sebuah komunitas, seperti bayi, dan manula ynag terlalu lemah untuk mendapatkan vaksinasi.

Namun, tidak seperti vaksinasi, Herd Immunity tidak memberikan perlindungan level tinggi pada individu. Herd immunity hanya akan berdampak jika sebagian besar populasi telah dan sembuh dari virus.

Untuk informasi mengenai jumlah penderita Covid-19, baik yang positif dan korban meninggal dunia bisa dilihat dari sumber dan referensi yang terpercaya, yaitu:

Sumber foto :
https://www.change.org/p/state-federal-and-local-governments-common-sense-approach-to-corona-virus-and-herd-immunity?source_location=topic_page

Sumber :
https://www.bbc.com/indonesia/dunia-52170845
http://www.tepisepi.com/2020/04/jas-dasi-dan-tangan-kasar-dokter-hewan.html
https://www.alodokter.com/herd-immunity-cara-yang-diduga-bisa-menekan-penyebaran-covid-19
https://kumparan.com/pandangan-jogja/sempat-akan-terapkan-imun-komunal-pm-inggris-umumkan-lockdown-3-minggu-1t5L9sjpwAh

Purpose Oriented


Saat Work From Home, agar tidak bosan aku berencana mendengarkan lagu dari youtube, namun sewaktu cari-cari lagu, ada konten youtube menarik dari Hermanto Tanoko, founder & chief executive officer (CEO) Tancorp Group.

Bahwa di dunia terutama dalam dunia bisnis terdapat 3 tipe pengusaha dan karyawan.
  1. Tipe pertama adalah profit oriented, yaitu karyawan yang mengukur segalanya hanya berdasarkan untung-rugi. 
  2. Tipe kedua yaitu passion oriented, yaitu karyawan yang bekerja berdasarkan gairah dan kecintaan terhadap pekerjaan.
  3. Tipe ketiga adalah purpose oriented, yaitu karyawan yang menjadikan pekerjaannya sebagai sarana untuk mencapai tujuan mulia, yakni membuat kehidupan orang lain lebih baik. 

Dengan menetapkan standar purpose oriented, setidaknya perusahaan akan mendapatkan karyawan bertipe passion oriented, karena jika bekerja semata menghitung untung-rugi, mustahil kita bisa memberikan yang terbaik.

Di bawah bendera Tancorp, Hermanto Tanoko sukses mengembangkan bisnis cat secara eksponensial dan melebarkan bisnis di berbagai bidang, yaitu
  1. Tanbiz di bidang manufacturing
  2. Tanobel di bidang food & beverage
  3. Tanrise di bidang property
  4. Tanly di bidang hotel & hospitality
  5. Tanworld di bidang network & retail
  6. Tanlife di bidang beauty & healthy
  7. Tanlink di bidang distributor company,
  8. TanCreation di bidang restaurant & cafe

Nilai keluhuran yang diterapkan dalam membentuk budaya perusahaan ada di dalam corporate culture Tancorp, disebut Cinta, yaitu
  • Customer Focus, 
  • Integrity, 
  • Nasionalisme, 
  • Teamwork, 
  • Agility. 

Beberapa perusahaannya yang merumput di bursa saham adalah
  • Tanobel (PT Sariguna Primatirta Tbk) atau CLEO, 
  • Tanrise (PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk) atau RISE, 
  • Manzone (PT Mega Perintis Tbk) atau ZONE. 

Dua unit usaha lainnya akan menyusul adalah Depo Bangungan dan Avian.


Sumber :
https://investor.id/figure/bekerjalah-demi-cinta-dan-tujuan-mulia

Sunday, April 5, 2020

Zoom

Terakhir kumpul dengan tema-teman adalah bulan Januari / Februari 2020, dan dikarenakan pandemi wabah virus corona Covid-19. Sehingga pada awal bulan April 2020, untuk menumpaskan rasa kangen kita berencana kopdar via online.

Kita menggunakan aplikasi Zoom.

Zoom Video Communications adalah perusahaan layanan konferensi jarak jauh Amerika yang berkantor pusat di San Jose, California. Ini menyediakan layanan konferensi jarak jauh yang menggabungkan konferensi video, pertemuan online, obrolan, dan kolaborasi seluler.

Zoom menjadi solusi rapat jarak jauh paling populer saat ini, dikarenakan keandalan dan kemudahan penggunaannya, terutama jika dibandingkan dengan pesaing.

Untuk versi free, Zoom menyediakan konferensi video dengan 100 peserta, dengan batas waktu 40 menit saja. Namun untuk versi berbayar atau langganan memungkinkan untuk menampung lebih banyak peserta, dan batas waktu yang lebih panjang, serta fitur yang lebih canggih.

Mari kita bahas kisah berdirinya Zoom.

Pada tahun 2011 Zoom didirikan oleh Eric Yuan, insinyur utama dari Cisco Systems dan unit bisnis kolaborasinya WebEx. Layanan Zoom dimulai pada Januari 2013, dan pada Mei 2013 telah mempunyai member sebanyak satu juta.

Zoom menjalin kemitraan dengan penyedia perangkat lunak kolaborasi B2B, seperti Redbooth (kemudian Teambox), dan juga menciptakan program bernama "Work With Zoom", dan membangun kemitraan dengan Logitech, Vaddio, dan InFocus.

Pada Juni 2014, Zoom memiliki 10 juta pengguna, pada bulan Februari 2015 memiliki 40 juta orang pengguna, dengan 65.000 organisasi berlangganan. Secara total Zoom telah menyelenggarakan total 1 miliar menit rapat sejak didirikan.

Pada Februari 2015, Zoom menerima dana Seri C US $ 30 juta dari Emergence Capital, Horizons Ventures (Li Ka-shing), Qualcomm Ventures, Jerry Yang, dan Patrick Soon-Shiong.

Pada Januari 2017, Zoom menjadi unicorn (startup dengan valuasi US $ 1 miliar).

Pada Maret 2019, Zoom menjadi perusahaan go public di NASDAQ. Satu bulan kemudian, yaitu pada 18 April 2019, nilai saham naik lebih dari 72%, dengan penawaran umum perdana sebesar US $ 36 per saham.

Pada tahun 2020, pengguna Zoom naik 67% dari awal tahun 2020 hingga pertengahan Maret. Hal ini dikarenakan pandemi wabah virus corona Covid-19 sehingga banyak sekolah dan perusahaan mengadopsi platform Zoom untuk kegiatan jarak jauh.

Tercatat dalam satu hari, aplikasi Zoom diunduh 343.000 kali dengan sekitar 18% dari unduhan tersebut berasal dari Amerika Serikat. Pengguna Zoom meningkat lebih dari 2,22 juta pengguna di bulan-bulan pertama tahun 2020, hal ini lebih besar daripada secara keseluruhan pada tahun 2019.

Efeknya adalah pada bulan Maret 2020, saham Zoom meningkat menjadi US $ 160,98 per saham, meningkat 263% dari harga saham awal ketika pertama kali go public.

Mengapa Zoom menjadi populer dibandingkan aplikasi sejenis?

Zoom dikenal andal dan jarang down, dimana latency yang rendah sehingga relatif tak terganggu dengan jeda pembicaraan, serta bisa mempertahankan kualitas video dan audio meski koneksi internet tidak stabil.

Aplikasi Zoom telah didukung resolusi HD untuk suara dan voice, bisa direkam, bisa dipakai di PC atau laptop, smartphone (Android/iOS) dan screen share.

Lalu bagaimana kisah Eric Yuan sang pendiri Zoom?

Pada tahun 1990-an, Eric Yuan yang lahir di provinsi Shandong China melihat peluang besar di Amerika karena bisnis internet sedang melonjak dan dipercayainya sebagai gelombang masa depan. Orang tua Eric adalah insinyur pertambangan. Eric memiliki gelar sarjana dalam matematika terapan dan gelar master dalam bidang teknik.

Eric menghabiskan 4 tahun bekerja di Jepang setelah lulus tetapi terinspirasi untuk pindah ke Silicon Valley California untuk bekerja untuk startup internet setelah mendengarkan Bill Gates memberikan pidato tentang dot-com bubble.

Namun awal perjalanannya tidaklah mudah, pertama kali Eric mendaftarkan visa AS, ditolak. Mengajukan lagi dan lagi dalam kurun waktu dua tahun dan akhirnya menerima visa pada percobaan kesembilan.

Eric datang ke Silicon Valley pada tahun 1997 dan diterima bekerja di WebEx, saat itu masih perusahaan kecil. WebEx tumbuh pesat dan diakuisisi Cisco pada 2007. Karir Eric menanjak hingga menjadi Vice President Cisco.

Pada tahun 2012, Eric memutuskan keluar dari Cisco, dan punya ide untuk mendirikan perusahaan sendiri yang bergerak di bidang komunikasi video, hingga akhirnya berdirilah Zoom. Hal ini terilhami saat masuk kuliah di China dan kadang pergi 10 jam naik kereta untuk mengunjungi pacar.

Sehingga tercetuslah ide untuk bisa mendatanginya tanpa harus bepergian.


Sumber :
https://en.wikipedia.org/wiki/Zoom_Video_Communications
https://inet.detik.com/cyberlife/d-4967850/kisah-miris-visa-amerika-pendiri-zoom-ditolak-8-kali
https://www.wartaekonomi.co.id/read279739/eric-yuan-pendiri-layanan-zoom-dengan-kekayaan-miliaran-dolar-as
https://tekno.kompas.com/read/2020/03/24/08020077/alasan-zoom-banyak-dipakai-untuk-rapat-hingga-kuliah-dari-rumah.

Related Posts