Friday, October 19, 2018

Skala Richter

Tahun 1934, Charles F. Richter membuat dan mengukur besarnya gempa dengan skala yang disebut dengan Richter. Besar gempa dihitung dari amplitudo gelombang seismik terbesar yang dicatat untuk gempa, baik jenis gelombang transversal atau gelombang longitudinal.


Skala Richter didasarkan pada skala logaritma (basis 10).

Dengan skala Richter, gempa berkekuatan 5 akan menghasilkan sepuluh kali tingkat getaran tanah sebagai gempa bumi berkekuatan 4 (dan 32 kali lebih banyak energi dibebaskan). Energi yang dilepaskan oleh bahan peledak: sebuah gelombang seismik diukur dengan energi setara dengan 6 ons TNT.

Sebuah gempa berkekuatan 8 melepaskan energi sebanyak peledak 6 juta ton TNT.

Berikut adalah gambaran skala gempa.


Sumber :
https://aulizar.wordpress.com/2010/11/09/skala-richter/
http://www.fdma.go.jp/bousai_manual/e/pre/preparation010.html
https://thetokyofiles.wordpress.com/2015/07/15/earthquake-intensity-scale-earthquakes-in-japan/earthquake-scale-japan-minato-ward/
Blogger Tricks

Thursday, October 18, 2018

Duluan Mana, Ayam atau Telur?

Kunci jawaban dari pertanyaan Duluan Mana, Ayam atau Telur ada pada ovocleidin-17.

Kok bisa?


Peneliti menyatakan bahwa pada proses pembentukan kulit telur ayam sebagian besar terbentuk dari kalsium karbonat (CaCO3). Sumber kalsium itu didapatkan ayam dari sumber makanannya.
Untuk membentuk cangkang, kalsium itu perlu disimpan dalam kristal CaCO3, dan proses ini sangat bergantung pada keberadaan sebuah protein yang disebut ovocleidin-17 yang hanya dapat ditemukan di ovarium ayam.

Protein ini berfungsi mempercepat pembentukan cangkang telur pada ayam. Dari sinilah kemudian disimpulkan bahwa telur ayam ada setelah keberadaan ayam itu sendiri. Tanpa adanya protein ovocleidin-17, telur ayam nggak mungkin ada.

Jawaban tersebut ditulis di sebuah artikel dan di-review oleh sejumlah ahli, seperti Profesor Evolusi Biologi, Rick Shame dari University of Sydney; ahli Palenteologi Vertebrata, Profesor Trevor Worthy dari Flinders University; dan Dr Walter Boles, Bagian Ornitologi Universitas Australia.


Sumber :
https://today.line.me/id/pc/article/Ayam+atau+Telur+Duluan+Nih+Ilmuwan+Australia+Temukan+Jawabannya-VnENjl/?utm_source=oa&utm_medium=all&utm_campaign=1810181010&utm_term=6

Wednesday, October 17, 2018

Maslow's Hierarchy of Needs

Abraham Maslow adalah seorang psikolog humanistik yang menyatakan bahwa manusia didorong dan dirangsang oleh behaviorisme atau psikoanalisis (impuls naluriah sadar) yang berfokus pada potensi dan tingkat atas kemampuan manusia.

Tingkatan kebutuhan dasar dibagi menjadi 5, yaitu :
  1. Kebutuhan Fisiologis (Biological and Physiological needs), contoh : yaitu kebutuhan pokok seperti sandang, pangan, papan (rumah), dan kebutuhan biologis seperti buang hajat dan bernafas.
  2. Kebutuhan Keamanan dan Keselamatan (Safety needs), contoh : bebas dari penjajahan, bebas dari ancaman, bebas dari rasa sakit dan bebas dari teror.
  3. Kebutuhan Sosial (Belongingness and Love needs), contoh : memiliki teman, memiliki keluarga dan kebutuhan cinta.
  4. Kebutuhan Penghargaan (Esteem needs) contoh : pujian, piagam, tanda jasa dan hadiah.
  5. Kebutuhan Aktualisasi Diri (Self-Actualization needs), contoh : realisasi potensi diri, rasa puas diri dan puncak karir.

Teori diatas berdasarkan tulisan karya ilmiah Abraham Maslow yang berjudul “A Theory of Human Motivation” yang dirilis pada tahun pada tahun 1943.

Sehingga seiring waktu 5 kebutuhan manusia diatas dikembangkan menjadi 8 kebutuhan karena terdapat perubahan gaya hidup dan kehidupan sosial masyarakat. Penambahan 3 kebutuhan tersebut yaitu :
  1. Biological and Physiological Needs
  2. Safety Needs
  3. Belongingness and Love Needs
  4. Esteem Needs
  5. Cognitive Needs
  6. Aesthetic Needs
  7. Self Actualization Needs
  8. Trascedence Needs

Dimana 3 kebutuhan sisipan tersebut adalah sebagai berikut :
  • Cognitive Needs, kebutuhan akan pengetahuan, dimana pada saat seseorang telah terpenuhi kebutuhan akan penghargaannya, maka dia akan berusaha untuk menjadi lebih tahu akan hal-hal lain, baik didalam bidangnya maupun diluar bidangnya.
  • Aesthetic Needs, kebutuhan estetika, yaitu seseorang yang telah mencapai tingkat kepuasan pada kebutuhan kognitifnya akan mencari suatu keindahan, kesempurnaan, dan keserasian bentuk pada segala sesuatu yang berhubungan dengannya. Misalnya menginginkan rumah yang indah, mobil yang bagus, perhiasan, baju yang bagus.
  • Transcedence Needs, kebutuhan untuk mengajak orang lain untuk beraktualisasi diri, setelah seseorang telah mencapai taraf aktualisasi diri, dia akan mengajak orang lain untuk menjalani hidup seperti dirinya dan menjadi mentor bagi orang lain agar dapat mencapai tingkat pemenuhan kebutuhan seperti dirinya.

Kebutuhan akan prestise dan penghargaan juga dapat berupa pengakuan dari keberhasilannya yang kadang kala diukur berdasarkan barang yang dimiliki, seperti misalnya rumah, mobil mewah dan sebagainya.

Teori motivasi ini sangat berguna bagi orang yang mempelajari tentang perilaku manusia, misalnya untuk penerapan proses pemasaran. Ketika akan melakukan proses segmenting dan targeting akan bisa lebih tepat sasaran ketika mencapai target pasar dengan tingkat motivasi yang sesuai, dikombinasikan dengan advertising yang tepat sasaran.


Sumber :
http://indahindri02.blogspot.com/2016/04/teori-hierarki-kebutuhan-maslow.html
https://ajiewahyujati.wordpress.com/2010/03/01/18/
https://lefrandi.wordpress.com/2012/12/14/teori-motivasi-hierarki-kebutuhan-manusia-berdasarkan-perspektif-maslow/

Tuesday, October 16, 2018

Facebook Business Manager

Facebook Page dan Facebook Ads dapat menunjang bisnis Anda. Namun untuk mengelola kedua akun ini (Facebook Ads dan Page), kita harus mengaksesnya secara terpisah.

Pelaku bisnis yang memanfaatkan media sosial seperti Facebook terkadang membutuhkan bantuan sumber daya lain (karyawan) untuk menangani Facebook Ads dan Page, sehingga untuk itu perlu membagikan akun tersebut ke beberapa pengguna lain.

Namun dengan akses bersama dalam satu login, hal itu akan berisiko besar, karena Facebook bisa menganggap akun Anda telah di-hack karena beberapa login dari komputer yang berbeda.


Facebook Business Manager dapat membantu kita dalam mengelola akun iklan secara bersama-sama dalam satu tempat, sekaligus juga dapat mengontrol informasi apa saja yang diakses oleh tim. Untuk menggunakan Facebook Business Manager kita maka setiap pengguna perlu login ke Facebook Business Manager menggunakan akun Facebook pribadi masing-masing.

Manfaat Facebook Business Manager adalah sebagai berikut :
  1. Lebih praktis untuk mengelola account ads, Facebook Page, serta aplikasi lain dalam satu tempat akses.
  2. Memberi tingkat akses yang tidak sama pada pemakai, berdasar pada keperluan manajemen bisnisnya.
  3. Mempunyai satu account sumber dana untuk cara pembayaran Anda.
  4. Mengelola izin dengan gampang.
  5. Mengatur Facebook Page serta account ads dalam satu keperluan.


The downside adalah bahwa setiap pengguna harus login ke Facebook Business Manager menggunakan akun Facebook pribadinya. Jika Anda dan karyawan Anda ingin menjaga kehidupan pribadi dan profesional anda terpisah, ini jelas bukan pilihan pertama Anda.

Namun, ada solusi efektif yakni dengan cara membuat profil Facebook baru bagi karyawan dengan menggunakan alamat email kantor mereka. Kemudian mereka dapat menggunakan profil untuk login. Ini mungkin bukan solusi sempurna, tapi itu adalah satu-satunya yang tersedia.

Lalu apa perbedaan antara antara Facebook Ads Manager dengan Business Manager?

Facebook ads manager is strictly for managing and creating ad campaigns. When you’re in the ads manager, you can select which individual ad account you’d like to view under your profile or your agency’s profile depending on who owns the ad account. For example, if your agency is an ad account owner, you can add business profiles under that account and create their own ad account under your agency’s.  In ads manager, you can also check out ad campaign reports, which are super handy when you’re discussing ad performance with your clients.

Facebook ads manager secara ketat untuk mengelola dan membuat kampanye iklan. Ketika Anda berada di pengelola iklan, Anda dapat memilih akun iklan individual mana yang ingin Anda lihat di bawah profil Anda atau profil biro iklan Anda tergantung pada siapa yang memiliki akun iklan tersebut. Misalnya, jika biro iklan Anda adalah pemilik akun iklan, Anda dapat menambahkan profil bisnis di bawah akun itu dan membuat akun iklan mereka sendiri di bawah biro iklan Anda. Di pengelola iklan, Anda juga dapat melihat laporan kampanye iklan, yang sangat berguna saat Anda mendiskusikan kinerja iklan dengan klien Anda.

Facebook’s business manager saves us a lot of time, which is nice. We use it to manage business pages, manage who is an admin on those pages and can even manage ad accounts. We look at it as the hub of all Facebook management. You can request access to existing pages or ad accounts if you don’t already have access. Plus, you can customize employee’s access levels for ad accounts. There are three assets that someone can be assigned to in the business (ads) manager. Those are ad account analyst (can only see ads), ad account advertiser (can edit and manage ads), and ad account admin (can manage all aspects of campaigns). If you don’t have an ad account or business page created, you can create them in business manager, too. In business manager, you can edit permissions for the people you have set up in your account. You can see below all of the categories you can edit.

Facebook’s business manager menghemat banyak waktu, itu bagus. Kami menggunakannya untuk mengelola halaman bisnis, mengelola siapa admin pada halaman tersebut dan bahkan dapat mengelola akun iklan. Kami melihatnya sebagai pusat dari semua manajemen Facebook. Anda dapat meminta akses ke halaman atau akun iklan yang ada jika Anda belum memiliki akses. Selain itu, Anda dapat menyesuaikan tingkat akses karyawan untuk akun iklan. Ada tiga aset yang dapat ditugaskan seseorang dalam manajer bisnis (iklan). Mereka adalah analis akun iklan (hanya dapat melihat iklan), pengiklan akun iklan (dapat mengedit dan mengelola iklan), dan admin akun iklan (dapat mengelola semua aspek kampanye). Jika Anda tidak memiliki akun iklan atau halaman bisnis yang dibuat, Anda dapat membuatnya di manajer bisnis juga. Di pengelola bisnis, Anda dapat mengedit izin untuk orang yang telah Anda siapkan di akun Anda. Anda dapat melihat di bawah ini semua kategori yang dapat Anda edit.


Sumber :
https://www.herosoftmedia.co.id/facebook-business-manager-cara-mudah-kelola-akun-bisnis-anda/
https://digitalmarketer.id/tools/facebook-business-manager-cara-mudah-kelola-akun-bisnis-anda-tutorial/
https://www.facebook.com/notes/wisnu-rahardjo/mengapa-facebook-business-manager/10152333409295205/
https://panduansukses.com/cara-membuat-facebook-business-manager-untuk-bisnis-anda/
https://snapshotinteractive.com/facebook-ads-manager-vs-business-manager-whats-difference/

Monday, October 15, 2018

Heeh Jek

Sharing economy yang merupakan bentuk new economy dengan konsep collaborative consumption menjadi bentuk model bisnis baru tidak hanya terutama di bidang transportasi tidak melulu dimonopoli oleh Uber, Grab dan Gojek.

Namun ada pula aplikasi lain yaitu Heeh Jek.


HEEH JEK adalah perusahaan di Nganjuk Jawa Timur yang menggunakan teknologi berbasis aplikasi untuk memberikan kemudahan akses bagi penyedia jasa dan pengguna jasa dalam memesan ojek, taxi, pengiriman barang, pemesanan makanan, belanja serta rental.

HEEH JEK didirikan oleh para pengusaha muda Nganjuk yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Nganjuk, dengan bendera PT Armada Sarana Sejahtera. Salah satu founder HEEH JEK adalah Harun Musa Ishaq. Manajer HEEH JEK Nganjuk adalah Komaudin.

HEEH JEK diluncurkan pada 25 Februari 2018. Respons unduhan dan order dari konsumen cukup tinggi, misalnya hari pertama sudah mencapai 1.000 pelanggan.

Aplikasi HEEH JEK per Senin 23 April 2018 melesat ke posisi 50 besar aplikasi teratas versi Google Play Store, untuk kategori Top New Free/travel&local. Hari ini, Selasa 24 April 2018, posisinya sudah merangsek naik sampai peringkat 45.

HEEH JEK memiliki beragam tawaran jasa, mulai fitur NJAJAN untuk pesan antar makanan dan minuman, lalu kurir barang, hingga pesan mobil. Heeh Jek sudah bermitra dengan 70 driver motor, 20 driver mobil, dan 100 merchant makanan di berbagai wilayah Nganjuk.


Sumber :
https://www.heehjeknganjuk.com/
http://www.matakamera.net/2018/03/animo-masyarakat-nganjuk-membeludak-ini.html
http://www.matakamera.net/2018/04/wow-aplikasi-heeh-jek-nganjuk-masuk.html

AS17-148-22727


AS17-148-22727 adalah foto berwarna asli atas Bumi atau yang dikenal dengan nama The Blue Marble, dimana gambar tersebut diambil pada 7 Desember 1972 menggunakan kamera Hasselblad 70 milimeter.

Foto The Blue Marble tersebut diambil oleh kru pesawat ruang angkasa Apollo 17, dengan jarak sekitar 45;000 kilometer (28;000 mil). Foto ini menjadi salah satu foto paling ikonik, dan menjadi salah satu gambar paling didistribusikan dalam sejarah manusia.


Sumber :
https://en.wikipedia.org/wiki/The_Blue_Marble
https://id.wikipedia.org/wiki/Kelereng_Biru
https://spaceflight.nasa.gov/gallery/images/apollo/apollo17/html/as17-148-22727.html
https://today.line.me/id/pc/article/6+Hal+yang+Buktikan+Bumi+Ini+Datar+Menurut+Kaum+Bumi+Datar-qY2Rgk/?utm_source=oa&utm_medium=all&utm_campaign=1810151110&utm_term=6

Monday, October 8, 2018

The Pursuit of Happyness

Kisah sebelum film dimulai, Chris Gardner lahir di Milwaukee, Wisconsin Gardner dengan tidak pernah mengetahui siapa ayah kandungnya. Dia dibesarkan dalam suasana kemiskinan oleh ibunya, Bettye Jean dan tak jarang dikasari secara fisik, dari ayah tirinya yang sering mabuk-mabukan.

Chris mengalami masa menghabiskan waktu di sebuah rumah asuh setelah sang ibu yang putus asa, mencoba membunuh pasangannya.

Gardner mengatakan ibunya adalah sebuah inspirasi baginya. Inspirasi dari kaum ibu yang masih kuno pemikirannya yang mengatakan kepada saya setiap hari, "Nak, kamu bisa melakukan atau menjadi apa pun yang kamu inginkan."

Saat masih anak-anak, Chris menyaksikan sebuah pertandingan basket, ia mengatakan bahwa salah satu pemain akan menjadi orang kaya dan berpenghasilan jutaan dolar. Lalu ibunya mengatakan, "Nak, suatu saat nanti kamulah yang akan menghasilkan uang jutaan dolar."

---

Tahun 1981, Chris Gardner hidup di sebuah apartemen kecil bersama anak mereka yang berusia 5 tahun, Christopher. Linda, istrinya, bekerja sebagai buruh di sebuah laundry.  Istrinya harus bekerja 14 jam sehari di tempat laundry demi membantu membiayai biaya hidup keluarga.

Chris adalah seorang salesman yang menghabiskan seluruh tabungan keluarga untuk membeli dan menjual Bone Density Scanner portable yang diklaim lebih baik dari X-ray, tapi harganya terlalu mahal. 

Keluarga Gardner tidak mampu membayar sewa rumah dan tagihan-tagihan yang semakin menumpuk, sehingga membuat Linda pergi meninggalkan Chris dan pergi ke New York City. 

Tagihan pajak yang belum dibayar membuat pihak IRS menyita uang tabungan Chris Gardner. Karena menunggak pembayaran Chris diusir dari apartemen dan kemudian pindah ke rumah sewa. Bahkan mobil Chris diamankan karena tidak membayar uang parkir dan tilang.

Kemudian Chris berjumpa dengan seseorang yang membawa Ferari. Keinginannya untuk sukses membuat dia memberanikan diri untuk bertanya “Apa pekerjaan Anda sehingga bisa memiliki mobil Ferrari yang cantik ini?”

Orang tersebut menjawab “Saya seorang Pialang Saham”.

Chris pun melamar dan magang tanpa dibayar di sebuah perusahaan pialang Dean Witter Reynolds. Saat magang tersebut Chris mulai kehabisan uang. Akhirnya ia diusir dari rumah sewanya dan menjadi tuna wisma. 

Semula ia tidur di tempat umum, toilet umum stasiun kereta api, tidur di taman, di kolong meja di tempat kerjanya setelah rekan-rekan kerjanya pulang, hingga kemudian tidur di rumah singgah Glide Memorial Chruch dengan cara mengantri terlebih dahulu dengan tunawisma lainnya.

Akhirnya Chris berhasil menjadi peserta terbaik dan diterima bekerja di sana. Dan berakhir pula film dengan diiringi rasa haru dan bahagia.

---

Di luar kisah film, Gardner akhirnya mampu menyewa rumah untuknya dan anaknya. Karirnya kemudian melesat dengan cepat, dan pada tahun 1987 ia membuka perusahaan investasi sendiri, bernama Gardner Rich.

Di usia yang ke 62 tahun, kekayaan Gardner, bernilai sekitar USD60 juta atau lebih dari Rp800 miliar), lalu Hollywood datang memanggilnya ketika ia menulis otobiografi terlarisnya yang berjudul The Pursuit of Happyness (kesalahan ejaan dalam judul ini memang disengaja).

Salah satu hikmah dalam film adalah Chris sebenarnya punya segudang alasan dan alibi untuk kegagalannya. Dia bisa saja menyalahkan istrinya yang tidak mendukung dan meninggalkannya. Dia bisa saja menyalahkan orang yang menawarkan peluang alat kedokteran yang membuat dirinya bangkrut. Dia bisa saja menyalahkan pemerintah yang tidak membantunya. Tetapi Chris tidak membuat semua alasan tersebut. Dia mengambil tanggung jawab dan mengambil tindakan untuk merubah nasibnya.

Banyak orang hanya berkeluh kesah dengan situasi yang ada, tetapi seorang pemenang akan ambil tindakan untuk merubah situasi yang ada.

Ada sebuah dialog antara Chris dan anaknya, yang menyiratkan bahwa kebahagiaan adalah saat kita mampu berbuat sesuatu dengan konsisten meski banyak orang meragukannya.

Chris Gardner: Hey. Don't ever let somebody tell you... You can't do something. Not even me. All right? 
Christopher: All right. 
Chris Gardner: You got a dream... You gotta protect it. People can't do somethin' themselves, they wanna tell you you can't do it. If you want somethin', go get it. Period.

Ada 3 hal yang Chris Gardner katakan kepada pemilik bisnis atau pengusaha mana pun, yaitu:
  1. Anda harus bersemangat dengan apa yang Anda lakukan. Jika Anda tidak bersemangat, Anda mengorbankan diri Anda setiap hari. 
  2. Anda harus tetap stabil, tenang dan fokus pada impian Anda. 
  3. Anda akan menghadapi banyak rintangan, tapi Anda harus tetap menjalankan bisnis. Akhirnya, Anda harus selalu mau belajar dan beradaptasi. 

Dalam film ini kita juga akan belajar arti penting dari keluarga. Sebagai seorang ayah, Chris mengusahakan kebutuhan materiil, dukungan secara moril dan menjadi sahabat untuk anaknya.

Seperti lagu Keluarga Cemara bahwa harta yang paling indah dan berharga adalah keluarga. Kesuksesan dan kebahagiaan yang kita dapat tidak ada artinya apabila tidak ada keluarga di samping kita.


Namun ada 1 yang mengganjal, yaitu mengenai judul The Pursuit of Happyness yang menggunakan huruf Y (ye) dimana seharusnya I (i).

Menurut penulis dengan mengunakan huruf (y) berarti film ini menjelaskan bahwa cara yang salah jika mengartikan uang adalah kebahagiaan untuk segala-galanya. Tetapi seharusnya kita berpikir tentang bagaimana cara kita mendapatkan uang dan menggunakannya untuk kebahagiaan yang ingin kita capai dengan sebuah proses.


Sumber :
https://www.bbc.com/indonesia/majalah-38205243
https://id.wikipedia.org/wiki/The_Pursuit_of_Happyness
http://sukarto.com/film-the-pursuit-of-happyness/
https://www.finansialku.com/film-the-pursuit-of-happyness/
https://communication.binus.ac.id/2017/04/12/makna-simbol-y-pada-judul-film-the-pursuit-of-happyness/
https://finance.detik.com/sosok/d-3563688/9-pelajaran-sukses-chris-gardner-tuna-wisma-yang-jadi-kaya-raya
https://www.kompasiana.com/achmadsiddikthoha/551b3865813311b37f9de496/makna-kebahagiaan-dalam-film-the-pursuit-of-happyness