Monday, May 21, 2018

Kebangkitan Klub Klasik

Musim 2012-2013, sir Alex Ferguson menyatakan mundur dari kursi pelatih Manchester United. Alex Ferguson menutup dengan manis karir kepelatihannya dengan bertengger di klasemen peringkat 1 sepakbola Liga Inggris.

Sepeninggal Alex Ferguson, Manchester United benar-benar terpuruk. Pelatih sekelas David Moyes hingga Louis Van Gaal tidak mampu membangkitkan kembali kejayaan Manchester United. Hal tersebut dapat dilihat dari peringkat Manchester United yang hanya di peringkat 7 dan tertinggi hanya di peringkat 4.

Namun, asa itu kembali, musim 2017-2018 berakhir dan Manchester United berhasil duduk di peringkat kedua. Hal ini setelah kursi kepelatihan berganti ke Jose Mourinho. Meski hanya peringkat kedua, namun hal ini membuat lega fans Setan Merah agar musim depan bisa bangkit dan menjadi juara.

Manchester United
2012–13 : 1 Alex Ferguson
2013–14 : 7 David Moyes
2014–15 : 4 Ryan Giggs / Louis van Gaal
2015–16 : 5 Louis van Gaal
2016–17 : 6 José Mourinho
2017-18 : 2 José Mourinho


Mirip dengan Manchester United, klub Inter Milan setelah tampil habis-habisan di musim 2009-2010 dengan meraih treble winner, akhirnya musim berikutnya, terutama musim 2011-2012, peringkat Inter Milan melorot ke-6.

Bahkan musim tahun 2012-2013 peringkat 9. Namun akhirnya prahara dan terpuruk tersebut tertutup setelah 7 tahun. Meskipun hanya duduk di peringkat ke-4. Namun dengan peringkat tersebut Inter Milan berhak bertanding di Liga Champion.

Inter Milan
2009–10 : 1 José Mourinho
2010–11 : 2 Rafael Benítez / Leonardo
2011–12 : 6 Leonardo / Gian Piero Gasperini / Claudio Ranieri
2012–13 : 9 Andrea Stramaccioni
2013–14 : 5 Walter Mazzarri
2014–15 : 8 Roberto Mancini
2015–16 : 4 Roberto Mancini
2016–17 : 7 Roberto Mancini / Frank de Boer / Stefano Pioli
2017-18 : 4 Luciano Spalletti


Wednesday, May 16, 2018

Jadwal Puasa dan Imsak 1439 H

Sebelumnya pernah aku share mengenai Jadwal Puasa dan Imsakiyah Ramadhan 1434 H Tahun 2013 dan Jadwal Puasa Ramadhan area Surabaya. Dan berikut adalah Jadwal Puasa dan Imsak 1439 H untuk area kota Sidoarjo.


Khitan

Sunat atau khitan atau sirkumsisi adalah menghilangkan sebagian kulit penutup depan dari penis. Umumnya terdapat 3 jenis sunat yang dilakukan. yaitu sunat biasa atau sunat konvensional, sunat laser dan sunat klamp atau smartklamp

Sunat Biasa
Sunat biasa disebut juga sunat konvensional menggunakan metode operasi biasa dengan gunting, pinset, dan klem.

Sunat laser
Sunat laser atau electric cauter menggunakan elemen panas yang berasal dari kawat atau logam yang telah dialiri oleh aliran listrik untuk memotong kulup pada penis. Metodenya mirip dengan sunat biasa, tapi menggunakan cauter untuk mengurangi resiko perdarahan.

Kelebihan
  1. Meminimalisir terjadinya pendarahan dan jahitan luka khitan
  2. Waktu penyembuhan yang terbilang cepat, jika dibandingkan dengan teknik konvensional
  3. Dibutuhkan waktu yang tidak terlalu lama dalam melakukannya, sekitar 15 hingga 30 menit
  4. Tidak memerlukan alat yang menggantung pada penis seperti metode klem
Kekurangan
  1. Harus menggunakan jasa dokter bedah, hal ini dikarenakan apabila metode ini dilakukan dengan tidak benar, maka dikhawatirkan penis akan menutup kembali
  2. Luka khitan tidak diperbolehkan untuk terkena air selama beberapa hari
  3. Dana cukup besar.

Sunat Klamp
Sunat smartklamp biasanya dikenal dengan sunat tanpa jahitan. Metode ini menggunakan plastik klem yang steril. Kelebihan sunat smartklamp adalah pasien bisa beraktivitas segera setelah sunat.

Kelebihan :
  1. Tanpa jahitan
  2. Waktu pengerjaan lebih cepat
  3. Setelah khitan, pasien bisa beraktivitas seperti biasa. Sekolah, bermain, jalan-jalan. Hanya saja aktivitas fisik berlebih seperti olahraga sebaiknya dihindari untuk sementara
  4. Hasil khitan lebih estetik karena tidak ada bekas jahitan
  5. Tidak ada resiko terpotong kepala penis, karena terlindung di dalam tabung
Kekurangan :
  1. Waktu penyembuhan lebih lama dibanding metode cauter, yaitu sekitar 10-14 hari. Karena tanpa dijahit, sehingga murni mengandalkan kemampuan jaringan tubuh untuk menyatu.
  2. Harga lebih mahal dibanding kauter, karena klamp merupakan alat sekali pakai. Yang membuat harga khitan klamp sedikit lebih mahal dibanding khitan cauter
  3. Terbukanya luka, membuat waktu penyembuhan semakin lama.

Sumber :
http://klinikpenyakitkelamin.com/andrologi/142-ini-loh-kelebihan-dan-kekurangan-metode-sunat-laser
https://lifestyle.kompas.com/read/2015/12/12/200000823/Keunggulan.Metode.Sunat.Klem.Dibanding.Sunat.Konvensional.
http://cahayakhitan.com/2017/09/01/kelebihan-dan-kekurangan-khitan-dengan-metode-klamp/
http://www.sunatcenter.com/jenis-sunat/

Monday, May 14, 2018

Peranan RT

Peristiwa mencekam yang menjangkiti Surabaya dan Sidoarjo yang terjadi pada hari Minggu, 13 Mei 2018 dan Senin, 14 Mei 2018 cukup mengagetkan dan cukup menampar kita sebagai warga Indonesia pada umumnya dan warga Surabaya pada khususnya.

Lalu apa peranan organisasi masyarakat yang paling dekat dengan warga?

Sebelumnya sudah di share artikel Membesar di Kampus, tapi Mengecil di Masyarakat, mengenai peranan mahasiswa di lingkungan RT dan RW dalam masyarakat.

Dan sehubungan dengan kejadian teror bom di Surabaya dan Sidoarjo, ada baiknya kita aware dan mawas diri, yaitu :
  1. Kepengurusan rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) mengenal lingkungan. Upaya ini diyakini dapat mempersempit ruang gerak teroris
  2. Bagi pendatang wajib melapor terutama bagi pendatang yang tidak jelas karena rawan konflik sosial
  3. Perangkat RT dan RW proaktif mengawasi para pendatang
  4. Babinsa, Babinkamtibmas, RT, RW, FKDM serta unsur lembaga kemasyarakatan lainnya untuk tetap waspada menjaga kamtibmas di wilayahnya masing-masing.
  5. Melaporkan setiap pantauan risiko dan perkembangan kondisi lingkungan kepada atasan langsung.

Friday, May 4, 2018

Pengolahan Limbah Cair

Sebelumnya sudah dibahas dengan judul artikel yang sama, yaitu pengolahan limbah cair. Berikut ini adalah langkah-langkah pengolahan limbah cair juga, yang terdiri dari 5 langkah. Dengan tujuan adalah untuk mengurangi zat-zat pencemar sehingga didapatkan air output yang sudah memenuhi baku mutu yang ditetapkan oleh pemerintah.


Langkah 0 : Input Air Limbah
Air limbah dialirkan melalui saluran air menuju bak input. Disini akan dilakukan proses screening system yang bertujuan untuk memisahkan air limbah dari kotoran dan padatan yang terikut.

Langkah 1A : Equalisasi
Dari bak input kemudian air limbah dialirkan ke bak equalisasi dengan tujuan untuk meminimumkan dan mengendalikan fluktuasi aliran limbah cair baik kualitas maupun kuantitas yang berbeda dan meng-homogenkan konsentrasi limbah cair.

Langkah 1B : Netralisasi
Jika limbah cair bersifat asam maka diperlukan proses kimia netralasi limbah cair dengan ditambahkan bahan kimia basa, misalnya coustik soda sebagai basa dan asam sulfat sebagai asam. Selain itu juga terdapat pH analyzer yang bertujuan untuk mengontrol pH, sehingga dapat tercapai ambang pH netral yaitu 6,5 – 7,5 .

Langkah 2 : Anaerob
Proses anaerob adalah proses penguraian yang menggunakan bakteri anaerob sehingga didapatkan unsur-unsur yang lebih sederhana dan pada proses anaerob ini akan menghasilkan gas metan yang akan dibakar secara otomatis di unit biogas flare.

Langkah 3 : Aerasi
Air limbah masih mengandung zat-zat pencemar lain yang tidak dapat diuraikan dengan proses anaerob maka dilakukanlah proses pengu-raian organik menggunakan mikroorganisme aerob atau proses aerasi, dengan menggunakan mikroba yaitu bakteri filamen yang berfungsi untuk mereduksi zat-zat pencemar yang tersisa. Zat-zat organik diubah kedalam bentuk karbon dioksida dan air, dan sejumlah energi juga dihasilkan sehingga mikroorganisme dapat berkembang biak. Bakteri aerobik memerlukan oksigen untuk menunjang kehidupannya, suplay oksigen didapatkan 4 unit motor aerator yang secara langsung menyuntikan oksigen ke dalam bak aerasi.

Langkah 4 : Klarifikasi
Klarifikasi adalah unit proses untuk memindahkan bahan padatan tersuspensi dalam limbah cair dengan prinsip gravitasi. Air limbah akan diuraikan menjadi 2 fraksi yaitu fraksi supernatant dan fraksi padatan/lumpur. Supernatant secara visual telihat agak jernih dan sedikit pengandung padatan tersuspensi sedangkan sebagian padatan / lumpur yang mengendap dibawah clarifier akan dikembalikan ke bak aerasi sebagai Return Actifated Sludge menggunakan RAS pump dan sebagian dialirkan ke bak pengeringan lumpur.

Langkah 5 : Output Air Limbah
Supernatant kemudian mengalir secara over flow  ke bak penampungan air output limbah yang didalamnya ditanamkan ikan sebagai indikator kualitas air output  limbah, sehingga air output limbah sudah memenuhi baku mutu yang telah ditentukan. Unit pengkondisian air hasil olahan terhadap lingkungan dengan didalamnya terdapat kolam ikan fungsinya adalah agar dapat diamati kehidupannya, baru kemudian air output limbah dialirkan menuju sungai. Jumlah air buangan dapat terekam oleh alat ukur flow meter.


Sumber :
https://nandariku.wordpress.com/2012/09/07/pengolahan-limbah-cair-di-ipal/
http://www.leofoods.net/env/