Monday, December 29, 2008

Berjiwa Besar

Jika ingin menjadikan anak BERJIWA BESAR maka perlakukan anak seperti ORANG BESAR sedari dini.

Sapa dia dengan baik
Tanya dia dengan baik

Jangan merendahkan
Jangan beri predikat yang buruk

Sunday, December 28, 2008

Revenge

[RIVEN]

Is not enough just to be sorry

Ini tidak adil.
Ini merupakan dendam atau marah yang tidak termaafkan?

Saturday, December 20, 2008

Kebenaran

Putusan berdasarkan kebenaran dan keadilan. Bisa jadi orang memang bersalah berdasarkan asas kebenaran, tapi bagaimana berdasarkan asas keadilan?

Kecelakaan berawal dari sebuah pelanggaran.

Friday, December 19, 2008

Berani Bersatu

Asumsi itu berawal dari pemikiran.
Pemikiran itu muncul dari data.

Hanya orang yang berjiwa besar yang mampu memegang tanggung jawab besar.

Berani bersatu bukan berani berbeda.

Memaafkan, ya.
Melupakan, tidak.
Untuk itu perlu adanya hukuman.

Friday, November 21, 2008

Cinta

seperti candu
semakin lama semakin nikmat menyiksa
dan kita akan terasa lemah tanpanya

seperti perangkap
sekali kita masuk
sekalipun kita tidak bisa terlepas

seperti sandiwara
kadang menyenangkan 
terkadang memuakkan

seperti cuaca
kadang panas
terkadang hujan


Saturday, November 8, 2008

E-Force Jersey


Jersey dari tim sepakbola departemen Logistic dari PT Toshiba TEC ini mengambil contoh desain dari timnas sepakbola Belanda yang terkenal dengan taktik Total Football.

Diharapkan dengan menggunakan kostum warna orange ini dapat tertular semangat dari Total Football pula.

Sunday, October 5, 2008

Global Warming

Sejak 1750 manusia menyebabkan pemanasan global.


  • Untuk itu kita harus lebih peduli akan isu global warming ini. Yaitu diantaranya adalah dengan.
  • Tidak menancapkan colokan lostrik saat mati yang sama dengan menghemat 40-50% biaya listrik berarti juga mengurangi panas dari alat elektronika yang merembet juga ke global warming.
  • Kantong plastik butuh waktu 1000 tahun untuk terurai di TPA. Sekitar 300 juta kantong plastik dibuang tiap tahun di Indonesia.
  • 10 kg kertas koran membutuhkan 1 pohon yang butuh 10 tahun untuk menjadi besar.
  • 1 liter air mineral sama dengan 5 liter air. Karena di pabrik untuk mendinginkan botol plastik panas membutuhkan 5 liter air. (kode botol yang aman = 2, 3 dan 4)
  • Tissue yang sudah dipaai itu tidak bisa recycle, juga kertas atau koran yang terkena minyak, makanan, kue dan minuman. 
  • Estimasi pemakaian tissue 6 biji per hari sama dengan dengan 2200 biji per tahun, jadi 44 miliar biji seluruh Indonesia per tahun. Jika kita dapat menghemat 1 biji per hari, berarti sudah mampu mengurangi sampah 7 miliar biji per tahun.
  • Green ATM, 8 miliar kali transaksi di ATM yang mengeluarkan kertas receipt per tahun merupakan sampah terbesar di dunia. 8 miliar setara dengan 1 rool besar yang setara dengan 15 kali garis ekuator atau khatulistiwa.
  • Minimal kita harus punya 2 macam tempat sampah, untuk mengurangi polusi air, udara dan tanah. 
    1. Sampah basah untuk sisa makanan atau masakan, daun dan minuman. 
    2. Sampah kering untuk botol, plastik dan kertas.

Atau kita juga dapat membagi sampah ke 4 kategori, yaitu

  1. Plastik : pembungkus makanan, kantong plastik dan kantong belanjaan.
  2. Rumah tangga : tulang ayam, sisa makanan
  3. Kertas : pembungkus gorengan, popok bayi, tissur dan kertas koran
  4. Logam : kaleng dan kaca

Saturday, July 19, 2008

Anniversary 16th Toshiba TEC

Jika acara Anniversary 15th Toshiba TEC aku menjadi Koordinator Panitia bagian Acara, maka untuk Anniversary 16th Toshiba TEC kali ini aku tetap membantu namun karena ditengah kesibukan akhirnya aku cukup menjadi wakil Koordinator saja.

Sehingga konsep secara keseluruhan ada ditangan Ketua, kali ini tema yang diangkat adalah bertema kan gurun pasir dengan nama Arabian Night.

sumber foto travelmatekamu.com


Kali ini menempati Pasific Palace Hotel, hotel yang unik karena berbentuk kapal pesiar. Lokasi ada di jalan Duyung Sei. Jodoh, Kepulauan Riau 29432, dengan nomor telepon 0778 - 421111. Sedangkan interiornya bertemakan greek mythology atau mitologi Yunani. Lokasi dekat yaitu hanya 5 menit dari terminal ferry Harbourbay dan hanya 35 menit dari International Airport Hang Nadim.









Saturday, June 21, 2008

Cinta

seperti kalung mutiara
jika talinya putus
harus kita ikat dan menyambungnya

jika hilang
kita harus mencarinya

karena kita hanya tahu kelebihan
tanpa tahu kekurangannya

Monday, May 5, 2008

Pulang

membuka foto usang
terpampang ku digendongnya
dengan wajah tersenyum bangga

sesal menyerang
untuk berbakti dan membalas senyumnya
bisakah waktu diputar ulang

Friday, March 21, 2008

Mandala RI - 191

Hari Kamis,, tanggal 20 Maret 2008, aku berencana mau mudik dari tempat aku kerja di Batam, menuju kampung halaman di Jember, via Surabaya. Dari bandara Internasional Hang Nadim Batam, sekitar pukul 13.30.

Estimasi tiba di bandara Surabaya Juanda di Sidoarjo adalah pukul 15.30. Perjalanan selama 2 jam lumayan membuat penat. Hanya dengan membaca buku dan makan cemilan yang dapat mengusir rasa bosan di atas pesawat.

Sering sekali aku berangkat ke Batam maupun saat mudik ke Surabaya dapat tempat duduk di tengah, di dekatnya pintu darurat. Tak beda dengan perjalanan kali ini. Aku mendapat tempat duduk di pintu darurat, sehingga mendapat instruksi tambahan dari pramugari cara membuka pintu darurat saat terjadi keadaan darurat.

Saat akan tiba di Surabaya, tiba-tiba pesawat mengalami gonjangan. Pilot mengatakan dan memberi warning agar penumpang kembali ke tempat duduk dan agar segera mengencangkan safety belt, dikarenakan akan menembus awan kumulunimbus.

Awalnya pesawat hanya mengalami turbulensi kecil. Namun tiba-tiba goncangan semakin ekstrim. Pesawat diombang ambingkan oleh angin secara dashyat. Aku kebetulan duduk di kursi D. Pesawat diputar 90 derajat ke kanan sehingga saat aku melihat jendela kanan aku bisa melihat air laut, tidak sampai 1 detik kemudian pesawat berputar 180 derajat ke kiri, sehingga saat aku melihat di jendela aku melihat langit.

Begitu hingga sekitar 2 menit goncangan demi goncangan tiada henti. Goncangan kecil maupun yang menyebabkan hingga pesawat berputar 90 derajat. Seketika itu pula sambil tiada henti beristighfar aku mengambil kertas panduan jika terjadi keadaan darurat dan cara membuka pintu darurat.

Semua penumpang berteriak panik. Semua penumpang menyebut asma Allah dan nama Tuhan sesuai dengan keyakinan masing. Bahkan penumpang sebelahku persis yang notabene berbadan besar dan bertatto pun menyebut kata tobat dan menyebut nama Allah.

Namun tak lama kemudian, pilot berkomunikasi dengan penumpang bahwa akan menaikkan ketinggian pesawat dan mendarat darurat di Ngurah Rai Bali.

Setengah jam kemudian pesawat mendarat di Bali. Para penumpang tidak diperbolehkan turun dan diminta menunggu di dalam pesawat. Dan setelah menunggu 30 menit kemudian, pesawat terbang kembali untuk melanjutkan perjalanan ke Juanda.

Badai pasti berlalu.


Wednesday, January 23, 2008

Al-Cashi


Jamshid Al-Kashi, Ilmuwan Besar Dari Dinasti Timurid



Ghiyāth al-Dīn Jamshīd Kāshānī
Title  : al-Kashi
Born : 1380

Ethnicity : Persian
Era : Islamic Golden Age
Region : Iran
Main interest(s) : Astronomy, Mathematics
Notable idea(s) : Pi decimal determination to the 16th place
Notable work(s) : Sullam al-Sama

Al-Kashi merupakan ilmuawan yang sangat hebat, dan salah seorang yang paling terkenal di dunia. Jamshid al-Kashi merupakan salah seorang matematikus masyhur di dunia Islam. Ia adalah seorang saintis yang mengembangkan matematika dan astronomi pada zaman kejayaan Dinasti Timurid, di Samarkand abad ke-14 M.  

Ia berjasa mengembangkan ilmu matematika dan astronomi dengan sederet penemuannya. Al-Kashi terlahir pada 1380 di Kashan,  sebuah padang pasir di sebelah utara wilayah Iran Tengah. Ia hidup pada era kekuasaan Timur Lenk, pendiri Dinasti Timurid, yang memenangkan sederet pertempuran. Timur Lenk  memproklamirkan dirinya sebagai penguasa dan tokoh restorasi Kekaisaran Mongol di Samarkand pada 1370.

Pada 1383, Timur Lenk mulai menaklukan Persia dengan merebut wilayah Herat. Setelah   Timur Lenk wafat pada 1405, kerajaan yang didirikannya terbagi  menjadi dua dan dipimpin dua anak lelakinya. Salah satu putranya bernama Shah Rukh.

Ketika Timur Lenk berkuasa, ia hanya fokus pada bidang militer dan penaklukan wilayah. Akibatnya, masyarakatnya hidup dalam penderitaan dan kemiskinan. Pada amasa itu, al-Kashi juga merasakan betapa hidupnya begitu sussah karena kemiskinan yang melilitnya.

Hidup dalam kemiskinan, tak membuat al-Kashi putus asa. Semangatnya untuk belajar tak pernah surut. Sejak kecil, matematika dan astronomi telah membetot perhatiannya. Ia sangat mencintai kedua ilmu itu. Seperti para ilmuwan hebat lainnya, ia biasa melakukan perjalanan dari kota ke kota untuk menimba ilmu pengetahuan.

Setelah Shah Rukh menduduki tampuk kekuasaan, kondisi di tanah kelahirannya mulai membaik. Shah Rukh mulai memperbaiki kehidupan rakyatnya. Dia berusaha meningkatkan ekonomi, kesejahteraan rakyatnya. Bahkan dia juga sangat mendukung perkembangan ilmu pengetahuan dan kesenian. 

Maka rakyat yang dulu berada dalam penderitaan akibat banyaknya peperangan, kini bisa bernafas dengan lega. Sehingga mereka memikirkan hal-hal yang lebih baik guna memperbaiki kehidupan seperti pendidikan dan seni.

Angin segar yang dibawa Sah Rukh itu membuat ilmu pengetahuan begitu berkembang pesat. Semuanya berkat dukungan  Shah Rukh.  Al-Kashi pun memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya. Dengan giat, ia mengembangkan ilmu astronomi dan matematika yang diakuasainya.

Al-Kashi  pun berhasil melakukan observasi terhadap gerhana bulan di Kashan yang tepat terjadi pada 2 Juni 1406. Dukungan kuat terhadap berbagai macam penelitian yang dilakukan al-Kashi juga diberikan oleh Ilugh Beg, penguasa kota Samarkand bagian dari Kerajaan Timur Lenk.

Ulugh Beg merupakan putra Shah Rukh. Ia adalah seorang ilmuwan besar pada masanya. Berbagai macam penelitian dan karya-karya besar al-Kashi banyak yang dipersembahkan kepada Ulugh Beg diantaranya adalah buku tabel astronomi Khaqani Zij yang dibuatnya berdasarkan tabel karya Nasir al-Tusi.

Tanpa bantuan Ulugh Beg, al Kashi tidak mungkin bisa menyelesaikan berbagai macam karyanya secara menyeluruh.  Karya-karya besar Jamshid Al Kashi dalam bidang astronomi dan matematika cukup banyak. Namun untuk menyelesaikan karya-karya besarnya itu, dia mendapatkan banyak bantuan dari Ulugh Beg.

Ulugh Beg membangun sebuah universitas untuk mempelajari ilmu teologi dan ilmu pengetahuan di Samarkand pada 1420. Ia bekerja sama  dengan al-Kashi dalam mengerjakan berbagai proyek penelitian. Selain mengajak al-Kashi, dalam proyeknya, Ulugh Beg juga mengundang seorang ilmuwan hebat Qadi Gaza dalam proyek tersebut.

Sejumlah catatan sejarah ada yang menyebutkan bahwa Al-Kashi merupakan seorang ahli astronomi dan matematika yang sangat terkemuka di Samarkand. Bahkan dia juga sering disebut sebagai Ptolemy Kedua oleh para ahli sejarah yang hidup pada zaman itu.

Kecermelangan karirnya dalam ilmu pengetahuan dibuktikan dengan sebuh surat yang ditulisnya dari Samarkand kepada ayahnya yang tinggal di Kashan. Dalam surat tersebut, dia menceritakan bagaimana perkembangan kehidupannya yang penuh ilmu pengetahuan. Selain itu, dia juga menceritakan Ulugh Beg yang mulai membangun konstruksi tempat penelitian di Samarkand.

Dalam suratnya, al-Kashi juga menceritakan kehebatan Ulugh Beg dalam bidang matematika. Dia juga tidak lupa menggambarkan kehebatan Qadi Zada yang diseganinya. Ulugh Beg sering mengadakan berbagai rapat dan diskusi untuk membahas masalah astronomi dan matematika.

Namun di antara para ilmuwan yang diundangnya untuk menghadiri diskusi tersebut, hanya al-Kashi dan Qadi Zada saja yang bisa mengikuti dengan baik. Sejumlah ilmuwan lain merasa diskusi matematika dan astronomi tersebut sangat sulit untuk dimengerti.

Setelah meninggalnya al-Kashi, Ulugh Beg pernah memuji kehebatan al-Kashi dengan mengatakan, ''Al-Kashi merupakan ilmuwan yang sangat hebat, salah seorang yang paling terkenal di dunia. Dia sangat sempurna dalam memahami ilmu pengetahuan zaman kuno serta banyak berjasa terhadap perkembangan ilmu pengetahuan selanjutnya.''

Selama hidupnya, al-Kashi telah menyumbangkan dan mewariskan sederet penemuan penting bagi astronomi dan matematika.

* Bidang Astronomi
Buku tabel astronomi Khaqani Zij
Dalam buku tersebut terdapat tabel trigonometri yang berisi fungsi sinus, tabel gerakan longitudinal matahari, bulan, juga planet-planet. Al-Kashi juga membuat tabel garis bujur dan garis lintang yang paralaks dengan garis lintang, tabel gerhana, juga tabel saat bulan dapat dilihat.

Risalah Instrumen observasi astronomi
Pada 1416, al-Kashi menulis buku berjudul Risalah Instrumen Observasi Astronomi. Dalam buku tersebut, al-Kashi menggambarkan berbagai macam instrumen yang berbeda untuk observasi astronomi seperti triquetrum, bola armillary , equinoctial armillary juga solsticial armillary, sinus, sextant , Fakhri sextant di tempat observatorium Samarkand.

ilustrasi : Astrolabe dari al-Andalus 1067

Plate of Conjunctions
Al-Kashi menemukan Plate of Conjunctions semacam alat analog perhitungan yang digunakan untuk menentukan waktu dan hari kapan konjungsi planet akan terjadi.

Computer Planet
Al-Kashi juga menemukan computer planet yang dia sebut sebagai Plate of Zones yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah-masalah tentang planet seperti prediksi posisi yang benar antara matahari dan bulan dalam garis bujur, garis lintang matahari, bulan, dan planet-planet. Instrumen tersebut juga digunkan untuk mengukur ekliptika matahari.

* Bidang Matematika
Hukum Cosinus
Di Prancis, Hukum Cosinus dikenal sebagai Theoreme d'Al-Kashi (Teorema Al-Kashi). Sebab Al-Kashi merupakan orang yang pertama yang menemukan hukum tersebut. Dia juga memberikan sejumlah alasan mengapa Hukum Cosinus bisa digunakan untuk memecahkan masalah-masalah yang berhubungan dengan segitiga.


Risalah Kord dan Sinus
Dalam bukunya yang berjudul Risalah Kord dan Sinus,  dia menghitung nilai sin 1° dengan sangat akurat. Dari semua ilmuwan matematika pada masanya, hanya Al Kashi yang bisa menilai sin 1° dengan akurat hingga muncullah seorang ahli matematika pada abad ke-16 yakni Taqi al-Din.
Al-Kashi juga mengembangkan berbagai macam metode untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan persamaan kubik yang baru dipelajari di Eropa beberapa abad setelah penemuannya. Untuk menghitung nilai sin 1° dengan tepat, Al-Kashi menemukan rumus matematika yang sering disebut sebagai persembahan kepada Francois Viete.

Pecahan desimal
Pecahan desimal yang digunakan oleh orang-orang Cina pada zaman kuno selama berabad-abad, sebenarnya merupakan pecahan desimal yang diciptakan oleh al-Kashi. Pecahan desimal ini merupakan salah satu karya besarnya yang memudahkan untuk menghitung aritmatika yang dia bahas dalam karyanya yang berjudul Kunci Aritmatika yang diterbitkan pada awal abad ke-15 di Samarkand.


Segitiga Khayyam
Untuk menandingi kebesaran segitiga Pascal, di Persia dikenal Segitiga Khayyam dari nama Omar Khayyam. Segitiga Pascal pertama kali diketahui dari sebuah buku karya Yang Hui yang ditulis pada tahun 1261, salah seorang ahli matematika Dinasti Sung yang termasyhur.
Namun, sebenarnya segitiga tersebut telah dibahas dalam buku karya Al Kashi yang disebut dengan Segitiga Khayyam. Dan kita semua tahu bahwa ilmu di Cina dan Persia itu sudah tua. 
Sedangkan segitiga Pascal yang dibahas oleh Peter Apian, seorang ahli Aritmatika dari Jerman baru diterbitkan pada 1527. Sehingga bisa disimpulkan bahwa Segitiga Khayyam muncul terlebih dulu sebelum segitiga Pascal.


Sumber :
http://www.suaramedia.com
http://en.wikipedia.org

Tuesday, January 22, 2008

My Son Will be Born Tomorrow

Judul artikel yang tepat adalah "My son will be born tomorrow..!!!".

22 Januari 2008
Mudik Mendadak
Ya, harusnya diberi tanda seru. Pasalnya, pagi dini hari aku mendapat telp dari istriku bahwasanya, tanggal 23 Januari 2008 akan melahirkan anak secara cesar, dan tidak boleh diundur lagi, karena bisa membahayakan janin.

Jadinya tanggal 22 Januari 2008, pukul 06.30 aku segera berangkat ke kantor bukan untuk bekerja, tapi untuk minta ijin (on leave) kepada atasan. Beruntung asisten managerku, yaitu pak Nasar Buntu Laulita, meskipun terkenal keras dan tegas tapi sebenarnya hatinya baik memberiku ijin. Dan managerku yaitu pak Febri Rozi Satriadi juga memberikan ijin kepadaku.

Sehingga pukul 08.00 aku segera menuju rumah dan lanjut naik taxi ke bandara Hang Nadim. Di bandara aku mencari tiket di loket yang ada di bandara. Penerbangan yang langsung ke Surabaya tidak ada. Yang paling cepat adalah harus transit ke Jakarta. Bungkus. Tanpa ba bi bu langsung aku beli tiketnya.

Pukul 10.40, pesawat take off, dan 1 jam yaitu tepatnya pukul 11.47 berselang pesawat sudah mendarat di Jakarta. Pukul 12.43 sambil menunggu pesawat jam 1 siang, aku sempatkan diri makan rawon yang ada di bandara.

Pukul 13.38, pesawat tujuan Surabaya akan take off, aku pun berjalan menuju pesawat dan tepat pukul 14.01 pesawat terbang. Dan tidak sampai 1 jam, yaitu pukul 14.59 pesawat sudah landing di Juanda.

Sesampai di rumah Surabaya, aku bersama istriku berkemas-kemas dan pukul 19.10 kita berangkat ke rumah sakit Siti Hajar Sidoarjo, yaitu tepat pada pukul 20.00. Perjuangan belum berakhir karena harus mengurus administrasi untuk kamar pra-operasi, dan pasca persalinan.

Dan pukul 23.00 sudah kelar, dan sebelum tidur aku sempatkan makan nasi goreng dulu karena kelaparan tiada tara.


23 Januari 2008
Cesar Surgery
Pukul 06.46, istriku telah siap dan mulai memasuki ruangan operasi, dimana direncanakn tepat pukul 07.30 akan dimulai operasi cesar.

Pukul 08.08, akhirnya putra pertamaku lahir di dunia dengan selamat. Kita beri nama Rafa. Rafa termasuk bayi yang jarang menangis untuk ukuran bayi seumur dia. Tidak terlalu rewel, tapi dari bayi sudah terlihat sekali mempunyai nafsu makan yang tinggi yaitu terlihat jika saat minum ASI.


24 Januari 2008
Alhamdulillah pukul 10.11, istriku pulih dari operasi cesar dan sudah boleh memasuki kamar pasca persalinan.

26 Januari 2008
Dan akhirnya pada tanggal ini, kita sudah diperbolehkan untuk check out dari rumah sakit.