Tuesday, January 22, 2008

My Son Will be Born Tomorrow

Judul artikel yang tepat adalah "My son will be born tomorrow..!!!".

22 Januari 2008
Mudik Mendadak
Ya, harusnya diberi tanda seru. Pasalnya, pagi dini hari aku mendapat telp dari istriku bahwasanya, tanggal 23 Januari 2008 akan melahirkan anak secara cesar, dan tidak boleh diundur lagi, karena bisa membahayakan janin.

Jadinya tanggal 22 Januari 2008, pukul 06.30 aku segera berangkat ke kantor bukan untuk bekerja, tapi untuk minta ijin (on leave) kepada atasan. Beruntung asisten managerku, yaitu pak Nasar Buntu Laulita, meskipun terkenal keras dan tegas tapi sebenarnya hatinya baik memberiku ijin. Dan managerku yaitu pak Febri Rozi Satriadi juga memberikan ijin kepadaku.

Sehingga pukul 08.00 aku segera menuju rumah dan lanjut naik taxi ke bandara Hang Nadim. Di bandara aku mencari tiket di loket yang ada di bandara. Penerbangan yang langsung ke Surabaya tidak ada. Yang paling cepat adalah harus transit ke Jakarta. Bungkus. Tanpa ba bi bu langsung aku beli tiketnya.

Pukul 10.40, pesawat take off, dan 1 jam yaitu tepatnya pukul 11.47 berselang pesawat sudah mendarat di Jakarta. Pukul 12.43 sambil menunggu pesawat jam 1 siang, aku sempatkan diri makan rawon yang ada di bandara.

Pukul 13.38, pesawat tujuan Surabaya akan take off, aku pun berjalan menuju pesawat dan tepat pukul 14.01 pesawat terbang. Dan tidak sampai 1 jam, yaitu pukul 14.59 pesawat sudah landing di Juanda.

Sesampai di rumah Surabaya, aku bersama istriku berkemas-kemas dan pukul 19.10 kita berangkat ke rumah sakit Siti Hajar Sidoarjo, yaitu tepat pada pukul 20.00. Perjuangan belum berakhir karena harus mengurus administrasi untuk kamar pra-operasi, dan pasca persalinan.

Dan pukul 23.00 sudah kelar, dan sebelum tidur aku sempatkan makan nasi goreng dulu karena kelaparan tiada tara.


23 Januari 2008
Cesar Surgery
Pukul 06.46, istriku telah siap dan mulai memasuki ruangan operasi, dimana direncanakn tepat pukul 07.30 akan dimulai operasi cesar.

Pukul 08.08, akhirnya putra pertamaku lahir di dunia dengan selamat. Kita beri nama Rafa. Rafa termasuk bayi yang jarang menangis untuk ukuran bayi seumur dia. Tidak terlalu rewel, tapi dari bayi sudah terlihat sekali mempunyai nafsu makan yang tinggi yaitu terlihat jika saat minum ASI.


24 Januari 2008
Alhamdulillah pukul 10.11, istriku pulih dari operasi cesar dan sudah boleh memasuki kamar pasca persalinan.

26 Januari 2008
Dan akhirnya pada tanggal ini, kita sudah diperbolehkan untuk check out dari rumah sakit.