Wednesday, December 31, 2014

Pengalaman Membayar Pajak STNK

Jadi apa kegiatanmu menjelang akhir tahun 2014? Liburan bersama keluarga? Menghabiskan waktu dengan hobi? Hang out dengan teman-teman? Boleh, semua boleh. Tapi jangan lupa tunaikan terlebih dahulu semua kewajiban yang ada dan tersisa di tahun 2014 sebelum memasuki tahun 2015.


Dan kewajiban yang tersisa dari aku adalah membayar pajak STNK sepeda motor L 5000 NT. Jatuh temponya sebenarnya pada bulan November 2014 lalu, tapi karena lupa, jadinya telat 1 bulan lebih.

Tapi beruntung, ada kabar gembira lagi Pajak Kendaraan Bermotor akan ada pemutihannya. Waahh… pasti banyak yang nunggu saat-saat tersebut ya. Terutama bagi pemilik kendaraan roda dua yang dianggap mewakili rakyat kecil.

Gubernur Jawa Timur Pak Karwo telah mengeluarkan Pergub No. 78 tahun 2014 yang intinya untuk memberikan keringanan dan pembebasan pajak daerah yang dimulai dari 1 Desember 2014 – 28 Februari 2015. Pergub tersebut mengatur pembebasan bagi bunga Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) atas kendaraan kedua (BBN II) dan seterusnya untuk kendaraan roda dua, tiga dan kendaraan plat kuning.

Jadi buat yang berdomisili di Jawa Timur silahkan jangan sia-siakan kesempatan ini mulai 1 Desember 2014 sampai 28 Februari 2015 akan ada pemutihan untuk kendaraan roda dua, roda tiga dan kendaraan plat kuning.

Cara membayar pajak STNK sebenarnya bisa di ATM, Samsat Keliling, Samsat Drive Thru dan tentunya di Kantor Samsat. Biasanya aku membayar pajak STNK di Samsat Drive Thru, sore hari menjelang malam hari sepulang kerja. Tapi hari ini mumpung liburan aku ingin mencoba membayar pajak STNK di Kantor Samsat.

Jadi tanggal 31 Desember 2014, aku sempatkan waktu untuk membayar pajak STNK sepeda motor di Samsat Kedung Cowek, Surabaya. Aku berangkat pukul 07.50, sampai di Samsat pukul 08.10, baru sampai di tempat parkir aku sudah didatangi calo yang niatnya mau membantu mengurus pembayaran pajak STNK, dia hanya minta biaya Rp 10.000, tapi aku tolak dengan halus.

Lalu bagaimana cara membayar pajak STNK dengan baik dan benar? Berikut aku gambarkan perjalananku saat membayar pajak STNK kendaraan di Samsat Kedung Cowek.

1. Loket Pengambilan Formulir
Ambil dan isi formulir permohonan perpanjang STNK di loket pertama tempat pengambilan formulir. Lengkapi formulir dengan lampiran berkas yang dibutuhkan. Berkas yang harus dilampirkan:
a. STNK Asli
b. KTP asli sesuai nama di STNK

2. Loket Pendaftaran
Serahkan berkas permohonan perpanjang Pajak STNK tersebut ke Loket Pendaftaran.

3. Loket Kasir
Serahkan slip pembayaran dan bayar biaya pajak ke loket Kasir.

4. Loket Pengambilan STNK
Serahkan bukti pembayaran ke loket Pengambilan STNK. Lalu ambil STNK baru anda yang telah diperpanjang satu tahun ke depan ke loket Pengambilan STNK.

Gampang dan cepat, selesai pada pukul 08.20, artinya keseluruhan proses aku saat membayar STNK hanya 10 menit. Ya benar hanya 10 menit.

Ini kesempatan yang tidak boleh dilewatkan, karena jika kita kena denda lumayan juga. Untuk mengetahui biaya dan bagaimana perhitungan denda pajak karena keterlambatan membayar STNK serta istilah yang tercantum di STNK plus perhitungan pajaknya, silahkan disimak keterangan dibawah ini:

1. BBN KB (Bea Balik Nama kendaraan bermotor). Besarnya 10% dari harga kendaraan (off the road) atau harga faktur untuk kendaraan baru, dan bekas (second) sebesar dua pertiga Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

2. PKB. Besarnya 1,5% dari nilai jual kendaraan dan bersifat menurun tiap tahun, karena penyusutan nilai jual.

3. SWDKLLJ (Sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan). Sumbangan ini dikelola oleh Jasa Raharja.

4. BIAYA ADM (Biaya administrasi): Untuk kendaraan baru tidak dikenakan dan apabila ganti pelat nomor (5 tahun sekali) atau balik nama dikenai biaya ADM.

5. Denda Pajak Kendaraan Bermotor : Apabila jatuh tempo masa berlaku STNK belum melakukan perpanjangan maka akan dikenai denda PKB dan denda SWDKLLJ.

Perhitungan Denda PKB: 25 % per tahun
Terlambat 3 bulan = PKB x 25% x 3/12
Terlambat 6 bulan = PKB x 25% x 6/12
Denda SWDKLLJ : besarnya Rp 32.000 untuk roda 2 dan Rp 100.000 untuk roda 4.

Contoh: Anda punya sepeda motor dan terlambat bayar 6 bulan. Jumlah PKB tertera di STNK Rp 232.000 dan SWDKLLJ Rp 35.000. Maka Anda dikenakan denda keterlambatan sebesar (Rp 232.000 (PKB) x 25% x 6/12 ) + Denda SWDKLLJ (Rp 32.000) = Rp 61.000.

Sehingga, total yang harus dibayar sebesar adalah Rp 232.000 (PKB) + Rp 35.000 (SWDKLLJ) + Rp 61.000 (denda) = Rp 328.000.


Lalu bagaimana dan berapa biaya penerbitan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)
A. Kendaraan bermotor roda 2, roda 3, atau angkutan umum Per Penerbitan Rp 50.000
B. Kendaraan bermotor roda 4 atau lebih Per Penerbitan Rp 75.000
C. Pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) per pengesahan/Tahun Rp 0


Sumber :
http://rideralam.com
http://otomotif.kompas.com
https://id-id.facebook.com/notes/ntmc-korlantas-polri
https://id-id.facebook.com/DivHumasPolri
http://www.mitrasamsat.com

Monday, December 29, 2014

Liburan ke Surabaya Carnival Night Market

Sebenarnya kedua anakku sudah menginginkan ke Surabaya Carnival Night Market sejak liburan panjang Lebaran yang kebetulan berbarengan dengan liburan sekolah. Namun dikarenakan sudah direncanakan liburan lebaran adalah perjalanan mudik ke Jember dan Yogyakarta sehingga niat ke Surabaya Carnival Night Market diurungkan.

Dan akhirnya pada liburan sekolah kali ini yang juga bertepatan dengan liburan Natal dan tahun baru 2015, akhirnya niat jalan-jalan ke Surabaya Carnival Night Market dapat terwujud.

Dari rumah ke Surabaya Carnival Night Market hanya berjarak sekitar 15 km dan hanya ditempuh dalam waktu 20 menit via jalan tol. Kita berangkat dari rumah pukul 15.50, dan sampai di Surabaya Carnival Night Market sekitar pukul 16.10, dimana jam buka Surabaya Carnival Night Market adalah pukul 16.00



Pertama kita harus membayar tiket masuk sebelum masuk ke Surabaya Carnival Night Market. Sebelumnya tentu saja membayar uang parkir kendaraan sebesar Rp 5000 per kendaraan.

Nah, jika hanya ingin membayar tiket masuk maka uang yang harus dikeluarkan adalah Rp 25.000, namun masih harus membayar tiket tiap wahana, yang besarnya sekitar Rp 10.000, Rp 15.000 sampai Rp 20.000 per wahana.

Namun kita juga bisa memilih tiket terusan, dengan cukup membayar Rp 120.000 kita bisa masuk sekaligus masuk ke semua wahana. Akhirnya aku memilih tiket terusan, karena setelah berdiskusi dengan kedua anakku, mereka ingin masuk ke semua wahana yang ada.


Wahana pertama yang terdekat dengan pintu masuk Surabaya Carnival Night Market adalah Galeri Suroboyo (1). Disini kita akan bisa melihat kota Surabaya dari pojok ke pojok. Benar-benar Suroboyo tenan.






Wahana berikutnya adalah Rumah Kinclong (2), awalnya kita akan masuk ruangan penuh lampu kerlap-kerlip, kemudian kita masuk keruangan lain lagi yang penuh cermin, dan seterusnya, jadi mirip labirin, tapi lebih simpel dan tidak membingungkan.


Kemudian tidak jauh dari situ, ada wahana Art and Wax House (3). Sebelum kita melihat patung lilin yang sangat mirip dengan tokoh-tokoh dunia yang terkenal ala Madame Taussad, kita akan disuguhkan dengan ilusi optik berupa lukisan di dinding dan lukisan di lantai, disini sangat seru untuk difoto dan diabadikan.

















Wahana selanjutnya adalah  kereta gantung (4), disini kita bisa keliling Surabaya Carnival Night Market dan melihat hampir keseluruhan wahana yang ada di Surabaya Carnival Night Market dari ketinggian.





Pukul 17.00 waktunya istirahat sebentar dan selfie dulu.


Sambil duduk istirahat sambil melihat anak-anak yang tidak mengenal kata lelah mencoba wahana di depan Toys Kingdom (5).




Dan wahana yang paling cocok untuk anak-anak kecil adalah di Toys Kingdom ini, selain arena permainan di tempat indoor yang sangat luas ini, juga adalah sarana belajar sambil bermain yang tentunya sangat disukai oleh anak-anak.
















Ternyata di Toys Kingdoms tidak hanya anak-anak saja yang suka, orang tua dan orang dewasa pun juga bisa berfoto-foto ria.




Di depan wahana Toys Kingdom terdapat mainan favorit anak-anak, yaitu apalagi kalau bukan bom bom car (6).




Nah, bagi yang ingin menikmati indahnya keseluruhan wahana di Surabaya Carnival Night Market bisa menikmatinya dengan naik kereta api yang disediakan oleh Surabaya Carnival Night Market.




Pukul 18.30, waktunya makan malam, disini banyak tempat kuliner dan foodcourt yang harganya cukup terjangkau, jadi jangan khawatir karena tidak bakal menguras isi dompet.


Setelah perut terisi waktunya antri untuk naik Ferrish Wheel (7). Antiannya cukup panjang, tapi dengan perut terisi kenyang maka antri panjang pun tidak masalah. Lebih seru jika naik Ferrish Wheel di malam hari. Karena kita bisa melihat kota Surabaya lebih asyik.







Selesai wahana Ferrish Wheel lalu kita berjalan-jalan menikmati taman dengan seribu lampu di Lampion KBS (8), dimana banyak lampu-lampu yang menyerupai hewan-hewan di Kebun Binatang Surabaya.






Ternyata baterai anak-anak masih belum habis, mereka minta bermain di Arena Dolanan, di sana mereka minta naik Komedi Putar Carousel (9).



Setelah naik Komedi Putar Carousel, anak-anak masih ingin mencoba sensasi nonton bioskop 4D (10) yang juga disediakan oleh Surabaya Carnival Night Market. Cuman untuk disini antriannya juga cukup panjang. Sekitar pukul 21.00 kita akhirnya bisa masuk untuk melihat film 4D dengan judul Drakula, hiii....


Eits, ternyata anak-anak masih belum capek, juga. Mereka masih minta naik wahana mirip Komedi Putar Carousel, yang ini namanya adalah Kocar-Kacir (11).


Dan akhirnya baterai mereka hampir habis juga. Dan kali ini kita pergi ke foodcourt yang lain lagi untuk menikmati hidangan sebagai peganjal perut.


Masih banyak lagi sebenarnya wahana yang belum kita naiki dan kita coba. Bukan hanya karena masalah waktu saja, namun juga karena faktor usia bagi anak-anak, jadi wahana lain yang tak kalah seru dan tak kalah menantang cukup kita foto saja.