Tuesday, February 3, 2015

Antara Kupu-Kupu dan Ngengat

Ngengat adalah serangga yang berhubungan dekat dengan kupu-kupu dan kedua-duanya termasuk ke dalam Ordo Lepidoptera. Pada kenyatannya, kupu-kupu adalah kelompok kecil yang muncul dari "ngengat".


Perbedaan Kupu-kupu dan Ngengat

Kupu-kupu
Antena kupu-kupu berukuran panjang dan berbentuk melingkar di bagian pucuknya.
Kupu-kupu beristirahat atau hinggap dengan menegakkan sayapnya.
Kupu-kupu biasanya memiliki warna yang indah cemerlang.
Kupu-kupu umumnya aktif di waktu siang (diurnal)
Sedangkan bentuk kepompong kupu-kupu lebih halus, rumit, dan tidak memiliki penutup sutera.
Jumlah spesies kupu-kupu hanya 6% - 11% dari ordo Lepidoptera.
Kupu-kupu terbesar di dunia ditemukan di Papua Nugini yang memiliki ukuran sayap 11 inci.
Kupu-kupu terkecil di dunia ditemukan di kawasan Amerika Utara dan Afrika yang berukuran 1/4 - 1/2 inci.

Ngengat
Antena ngengat berbulu dan bergerigi.
Ngengat hinggap dengan membentangkan sayapnya.
Ngengat mempunyai sayap yang cenderung gelap, kusam atau kelabu.
Ngengat kebanyakan aktif di waktu malam (nocturnal).
Ngengat biasanya membuat kepompong yang terbuat dari sutera.
Spesies ngengat lebih banyak daripada kupu-kupu, spesies ngengat mendominasi 89% - 94%.
Ngengat terbesar berasal dari spesies atlas (saturniidae) dengan ukuran sayap mencapai 12 inci.
Sedangkan untuk ukuran sayap terkecil berasal dari keluarga ngengat pygmy (nepticulidae) dengan ukuran 3/32 inci.


Sumber :
http://id.wikipedia.org
http://farof.blogspot.com

Monday, February 2, 2015

Antara Buaya dan Alligator


Alligator
Alligator lebih memilih habitat air tawar.
Alligator cenderung menghindar ketika bertemu dengan manusia.
Warna alligator kebanyakan kehitaman atau abu-abu.
Alligators memiliki moncong yang lebih luas berbentuk ‘U’.
Pada alligator, rahang atas lebih besar dibanding rahang bawah sehingga ketika mengatup, rahang atas menutup sepenuhnya rahang bawah sehingga tidak ada gigi yang mencuat keluar.

Buaya 
Buaya lebih suka hidup di air payau atau air asin.
Buaya akan menyerang siapapun yang berada di dekatnya.
Buaya berwarna hijau zaitun atau coklat.
Moncong buaya lebih sempit dan berbentuk ‘V’.
Rahang atas dan rahang bawah buaya relatif sama sehingga ketika mulutnya mengatup akan nampak gigi yang mencuat di sela-sela rahang.
Buaya menggunakan kelenjar garam untuk membuang kelebihan garam dari tubuh.


Sumber :
http://www.amazine.co
http://id.wikipedia.org

Sunday, February 1, 2015

Antara Katak (Frog) dan Kodok (Toad)


Katak (bahasa Inggris: frog) 
Hewan ampibi bernama katak mempunyai ciri bertubuh pendek, gempal atau kurus, berpunggung agak bungkuk, berkaki empat dan tak berekor (anura: a tidak, ura ekor). Katak umumnya berkulit halus, lembap, dengan kaki belakang yang panjang.
Beberapa jenis katak seperti sawah, katak hijau, dan katak totol diperdagangkan dagingnya untuk dikonsumsi. Pada bagian jari–jarinya terdapat selaput yang dapat berfungsi untuk berenang dan menempel pada pohon. Katak lebih mudah kita temukan pada wilayah berair seperti sungai, rawa, danau, dan persawahan.

Kodok alias bangkong (b. Inggris: toad) 
Sedangkan hewan ampibi kodok atau bangkong mempunyai ciri berkulit kasar berbintil-bintil sampai berbingkul-bingkul, kerapkali kering, dan kaki belakangnya sering pendek saja, sehingga kebanyakan kurang pandai melompat jauh.
Bentuk jari kodok seperti cakar yang berfungsi untuk menggali. Kodok biasanya hidup pada tempat–tempat tertentu seperti di sekitar rumah, dan kayu lapuk.


Sumber :
http://id.wikipedia.org
http://alamendah.org
http://www.teruskan.com