Senja mulai turun ketika badan ini akhirnya dihempaskan ke jok mobil untuk membawa pulang setelah perjalanan dari luar kota. Ditemani suara angin dan mendung yang menggantung di langit kelabu sambil melamun di persimpangan antara melepaskan yang sudah lama digenggam, atau tetap bertahan meski hatinya mulai letih.
Bukan keputusan ringan.
Karena apa yang dulu menghangatkan kini mulai terasa hampa.
Dalam diam, semua ditimbang antara rasa takut, kehilangan, dan penyesalan. Melepaskan bukan berarti menyerah. Namun bertahan pun bukan berarti lemah. Ini saatnya agar kita berani jujur pada apa yang kita rasakan.
Terdengar sayup sayup lagu di radio mobil.
It's weighin’, weighin' on me
Don't wanna wake up in the mornin'
Chris Brown - Undecided
Lagu dari Chris Brown yang berjudul Undecided menemani selama awal perjalanan. Lagu "Undecided" adalah lagu R&B dan pop. Yang unik dan terasa sangat familiar adalah karena dalam lagu ini berisi sampel singel penyanyi R&B Amerika Shanice tahun 1991 yang berjudul "I Love Your Smile".
Langsung aku beralih, dari radio mobil ke smartphone untuk memutar lagu "I Love Your Smile" dari Shanice.
Time came and showed me your direction
Now I know, I'll never ever go back
Shanice - I Love Your Smile
Langkah pertama bukan memilih, tapi memahami.
Bimbang itu manusiawi — dan tak ada keputusan yang benar, kecuali yang kita ambil dengan hati yang jujur dan penuh tanggung jawab.
Setelah beberapa kali mendengar lagu "Canon in D Major", rasanya tidak asing seperti sudah mendengar lagu tersebut berulang kali sebelumnya. Lebih tepatnya beberapa lagu sebelumnya. Dan salah satu yang terngiang di kepala adalah lagu Maroon 5 - Memories yang sudah disaksikan sebanyak 981M views sejak 4 tahun lalu.
Dan bukan Maroon 5 - Memories ini saja.
Kemiripan lagu Maroon 5 - Memories dengan "Canon in D Major" diulas dengan detail dalam akun video youtube David Bennett Piano dengan judul 14 Songs That 'Rip Off' Classical Music.
Pada intinya kedua lagu tersebut terlihat mirip karena progresi chord yang digunakan pada lagu tersebut sama. Pada dasarnya chord adalah gabungan beberapa nada (3 sampai 5) yang dibunyikan bersama atau dipetik berurutan (apergio).
Dan setidaknya ada 21 lagu yang seperti itu, seperti yang diluas oleh David Bennett kembali pada youtube David Bennett Piano yang berjudul 21 Songs that use Pachelbel's Canon chord progression.
Untuk lebih jelasnya, kita bisa mempelajari dari Eka Gustiwana dari akun youtubenya yang berjudul KENAPA LAGU2 INI NADANYA GAK ASING? INI DIA RAHASIANYA, dimana dalam video tersebut, Eka Gustiwana menjelaskan bahwa progresi chord lagu Canon in D - Pachelbel yang digunakan pada lagu-lagu (baik dari dalam maupun luar negeri) yang menggunakan progresi chord yang sama dengan progresi chord Canon in D tersebut.
Awalnya aku mendengar “Canon in D” dalam versi rock. Lagunya yang sederhana namun begitu ikonik, indah, rileks, dan mudah diingat. Sehingga tidak heran lagu ini sering dipakai untuk mengiringi prosesi pernikahan sebagai soundtrack. Padahal sejatinya Lagu “Canon in D” termasuk lagu klasik.
“Canon in D Major” digubah oleh Johann Christoph Pachelbel, seorang komponis Barok yang lahir pada tanggal 1 September 1653 di kota Nuremberg negara Jerman. Johann Pachelbel telah menciptakan musik kurang lebih sebanyak 500 karya musik klasik telah lahir dari buah pemikirannya sendiri.
Lalu mengapa lagu klasik Canon in D karya Pachebel yang sedianya dimainkan dengan piano namun bisa digubah ke gitar elektrik menjadi tetap keren?
Gitar dan Piano adalah alat musik "Melodis"yang memiliki irama dan nada yang teratur. Kedua alat musik tersebut memiliki kemiripan karakteristik pada not diatonik (do - re - mi - fa - sol - la - si - do). Dimana 7 notasi solfège ini seperti kata Franciszek Meninski dalam Thesaurus Linguarum Orientalum (1680) dan J. B. Laborde dalam Essai sur la Musique Ancienne et Moderne (1780), berasal dari suku kata Arab درر مفصّلات Durar Mufaṣṣalāt atau Du Rar Mu Fa Sa Lat ("Permata Terpisah"), yang berasal dari huruf dāl, rā’, mīm, fā’, ṣād, lām, tā.
Canon in D Major sekitar tahun 1680. Sejarah Canon in D sempat terlupakan selama hampir 300 tahun, hingga pada akhirnya karya klasik ini untuk pertama kalinya diperkenalkan kepada publik oleh Gustav Beckmann pada tahun 1919.
Kata Canon merujuk pada salah satu cara atau teknik dalam memainkan irama musik di mana sekumpulan nada akan di ulang secara terus menerus berdasarkan pada interval – interval tertentu. Dalam kata lain, Canon adalah musik dengan karakteristik pengulangan atau peniruan nada.
Lagu “Canon in D” kerap digunakan untuk iklan dan soundtrack film.
Dan juga sering di-cover oleh seniman musik lalu diupload di youtube. Seperti lagu Fur Elise in Different Tastes - Maan Hamadeh, (Aug 8, 2014) dimana dalam video youtube tersebut Maan Hamadeh bermain piano musik Fur Elise saat beberapa orang menunggu pesawat di bandara.
Dan begitu pula lagu Canon in D Major, contohnya adalah salah satunya adalah di video akun youtube Julien Cohen, seorang pianist (Aug 28, 2023).
Saat weekend waktu yang tepat untuk relax dan istirahat. Tidak perlu pergi jauh untuk healing, karena healing bisa dilakukan di rumah. Tinggal siapkan ruangan khusus ditemani secangkir kopi dan buku untuk dibaca.
Tidak perlu menunggu hari Sabtu, aktivitas ini dimulai sejak Jumat sore hingga Minggu malam. Friday is freeday. Ini bukan tentang 4 Hari Kerja karena Jumat adalah hari libur lho ya.
Untuk menambah suasana santai, kita bisa sambil mendengarkan musik. Terutama lagi lawas atau lagu nostalgia yang terkasang masih diputar di televisi dan radio. Kita pun bisa mendengarkan via akun Youtube atau aplikasi streaming musik lainnya. Dengan mudahnya akses berkat internet pada era sekarang, generasi saat ini juga bisa mengakses lagu tembang kenangan nostalgia zaman orang tua terdahulu.
Melodi yang khas dari musik era tahun 80an dan 90an serta liriknya yang dalam membuat lagu-lagu tersebut lestari dan abadi hingga kini. Meskipun dianggap sebagai lagu lawas, tapi masih banyak penikmat musiknya sebab memiliki kenangan tersendiri.
Meskipun zaman telah berbeda, lagu-lagu Indonesia tahun 80-an dan 90-an telah memberikan inspirasi kepada musisi dan lagu Indonesia masa kini. Selain sukses memberikan inspirasi, lagu-lagu tersebut juga memiliki kualitas yang terbaik pada masanya.
Karakteristik unik dari lagu pada masa tersebut tidak membuat kita jenuh untuk mendengarkannya hingga sekarang.
Siang hari sewaktu perjalanan naik mobil sambil mendengarkan radio dilantunkan lagu asyik ini dengan lirik yang mudah dicerna. Setelah mencari di google, ketemu di youtube. Lagu tersebut berjudul Cold Heart yang dinyanyikan oleh Elton John dan Dua Lipa.
Lagu Cold Heart ini merupakaan kolaborasi lintas generasi yang diproduseri oleh PNAU, yaitu trio EDM asal Australia yang sering membuat remix beberapa lagu musisi lain dan sempat merilis sebuah album remix bersama Elton John, “Good Morning to the Night” pada tahun 2012 lalu.
Cold Heart ini merupakan sebuah mash up dari lagu ‘Kiss The Bride’, ‘Where’s the Shoorah?’, ‘Sacrifice’ dan ‘Rocketman’ yang digabungkan dan dipadukan dengan musik Electronic Dance Music (EDM).. Dua Lipa sendiri menyanyikan bagiannya di lagu ‘Rocketman’.
Kolaborasi ini terjadi secara online, karena adanya lockdown, dan dirilis pada bulan Agustus 2021 lalu lewat berbagai platform seperti Spotify, Itunes Music, dan Youtube.
Lirik dari lagu Cold Heart (Elton John ft Dua Lipa), sebagai berikut:
It’s a human sign
When things go wrong
When the scent of her lingers
And temptation’s strong
Cold, cold heart
Hardened by you (oh)
Some things lookin’ better, baby
Just passin’ through (no, no, no, no, no)
And I think it’s gonna be a long, long time
‘Til touchdown brings me ‘round again to find
I’m not the man they think I am at home
Oh no, no, no
And this is what I should have said
Well I thought it, but I kept it hid
Cold, cold heart
Hardened by you (oh)
Some things lookin’ better, baby
Just passin’ through (no, no, no, no, no)
And I think it’s gonna be a long, long time
‘Til touchdown brings me ‘round again to find
I’m not the man they think I am at home
Oh no, no, no (no, no, no, no, no)
And this is what I should have said
Well I thought it, but I kept it hid
Cold, cold heart (oh)
Hardened by you
Some things lookin’ better, baby (oh)
Just passin’ through (no no, no, no, no)
And I think it’s gonna be a long, long time
‘Til touchdown brings me ‘round again to find
I’m not the man they think I am at home
Oh no, no, no (no, no, no, no, no)
And this is what I should have said (and I think it’s gonna be a long, long time)
(‘Til touchdown brings me ‘round again to find)
Well I thought it, but I kept it hid (I’m not the man they think I am at home)
(Oh no, no, no) (no, no, no, no, no)
Sugar 4x (oh)
Itu adalah tanda manusia
Ketika ada yang salah
Saat aromanya tetap ada
Dan godaannya kuat
Dingin, hati yang dingin
Dikeraskan olehmu (oh)
Beberapa hal terlihat lebih baik, sayang
Hanya lewat (tidak, tidak, tidak, tidak, tidak)
Dan saya pikir itu akan menjadi waktu yang sangat lama
Sampai akhir membawa saya berputar lagi untuk menemukan
Saya bukan pria yang mereka pikir saya di rumah
Oh tidak, tidak, tidak
Dan inilah yang seharusnya saya katakan
Yah saya pikir itu, tapi saya menyembunyikannya
Dingin, hati yang dingin
Dikeraskan olehmu (oh)
Beberapa hal terlihat lebih baik, sayang
Hanya lewat (tidak, tidak, tidak, tidak, tidak)
Dan saya pikir itu akan menjadi waktu yang sangat lama
Sampai akhir membawa saya’ berputar lagi untuk menemukan
Saya bukan pria yang mereka pikir saya di rumah
Oh tidak, tidak, tidak (tidak, tidak, tidak, tidak, tidak)
Dan inilah yang seharusnya saya katakan
Yah saya pikir itu, tapi saya menyembunyikannya
Dingin, hati yang dingin (oh)
Dikeraskan olehmu
Beberapa hal terlihat lebih baik, sayang (oh)
Hanya lewat (tidak tidak, tidak, tidak, tidak)
Dan saya pikir itu akan menjadi waktu yang sangat lama
Sampai akhir membawa saya’ berputar lagi untuk menemukan
Saya bukan pria yang mereka pikir saya di rumah
Oh tidak, tidak, tidak (tidak, tidak, tidak, tidak, tidak)
Dan inilah yang seharusnya saya katakan (dan saya pikir ini akan menjadi waktu yang sangat lama)
(Sampai akhir membawa saya’ berputar lagi untuk menemukan)
Yah saya pikir itu, tapi saya menyembunyikannya (saya bukan orang yang mereka pikir saya di rumah)
Jadi lagu ini tentang seseorang yang sedang bertengkar dengan pasangannya akan tetapi tetap bisa menikmati hidupnya dan tetap selow menjalani hidupnya dengan gaya & santai.
Tondu’ Majâng adalah lagu berbahasa Madura yang diciptakan oleh R. Amiruddin Tjitraprawira, yang bercerita tentang kehidupan masyarakat pesisir Madura yang berprofesi sebagai nelayan. Dimana kehidupan nelayan sangat keras karena harus berhadapan dengan banyak mara bahaya di laut (atemmo bhâbhâjâ).
Mereka juga harus mempertaruhkan nyawa (abhândhâ nyabâ) untuk menghidupi keluarga yang ditinggalkan di rumah. Kadang untuk mendapat tangkapan ikan yang banyak mereka harus tinggal berhari-hari di perahu sehingga mereka menjadi terbiasa dengan laut dan mengandalkan ombak sebagai bantal dan angin sebagai selimut mereka (abhântal ombâ’ sapo’ angèn salanjhânga).
Nelayan banyak sekali hambatannya
Dapat dikatakan bekerja bermodalkan nyawanya
Ole...olang paraona alajârâ Ole...olang alajârâ ka Madhurâ
Ole....olang, perahunya akan berlayar
Ole....olang akan berlayar ke Madura
Selain lagu Ole Olang, ada lagu Madura lainnya yang cukup terkenal juga, yaitu Lir Sa’alir. Liriknya adalah sebagai berikut :
Lir sa’alir lirsa’alir alirkung Kan akowak èpakaje Ma’ ta’ rèngsa sè nyarè Lir sa’alir lirsa’alir alirkung Rèng ta’ kowat ja’ akarjâ Ma’ ta’ sossa budhi arè Lir sa’alir lirsa’alir alirkung Ka gunong ngala’ nyorowan Kopè bella kabâdhâ’â Lir sa’alir lirsa’alir alirkung Pèkkèr bhingong ta’ karowan Napè’ bula katambhâ’â Lir sa’alir lirsa’alir alirkung Ngala’ bâddhâ ben-saromben Nyambi padhi ghân sakessè Lir sa’alir lirsa’alir alirkung Dika jâgâ ja’ ban-aban Duli mandhi ma’lè berrsè Lir sa’alir lirsa’alir alirkung Ngènjhâm buku pas pabâli Sè andhi’ ma’ ta’ seddhi Lir sa’alir lirsa’alir alirkung Sabbhân lagghu dika mandi Ja’ loppa ngossowè gigi Lir sa’alir lirsa’alir alirkung Mon tegghâl bâdhâ atoghu Ba’na èntar mon kacapo’ Lir sa’alir lirsa’alir alirkung Lamon bâ’na ngèdhing laggu Duli jhâghâ mokka’ sapo’ Lir sa’alir lirsa’alir alirkung Molong tarnya’ èkaghângan Ngèbâ kaju ghân saso’on Lir sa’alir lirsa’alir alirkung Aghâbbhâsân katèdungan Bhântal gulung pas èsoson Lir sa’alir lirsa’alir alirkung Lambajung bâddhâi kessè E attassa ètopoè Lir sa’alir lirsa’alir alirkung Mon terro romana bersè Tanto bhâi èsapoè Lir sa’alir lirsa’alir alirkung Mon ka tegghâl ngebâ ladding Sè ta’ parlo pas èpoger Lir sa’alir lirs’aalir alirkung Samarèna pas ka jeddhing Terros mandhi ma’lè seggher
Terjemahan bebas lirik diatas sebagai berikut :
berteriak kuat-kuat
mencari biar tak penat
kalau tak mampu jangan dipaksakan mengadakan perhelatan
agar tak susah di hari kemudian
ke gunung mengambil tawon (lebah)
botol pecah adanya
pikiran bingung tak karuan
bagiku apakah obatnya
Lirik yang cukup sederhana, namun mengandung nilai-nilai kearifan yang sangat tinggi, yaitu tentang nasehat kepada seseorang tanpa melukai perasaan yang dinasehati. Nasehatnya adalah agar semua orang berbuat sesuai dengan kemampuan.
Jangan pernah mempunyai keinginan ingin lebih dibandingkan dengan orang lain, baik dalam bentuk organisasi, perkumpulan, maupun pengajian.
Jangan pernah memaksakan diri dengan meniru orang lain termasuk di bidang finansial atau materi, seperti yang termaktub dalam kalimat, “Rèng ta’ kowat ja’ akarja, ma’ ta’ sossa budhi arè”. (kalau tak mampu jangan dipaksakan mengadakan perhelatan / agar tak susah di hari kemudian).
Jangan sok gengsi. Umumnya karena gengsi, seseorang nekat berhutang hanya untuk memuaskan nafsu ingin dipuji, padahal secara materi tidak mampu sehingga akan mendapatkan kesusahan di kemudian hari.
“//Lir sa’alir lirsa’alir alirkung / Ka gunong ngala nyarowan / Kope bella kabadha’an / Lir sa’alir lirsaalir alirkung / Peker bengong ta’ karowan / Nape bula katamba’a //. (//ke gunung mengambil tawon (lebah) / botol pecah adanya / pikiran bingung tak karuan / bagiku apakah obatnya//)
Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Tondu%27_Maj%C3%A2ng
https://www.kompasiana.com/adijaya/55103455813311ab36bc627a/nilai-nilai-edukatif-dalam-syair-lir-sa-alir
Sejak duduk di bangku SD, kita mengenal 7 notasi atau tangga lagu atau solfège yaitu do, re, mi, fa, sol, la, dan ti. Ada 2 teori tentang asal usul solfège, yang pertama adalah berasal dari The Hymn of St. John yang ditulis oleh Paulus Diaconus pada abad ke-8.
Kemudian yang kedua, diusulkan oleh Franciszek Meninski dalam Thesaurus Linguarum Orientalum (1680) dan kemudian oleh J. B. Laborde dalam Essai sur la Musique Ancienne et Moderne (1780), adalah bahwa suku kata berasal dari sistem solmisasi Arab درر مفصّلات Durar Mufaṣṣalāt atau Du Rar Mu Fa Sa Lat ("Permata Terpisah"), yang berasal dari huruf dāl, rā’, mīm, fā’, ṣād, lām, tā.
Jean Benjamin de La Borde, seorang ilmuwan dan komponis Perancis dari abad ke-18 atau pada tahun 1780 La Borde menulis buku berjudul Essai sur la Musique Ancienne et Moderne. Dalam buku tersebut secara alfabet menyebut notasi solmisasi mi fa shad la sin dal ra yang diciptakan oleh sarjana Muslim.
Notasi abjad Arab ini ditransliterasikan oleh ilmuwan Eropa ke dalam bahasa latin dan diklaim sebagai himne untuk St. Yohanes. La Borde melakukan penelitian dengan cara membanding-bandingkan notasi Guido of Arezzo dengan notasi abjad Arab.
Pada abad ke-8, di Arab sudah bermunculan beberapa ahli musik. Antara lain Ishaq al-Mawsili (wafat 850) dan Ibn al Farabi (872-950). Ishaq al-Mawsili telah memperkenalkan sistem notasi musik dalam bukunya Book of Notes and Rhythms dan Great Book of Songs yang terkenal di dunia barat.
Al-Mawsililah adalah orang yang pertama kali menuliskan Durar Mufassalat dalam buku Book of Notes and Rhythms tersebut.
Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Solmisasi
http://anginsegar.com/271/
Sumber foto :
https://blog.drooble.com/how-did-music-notes-get-their-names/
Belum 1 bulan lagu Lathi dari Weird Genius yang berkolaborasi bersama penyanyi Sara Fajira mendadak booming dan viral. Lagunya unik campuran dari elemen tradisional dengan lagu tekno modern.
Begitu pula dengan lirik dari lagunya, yang mayoritas lagu bahasa Inggris namun terdapat 2 baris berbahasa Jawa, yaitu 'Kowe ra iso mlayu saka kesalahan Ajining diri ana ing lathi' .
Lirik Jawa yang digunakan juga terinspirasi dari pepatah Jawa kuno, yaitu "Ajining diri ono ing lathi, ajining rogo soko busono", yang mempunyai arti "harga diri seseorang dari lidahnya (omongannya), dan harga diri badan dari pakaian."
Dimana lathi ini artinya adalah lidah.
Dan akhirnya pada bulan Juli, nama Weird Genius terpampang di gedung Billboard Times Square, New York, Amerika Serikat. Ini merupakan ganjaran terbesar dan tertinggi bagi band tersebut. Weird Genius adalah grup musik EDM dan synthpop yang terbentuk sejak 2016 dan merilis lagu pertama mereka di 2017 dengan judul DPS.
Di tempat ini
Di tempat pertama aku menemukan mu
Kembali kudatangi tempat ini
Tapi ku dengan yang lain
Samar kudengar
Suara yang selalu kukenal itu suaramu
Kau terlihat bahagia bersamanya
Dia kekasihmu yang baru
Aku pun terdiam
Saat gadis kecil berlari ke arahmu
Gadis kecil yang miliki mata indah
Persis seperti matamu
(Dan kau pun tersenyum)
Aku pun tersenyum
Dan kugenggam tangan wanita di sampingku
(Dan kau genggam tangannya, dan kau genggam tangannya)
Dan berkata lirih di dalam hati (lirih hati)
Tentang semua ini
Andai dulu kau tak pergi dari hidupku
Takkan mungkin kutemui cinta yang kini ku miliki
Cinta yang menerima kekurangan
Dan merubah caraku memandang dunia
Andai dulu ku paksakan terus bersama mu
Belum tentu kisah kita berdua berakhir bahagia
Kisah yang mendewasakan kita berdua
Meski lewat luka...
Satu hal yang kini aku mengerti
Meski berat bibir ini mengucap
Akan selalu ada kata selamat
Dalam setiap kata selamat tinggal
Andai dulu kau tak pergi dari hidupku (dari hidupku)
Takkan mungkin kutemui cinta yang kini ku miliki (ku miliki)
Cinta yang menerima kekurangan
Dan merubah caraku memandang dunia
Andai dulu ku paksakan terus bersama mu (untuk terus bersamamu)
Belum tentu kisah kita berdua berakhir bahagia
Kisah yang mendewasakan kita berdua
Meski lewat luka (meski lewat luka)
(Meski lewat luka...)
Satu hal yang kini aku mengerti
Meski berat bibir ini mengucap
Akan selalu ada kata selamat
Dalam setiap kata selamat tinggal
Selamat tinggal (selamat tinggal)
Samar kudengar
Di tempat ini
Suara yang selalu ku kenal, itu suaramu
Di tempat pertama aku menemukanmu
November Rain adalah lagu rock balada epik yang dirilis oleh Guns N' Roses pada Juni 1992, dengan durasi yang cukup panjang yaitu 8 menit dan 57 detik. Kisah di balik video klip November Rain adalah Axl Rose menikahi pacarnya, Stephanie Seymour.
Dalam pernikahan tersebut anggota band Guns N' Roses hadir. Namun tiba-tiba datang hujan badai sehingga pesta pernikahan menjadi porak poranda. Di akhir cerita Stephanie meninggal sehingga membuat Axl terluka, duduk tersimpuh disamping peti mati menangisi kepergian kekasihnya.
Di balik kisah lagu November Rain terdapat pada lirik "And it's hard to hold a candle, In the cold november rain,", yang bisa diartikan bisa diartikan sulitnya menggenggam cinta bila yang dicintai tak membalasnya. Jadi lagu November Rain merupakan lagu tentang cinta yang tak terbalas.
Lagu November Rain cukup rancak karena terdapat perubahan tempo dan akor yang semakin tinggi di akhir lagu. Konon lagu November Rain versi aslinya berdurasi 25 menit, kemudian disunting menjadi 8 menit 59 detik.
Tidak heran karena konon Axl Rose menulis November Rain pada tahun 1983 sebelum membentuk Guns N’ Roses. Saat Axl menemui piano di hotel atau di tempat lainnya, dia selalu memainkan (November Rain). Namun menurut Axl lagu tersebut belum selesai. Dan seperti yang ditulis sebelumnya bahwa lagu November Rain akhirnya selesai pada tahun 1992.
Akhirnya sah lagu November Rain mejadi potret hati melankolis bintang rock, Axl Rose. Disisi garang cenderung urakan, Axl menyimpan kisah pedihnya cinta yang tertuang lewat lirik melankolis November Rain.
Sekaligus lagu November Rain menjadi potret masa emas Guns N’ Roses, yaitu personel pada waktu itu menampilkan permainan gitar dari Slash dan Izzy Stradlin, iringan bass dari Duff McKagan dan juga Dizzy Reed mengisi keyboard. Dan tentunya jangan lupa ketukan drum oleh Matt Sorum yang memainkan fill drum yang sama tiap 4 bar (tepatnya 23 kali!).
Belum cukup itu saja, konon Axl Rose juga menjadi penata musik handal, dimana aransemen orkestra dikerjakan sendiri memanfaatkan teknologi penghasil suara sintetis via syntesizer.
Sumber :
http://hiburan.metrotvnews.com/read/2014/11/20/321150/november-rain-hujan-air-mata-dari-gnr
https://supermusic.id/supernews/superbuzz/track-november-rain-lebih-dari-sekedar-kisah-melankolis-
Sumber foto :
https://www.deviantart.com/roelworks/art/November-Rain-144620485
Begitu banyak bunga di tamanku
Selalu menanti saat untuk dipetik
Ada yang merah dan ada yang putih
Kuning dan ungu, beragam warnanya
Beragam warnanya
Tuhan tolonglah aku
Beri satu petunjuk
Aku ingin bahagia
Tunjukkanlah yang indah
Untuk diriku ini
Untuk selama-lamanya
Satu bunga yang indah
Mama-papa mohon nilai rangkaian
Rangkaian bunga
Aku mohon restumu
Bila nanti ada yang tak berkenan
Katakan saja
Aku selalu mendengar
Tuhan tolonglah aku
Beri satu petunjuk
Aku ingin bahagia
Tunjukkanlah yang indah
Untuk diriku ini
Untuk selama-lamanya
Satu bunga yang indah
Satu bunga yang indah
Banyak bunga layu
Sebelum berkembang
Ada yang terindah
Tapi wanginya tak selalu
Seindah bentuknya
Malahan mungkin durinya
Menusuk hatiku
Lukai cintaku
Tapi kuyakin nanti
Ada satu untukku
Harumi hari
Mengharumi hari
Tuhan tolonglah aku
Beri satu petunjuk
Aku ingin bahagia
Pilihkanlah yang indah
Untuk diriku ini
Untuk selama-lamanya
Satu bunga yang indah
Tuhan tolonglah aku
Beri satu petunjuk
Aku ingin bahagia
Pilihkanlah yang indah
Untuk diriku ini
Untuk selama-lamanya
Satu bunga yang indah
Satu bunga yang indah
Lagu Deen Assalam awalnya dinyanyikan oleh penyanyi muda dari tanah Arab, Sulaiman Al Mughni.
Lagu Deen Assalam (Agama Perdamaian) dinyanyikan kembali oleh grup Gambus Sabyan. Grup Musik Sabyan Gambus mulai dikenal publik karena sering membawakan lagu-lagu islami ataupun sholawat nabi, baik dengan menyanyikan ulang (cover) ataupun menyanyikan karya baru.
Vokalisnya adalah Nissa Sabyan atau Khoirunnisa adalah penyanyi muslimah yang tergabung dalam grup musik Sabyan Gambus. Selain suara emas dari Nissa, lagu Deen Assalam mengandung pesan kuat yang terkandung dalam liriknya.
Lagu ini dirilis tepat pada tanggal 17 Mei 2018, atau sekitar 4 hari setelah peristiwa yang memilukan di Surabaya. Sehingga setidaknya mampu menyejukkan hati yang sempat panas.
Lirik lagu
Deen Assalam
Kalla hadzil ard mataqfii masahah
Lau na’isibila samahah
Wanta’ayasna bihab
Lutudiqal ardi naskan kalla qalb
Abtahiyyat wabsalam
ansyuru ahlal kalam dzainuddin yahtiram
Abmahabbat wabtisam
ansyuru bainil anam hadahu din assalam
“Agama Perdamaian”
Seluruh bumi ini akan terasa sempit
Jika hidup tanpa toleransi
Namun jika hidup dengan perasaan cinta
Meski bumi sempit, kita akan bahagia
Melalui perilaku mulia dan damai
Sebarkanlah ucapan yang manis
Hiasilah dunia dengan sikap yang hormat
Dengan cinta dan senyuman
Sebarkanlah di antara insan
Inilah Islam agama perdamaian
Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Nissa_Sabyan
http://bangka.tribunnews.com/2018/06/08/tak-hanya-karena-suara-emas-nissa-sabyan-lagu-deen-assalam-jadi-viral-ada-pesan-ini-di-dalamnya?page=all.
https://goingtojannah.wordpress.com/2016/11/05/bukti-islam-mengajarkan-perdamaian-bahkan-di-dalam-peperangan/
Menjelang pagi hari selepas makan sahur, ada tontonan menarik sambil beraktivitas menunggu pagi daripada menunggu pagi sambil tidur. Tontonan menarik tersebut adalah 'The Journey of A Backpacker', yaitu program yang mengupas sejarah sejumlah masjid.
Dimana setiap masjid punya cerita masing-masing, termasuk masjid yang terkait dengan penyebaran Islam di tanah Jawa. Selain itu juga ada juga masjid tempat menggelorakan perjuangan bangsa Indonesia. Masjid bisa dikupas menjadi menarik karena bukan cuma arsitektur tapi juga dari sisi histori, yaitu bagaimana membina lingkungan sangat inspiratif.
The Journey of A Backpacker terdiri dari 30 episode, artinya terdapat lebih 30 masjid yang ditempuh selama 20 hari dengan total jarak yang dilintasi adalah 2.800km. Sebagai host dari The Journey of A Backpacker adalah penyanyi religi asal Maryland, Amerika Serikat berdarah Mesir, Raef Haggag.
Selain tayangannya yang menarik, yang tak kalah asyik adalah soundtrack dari The Journey of A Backpacker. Single Islami berjudul 'Tala al Badru' dinyanyikan oleh Raef bersama d'Masiv. Jika mendengar lagu tersebut, telinga kita rasanya tidak asing, ya benar, karena lagu tersebut sebenarnya adalah lagu shalawat yang sudah ada ribuan tahun, hanya dibawakan dengan versi sekarang.
Tala'a Al Badru
(d'Masiv Feat. Raef)
Tala'al badru 'alayna
Min thaniyyati'l wada
Wajaba shukru 'alayna
Ma da'a lillahi daa
Ma da'a lillahi daa
Oh bulan purnama telah datang
Terang dari bukit Wada
Kami semua bersyukur dan bahagia
Utusan Allah ditengah kita
Kekasih Allah disekitar kita
Ayyuhal mab'uthu feena
Ji'ta bil amril mutaa'
Ji'ta sharraftal madinah
Marhaban ya khaira daa'
Marhaban ya khaira daa'
Ya habibi ya Rasulullah
Habibi ya Nabi Allah
Habibi ya Rasulullah
Habibi ya Nabi Allah
You're the sun you're the moon
You're light a part life
Engkaulah cahaya hati kami
Wahai kekasih wahai Rasul
Wahai kekasih wahai Rasul
Tala'al badru 'alayna
Min thaniyyati'l wada
You have brought to this city nobleness
Welcome best caller to the way!
Engkaulah penuntun kami
Sumber :
https://en.wikipedia.org/wiki/Raef_(singer)
https://hot.detik.com/music/3223544/rian-dmasiv-duet-single-islami-bareng-raef
https://www.wowkeren.com/lirik/lagu/d_masiv/tala-a-al-badru-feat-raef-.html
http://www.pikiran-rakyat.com/hidup-gaya/2016/06/02/raef-berkeliling-30-masjid-dalam-program-journey-backpacker-370602
Sumber foto :
http://www.nu.or.id/post/read/69356/masyarakat-jember-sesaki-masjid-berburu-lailatul-qadar
Grammy Awards berasal dari kata Gramophone Awards merupakan penghargaan yang diberikan oleh National Academy of Recording Arts and Sciences di Amerika Serikat untuk menghargai prestasi di bidang industri musik.
Acara Grammy Awards pertama diadakan pada tanggal 4 Mei 1959 di Los Angeles. Namun baru pada tahun 1971 acara Grammy Awards ditayangkan di stasiun televisi. Piala Grammy Award mempunyai berat lebih dari dua kilogram ini dibuat dari metal khusus yang disebut grammium.
Peraih Grammy Award tertua yaitu Pinetop Perkins di usia 97 tahun, dan yang termuda yaitu LeAnn Rimes di usia 14 tahun.
Salah satu kategori dari penghargaan Grammy Award adalah Song of the Year. Berikut adalah daftar Song of the Year tersebut.
Year WorkPerforming artist(s)
1959"Volare" Domenico Modugno
1960"The Battle of New Orleans"Johnny Horton
1961"Theme of Exodus"Instrumental (Various artists)
1962"Moon River" Henry Mancini
1963"What Kind of Fool Am I?"Sammy Davis, Jr.
1964"Days of Wine and Roses" Henry Mancini
1965"Hello, Dolly!"Louis Armstrong
1966"The Shadow of Your Smile"Tony Bennett
1967"Michelle"The Beatles
1968"Up, Up, and Away" The 5th Dimension
1969"Little Green Apples"O.C. Smith
1970"Games People Play"Joe South
1971"Bridge over Troubled Water" Simon & Garfunkel
1972"You've Got a Friend"James Taylor & Carole King
1973"The First Time Ever I Saw Your Face" Roberta Flack 1974"Killing Me Softly with His Song" Roberta Flack
1975"The Way We Were"Barbra Streisand
1976"Send in the Clowns"Judy Collins
1977"I Write the Songs"Barry Manilow
1978"Evergreen (Love Theme from A Star Is Born)" /Barbra Streisand / "You Light Up My Life" (Tie)Debby Boone
1979"Just the Way You Are" Billy Joel
1980"What a Fool Believes" The Doobie Brothers
1981"Sailing" Christopher Cross
1982"Bette Davis Eyes" Kim Carnes
1983"Always on My Mind"Willie Nelson 1984"Every Breath You Take"The Police
1985"What's Love Got to Do with It" Tina Turner 1986"We Are the World" Michael Jackson / USA for Africa
1987"That's What Friends Are For"Dionne Warwick & Friends
1988"Somewhere Out There"Linda Ronstadt & James Ingram
1989"Don't Worry, Be Happy" Bobby McFerrin
1990"Wind Beneath My Wings" Bette Midler
1991"From a Distance"Bette Midler
1992"Unforgettable" Natalie Cole with Nat King Cole 1993"Tears in Heaven" Eric Clapton 1994"A Whole New World"Peabo Bryson & Regina Belle
1995"Streets of Philadelphia"Bruce Springsteen 1996"Kiss from a Rose" Seal
1997"Change the World" Eric Clapton
1998"Sunny Came Home" Shawn Colvin 1999"My Heart Will Go On" Celine Dion
2000"Smooth" Santana featuring Rob Thomas 2001"Beautiful Day" U2
2002"Fallin'"Alicia Keys
2003"Don't Know Why" Norah Jones
2004"Dance with My Father"Luther Vandross
2005"Daughters"John Mayer 2006"Sometimes You Can't Make It on Your Own"U2
2007"Not Ready to Make Nice" Dixie Chicks
2008"Rehab" Amy Winehouse 2009"Viva la Vida"Coldplay
2010"Single Ladies (Put a Ring on It)"Beyoncé
2011"Need You Now" Lady Antebellum
2012"Rolling in the Deep" Adele
2013"We Are Young"Funfeaturing Janelle Monáe
2014"Royals"Lorde
2015"Stay with Me" (Darkchildversion) Sam Smith 2016"Thinking Out Loud"Ed Sheeran 2017"Hello" Adele 2018 "That's What I Like"Bruno Mars
Sumber :
https://en.m.wikipedia.org/wiki/Grammy_Award_for_Song_of_the_Year
https://id.wikipedia.org/wiki/Penghargaan_Grammy
https://edition.cnn.com/2018/01/28/entertainment/grammy-awards-winners/index.html
https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20150207122222-227-30339/16-fakta-grammy-awards-yang-wajib-diketahui
Ben adalah judul lagu sekaligus judul album kedua dari Michael Jackson yang dirilis tanggal 4 Agustus 1972. Lagu ini merupakan termasuk genre love song atau balada yang mendayu-dayu. Lebih tepatnya mengisahkan tentang sebuah persahabatan sejati.
Sahabat yang diceritakan ini merupakan sosok yang tidak diingankan oleh siapapun. Dan hanya 1 orang yang sanggup untuk menerima kehadirannya sehingga terdapat relasi yang saling membutuhkan. Dan akhirnya mereka bukanlah lagi dua tokoh aku dan kamu, melainkan satu, yaitu kami.
Banyak teman yang datang, tetapi banyak pula yang pergi. Relasi pertemanan juga tak jarang dipenuhi dengan luka dan sakit hati. Ada relasi pertemanan yang menyakiti ketimbang membangun dan memberikan inspirasi.
Itu merupakan hal yang tersirat dalam lagu Ben, namun hal yang tersurat sebenarnya cukup sederhana, dimana dalam kehidupan pribadi Michael kecil, Ben adalah seekor tikus putih kesayangan Michael kecil.
Ben sebagai sahabat Michael kecil, adalah satu-satunya tempat Michael untuk curhat. Michael merasa bahwa Ben dan dirinya memiliki nasib yang sama sebagai pribadi yang terbuang, pribadi yang tidak diinginkan oleh siapapun.
Michael Jackson dalam kehidupan masa kecil begitu kelam dan pahit. Dimana sejak kecil, ia mendapatkan perlakuan yang sangat buruk dan tidak manusiawi dari sang ayah. Michale menjadi pribadi yang sepi, tertutup, dan paranoid.
"Ben"
Ben, the two of us need look no more
We both found what we were looking for
With a friend to call my own
I'll never be alone
And you my friend will see
You've got a friend in me
(You've got a friend in me)
Ben, you're always running here and there
(Here and there)
You feel you're not wanted anywhere
(Anywhere)
If you ever look behind
And don't like what you find
There's something you should know
You've got a place to go
(You've got a place to go)
I used to say "I" and "me"
Now it's "us", now it's "we"
I used to say "I" and "me"
Now it's "us", now it's "we"
Ben, most people would turn you away
I don't listen to a word they say
They don't see you as I do
I wish they would try to
I'm sure they'd think again
If they had a friend like Ben
(A friend)
Like Ben
(Like Ben)
Like Ben
Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Ben_(album)
http://paulherulirik.blogspot.co.id/2016/04/ben-teman-siapakah-teman.html
Tears in Heaven ditulis oleh Eric Clapton dan Will Jennings sebagai sountrack film Rush pada tahun 1991. Saat itu mereka menulis lagu berjudul 'Help Me Up' untuk lagu penutup. Kemudian Eric melihat suatu adegan di film untuk dibuatkan sebuah lagu dan ia berkata pada saya "Aku ingin menulis lagu tentang anakku".
Dibalik lagu Tears in Heaven dipersembahkan untuk anak Eric Clapton yaitu Conor Clapton. Dimana pada tanggal 20 Maret 1991, Conor Clapton berusia 4 tahun meninggal karena terjatuh dari jendela lantai 53 di apartemen New York City.
Kematian Conor menjadi kesedihan mendalam bagi Eric Clapton. Selama 9 bulan Eric diselimuti rasa duka yang mendalam dan ia tidak berkeinginan untuk tampil. Ketika dia kembali ke atas panggung, musiknya telah berubah menjadi lebih lembut, lebih kuat, dan lebih reflective.
"Tears In Heaven"
Would you know my name
If I saw you in heaven
Will it be the same
If I saw you in heaven
I must be strong, and carry on
Cause I know I don't belong
Here in heaven
Would you hold my hand
If I saw you in heaven
Would you help me stand
If I saw you in heaven
I'll find my way, through night and day
Cause I know I just can't stay
Here in heaven
Time can bring you down
Time can bend your knee
Time can break your heart
Have you begging please
Begging please
Beyond the door
There's peace I'm sure.
And I know there'll be no more...
Tears in heaven
Would you know my name
If I saw you in heaven
Will it be the same
If I saw you in heaven
I must be strong, and carry on
Cause I know I don't belong
Here in heaven
Cause I know I don't belong
Here in heaven
Konon pada tahun 2003, yaitu 12 tahun setelah kematian anaknya- Eric Clapton memutuskan untuk tidak menyanyikan lagi lagu Tears in Heaven tersebut karena dia sudah bisa merelakan dan mengikhlaskan kepergian anaknya. Eric Clapton menyatakan bahwa dia tidak ingin merasakan kesedihan lagi jika menyanyikan lagu tersebut.
Lagu Tears in Heaven sangat menyentuh hati setiap orang yang mendengarnya baik yang sudah mengetahui arti dari lagu ini maupun yang belum mengetahuinya. Sehingga Tears in Heaven sering dijadikan sebagai lagu untuk kemanusiaan seperti bencana alam atau kejadian lainnya dengan tujuan menggugah hati penduduk dunia atau sebatas untuk persaudaraan.
Sumber :
https://panjiploembond.blogspot.co.id/2011/11/kisah-dibalik-lagu-tears-in-heaven-eric.html?m=1
http://sheilafasius.blogspot.co.id/2013/07/kisah-dibalik-lagu-tears-in-heaven-eric.html
Film Thor : Ragnarok termasuk film yang dinanti-nanti. Bukan saja keseruan dari filmnya. Tapi juga saat nonton film di bioskop sebelumnya, selalu sebelum film diputar ditampilkan cuplikan atau iklan film Thor : Ragnarok.
Mulai dari sejak awal tahun 2017, yaitu mulai dari nonton film The Lego Batman Movie (Februari 2017), Logan (Maret 2017), Kong : Skull Island (Maret 2017), Beauty & the Beast (Maret 2017), The Fate of Furious (April 2017), Guardians of the Galaxy Vol. 2 (April 2017), Wonder Woman (Mei 2017), Transformers: The Last Knight (Juni 2017), Spider-Man: Homecoming (Juli 2017) dan Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 2 (September 2017).
Yang sukses menjadi penasaran adalah lengkingan suara dari soundtrack film Thor : Ragnarok. Cukup khas yang terdengar menyayat di telinga dan dihati. Mencerminkan film yang ditonton.
Setelah usai nonton film Thor : Ragnarok, aku baru tahu ternyata soundtrack lagu film tersebut diisi oleh legenda band rock cadas, yaitu Led Zeppelin. Hmm, makanya mantap sekali.
Melihat kondisi di Indonesia melalui media online cukup mengejutkan dan mengagetkan. Banyak diwarnai oleh emosi dan amarah. Saya tidak akan membahas obyek yang menjadi fokus emosi dan amarah. Namun kita coba lihat dari sisi subyeknya, yaitu kita sendiri.
Ya, sebisa mungkin kita mencoba mencari dan membuat cahaya kecil yang dapat menerangi kegelapan yang melanda, daripada diam diri dan hanya mengumbar amarah akan kondisi yang melanda.
Jika pun tidak bisa melakukan sesuatu yang kecil, setidaknya kita dapat meredam amarah kita sendiri. Seperti lagu dari Musikimia yang berjudul Redam.
Redam
Musikimia
begitu mudahnya memancing kemarahan
hanya karena salah paham
kita boleh berbeda, kita memang tak pernah sama
meskipun berbeda tapi kita harus tetap utuh
redam semua amarahmu
jangan sampai kau ditaklukkan dengan nafsumu sendiri
tolong tahan emosimu
tak perlu diungkapkan dengan kekerasan
dan cobalah hadapi dengan hati yang dingin
begitu indahnya perbedaan
bila kita bisa merangkai berjuta nada menjadi melodi
kita bebas berpendapat
kita bisa bicara apa saja tanpa saling menyakiti, saling memahami
redam semua amarahmu
jangan sampai kau ditaklukkan dengan nafsumu sendiri
tolong tahan emosimu
tak perlu diungkapkan dengan kekerasan
dan cobalah hadapi dengan hati yang dingin, hati yang dingin
redam semua amarahmu
jangan sampai kau ditaklukkan dengan nafsumu sendiri
tolong tahan emosimu
tak perlu diungkapkan dengan kekerasan
redam amarahmu
redam semua amarahmu
jangan sampai kau ditaklukkan dengan nafsumu sendiri
Lagu Kirana di-compose oleh Ahmad Dhani Prasetyo & Erwin Prasetya tahun 1995, yang konon pembuatan lagu ini memakan waktu kira-kira 2.5 tahun untuk dibuat dari awal sampai komplit.
Kirana melawan tradisi ritme musik pop, dimana biasanya lagu pop memiliki 4 chords, dengan lirik sama yang diulang-ulang.
Lagu ini dimainkan pada kunci C, tapi bisa menyambung ke Eb dan Bb, mirim dengan musik jazz, namun bukan sekedar lagu jazz, lebih tepatnya lagu pop yang memiliki ritme unorthodox, sehingga terdengar sangat eksotis.
Mahakarya lagu ini secara simpel diinterpretasi sebagai kisah seorang arjuna dalam pencarian cinta.
Dalam videoklip diceritakan Kirana di khayangan sebagai reinkarnasi dari Dewi Ratih (dewi cinta) yang terjun dari dunia khayangan, ke dunia manusia.
Dunia manusia yang loneliness, hampa kurang kasih sayang baik kasih sayang eros, atau kasih sayang storge (keluarga) dan kemudian Kirana mengakhirinya dengan memanahkan anak panahnya kepada manusia di dunia untuk menyembuhkan.
Manusia yang rindu kasih sayang.
Dimana kasih sayang yang besar sebenarnya didapatkan dari orangtua, keluarga.
Mirip dengan kisah tentang anak broken home yang kurang kasih sayang keluarga, yang kemudian berseru kepada sang dewi Kirana untuk memberinya cinta dan kasih sayang, yang mungkin bisa didapatkan dari pasangan.
Kirana
Dewa 19
Ku coba memahami tempatku berlabuh
Terdampar dikeruhnya satu sisi dunia
Hadir dimuka bumi tak tersaji indah
Ku ingin rasakan cinta
Lusuh lalu tercipta mendekap diriku
Hanya usung sahaja ku damba Kirana
Ratapan mulai usang nur yang kumohon
Ku ingin rasakan cinta
Manis seperti mereka
Ayah Bunda tercinta satu yang tersisa
Mengapa kau tiupkan nafasku kedunia
Hidup tak kusesali mungkin ku tangisi
Ku ingin rasakan cinta
Peluhku pun mengering menanti jawabmu
Takkan pernah usai cintaku padamu
Hanya kata yang lugas yang kini tercipta
Ku ingin rasakan cinta
Smakin jauh ku melangkah
Smakin perih jejak langkahku
Hariku pun semakin sombong
Meski hidup terus berjalan...terus berjalan
Kirana jamah aku jamahlah rinduku
Hanya wangi terurai yang dapat ku cumbu
Ayah Bunda tercinta satu yang tersisa
Mengapa kau tiupkan nafasku ke dunia
Hidup tak ku sesali mungkin ku tangisi
Ku ingin rasakan cinta
Manis seperti mereka
Tulus seperti adanya
Suci seperti dirimu
Ingin rasakan cintamu
Kirana jamah aku jamahlah rinduku
Takkan pernah usai cintaku padamu
Hanya kata yang lugas yang kini tersisa
Ku ingin rasakan cinta
Sumber :
https://www.ariefbaladewa.net/2017/01/kirana-bak-kisah-nyata-dalam-lagu-dewa.html
https://www.facebook.com/OB.BALADEWA/posts/makna-lagu-%E2%80%98kirana-dewa-19%E2%80%B2/501971283168048/