Tuesday, December 25, 2018

Backpacker Jember

1.920+40+2.200


Liburan menjelang Natal dan Tahun Baru cukup panjang. Selain perjalanan liburan ke Bandung dan ke Kudus, aku sempatkan liburan ke Jember, ke kampung halaman. Namun sayangnya aku sudah tidak punya halaman lagi, sehingga untuk mudik aku harus menginap di hotel. Hotel yang nantinya aku tempati adalah Hotel 88 atau dulunya Hotel Istana dan Hotel Mars.

Setiap orang asli jember pasti akan  mengenal yang namanya Hotel Mars. Hotel Mars dahulunya adalah hotel yang terkenal di daerah Jember. Hotel Mars Jember merupakan salah satu Daftar Hotel Murah Di Jember. Hotel Ini Berada di Jalan Diponegoro No. 43 Jember dengan nomor telpon 0331-487573.

Kemudian pada tahun 2011, hotel Mars direnovasi, menjadi Istana Hotel Jember yang berdiri pada tanggal 30 Mei 2011. Segala aspek berubah menjadi image hotel Mars yaitu berubah menjadi Luxury Hotel atau Business Hotel in town.

Istana Hotel Jember tidak hanya mencari tamu dari segmen pebisnis, namun juga wisatawan domestik dan mancanegara juga yang ingin berwisata di Jember.




Namun pada tahun 2017, Waringin Hospitality resmi membuka Hotel 88 di Kabupaten Jember Jawa Timur. Ini merupakan hotel yang ke 15 mereka, yaitu dengan hotel pertama berdiri tahun 2000 di Mangga Besar Jakarta.

Jejak hotel Mars sebagai hotel bersejarah terlihat dari ukuran ruang kamar yang luas, hotel berkapasitas terkecil saja, 32 M2, luas kamar ini setara hotel bintang empat, padahal untuk kamar hotel lain hanya sekitar 28 M2.


Perjalanan kali ini aku naik moda transportasi kereta api yang sangat nyaman dari tahun ke tahun. Kereta api yang aku naikin dari Stasiun Gubeng Surabaya adalah kereta api Logawa. Kereta ini datang di Surabaya pada pukul 15.11 dan berangkat dari Surabaya pada pukul 15.30.


Sebelum sampai ke stasiun Jember pada pukul 19.30, kereta api Logawa berhenti di stasiun sebagai berikut :
Stasiun Wonokromo 15.36 - 15.41
Stasiun Sidoarjo 15.57 - 16.03
Stasiun Bangil 16.25 - 16.30
Stasiun Pasuruan 16.47 - 16.50
Stasiun Probolinggo 17.33 - 17.42
Stasiun Klakah 18.17 - 18.21
Stasiun Jatiroto 18.42 - 18.44
Stasiun Tanggul 18.56 - 18.58
Stasiun Rambipuji 19.18 - 19.21


Begitu pula saat pulang aku juga menggunakan jasa transportasi kereta api lagi, yaitu kereta api Probowangi. Dimana dari stasiun Jember berangkat pukul 16.29 dan sampai di stasiun Sidoarjo pada pukul 20.34


Sumber :
https://aengaeng.com/2015/08/hotel-mars-jember/
http://riskydamayanti43.web.unej.ac.id/2015/04/19/tugas-msdm-matematika/
https://www.majalah-gempur.com/2017/07/waringin-hospitality-buka-hotel-88-di.html

Sunday, December 23, 2018

Ngurilingan Bandung (3)

Keliling-keliling Kota Bandung



Alun-alun kota Bandung
Hari ketiga sebelum kembali ke rumah, rencana kita akan menghabiskan waktu di Alun-Alun Bandung yang direnovasi terakhir pada tahun 2014 dan diresmikan oleh Wali kota Bandung, Ridwan Kamil, dengan taman seluas 1.200 meter persegi, berdiri di atap sebuah bangunan parkir dan dibungkus dengan rumput hijau sintetis.

Hamparan rumput sintetis bisa digunakan warga untuk bermain dan bercengkrama dengan keluarga. Corak yang digunakan pada rumput sintetis baru juga terlihat menarik dengan garis-garis diagonal. Yang menarik adalah meskipun taman rumput sintetis ini diguyur hujan deras, dengan sistem drainase yang baik air tak akan menggenang lama di atas rumput sintetis itu.



Jalan Asia Afrika
Di dekat alun-alun Bandung terdapat jalan Asia Afrika. Jalan Asia Afrika berada di jantung Kota Bandung, sebagai saksi konferensi yang bersejarah, yang mempertemukan 29 negara se-Asia dan Afrika pada 18-24 April 1955, yang digelar di Gedung Merdeka.

Disini juga akan dijumpai gedung-gedung peninggalan kolonial dan boleh dibilang pusat Kota Tua yang ada di Bandung.



Gedung Sate
Pertanyaan simple yang ditanyakan oleh anakku tapi pada saat itu aku masih belum punya jawabannya, yaitu mengapa gedung tersebut disebut dengan gedung sate? Gedung Sate disebut dengan nama tersebut adalah karena ciri khas ornamen tusuk sate pada menara sentral.

Ciri khas tersebut berupa ornamen 6 tusuk sate yang ada di atas menara sentral yang melambangkan 6 juta Gulden yang dipakai untuk membangun gedung berwarna putih ini pada masanya, yaitu saat dibangun pada tahun 1920, dan hingga saat ini berdiri kokoh dan berfungsi sebagai pusat pemerintahan kota Bandung.



Kartika Sari
Jam makan siang telah tiba, kita menuju Kartika Sari yang berada di daerah Dago. Dago adalah kelurahan di Kecamatan Coblong, Kota Bandung. Dago, dagoan berasal dari bahasa sunda yang artinya "menunggu", pada zaman dahulu pada masa penjajahan Belanda, penduduk di daerah utara Bandung memiliki kebiasaan untuk saling menunggu untuk pergi bersama-sama ke kota, yang mana pada masa itu, rute yang ditempuh menuju kota melewati daerah yang masih tergolong sepi dan rawan binatang buas.

Di sana terdapat toko Kue Kartika Sari yang merupakan toko kue di Bandung yang populer dan sangat ramai dikunjungi, konon oleh-oleh khas bandung ini telah dirintis sejak tahun 1970.



Kampus ITB
Setelah perut kenyang, saatnya perjalanan terakhir menuju Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara, namun sebelumnya kita akan menuju kampus ITB (Institut Teknologi Bandung). Kampus ITB terdiri dari 3 (tiga) lokasi, yaitu ITB-Ganesha, ITB- Jatinangor, dan ITB-Bekasi.

Dan kampus ITB yang kita tuju ini adalah kampus ITB-Ganesha, dimana sebelumnya bernama Technische Hoogeschool te Bandung yang berdiri sejak tahun 1920. Masuk di depan terdapat Taman Ganesha yang secara spasial merupakan bagian dari kampus ITB.


Dan akhirnya usai sudah perjalanan keliling kota Bandung. Pukul 14.30 kita sudah berada di Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara yang merupakan bandar udara internasional yang terletak di Jalan Pajajaran Nomor. 156, kelurahan Husen Sastranegara, kecamatan Cicendo, kota Bandung.

Berbeda saat berangkat yang memakan waktu hingga 14 jam 30 menit, perjalanan pulang ini ditempuh cukup singkat, yaitu berangkat pukul 17.50 tepat dan landing di Juanda pukul 18.50, dan kita sudah berada di taxi pukul 19.20 menuju rumah sesuai jadwal.


Next :
Ngurilingan Bandung (1) : Farmhouse Susu Lembang, Observatorium Bosscha dan Floating Market Lembang
Ngurilingan Bandung (2) : Graha Pos Indonesia, Cihampelas Walk, Teras Cihampelas

Previous :
Ngurilingan Bandung : Mutiara Selatan

Saturday, December 22, 2018

Ngurilingan Bandung (2)

Keliling-keliling Kota Bandung

Graha Pos Indonesia
Hari kedua di kota Bandung adalah acara inti dari perjalanan liburan ini, yaitu menghadiri pernikahan dari saudara, yaitu Reza Syahrizal Thalfah dan Hasbuna Kamila yang akan dilangsungkan di Graha Pos Indonesia, yang merupakan Bidang Usaha PT Pos Properti Indonesia terletak di Jalan Banda No. 30 Bandung 40115.

Lokasi Graha Pos Indonesia sangat strategis yaitu di Perempatan Jl. Riau dan Jl. Banda, tepatnya di jalan Banda No 30 dan di Jalan Riau / LLRE Martadinata 56 Bandung.



Cihampelas Walk
Selesai acara kita pergi ke Cihampelas Walk (Ciwalk), yaitu pusat perbelanjaan mewah di Kota Bandung yang telah berdiri sejak tahun 2004. Cihampelas Walk terletak di Jalan Cihampelas No 160, Cipaganti, Coblong Kota Bandung Jawa Barat.

Di Ciwalk juga terdapat CX Cihampelas Walk Extension yang terdiri dari butik, hotel, dan skywalk. Ciwalk extention merupakan terobosan baru yang akan hadir melengkapi kawasan belanja Cihampelas Walk.

Di dekat Ciwalk terdapat Teras Cihampelas atau Skywalk Cihampelas.



Teras Cihampelas
Teras Cihampelas merupakan obyek wisata yang satu ini menjadi skywalk pertama di Indonesia dengan konsep pedesterian, mirip dan serupa yang berada di New York, Amerika Serikat. Sehingga menjadikan Teras Cihampelas inovasi pembangunan dengan membuat jalur pejalan kaki di atas jalan. Salah satu cara juga untuk mengikis penggunaan jalan raya sebagai lapak jualan para pedagang.

Di teras Cihampelas kita akan menemukan beragam pedagang yang menjual souvenir khas Bandung dan berbagai makanan khas Bandung.


Next :
Ngurilingan Bandung (1) : Farmhouse Susu Lembang, Observatorium Bosscha dan Floating Market Lembang
Ngurilingan Bandung (3) : Alun-alun Bandung, Jalan Asia Afrika, Gedung Sate, Kartika Sari dan Kampus ITB

Previous :
Ngurilingan Bandung : Mutiara Selatan

Friday, December 21, 2018

Ngurilingan Bandung (1)

Keliling-keliling Kota Bandung


Farmhouse Susu Lembang
Farmhouse Susu Lembang berada di Jalan Raya Lembang No.108, Gudangkahuripan, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, yang dibuka pada bulan Juli 2015.

Disana kita dapat melihat eksotisnya taman bunga nan cantik dan indah di eropa yang dipadukan dengan bangunan klasik bercita rasa khas Eropa. Banyak spot wisata yang menarik untuk dijadikan obyek berfoto selfie dan instagramable.

Di Farmhouse Susu Lembang terdapat penyewaan gaun anggun khas Eropa zaman dulu. Cafe-café, toko kue yang ditata seperti di Eropa. Juga terdapat Gembok Cinta, rumah unik kurcaci atau hobbit.



Observatorium Bosscha
Observatorium Bosscha merupakan salah satu tempat yang ingin aku kunjungi sedari kecil. Saat akan menuju kesana aku membaca artikel bahwa Observatorium Bosscha buka untuk umum pada hari Sabtu saja. Sedangkan, untuk Selasa dan Jumat diperuntukkan bagi kunjungan sekolah, organisasi hingga instansi saja.

Karena hari ini adalah hari Jumat, bagiku tidak masalah, cukup berfoto dari luar saja sudah cukup. Namun beruntung ternyata saat itu ada rombongan sekolah, sehingga aku dan anak-anak bisa ikutan tur keliling Observatorium Bosscha.

Observatorium Bosscha merupakan satu-satunya observatorium besar di Indonesia, bersama dengan Program Studi Astronomi, FMIPA ITB, Observatorium Bosscha menjadi pusat penelitian, pendidikan, dan pengembangan ilmu Astronomi di Indonesia.

Tahun 2004, Observatorium Bosscha dinyatakan sebagai Benda Cagar Budaya oleh Pemerintah. Oleh karena itu, keberadaan Observatorium Bosscha dilindungi UU Nomor 2/1992 tentang Benda Cagar Budaya.

Observatorium ini dibangun pada masa kolonial Belanda sekitar tahun 1923-1928, meskipun begitu observatorium masih berfungsi normal untuk digunakan para peneliti untuk mempelajari segala sesuatu yang berkaitan dengan astronomi dengan teropong yang paling populer yaitu teropong bintang raksasa yang bernama teleskop ganda Zeiss.

Teleskop ini berada di dalam bangunan dengan atap kubah raksasa yang bisa dibuka tutup.



Floating Market
Floating Market berada di jalan Grand Hotel No. 33E, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Tiket masuk Rp 20.000 per orang

Setiap pembelian makanan yang dijual di atas perahu menggunakan koin, pecahan koinnya mulai yang terkecil yaitu 5.000, 10.000 dan 20.000. Tiket masuk bisa ditukarkan dengan minuman teh / kopi.

Floating Market atau pasar terapung di jalan Grand Hotel No. 33E, Lembang, Bandung. Pasar ini berada di atas air di atas perahu.

Tidak hanya pasar terapung, di Floating Market juga terdapat wahana untuk bermain Flying Fox,  kota mini, hingga miniatur kereta api. Wahana permainan miniatur kereta api meniru rute di Padalarang, lengkap dengan stasiun, kereta api, pemandangan sekitar rel kereta dan jembatan Cikubang.

Untuk wahan Kota Mini di Flaoting Market ini, mengusung konsep sebuah miniatur kota dengan design unik ala Eropa, mulai dari bangunan kantor polisi, baby care, Cafe, Farming Market, Bank, Rumah Sakit.

Dalam wahana Mirror Castle, kita memasuki ruangan penuh kaca. Misi kita adalah setelah masuk ke dalam kita mencari jalan keluar dengan dinding yang penuh kaca.

Selain itu juga ada wahana Fire Dept, disini kita bisa menjadi pemadam kebakaran yang sedang melakukan simulasi pemadaman api. Juga terdapat Rumah Gempa, dimana didalamnya kita bisa merasakan simulasi gempa yang terjadi.


Next :
Ngurilingan Bandung (2) : Graha Pos Indonesia, Cihampelas Walk, Teras Cihampelas
Ngurilingan Bandung (3) : Alun-alun Bandung, Jalan Asia Afrika, Gedung Sate, Kartika Sari dan Kampus ITB

Previous :
Ngurilingan Bandung : Mutiara Selatan

Thursday, December 20, 2018

Ngurilingan Bandung

Keliling-keliling Kota Bandung

Perjalanan liburan akhir tahun yang sedianya akan kita lakukan pada tanggal 20 Desember 2018 hingga 23 Desember 2018 ke kota Bandung, sudah kita rencanakan jauh-jauh hari, yaitu tepatnya tanggal 13 September 2018.

Agar menambah keseruan pengalaman selama perjalanan, sengaja kita berangkat melakukan perjalanan menggunakan transportasi darat yaitu kereta api sedangkan pulang perjalanan kita menggunakan transportasi udara yaitu pesawat terbang.

Namun karena untuk membeli tiket kereta api paling cepat adalah 90 hari atau 3 bulan sebelum, maka tanggal 13 September 2018 tersebut kita tidak bisa membeli tiket kereta api. Sehingga yang kita beli hanya kamar hotel.


Hotel yang kita pilih adalah hotel Promenade Cihampelas Bandung, yang beralamatkan di Jalan Cihampelas No. 119 - 121 , Cihampelas, Bandung. Dengan pertimbangan hanya 1 dari istri, yaitu dekat dengan pusat perbelanjaan, yaitu Cihampelas Walk Shopping Mall di Bandung. Saking dekatnya kita tidak perlu naik kendaraan, cukup jalan kaki selama 2 menit.

Selain dekat dengan Cihampelas Walk Shopping Mall, Hotel Promenade berjarak sekitar 30 menit berkendara dari Bandara Internasional Husein Sastranegara dan jika mau menuju Lembang dapat dicapai dalam 1 jam berkendara dari hotel.

Pada tanggal 21 September 2018, atau tepat 90 hari sebelum hari H, aku beli tiket kereta api Mutiara Selatan tujuan kota Bandung dari stasiun Sidoarjo seharga Rp 600.000 per tiket, dan pada tanggal 25 September 2018 beli tiket pesawat Citilink dari bandara Bandung (BDO) Husein Sastranegara menuju Surabaya (SUB) Juanda seharga Rp 400.000 per tiket.


Dan akhirnya hari yang ditunggu-tunggu tiba juga, pada hari Kamis, tanggal 20 Desember 2018. Berdasarkan jadwal kereta api Mutiara Selatan akan berangkat pukul 18.03, sehingga kami sekeluarga pukul 16.00 sudah bersiap-siap menuju stasiun Sidoarjo.

Stasiun Sidoarjo mempunyai singkatan SDA merupakan stasiun kereta api kelas I yang terletak di Lemahputro, Sidoarjo terletak pada ketinggian +4 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi VIII Surabaya.



Kereta api Mutiara Selatan adalah kereta api kelas Campuran yang dioperasikan PT Kereta Api Indonesia di Pulau Jawa dengan jurusan Bandung - Surabaya - Malang. Kereta Mutiara Selatan membawa kereta eksekutif dan bisnis dengan rangkaian KA Mutiara Selatan sebagai berikut :
1 Lokomotif CC 206 Dipo Induk BD atau Dipo Induk SDT
3 Kereta api Kelas Eksekutif (K1 BD)
1 Kereta Makan Pembangkit (MP1/KMP2/MP2)
4 Kereta api Kelas Bisnis AC (K2 BD)
2 Kereta Bagasi Hantaran Paket atau Barang (B BD)

Perjalanan akan ditempuh selama 14 jam 30 menit hingga nanti sampai di kota Bandung, yaitu sekitar pukul 08.33 baru sampai kota tersebut. Namun dikarenakan sesuatu hal kereta api mengalami keterlambatan sehingga baru sampai di stasiun Bandung pada pukul 9 lebih.

Di hari pertama di kota Bandung ini kita langsung melakukan perjalanan ke kota Lembang. Dengan 3 tempat wisata sekaligus yaitu Farmhouse Susu Lembang, Observatorium Bosscha dan Floating Market Lembang.

Next :
Ngurilingan Bandung (1) : Farmhouse Susu Lembang, Observatorium Bosscha dan Floating Market Lembang
Ngurilingan Bandung (2) : Graha Pos Indonesia, Cihampelas Walk, Teras Cihampelas
Ngurilingan Bandung (3) : Alun-alun Bandung, Jalan Asia Afrika, Gedung Sate, Kartika Sari dan Kampus ITB

Wednesday, December 12, 2018

Aquaman

Film AQUAMAN tayang perdana pada tanggal 12 Desember 2018 akan menguak lebih dalam soal kehidupan sebenarnya dari Arthur Curry. Arthur Curry atau Aquaman adalah separuh manusia separuh warga atlantis, yang enggan menjadi raja negara Atlantis.

Aquaman memiliki kekuatan super untuk mengendalikan unsur-unsur laut serta ahli menggunakan trident, senjata mirip tombak dengan tiga ujung runcing. Ia memiliki kemampuan memanipulasi ombak laut, berkomunikasi dengan hewan laut, berenang dengan kecepatan supersonic, dan memiliki kekuatan manusia super.


Arthur Curry adalah anak dari seorang penjaga mercusuar dan dewi laut dari kerajaan Atlantis, sehari-hari Arthur hidup sebagai manusia biasa di daratan. Arthur Curry dikisahkan sebagai hasil perkawinan dari bangsawan Atlantis bernama Atlanna dengan seorang pria merupakan manusia bernama Thomas Curry.

Aquaman setelah mengalahkan Steppenwolf, kemudian tetap menjadi pahlawan salah satunya saat menyelamatkan sebuah kapal selam Rusia dari tangan para perompak yang berusaha mengambil alih kapal selam tersebut.

Saat membebaskan kapal selam, Arthur berkelahi dengan Jesse dan David Kane. Saat perkelahian Jesse terjepit terpedo sehingga tidak bisa melarikan diri dari kapal selam yang hampir tenggelam. Arthur menolak menolong Jesse dan menyuruh David minta tolong pada lautan saja. Hasilnya, David menaruh dendam pada Arthur dan nantinya berubah menjadi Black Manta.

Aquaman kemudian bertemu kembali dengan perompak lautan tinggi Black Manta. Black Manta adalah pemburu harta karun yang kejam dan tentara bayaran tinggi dengan bakat untuk menciptakan inovasi teknologi yang mematikan.

Di samudera Orm berusaha menjalin kerjasama dengan Nereus, sang pemimpin suku Xebel. Dalam perundingan tersebut keduanya diserang oleh kapal selam manusia sehingga akhirnya mereka memutuskan untuk bersatu untuk melawan manusia.

Selain itu alasan Orm memerangi manusia adalah karena kaum Atlantis yang sudah muak dengan perilaku manusia mencemari lautan dengan limbah dan sampah.

Kemudian Arthur bertemu dengan Mera yang mengatakan kalau umat manusia dalam bahaya karena ambisi saudara tiri Arthur, Orm. Orm yang berusaha untuk menyatukan tujuh kerajaan dan melawan dunia permukaan. Orm Marius berusaha menjadi alter-ego Ocean Master.

Untuk itu Arthur kembali ke Atlantis bersama Mera. Mera merupakan seorang pejuang tangguh dan sekutu Aquaman. Mera juga adalah seorang prajurit dan putri Raja Nereus. Mera memiliki kekuatan hidrokinetik dan telepati yang memungkinkannya untuk mengendalikan lingkungan akuatiknya dan berkomunikasi dengan Atlantis lainnya.

Tujuan Arthur ke Atlantis adalah untuk merebut tahta demi menghindari perang antara dunia lautan melawan dunia daratan. Untuk itu Arthur berduel melawan adik tirinya yang saat ini menjadi raja. Dengan senjata trisula milik ibunya, Arthur melakukan pertandingan di arena Ring of Fire, saat akan kalah, Arthur diselamatkan oleh Mera.

Duel pertama kalah, kemudian untuk mengalahkan Orm, Arthur harus mendapatkan Trisula Atlantis Legendaris. Petunjuk pertama adalah mereka berdua harus pergi dengan membawa kunci rahasia ke tempat paling kering sedunia, gurun Sahara dimana dulunya adalah lautan.

Dari kerajaan di Sahara tersebut, kemudian mendapatkan kata sandi yang mengharuskan mereka berdua pergi ke Italia. Dari sana mereka mendapatkan petunjuk baru lagi agar pergi ke lautan, ke kerajaan yang telah punah.

Tanpa dinyana di dalam kerajaan dalam lautan yang telah punah tersebut Aquaman bertemu dengan ibunya kembali. Dan akhirnya Trisula yang dicari bisa didapatkan oleh Aquaman.

Dan dengan senjata Trisula Atlantis Legendaris ditangan, duel kedua Aquaman melawan Orm dimulai.

Hasilnya, bisa ditebak.


Sumber :
https://www.kapanlagi.com/showbiz/film/internasional/sinopsis-film-aquaman-aksi-jason-momoa-rebut-kembali-tahta-kerajaan-bawah-laut-d90282.html
http://jatim.tribunnews.com/2018/12/08/sinopsis-film-aquaman-menceritakan-petualangan-penuh-aksi-di-dunia-bawah-laut-lihat-trailernya?page=all
http://makassar.tribunnews.com/2018/12/09/tribunwiki-aquaman-tayang-mulai-12-desember-2018-ini-sinopsis-trailer-dan-pemain-serta-medsosnya.
https://www.mbahsinopsis.id/2018/10/sinopsis-film-aquaman-2018.html
http://hai.grid.id/read/07900253/sinopsis-aquaman-dirilis-asal-usul-arthur-curry-bakal-terungkap?page=all
https://www.duniaku.net/2018/12/12/review-film-aquaman/

SIM Card Indosat Hangus

Pada tanggal hari Jumat, tanggal 16 November 2018, pagi hari pukul 06.47 aku melakukan telp menggunakan kartu Indosat ke seorang teman. Namun tidak diangkat. Karena dianya lagi dalam perjalanan ke kantor.

Kemudian pada hari Minggu, 18 November 2018, saat berada di luar kota aku berencana melakukan panggilan ke seorang teman yang lain lagi berkaitan acara Customer Gathering yang sedang berlangsung di Cleo Hotel, namun baru kusadari bahwa kartu SIM Card Indosat ku ternyata tidak ada sinyal.

Kemungkinan hangus.

Kemudian aku lakukan pengecekan Minggu sore langsung setelah pulang dari luar kota di gerai Indosat, dan ternyata kartu SIM Card Indosat ku dinyatakan hangus dan ternyata sudah hangus pada tanggal 16 November 2018, pada jam 07.05

Hanya sekitar 15 menit saat melakukan penggilan terakhir pada hari Jumat tersebut.

Dan oleh CS di gerai Indosat tersebut, nomor Indosat ku saat ini belum bisa diaktifkan kembali, dikarenakan sesuatu hal. Dan disuruh kembali 2 minggu hingga 1 bulan kedepan.

Pada tanggal 25 November 2018, meski belum 2 minggu aku coba kembali ke gerai Indosat, ternyata statusnya juga masih belum bisa untuk diaktifkan kembali. Penjelasan dari CS adalah kartu Indosat yang hangus baru bisa diaktifkan kembali setelah ganti bulan.

Dan pada tanggal 9 Desember 2018, aku kembali ke gerai Indosat bahwa nomor kartu Indosat ku bisa diaktifkan kembali dan aku mendapat kabar bahwa dengan syarat berubah dari nomor Prabayar menjadi nomor Pascabayar.

Tidak apa-apa, toh kartu Indosat ku ini sudah aku gunakan sejak tahun 2001, artinya sudah 17 tahun. Sayang banget jika harus berganti nomor, karena saudara dan teman-temanku sudah tahu nomor ini begitu lama.

Namun, harus dibuatkan laporan dulu ke pusat. Jadi sembari dibuatkan laporan, harus menunggu.


Akhirnya, pada tanggal 12 Desember 2018, bertepatan dengan Harbolnas dan bertepatan pula dengan tayang perdana film Aquaman, pada pukul 14.39, CS dari Indosat menginformasikan melalui WA sebagai berikut : "Selamat sore bapak Taufan, nomor bapak sudah bisa untuk di aktifasi kembali, tetapi bisa aktifnya dialihkan ke pascabayar".

Dan pukul 17.30 aku pergi ke gerai Indosat, kembalilah nomor kartu Indosat lamaku.

Alhamdulillah.

Tuesday, December 11, 2018

Juego de pocition


Juego de pocition adalah sebuah filosofi permainan yang menekankan pentingnya penguasaan bola ala Guardiola kemudian membagi lapangan menjadi 20 zona, dan dengan aturan khusus yaitu secara vertikal maksimal hanya boleh ada dua pemain yang berdiri sejajar di tiap-tiap zona, dan maksimal hanya boleh ada tiga pemain yang berdiri sejara di tiap-tiap zona secara horizontal.

Dengan tujuan agar para pemain yang menguasai bola memiliki opsi lebih banyak untuk mengirimkan umpan dan agar tim bermain cair dengan para pemainnya tidak terikat dalam satu posisi tertentu.

Saat di Bayern Muenchen terdapat pengembangan peran David Alaba, sebagai full-back kiri, ia lebih sering beroperasi ke tengah lapangan, ke area half-space, seolah-olah menjadi pemain tengah tambahan.

Saat di City terdapat pengembangan peran Fabian Delph dan Kyle Walker, saat City menyerang, terutama saat bermain dengan formasi 4-3-3, ia akan merapat dengan dua bek tengah, menjadi bek ketiga. Dan saat memiliki kesempatan menyerang, Walker bisa melakukan overlap di daerah half-space.

Di lini tengah, David Silva dan Kevin de Bruyne bermain di posisi “nomor delapan” dengan garansi kebebasan, posisi pivot diserahkan kepada Fernandinho yang bertipe lebih mobile, lebih beringas, lebih energik, dan lebih cepat.

Berbeda saat di Barca dan Muenchen, dimana terdapat gelandang statis seperti Sergio Busquets maupun Xabi Alonso.

Tinggal kita lihat nanti, apakah juego de posicion itu mampu mengantarkan City untuk merebut gelar Liga Champions Eropa?


Sumber :
https://tirto.id/evolusi-taktik-pep-guardiola-dbct