Tuesday, October 24, 2017

Kirana

Lagu Kirana di-compose oleh Ahmad Dhani Prasetyo & Erwin Prasetya tahun 1995, yang konon pembuatan lagu ini memakan waktu kira-kira 2.5 tahun untuk dibuat dari awal sampai komplit.

Kirana melawan tradisi ritme musik pop, dimana biasanya lagu pop memiliki 4 chords, dengan lirik sama yang diulang-ulang.

Lagu ini dimainkan pada kunci C, tapi bisa menyambung ke Eb dan Bb, mirim dengan musik jazz, namun bukan sekedar lagu jazz, lebih tepatnya lagu pop yang memiliki ritme unorthodox, sehingga terdengar sangat eksotis.

Mahakarya lagu ini secara simpel diinterpretasi sebagai kisah seorang arjuna dalam pencarian cinta.
Dalam videoklip diceritakan Kirana di khayangan sebagai reinkarnasi dari Dewi Ratih (dewi cinta) yang terjun dari dunia khayangan, ke dunia manusia.

Dunia manusia yang loneliness, hampa kurang kasih sayang baik kasih sayang eros, atau kasih sayang storge (keluarga) dan kemudian Kirana mengakhirinya dengan memanahkan anak panahnya kepada manusia di dunia untuk menyembuhkan.

Manusia yang rindu kasih sayang.

Dimana kasih sayang yang besar sebenarnya didapatkan dari orangtua, keluarga.

Mirip dengan kisah tentang anak broken home yang kurang kasih sayang keluarga, yang kemudian berseru kepada sang dewi Kirana untuk memberinya cinta dan kasih sayang, yang mungkin bisa didapatkan dari pasangan.

Kirana
Dewa 19
   
Ku coba memahami tempatku berlabuh
Terdampar dikeruhnya satu sisi dunia
Hadir dimuka bumi tak tersaji indah
Ku ingin rasakan cinta

Lusuh lalu tercipta mendekap diriku
Hanya usung sahaja ku damba Kirana
Ratapan mulai usang nur yang kumohon
Ku ingin rasakan cinta
Manis seperti mereka

Ayah Bunda tercinta satu yang tersisa
Mengapa kau tiupkan nafasku kedunia
Hidup tak kusesali mungkin ku tangisi
Ku ingin rasakan cinta

Peluhku pun mengering menanti jawabmu
Takkan pernah usai cintaku padamu
Hanya kata yang lugas yang kini tercipta
Ku ingin rasakan cinta

Smakin jauh ku melangkah
Smakin perih jejak langkahku
Hariku pun semakin sombong
Meski hidup terus berjalan...terus berjalan

Kirana jamah aku jamahlah rinduku
Hanya wangi terurai yang dapat ku cumbu

Ayah Bunda tercinta satu yang tersisa
Mengapa kau tiupkan nafasku ke dunia
Hidup tak ku sesali mungkin ku tangisi
Ku ingin rasakan cinta

Manis seperti mereka
Tulus seperti adanya
Suci seperti dirimu
Ingin rasakan cintamu

Kirana jamah aku jamahlah rinduku
Takkan pernah usai cintaku padamu
Hanya kata yang lugas yang kini tersisa
Ku ingin rasakan cinta


Sumber :
https://www.ariefbaladewa.net/2017/01/kirana-bak-kisah-nyata-dalam-lagu-dewa.html
https://www.facebook.com/OB.BALADEWA/posts/makna-lagu-%E2%80%98kirana-dewa-19%E2%80%B2/501971283168048/