Putusan berdasarkan kebenaran dan keadilan. Bisa jadi orang memang bersalah berdasarkan asas kebenaran, tapi bagaimana berdasarkan asas keadilan?
Kecelakaan berawal dari sebuah pelanggaran.
“Whatever we possess becomes of double value when we have the opportunity of sharing it with others"
Saturday, December 20, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Related Posts
-
Sekali lagi, terpana dan terpaku oleh Pandji Pragiwaksono. Sebelumnya di tahun 2021 terpana 5 Menit dan 5 CM oleh Pandji, yang isinya kura...
-
Sebagai umat Islam mengaji harus dipelajari sejak usia dini yang dimulai dari mengenal dan memahami huruf hijaiyah. Belajar mengaji atau mem...
-
BJ Habibie pernah mengharumkan nama bangsa Indonesia dengan menemukan rumus yang mampu mempersingkat prediksi perambatan retak. Dengan me...
-
Ratu Elizabeth II merupakan ratu monarki konstitusional dari 16 negara berdaulat (Alam Persemakmuran) dan teritori beserta dependensinya, se...
-
Disiplin adalah fondasi dari hampir semua pencapaian, karena bukan hanya sekadar soal bangun pagi atau menaati aturan, melainkan komitmen un...
No comments:
Post a Comment