Wednesday, February 16, 2011

Untukmu Adinda


bayang dirimu tercipta disini
menebar wangi pesona indahmu
merekah meraja tersambut dunia
dan memuja hadirmu sang dewi

lembut tertata syair dalam jiwa
begitu indah merengkuh jiwaku
mungkin kau terlalu indah untukku
ku hanya bisa gapai bayangmu

kupuitiskan sayang dari para dewa
untukmu adinda terlukiskan indah

menatap pesonamu membawa anganku
terbang dan gapai sejuta keindahanmu
dan kuberharap Maha Kuasa ciptakan engkau untuk diriku

kurangkaikan bintang ‘tuk sampaikan sayang
untukmu adinda terupa sempurna


Tuesday, January 18, 2011

#2

The Fly - #2

Pernah aku rasakan damai relung jiwa
Yang s’lalu menjauhi diri ini
Jika semua t’lah pergi namun tiada berarti
Akan kuhadapi semua ini...

Oh cinta yang terasa sirna dari hatiku yang sepi
Semakin merajah membuatku tertawakan jalan hidupku ini
Oh terlerai dan sirnalah sunyiku ini.. wo.ho.oo..

Pernah kau janji suci namun tiada berati
Haruskah kau berlari takkan mati
Rasa dicabik luka kau palingkan muka
Aku tak mengerti semua ini...

Oh cinta yang terasa sirna dari hatiku yang sepi
Semakin merajah membuatku tertawa kan jalan hidupku ini
Oh terlerai dan sirnalah sunyiku ini
Diriku menyadarinya, takkan pernah ada cinta

Sunday, January 16, 2011

Investasi

Saat perjalanan sambil berkendara di mobil, untuk mengusir rasa ngantuk dan penat, memang paling tepat dan cocok mendengarkan siaran radio. Terutama channel Suara Surabaya.

Dan malam itu aku mendengar motivator terkenal, Tung Desem Waringin, beliau memberikan nasihat yang aku catat. Tidak sekedar aku catat, namun akan aku laksanakan sebagai panduan kedepannya. Yaitu mengenai investasi.

Investasi menurut Tung Desem Waringin adalah sebagai berikut :
Properti : 5%
Perak : 40%
Emas : 10%

Dan yang tidak terlupakan adalah investasi leher ke atas.

Tuesday, October 26, 2010

Kasih Tak Sampai

Oleh : Padi 
 
Indah .. terasa indah
Bila kita terbuai dalam alunan cinta
Sedapat mungkin terciptakan rasa
Keinginan saling memiliki

Namun bila itu semua
Dapat terwujud dalam satu ikatan cinta
Tak semudah seperti yang terbayang
Menyatukan perasaan kita ...

Tetaplah menjadi bintang di langit
Agar cinta kita akan abadi
Biarlah sinarmu tetap menyinari alam ini
Agar menjadi saksi cinta kita
berdua ... berdua ...

Sudah .. terlambat sudah
Kini semua harus berakhir
Mungkin inilah jalan yang terbaik
Dan kita mesti relakan kenyataan .. ini
Menjadi saksi kita berdua ...

Sunday, October 24, 2010

Kirana

Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya-Nya adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan  tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya  (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah memperbuat per umpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha mengetahui segala sesuatu. (QS. 24:35)

Akhir tahun 2006 aku merasa dalam kegelapan. Proses pencarian jati diri telah menyampai puncak dan hampir menyentuh titik nadir. Bekerja jauh 2000 km dari kampung dan saudara juga ikut berusaha menggoyahkan pendirian.

Pilihan banyak disodorkan dan ditawarkan dari gemerlap langit dan dari pesona dunia. Kebimbangan untuk menegaskan diri dalam memilih dan menentukan pilihan selalu menjadi tarik ulur setiap hari.

Siang hari matahari bersinar terik dan malam penuh lampu listrik masih belum mampu menerangi hati dan kepala yang serasa selalu dinaungi mendung, seperti dalam pedalaman gua yang gelap gulita.

Awal tahun 2007, akhirnya aku mantap dan tegas dalam menentukan pilihan. Semua demi orientasi masa depan yang cerah. Hidup memang penuh dengan pilihan, dan setiap pilihan selalu ada konsekuensi.



Tanggal 28 Januari 2007, aku mengucapkan sumpah suci. Tanggal dipilih karena berada di tengah-tengah tanggal kelahiran kita berdua. Yaitu, 10 hari sebelumnya (18 Januari) adalah tanggal kelahiran Taufan Yanuar, dan 10 hari setelahnya (7 Februari) adalah tanggal lahir istriku. Meneruskan proses kelanjutan dari tunangan yang telah diikrarkan sebelumnya pada 21 Januari 2006. Perempuan bernama Multia Febriani lah wanita yang beruntung sekaligus tidak beruntung tersebut.

Beruntung menerima kelebihan dan tidak beruntung ikhlas menerima segala kekurangan yang kumiliki.

Semenjak pernikahan ini, hidup seperti anak panah yang dilepaskan dari busur. Melesat cepat. Baik dari segi karir, organisasi maupun yang lainnya. Terlebih saat bulan April, calon buah hati-ku telah mulai tumbuh dalam hitungan hari di rahim istriku.

Dunia semakin terang.
Seakan ada cahaya berlapis cahaya yang menerangi jalanku dan selalu menyelimuti dalam menjalani hari-hariku. Cahaya yang tidak menyilaukan dan tidak membuat panas. Lembut tapi cukup terang.


Teduhkanlah hatiku

Lelahkanlah jiwaku 
Duhai engkau cahaya mataku 
Yang menuntun jalanku 
Yang memandu hidupku 
Yang meredupkan pedih penatku 
Tersenyumlah ..  Bahagialah ..  Sungguh engkau
Yang melumpuhkan hatiku 
Yang melipurkan rinduku 
Senyuman itu menyenangkan aku 
(Cahaya Mata – Padi)


Dan akhirnya, tanggal 23 Januari 2008, cahaya mata yang telah dinanti telah lahir ke dunia. Tarafa Al-Cashi Kirana. Nama yang ku sematkan untuk putra pertama ku ini. 

Yang mempunyai arti, 
tara : meninggikan, sesuatu yang tinggi (Arab), 
rafa : sejahtera(Arab), 
cashi : tokoh matematika & astronomi muslim, 
kirana : sinar (Sansekerta)


Matematikawan Al-Cashi (lahir tahun 1380) memberikan kontribusi besar bagi perkembangan teori pecahan desimal. Teori ini mempunyai kaitan yang sangat erat dengan teori bilangan riil dan sejarah penemuan bilangan (pi). Selanjutnya ia mengembangkan algoritma penghitungan akar pangkat n. Metode ini beberapa abad kemudian dikembangkan oleh matematikawan barat Ruffini dan Horner.(http://aakassev.atwiki.com/page/Matematika)



Dan tahun 2010, putra kedua ku, Tarangga El-Chawarizmi Kirana, lahir ke dunia pada 23 Februari 2010 untuk menyempurnakan kebahagian kita.

Yang artinya, 
tarangga    : Bintang (Sansekerta); 
chawarizmi : muslim yang ternama dalam ilmu Matematika
kirana : sinar (Sansekerta). 

Semoga menjadi pribadi muslim yang intelektual laksana sinar bintang di langit

Laksana nur yang menerangi dan semakin menerangi kehidupan aku dan keluargaku. Dan semua itu diawali tepat 9 tahun lalu, 24 Oktober 2001, saat aku mengirim pesan lagu kirana, for my lovely wife.



Peluhku pun mengering menanti jawabmu
Tak akan pernah usai cintaku padamu

Perbedaan

TIC band - Perbedaan

Hari demi hari, masa demi masa
Set'lah sekian lama tiada yang berubah
Kau seperti aku masih saja tak biasa
'Tuk saling percaya, saling menerima
Bukan salahmu, bukan salah kita

Lihat diri kita adakah kau rasa
Kau bukan dirimu, kau bukan diriku
Namun demi cinta kau harus tetap bertahan
Kau harap dirimu tetap disampingku
Selama disana masih ada terasa
Keinginan 'tuk selalu bersama

Sayangku jangan pernah merasa ini akhir kita
Mungkin perbedaan yang membuat kita saling jatuh cinta

Lihat diri kita adakah kau rasa
Kau bukan dirimu, kau bukan diriku
Kau seperti aku masih saja tak biasa
'Tuk saling percaya, saling menerima
Bukan salahmu, bukan salah kita
Selama kita mencoba terbuka

Monday, May 24, 2010

Taktik Jose Mourinho : Inter Milan vs Barcelona


“I don’t care you score one goal or more. The most important thing is winning the game. As simple as that,” kata Mourinho dengan pers Italia.

Mourinho menganut paham “yang penting menang”. 

Jose Mourinho selalu mampu membuktikan diri sebagai figur yang lebih bernilai dari pemain bintang di kesebelasan yang ia asuh. Mourinho juga mampu memperlakukan lapangan bola layaknya papan catur.

Duet Lucio dan Walter Samuel di jantung pertahanan sangat kuat dengan koordinasi duet Brasil-Argentina. Fokus Mourinho bukan hanya pertahanan belakang, tetapi lini tengah sebagai peredam awal serangan lawan dengan mengandalkan Esteban Cambiasso dan Thiago Motta, atau sesekali Dejan Stankovic yang aslinya adalah gelandang serang. 

Di lini tengah inilah, Mourinho menerapkan strategi pertahanan zona dan bukan man to man marking. Sehingga dua bek sayap Javier Zanetti dan Maicon yang justru lebih sering beroperasi di garis tengah.

Prinsip memenuhi sektor tengah dan menghambat serangan lawan di sana nampaknya menjadi trend baru taktik Mourinho.

Mourinho dikenal sebagai orang yang sangat rinci mempelajari kekuatan dan kelemahan lawan. Ia dengan jenial kemudian mampu menyiapkan tim untuk secara efektif meredam kekuatan lawan dan mengeksploitir kelemahan lawan secara maksimal. Itulah sebabnya Mourinho dianggap tidak pernah mempunyai pola permainan yang baku. Yang baku dari anak asuh Mourinho adalah kemampuan untuk terus menerus menyesuaikan diri dengan permainan lawan.

Anak asuhnya dilatih sedemikian rupa seperti mesin yang mulus dan bergerak secara otomatis dan instingtif. Tidak ada sedetik pun jeda ketika pemain kebingungan dengan posisi ataupun tak tahu dengan tugas yang harus dilakukan.

--------------------------------------------------



Semifinal Leg 1 

Itu yang terjadi saat mengalahkan Barcelona kemarin. Lionel Messi dikunci sedemikian rupa. Xavi Hernandez dibuat tak bisa mengalirkan bola dengan nyaman. Akibatnya Zlatan Ibrahimovic sebagai penyerang tunggal di depan terisolasi. Mourinho memutus jaringan antara depan dan tengah. Messi dan Xavi bahkan harus turun ke bawah untuk mendapatkan bola, meski tetap macet untuk mengalirkannya ke depan.

Ini khas tim Spanyol. Para gelandang selalu “membiarkan” empat pemain bertahan menahan gempuran lawan sendirian. Saat melawan Inter, lini tengah Barca benar-benar “mati”. Menyerang tak bisa, bertahan pun lumpuh.

Ketika sudah berhasil mematikan daya ofensif Barcelona, renacana Mourinho untuk membangun kekuatan serangan menjadi lebih mudah. Sebenarnya ini sudah dirancang sejak putaran kedua musim ini. Masuknya Goran Pandev dan Wesley Sneijder membuat rencana Mourinho bisa berjalan sempurna.


Pandev ditempatkan melebar di kiri, Samuel Eto’o lebih ke kanan dan Milito di tengah. Sedangkan Sneijder dibiarkan menjadi hantu untuk bergerak bebas ke manapun. Itu sebabnya pemain Belanda ini bisa dengan bebas berdiri di sisi kiri pertahanan Barcelona untuk mencetak gol ke gawang Victor Valdes.

Bagaimana efektivitas serangan ini bekerja sebenarnya sudah terlihat saat Inter memukul Chelsea. Serangan bekas timnya itu dibuat macet di tengah sehingga Didier Drogba hanya kebanyakan berlari. Di putaran kedua musim ini, Mourinho benar-benar hanya mengandalkan empat pemain depan tersebut dalam membangun serangan.

Tak ada lagi Cambiasso yang sering beredar hingga kotak penalti lawan, padahal dulu dia punya mobilitas luas.

-----------------------------------------------------



Semifinal Leg 2

Inter dengan sengaja membiarkan Barcelona terus menerus memegang bola, tetapi pada saat bersamaan menutup gerak pemain-pemain tengah El Barca yang dikenal mampu melakukan umpan-umpan brilian; menutupnya kalau diperhatikan tidak dengan menempel terlalu ketat, kelonggaran yang terjaga.

Ada dua alasan mengapa Mourinho menginstruksikan pemainnya untuk mengawal dengan kelonggaran yang terjaga.  Pertama, kalau terlalu ketat permainan satu dua ataupun segitiga Barcelona yang dikenal hebat pasti akan dengan mudah melewati lini tengah Inter. Kedua, untuk memberi kesan kepada pemain Barcelona bahwa selalu ada lobang dalam pertahanan Inter. Namun setiap kali pemain Barcelona akan memanfaatkan lobang yang sepertinya tersedia itu, maka dengan cepat pemain belakang Inter akan menutupnya.

Sepanjang pertandingan Barcelona berkonsentrasi untuk terus-menerus memanfaatkan lobang pertahanan itu, tetapi berulangkali pula pemain defender Inter bereaksi sama cepatnya. Seperti kejar mengejar. Pemain Inter telah berminggu-minggu melatih hal itu. 

Bahkan ketika Thiago Motta terkena kartu merah, pemain Inter Milan tidak panik. Mereka sekadar menyesuaikan diri dan bekerja lebih keras lagi.



Inter bermain bertahan menyusul pengusiran terhadap Thiato Motta. Barca hanya bisa mencetak satu gol berbau offside lewat aksi Gerard Pique, tapi tidak cukup meloloskannya ke final.

Saat Zlatan Ibrahimovic ditarik keluar, Inter sedikit mengubah taktik dengan semakin menumpuk pemain di tengah dan memaksa Barcelona melakukan serangan dari sayap. Umpan-umpan tarik melambung dari sayap mudah dimentahkan oleh pemain belakang Inter karena ancaman dari udara hampir tidak ada lagi dengan telah ditariknya Ibrahimovic yang jangkung.

Yang menarik dari laga Barca-Inter adalah peran Esteban Cambiasso. Pemain asal Argentina itu, seolah mengisi seluruh ruang di lini tengah. Akibatnya, Barca selalu dipaksa mengirim umpan-umpan silang dari kedua sayap.

Bagi Inter umpan-umpan silang ke kotak penalti bukan sesuatu yang sulit diantisipasi.

-----------------------------------------------

Banyak yang mengecam Mourinho saat itu memainkan permainan negatif dan tidak indah. Kontras total dengan Barcelona. Tetapi banyak pula yang membela Mourinho dengan mengatakan apa yang ditampilkan anak asuh Mourinho adalah keindahan dalam bentuk yang berbeda. Membutuhkan imajinasi yang tak kalah rumit, mengundang risiko yang tak terhingga dan eksekusi dengan konsentrasi tingkat tinggi.

Mourinho sudah semakin matang sebagai ahli strategi. Bukan strategi yang cantik, tapi efektif. Demi kemenangan.


Sumber :
http://www.goal.com
http://sport.detik.com
http://sekadarblog.com
http://www.zonalmarking.net
http://www.dailymail.co.uk

Related Posts