Thursday, September 20, 2012

Tweet Ronaldo


Ronaldo kembali tersenyum setelah mencetak goal kemenangan bagi Madrid atas Man.City


Saturday, September 1, 2012

Lumpia Sayur

Susah-susah gampang memberi makanan terutama sayuran kepada anak-anak. Terutama untuk memenuhi asupan vitamin kepada mereka agar tidak gampang sakit. Harus menggunakan bujuk rayu yang dashyat agar mau. Atau pakai cara terakhir, dipaksa.

Tapi tidak sepenuhnya berhasil.

Ada cara lain, selain asupan vitamin dari sayuran untuk anak terpenuhi, juga hobi masak kita juga terpenuhi. Kita bikin menu kreatif yang mudah tapi efektif. Salah satunya adalah Lumpia Sayur.

Kebetulan hari ini adalah hari libur Sabtu dan Minggu, jadi bisa berkreasi sambil berekreasi ke Supermarket terdekat untuk membeli bahan-bahan sekaligus sambil belanja bulanan, mumpung tanggal muda.

Bahan-bahan semuanya bisa didapat disana dan cara membuatnya juga relatif mudah. Jangan lupa kita ajak juga anak untuk membuat atau sekedar menyaksikan, sehingga mereka semakin penasaran untuk mencoba.

Dan terbukti hasinya cukup efektif dan berhasil kepada Rafa & Rangga, mereka mau dan suka. Untuk menu si kecil bisa dibuat lebih kecil (lihat gambar sebelah kanan). Selamat mencoba.




Bahan-bahan :

kulit lumpia, bisa di dapat di supermarket terdekat 
wortel 2 buah, dikupas dan dipotong seperti korek api
taoge 50 gram, disiangi
bawang prei 2 batang, diiris tipis-tipis
kecap asin 1 sendok teh
minyak wijen 2 sendok teh
putih telur 1 butir
minyak goreng 750 ml

Bumbu Halus :

bawang putih 4 siung, iris dan dicincang
bawang merah 6 butir, iris dan dicincang
merica 1/4 sendok teh
garam secukupnya
gula pasir 1/2 sendok teh

Cara Membuat Lumpia Sayur :

Panaskan 2 sdm minyak, tumis bumbu halus hingga harum.
Masukkan wortel, taoge dan bawang prei. Masak sambil diaduk hingga layu.
Tambahkan kecap asin dan minyak wijen. Masak sambil diaduk hingga semua bahan matang. Angkat dan biarkan uap panasnya hilang.
Ambil kulit lumpia, letakkan adonan isi pada salah satu sisinya.
Lipat sisi kanan dan kiri ke arah tengah, gulung. Rekatkan ujungnya dengan putih telur.
Panaskan minyak, goreng hingga kuning keemasan. Angkat dan tiriskan.

Sunday, August 19, 2012

Mudik 2012 ke Jember



Liburan Taufan Yanuar & Multia Febriani bareng Rafa (Tarafa Al-Cashi Kirana) dan Rangga (Tarangga El-Chawarizmi Kirana) di Jember, dari tanggal 19 - 24 Agustus 2012, bareng keluarga besar Mbah Sajiman Kartodimedjo

Friday, August 3, 2012

Target dan Komitmen


Dream
Tahun 2005-an sedang booming orang untuk mengejar mimpi. Tidak diharamkan lagi orang bermimpi. Diharapkan dengan punya mimpi, orang dapat mengejar cita-citanya yang rasa-rasanya tidak mungkin karena se-khayal mimpi. Tapi banyak yang mengatakan bahwa kiat-kiat orang menjadi sukses adalah berawal berani bermimpi. Yang banyak dijadikan rujukan adalah Andrea Hirata, dimana sang pemimpi ini dapat meraih kesuksesan setelah mempunyai mimpi. Mimpi adalah kunci, untuk kita menaklukkan dunia, begitu kata Nidji dalam sebagian lirik lagunya yang berjudul Laskar Pelangi.

Mimpi adalah peta jalan menuju tujuan yang kita inginkan. Mereka adalah visi tentang apa yang ingin kita capai dalam hidup, memandu langkah-langkah kita dan memberikan arah pada perjalanan kita. Mimpi memberi kita alasan untuk bangun setiap pagi dengan semangat, menginspirasi kita untuk bertahan saat rintangan datang, dan memberi kita keberanian untuk mengejar yang tampaknya tidak mungkin.


Passion
Tahun 2010-an, terdapat pemikiran yang booming yang memutar balikkan pandangan kita dalam melihat suatu kegiatan dalam mencari nafkah atau yang biasa kita sebut dengan pekerjaan (job) dan karir (career). Banyak orang yang terjebak dalam pekerjaan sehingga melupakan karir. Rene Suhardono, dalam bukunya Your Job is Not Your Career, mengulas banyak tentang pekerjaan dan karir. Dimana agar sukses dalam pekerjaan dan karir kita harus berlandaskan passion (hasrat).

Passion adalah hal yang kita sukai dan minati sehingga tidak ada pikiran kita untuk tidak mengerjakannya. Passion adalah  keunikan yang kita miliki dan rasakan. Kerjakan hal yang kita sukai maka tidak ada satu hari pun kita perlu bekerja. Memahami passion adalah anak tangga pertama menuju a great life.

Ketika mimpi dan passion bersatu, keajaiban terjadi. Mimpi memberikan arah, sementara passion memberi kekuatan untuk terus bergerak maju, bahkan ketika jalan terlihat sulit. Bersama-sama, mimpi dan passion membentuk aliran energi yang tak terhentikan, mengubah impian menjadi kenyataan.

Banyak sekali kita dengar para motivator, anak muda yang baru sukses, jika ditanya tips dan kiat sukses mereka adalah 2 hal diatas, Dream (mimpi) dan Passion (hasrat).

Tidak salah, tapi juga tidak mutlak benar.  Mimpi harus mempunyai deadline, jika tidak kita akan hanya menjadi sebatas pemimpi atau si tukang khayal. Kita akan terbuai oleh mimpi tanpa pernah terealisasi. Mimpi tidak boleh memakan waktu yang lama, karena yang membutuhkan waktu lama seharusnya adalah sewaktu kita melakukan kegiatan dalam mewujudkan mimpi tersebut.

Begitu juga passion. Jangan sampai terbuai dan lama dalam menentukan passion kita. Karena saat kita melakukan kegiatan lalu kita mentok atau sudah dititik jenuh, lalu dengan gampangnya kita mengatakan, “ah, ini bukan passion-ku”. Sehingga tercipta generasi moody, atau angin-anginan.

Harusnya kita balance, tidak hanya Dream & Passion.
Kita harus mempunyai Target dan Komitmen.

Target
Segeralah mempunyai target begitu selesai bermimpi. Dengan adanya target ini, kita tidak akan menjadi sekedar sang pemimpi dan pengkhayal. Karena kita telah mempunyai arah dan tujuan yang jelas. Seperti pemain bola, jika mereka masih hanya menjadi pemimpi, tanpa diiringi latihan dan kerja yang keras, niscaya mereka tidak akan dapat membuat goal di gawang lawan yang menjadi target.

Target memberikan arah pada langkah-langkah kita. Mereka adalah gambaran tentang apa yang ingin kita capai di masa depan, baik itu dalam karier, pendidikan, hubungan, atau hal lainnya. Dengan menetapkan target yang jelas dan terukur, kita memberi diri kita sendiri fokus dan motivasi untuk terus bergerak maju.


Komitmen
Begitu juga dengan passion. Jika passion tidak segera digeser menjadi komitmen, selamanya kita akan menjadi orang yang bekerja berdasarkan mood. Sehingga dengan komitmen ini kita akan menjadi orang yang pantang menyerah dan tidak mudah berputus asa. Seseorang akan berlatih-berlatih dan bekerja-bekerja untuk menjadi lebih baik dan sempurna. Contoh sederhana yang mudah kembali adalah pemain bola internasional, setelah mereka menentukan passion mereka adalah sepakbola, lalu mereka berkomitmen akan giat berlatih dan bekerja keras, maka bukan suatu hal yang mustahil jika kesuksesan akan diraih.

Tanpa komitmen, target hanya menjadi impian yang mengambang di langit-langit pikiran. Namun, dengan komitmen yang kuat, target menjadi sasaran yang dapat dicapai. Komitmen adalah janji kepada diri sendiri untuk tetap bertahan, bahkan ketika perjalanan terasa sulit atau lambat.

Dengan memadukan target yang jelas dan komitmen yang kuat, kita membuka pintu menuju kesuksesan. Ketika kita memiliki tujuan yang didefinisikan dengan baik dan kita berkomitmen untuk mencapainya, tidak ada yang tidak mungkin. Setiap langkah kecil yang kita ambil membawa kita lebih dekat menuju pencapaian impian kita.


@taufanyanuar

Tuesday, July 24, 2012

Membangun Rumah dengan Rukun Islam


Dalam membangun rumah, yang perlu kita perhatikan pertama kali adalah membangun pondasi rumah. Karena pondasi rumah ini adalah dasar dan alas yang utama untuk menyokong semua beban yang ada diatasnya.

Kedua adalah kita perlu membangun tiang utama atau sokoguru. Tiang utama harus kita pancangkan berdiri tegak dengan kokoh, sehingga seperti pondasi utama tadi diharapkan dapat kuat menahan beban yang akan disokongnya.

Ketiga yang perlu diperhatikan adalah selokan atau saluran pembuangan. Kenapa? Karena bayangkan saja jika rumah yang kita tempati tidak mempunyai saluran air pembuangan dari cuci piring, air mandi bahkan saluran pembuangan WC apa akibatnya, rumah kita akan senantiasa kotor.

Keempat adalah dinding atau tembok. Yang fungsi terbesarnya dari dinding atau tembok ini adalah untuk melindungi orang yang mendiami didalam rumah dari orang lain, hewan maupun alam.

Dan yang terakhir atau kelima adalah atap. Dimana atap yang baik akan memayungi kita dalam panas dan hujan. Sehingga kita akan terlindungi baik siang dan malam.

Begitu juga dalam membangun iman dan islam. 

Pertama kita harus membangun pondasi yang kokoh yaitu syahadat. Kedua tiang agama harus kita tegakkan dengan sholat. Lalu ketiga kita bersihkan diri kita dan harta kita dengan membayar zakat. Keempat kita lindungi diri kita dengan puasa dan terakhir, kelima kita payungi diri kita dengan menunaikan ibadah haji.

@taufanyanuar

Saturday, June 23, 2012

Juli di Bulan Juni



Aku sangat jarang sekali menonton FTV, karena mutunya yang kurang bagus termasuk jalan ceritanya. Namun satu kali aku melihat FTV yang menarik dan aku tonton hingga selesai. Yaitu yang berjudul "Juli di Bulan Juni".

FTV atau sinetron lepas ini disiarkan pada tahun 2005 yang bercerita tentang seorang anak yang mengalami disleksia (kesulitan membaca). Disutradarai oleh Guntur Soehardjanto dan memakan waktu produksi selama tiga bulan dan ditayangkan di televisi pada Juni 2005.

Kisah ini menceritakan tentang seorang perempuan bernama Juli (diperankan oleh Sissy Pricillia ) yang sejak ia lahir di vonis menderita penyakit disleksia, sebuah penyakit dimana si penderita menglami kesulitan belajar spesifik. Akhirnya ia tidak melanjutkan sekolahnya saat masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Karena saat ia masih di sekolah, ia hanya bisa dijadikan cercaan dan makian bagi teman-temannya saat itu. Karena itulah kedua orang tuanya memutuskan untuk menghentikan Juli dari sekolah.

Bagi Juli pun, Juni adalah bulan yang paling tidak menyenangkan untuknya. Karena ia selalu mendapat kesialan di bulan Juni. Ketika ia dimaki-maki oleh teman-teman satu kelasnya di SD, hanya karena Juli tidak bisa membaca apa yang tertulis di papan tulis, di bulan Juni. Ketika ia divonis menderita disleksia pun, di bulan Juni. Bulan Juni buat Juli, adalah bulan yang paling tidak ingin dia temui.

Sampai kini ia tumbuh dewasa. Dan iapun ingin membantu orang tuanya ikut bekerja. Namun, seseorang yang sama sekali tidak bisa membaca, pekerjaan apa yang bisa menerimanya? Tapi akhirnya di sebuah bengkel yang besar, ia diterima menjadi seorang pencuci mobil dan motor di bengkel itu.

Bengkel besar yang berada di tengah kota Jakarta itu letaknya tidak jauh berbeda dengan sebuah studio Televisi Swasta. Dan ia sangat menyukai satu orang artis yang selalu muncul di Televisi Swasta itu menjadi pembawa acara dalam sebuah acara Kuis (diperankan oleh Tora Sudiro).

Diam-diam, anak pemilik bengkel itu (diperankan oleh Ario Wahab), menaruh hati pada Juli. Namun, Juli sama sekali tidak menyadarinya. Juli masih tetap menyukai si pembawa acara ini.

Akhirnya, demi kebahagiaan Juli, anak pemilik bengkel itu membawa juli menonton acara kuis yang dibawakan oleh pembawa acara kesukaan Juli ini. Awalnya Juli senang dan sangat bahagia ketika ia bisa menonton langsung acara itu, namun, saat si pembawa acara memilih Juli untuk menjadi salah satu penonton untuk mendapatkan hadiah, si pembawa acara menyuruh Juli untuk membaca tulisan yang ada di layar besar. Juli pun hanya bisa terdiam. Ia tidak bisa membaca. Dan akhirnya, ia pun bukan bahagia, namun malah merasa menjadi bahan cercaan lagi. Dan itu terjadi di bulan Juni.

Akhirnya sang pembawa acara itu datang meminta maaf kepada Juli, beberapa hari setelahnya. Dan Juli pun menyatakan perasaannya kepada pembawa acara ini. Dan pembawa acara ini pun menerimanya.

Semua berjalan seperti biasanya lagi. Hingga suatu hari, Juli ingin datang ke stasiun televisi itu tanpa sepengetahuan si pembawa acara. Sambil membawa sebuah bunga mawar, Juli datang. Namun apa yang lihat, benar-benar tidak pernah ia kira. Juli melihat si pembawa acara berciuman pipi dengan seorang wanita, lalu menggandeng pinggang wanita itu untuk di bawa masuk ke dalam mobilnya. Hati Juli saat itu benar-benar rapuh melihat apa yang terjadi di depan matanya sendiri. Juli pun hanya bisa berusaha untuk berlari menghindari semua ini, berharap apa yang ia lihat tidak pernah terjadi. Namun tanpa Juli sadari, di belakang semua itu ada seorang laki-laki yang selalu melindungi Juli dari belakang, ialah si anak pemilik bengkel itu.

Setelahnya, Juli datang untuk menanyakan apa yang membuat hatinya sakit. Dan ternyata si pembawa acara itu mengaku bahwa ia telah bertunangan dengan seorang perempuan, dan perempuan itulah yang dilihat Juli pada hari itu. Juli yang merasa dirinya benar-benar tidak di hargai sedikitpun akhirnya pergi. Ia marah besar. Sehingga iapun kembali berlari di tengah hujan yang deras. Dan ternyata tiba-tiba, ada sebuah tangan menarik dirinya untuk berhenti berlari. Dan itulah si anak pemilik bengkel itu. Dan akhirnya ia menyatakan perasaannya pada Juli. Dan Juli pun meminta maaf atas sesuatu yang tidak pernah ia sadari ini.

Ada satu bagian ketika Juli, anak pemilik bengkel, dan para pegawai bengkel mencoba untuk menghentikan perbuatan Bapak Pemilik Bengkel untuk tidak melompat dari atap bengkel karena bengkelnya di ambang kebangkrutan. 

Film ini mendapat delapan dari total 12 kategori Piala Vidia untuk film cerita lepas televisi. FTV yang tayang pada Juni lalu itu terpilih sebagai Film Terbaik (karya film utuh). Sutradaranya, Guntur Soehardjanto, juga diganjar Piala Citra bersama dengan penulis skenario Monty Tiwa dan Triono Arto, serta pemeran utama wanita Sissy Priscilia. Empat piala lain ialah Tata Videografi Terbaik oleh Dian Satriawan dan Triono Arto, Editing Terbaik oleh Sugimin, Tata Artistik Terbaik oleh Fauzi, dan Tata Suara Terbaik oleh Muhajar.

Dari berbagai sumber

Sunday, May 13, 2012

Citizens or Red Devils


Malam ini sedang turun minum untuk liga Inggris yang memasuki musim terakhir, pekan ke 38. Tapi pimpinan pucuk klasemen masih belum bisa ditentukan. Jadinya pertandingan terakhir antara Manchester City vs QPR dan Sunderland vs Manchester United layak ditonton dua-duanya.



Akhirnya TV yang ada di kamar aku boyong ke ruang tamu. Jadinya di ruang tamu ada 2 TV. Di sebelah kiri aku nyalakan TV dengan chanel Manchester City vs QPR, sedangkan di sebelah kanan adalah pertandingan antara Sunderland vs Manchester United.
Jika harus memilih siapa yang menjadi jagoku malam ini, susah juga. Karena dari tahun 1994 aku sudah menjadi fans berat Manchester United (MU). Hingga akhirnya MU bisa treble winner tahun 1999. Dan disusul prestasi gemilang MU yang memonopoli Liga Inggris. Jadinya serasa bosan. Sir Alex Ferguson dengan pasukannya yang silih berganti selalu dan sering merajai.

Meniru John Lennon yang anti-kemapanan, hingga membuat pemerintah USA ketar ketir, hingga dibuatkan film dokumenternya The U.S. vs John Lennon“. Dimana pada saat itu, tahun 1970, adalah masa setelah Perang Dunia ke-2, seakan-akan adalah pertarungan antara John Lennon dengan Richard Nixon – Presiden USA saat itu – tentang perang atau agresi militer yang sedang berlangsung di Vietnam.

Kembali ke topik utama, jadi siapakah yang layak menjadi juara Liga Inggris edisi 2011-2012? Akan menjadi seru jika muncul juara baru, yaitu Manchester City. Jika melihat lawan yang relatif mudah, maka MU dan City bakal tidak akan kesulitan mengalahkan masing-masing lawannya. Namun pertandingan pekan terakhir ini layaknya final, yang bermain tidak hanya skill, fisik dan teknik. Tapi juga mental. Siapakah yang akan menyandang juara adalah yang bermental juara.

Diunggah juga di http://olahraga.kompasiana.com/bola/2012/05/13/citizens-or-red-devils/

@taufanyanuar

Related Posts