Oleh : Naif
Oh betapa ku saat ini
ku benci untuk mencinta
mencintaimu
Oh betapa ku saat ini
ku cinta untuk membenci
membencimu
Aku tak tahu apa yg terjadi
antara aku dan kau
yg ku tahu pasti
ku benci untuk mencintaimu
Aku tak tahu apa yg terjadi
antara aku dan kau
yg ku tahu pasti
ku benci untuk mencintaimu
“Whatever we possess becomes of double value when we have the opportunity of sharing it with others"
Thursday, March 24, 2011
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Related Posts
-
Artikel merupakan kelanjutan dari artikel sebelumnya yang berjudul Ide itu Bukan Dipikirkan , masih dari buah saripati oleh Bang Pandji, di...
-
Dua puluh lima tahun bukan waktu yang sebentar, karena bukan hanya deretan angka yang menunjukkan berapa lama dua orang saling mengenal, sal...
-
Masih terngiang di benakku sebuah penutup yang apik dari Coach Luthfi Jamili, yang mengambil case dari tagline Kopiko: “Gantinya Ngopi.” Ka...
-
Lagi-lagi dapat pesan yang mendalam dari Pandji Pragiwaksono. Kali ini Bang Pandji lagi ngobrol di akun youtube Coach Tom. Ada satu kalimat ...
-
Kalau kamu tumbuh besar bersama mesin arcade dan mengenal Street Fighter II , film Street Fighter 2026 kemungkinan akan terasa seperti perj...
No comments:
Post a Comment