Wednesday, March 24, 2010

Tak Harus Miliki

Oleh : Dr PM
 
Ooo ... Ooo ...
Maafkan aku hasrat tlah pergi
maafkan atas senyum yang kini tlah pudar
maafkan maafkan kata yang terucap
jadi satu arti tersirat di hati
tak kan mungkin ada
semua tlah sirna
dan tlah sirna

kuingin kau mengerti
cinta memang tak harus miliki
kuharap kau sadari kini cintamu tlah bertepi

maafkan waktuku melukaimu
bukan aku tak ingin bersamamu
bukan aku bukan bermasud meninggalkanmu
mungkin jalan ini yang harus terjadi

tak akan mungkin ada
semua tlah sirna dan tlah sirna

kuingin kau mengerti
cinta memang tak harus miliki
kuharap kau sadari
kini cintamu tlah bertepi

Kuingin kau mengerti
cinta memang tak harus miliki
kuharap kau sadari
kini cinta mu tlah bertepi

walau semua tlah sirna dan tak kan kulupa
dirimu pernah ada nikmati cerita kita

maafkan aku hasrat tlah pergi
maafkan atas senyum yang tlah pudar

maafkan maafkan kata yang terucap
jadi satu arti tersirat di hati
tak akan mungkin ada
semua tlah sirna dan tlah sirna

kuingin kau mengerti cinta memang tak harus miliki
kuharap kau sadari kini cintamu tlah bertepi

Monday, March 22, 2010

Cara Bersikap di Tempat Kerja yang Baru

Tips Hari Pertama Kerja di Tempat Baru

Meskipun bukan fresh graduate yang baru lulus kemarin sore, hari pertama kerja tetap saja sama tidak enaknya dengan hari pertama kita masuk sekolah di sekolah yang baru. Apalagi jika sebelumnya kita pernah bekerja di tempat lain maka perasaan kerja di tempat yang lama semakin membuat kita merasa suasana kerja di tempat baru semakin menakutkan. 

Akan tetapi jangan khawatir karena hari pertama kerja hanya datang satu kali, dan jika Anda melakukan langkah yang tepat, maka hari pertama kerja di tempat baru tidak seseram yang Anda bayangkan. 

Berikut ini adalah beberapa tips untuk menghadapi hari pertama kerja:

Datanglah tepat waktu. 
Usahakan anda datang minimal 15 menit sebelum jam kerja sehingga Anda tidak terburu-buru dan terlambat masuk di tempat kerja yang baru pada hari pertama kerja.

Mulailah pekerjaan Anda dengan energi baru. Tinggalkanlah kebiasaan kerja lama di tempat yang lama. Mulailah dengan energi yang baru, apalagi jika Anda masuk di tempat kerja yang baru dengan posisi yang cukup tinggi, maka bersikaplah aktif dan penuh antusiasme.

Adaptasi dengan lingkungan baru. 
Setiap tempat kerja atau perusahaan selalu mempunyai kebiasaan yang berbeda-beda. Pertama kali masuk kerja di tempat baru Anda harus mengenali lingkungan baru, dan jangan merasa bodoh karena tidak tahu apa-apa, akan tetapi mulailah mempelajari hal-hal baru sehingga Anda akan lebih mudah beradaptasi.

Buka mata dan waspada. 
Berada di tempat yang baru, itu berarti kita harus mempelajari sifat orang-orang yang ada di lingkungan sekitar tempat kerja baru Anda. hati-hatilah dengan orang yang sudah lama bekerja di tempat kerja baru Anda karena tidak jarang diantara mereka ada yang berusaha memberi Anda peringatan-peringatan yang membuat hati Anda ciut.

Jagalah etika. 
Saat Anda berada di tempat baru serta orang-orang baru pula, maka etika adalah hal yang perlu dijaga apalagi mereka belum mengenal kepribadian Anda dengan baik justru kadang-kadang kesalahan kecil dapat dimaafkan untuk menjatuhkan Anda. Untuk itu jagalah sikap dan tutur bahasa Anda.

Jika di tempat kerja lama Anda terbiasa berbicara dengan bahasa gaul atau tidak formal, maka tahan dulu untuk tidak berbicara kepada rekan kerja baru Anda dengan menggunakan bahasa tersebut. Tunggu sampai Anda mengenal kepribadian mereka dengan baik, dengan begitu Anda akan lebih mudah untuk menyesuaikan diri dalam pergaulan.

Sesuaikanlah juga gaya berbusana dengan keadaan setempat. 
Bagi Anda yang wanita, jangan dandan berlebihan dan jika tempat kerja lama Anda memperbolehkan memakai atasan tak berlengan dan rok super mini, belum tentu tepat kerja baru Anda menerima penampilan tersebut. Lihatlah lingkungan sekitar agar tidak salah tempat.

Lupakan semua kenangan di kantor lama. 
Apapun alasan Anda keluar dari pekerjaan lama Anda, jangan pernah mendiskreditkan perusahaan ataupun atasan lama Anda. Sebenarnya, menceritakan aib perusahaan lama sama saja menguak kelemahan Anda sendiri. Janganlah membanding-bandingkan perusahaan lama dengan yang baru, karena masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.

Salah bukan berarti menghukum diri sendiri tetapi untuk pelajaran berharga. Semua orang pasti pernah berbuat salah, namun jika terjadi dihari pertama Anda kerja di tempat baru, jangan langsung menyalahkan apalagi menghukum diri sendiri. Maklumi diri Anda sendiri. memang kita sering merasa panik dan gugup jika melakukan kesalahan apalagi jika kesalahan itu terjadi dihari pertama bekerja di tempat yang baru. Yang penting berjanjilah pada diri sendiri untuk tidak mengulanginya lagi dan jadikan kesalahan itu sebagai pengalaman yang sangat berharga untuk mulai karir di tempat yang baru.

Jagalah langkah Anda. Saat berinteraksi di lingkungan kerja yang baru, jangan terlalu banyak memberikan penilaian. Lakukan observasi lapangan dulu agar Anda mengenali lingkungan sekitar terlebih dahulu. Jangan sampai Anda salah memberikan penilaian terhadap lingkungan baru Anda atau rekan-rekan kerja baru. Dihari pertama kerja mungkin Anda sudah mendengar gosip-gosip yang beredar, akan tetapi jangan telan mentah-mentah kabar burung tersebut agar Anda tidak salah arah. Jangan terlalu banyak mengeluarkan suara dahulu, dengarkanlah dahulu bagaimana lingkungan Anda berkata.

Hari pertama kerja tidak pernah selamanya berakhir sesuai dengan keinginan Anda, akan tetapi hal yang perlu kita sadari adalah bahwa kita sedang mempelajari banyak hal yang belum kita ketahui di tempat kerja yang baru. 

-----------------

Tips Agar Sukses Di Tempat Kerja Baru

Menjadi anak baru di kantor memang bukanlah hal yang mudah. Jangan terjerumus dalam hal-hal kecil yang bisa membuat anda diasingkan. Pelajari 7 tips berikut ini.

Setelah melalui proses rekrutmen yang menantang, kini saatnya Anda memasuki kantor baru. Seperti apa teman kerja, lingkungan, dan apakah mereka akan menyukai Anda tentunya membuat hati berdebar-debar.

Jangan khawatir, selalu ada cara agar Anda mudah diterima. Ingat, jangan hanya fokus ke diri Anda tapi juga perhatikan lingkungan dan teman sekerja.


1. Cara Berpakaian

Anda adalah anak baru di kantor. Jangan berharap teman sekerja langsung bisa mengenali kepribadian Anda. Penampilan luar merupakan salah satu poin kesan pertama Anda. Gunakan pakaian yang pantas dan tidak berlebihan di hari pertama bekerja. Seperti apa gaya berbusana di kantor baru bisa Anda pelajari saat datang wawancara atau ketika proses rekrutmen di kantor tersebut. 

Jika Anda belum pernah sama sekali mengunjungi kantor Anda, tak ada salahnya memilih pakaian yang lebih rapih ketimbang yang lebih santai. Ini adalah momen untuk menciptakan kesan pertama, pastikan pakaian yang dipilih bisa memberi gambaran seperti apa kepribadian Anda di tempat kerja. 

Jangan menggunakan aksesori atau makeup berlebihan yang seakan meminta perhatian. Bisa jadi hal tersebut malah membuat Anda menjadi bahan omongan miring di tempat kerja baru.



2. Budaya Kantor

Mempelajari seperti apa budaya kantor baru Anda sangatlah penting. Ada kantor yang santai, formal, atau kombinasi antara keduanya. Pastikan Anda mempelajari dulu seperti apa budaya kantor Anda dari perilaku teman-teman sekerja, hubungan teman sekerja dengan atasan, dan sebaliknya. 

Ada kantor yang Anda bisa dengan santai menghampiri meja bos untuk berdiskusi, ada juga kantor yang bahkan Anda tak akan punya kesempatan untuk berbicara dengan bos besar Anda. Anda tentunya tak mungkin mengingat banyak hal dalam waktu yang singkat. Gunakan catatan untuk mengingat hal-hal yang penting.



3. Kepribadian yang Positif 

Dalam proses bekerja, suatu saat Anda pasti membutuhkan bantuan rekan kerja. Jangan bangun dinding yang tinggi pada hari pertama kerja. Sapa rekan kerja yang Anda temui dengan senyum. Untuk awal, cukup sapa dengan senyum atau hai. Tak perlu terlalu keras berusaha mengobrol seakan Anda sudah mengenal mereka lama. 

Terlalu ‘sok akrab’ malah akan membuat Anda dijauhi di tempat kerja. Biarkan hubungan Anda tumbuh secara alami lewat proses interaksi sehari-hari. Pada masa-masa awal kerja, jika ada ajakan untuk hang-out selepas kerja, usahakan untuk ikut serta. Lewat kesempatan yang lebih santai tersebut Anda bisa mengenal rekan kerja lebih jauh dan mengakrabkan diri. 

Usahakan untuk seimbang dalam mendekati berbagai jenis rekan kerja. Terlalu banyak mendekati rekan kerja laki-laki atau terlalu memilih mendekati atasan akan membuat Anda cepat jadi bisik-bisik kantor.



4. Mengingat Nama & Posisi 

Ini merupakan hal yang penting untuk membangun kesan pertama. Usahakan untuk mengingat nama teman sekerja Anda, minimal yang satu bagian atau divisi. Anda juga bisa membuat semacam peta nama agar mudah mengingat. 

Gambar secara umum posisi duduk dan tulis nama teman Anda untuk memudahkan mengingat. Pilih satu atau dua orang yang Anda ingat betul, lalu minta bantuan mereka untuk mengingat nama-nama teman lainnya. Mengetahui posisi orang tersebut di perusahaan juga penting. 

Jangan sampai sikut-sikutan di lift dengan rekan sekerja yang ternyata salah satu orang penting di perusahaan Anda. Memang tidak mudah untuk melakukan hal tersebut dalam minggu pertama. Lakukan bertahap dimulai dari orang yang paling sering berinteraksi dengan Anda.



5. Bantu & Inisiatif

Salah satu cara untuk mudah disukai di tempat kerja baru adalah menjadi rekan kerja yang senang membantu dan berinisiatif. Tentunya lagi-lagi jangan berlebihan. 

Pastikan pekerjaan Anda tetap bisa diselesaikan walau harus membantu tugas rekan kerja. Jika pekerjaan Anda sudah selesai, jangan hanya berdiam diri dan menunggu penugasan selanjutnya. Tanyakan kepada atasan atau rekan kerja apa yang bisa Anda lakukan atau siapa yang bisa Anda bantu.



6. Semangat Bekerja

Pernah saya memiliki rekan baru yang selalu datang telat dan sering pulang cepat. Hal tersebut tentunya bukan hal yang tepat untuk memberi kesan pertama yang baik. Usahakan selalu datang sedikit lebih cepat jika memungkinkan dan pulang setelah waktunya atau sudah ada rekan kerja lain yang pulang. Pelajari dulu bagaimana kebiasaan kantor baru Anda. 

Ada kantor yang karyawannya tidak pulang sebelum bosnya pulang. Ada juga yang bebas pulang pergi asal pekerjaan selesai. Untuk bulan-bulan awal selama Anda masih masa penilaian, usahakan selalu tepat waktu saat datang dan berkontribusi lebih. Setelah mempelajari kebiasaan perusahaan, pelan-pelan Anda bisa menyesuaikan diri. Salah satu kesan pertama yang harus dihindari adalah malas!

Satu hal lagi yang tak kalah penting adalah meminimalisir kepentingan pribadi pada jam kerja. Usahakan sesedikit mungkin chatting, membuka situs jejaring sosial, atau izin untuk hal-hal yang tidak terlalu penting.



7. Hindari Bergosip

Godaan terlibat bergosip memang kadang susah ditolak. Untuk masa-masa awal sebaiknya hindari terlibat dalam kegiatan pergosipan. Jangan sampai citra Anda sebagai anak baru menjadi miring karena ikut-ikutan berkomentar dan terlibat dalam tim gosip. Sebagai anak baru, sebaiknya perbanyakan teman daripada lawan.

Sumber : aceh.tribunnews.com

Tuesday, February 23, 2010

El-Chawarizmi


Muḥammad bin Mūsā al-Khawārizmī

Lahir c. 780
Suku Persia
Dikenal karena Risalahnya tentang aljabar dan angka India

Muḥammad bin Mūsā al-Khawārizmī (Arab: محمد بن موسى الخوارزمي) adalah seorang ahli matematika, astronomi, astrologi, dan geografi yang berasal dari Persia. Lahir sekitar tahun 780 di Khwārizm (sekarang Khiva, Uzbekistan) dan wafat sekitar tahun 850 di Baghdad. Hampir sepanjang hidupnya, ia bekerja sebagai dosen di Sekolah Kehormatan di Baghdad

Buku pertamanya, al-Jabar, adalah buku pertama yang membahas solusi sistematik dari linear dan notasi kuadrat. Sehingga ia disebut sebagai Bapak Aljabar. Translasi bahasa Latin dari Aritmatika beliau, yang memperkenalkan angka India, kemudian diperkenalkan sebagai Sistem Penomoran Posisi Desimal di dunia Barat pada abad ke 12. Ia merevisi dan menyesuaikan Geografi Ptolemeus sebaik mengerjakan tulisan-tulisan tentang astronomi dan astrologi.

Kontribusi beliau tak hanya berdampak besar pada matematika, tapi juga dalam kebahasaan. Kata Aljabar berasal dari kata al-Jabr, satu dari dua operasi dalam matematika untuk menyelesaikan notasi kuadrat, yang tercantum dalam buku beliau. Kata algorisme dan algoritma diambil dari kata Algorismi, Latinisasi dari nama beliau. Nama beliau juga di serap dalam bahasa Spanyol Guarismo dan dalam bahasa Portugis, Algarismo yang berarti digit.

Sedikit yang dapat diketahui dari hidup beliau, bahkan lokasi tempat lahirnya sekalipun. Nama beliau mungkin berasal dari Khwarizm (Khiva) yang berada di Provinsi Khurasan pada masa kekuasaan Bani Abbasiyah (sekarang Xorazm, salah satu provinsi Uzbekistan). Gelar beliau adalah Abū ‘Abdu llāh (Arab: أبو عبد الله) atau Abū Ja’far.

Sejarawan al-Tabari menamakan beliau Muhammad bin Musa al-Khwārizmī al-Majousi al-Katarbali (Arab: محمد بن موسى الخوارزميّ المجوسيّ القطربّليّ). Sebutan al-Qutrubbulli mengindikasikan beliau berasal dari Qutrubbull, kota kecil dekat Baghdad.

Tentang agama al-Khawārizmī', Toomer menulis:

“Sebutan lain untuk beliau diberikan oleh al-Ṭabarī, "al-Majūsī," ini mengindikasikan ia adalah pengikut Zoroaster.Ini mungkin terjadi pada orang yang berasal dari Iran. Tetapi, kemudian buku Al-Jabar beliau menunujukkan beliau adalah seorang Muslim Ortodok,jadi sebutan Al-Tabari ditujukan pada saat ia muda, ia beragama Majusi.”

Dalam Kitāb al-Fihrist Ibnu al-Nadim, kita temukan sejarah singkat beliau, bersama dengan karya-karya tulis beliau. Al-Khawarizmi menekuni hampir seluruh pekerjaannya antara 813-833. setelah Islam masuk ke Persia, Baghdad menjadi pusat ilmu dan perdagangan, dan banyak pedagang dan ilmuwan dari Cina dan India berkelana ke kota ini, yang juga dilakukan beliau. Dia bekerja di Baghdad pada Sekolah Kehormatan yang didirikan oleh Khalifah Bani Abbasiyah Al-Ma'mun, tempat ia belajar ilmu alam dan matematika, termasuk mempelajari terjemahan manuskrip Sanskerta dan Yunani.

Karya terbesar beliau dalam matematika, astronomi, astrologi, geografi, kartografi, sebagai fondasi dan kemudian lebih inovatif dalam aljabar, trigonometri, dan pada bidang lain yang beliau tekuni. Pendekatan logika dan sistematis beliau dalam penyelesaian linear dan notasi kuadrat memberikan keakuratan dalam disiplin aljabar, nama yang diambil dari nama salah satu buku beliau pada tahun 830 M, al-Kitab al-mukhtasar fi hisab al-jabr wa'l-muqabala (Arab الكتاب المختصر في حساب الجبر والمقابلة) atau: "Buku Rangkuman untuk Kalkulasi dengan Melengkapakan dan Menyeimbangkan”, buku pertama beliau yang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Latin pada abad ke-12.

Pada buku beliau, Kalkulasi dengan angka Hindu, yang ditulis tahun 825, memprinsipkan kemampuan difusi angka India ke dalam perangkaan timur tengah dan kemudian Eropa. Buku beliau diterjemahkan ke dalam bahasa Latin, Algoritmi de numero Indorum, menunjukkan kata algoritmi menjadi bahasa Latin.

Beberapa kontribusi beliau berdasar pada Astronomi Persia dan Babilonia, angka India, dan sumber-sumber Yunani.

Sistemasi dan koreksi beliau terhadap data Ptolemeus pada geografi adalah sebuah penghargaan untuk Afrika dan Timur –Tengah. Buku besar beliau yang lain, Kitab surat al-ard ("Pemandangan Bumi";diterjemahkan oleh Geography), yang memperlihatkan koordinat dan lokasi dasar yang diketahui dunia, dengan berani mengevaluasi nilai panjang dari Laut Mediterania dan lokasi kota-kota di Asia dan Afrika yang sebelumnya diberikan oleh Ptolemeus.

Ia kemudian mengepalai konstruksi peta dunia untuk Khalifah Al-Ma’mun dan berpartisipasi dalam proyek menentukan tata letak di Bumi, bersama dengan 70 ahli geografi lain untuk membuat peta yang kemudian disebut “ketahuilah dunia”. Ketika hasil kerjanya disalin dan ditransfer ke Eropa dan Bahasa Latin, menimbulkan dampak yang hebat pada kemajuan matematika dasar di Eropa. Ia juga menulis tentang astrolab dan sundial.

Kitab I - Aljabar
Al-Kitāb al-mukhtaṣar fī ḥisāb al-jabr wa-l-muqābala (Arab: الكتاب المختصر في حساب الجبر والمقابلة atau Kitab yang Merangkum Perhitungan Pelengkapan dan Penyeimbangan) adalah buku matematika yang ditulis pada tahun 830. Kitab ini merangkum definisi aljabar. Terjemahan ke dalam bahasa Latin dikenal sebagai Liber algebrae et almucabala oleh Robert dari Chester (Segovia, 1145) dan juga oleh Gerardus dari Cremona.

Dalam kitab tersebut diberikan penyelesaian persamaan linear dan kuadrat dengan menyederhanakan persamaan menjadi salah satu dari enam bentuk standar (di sini b dan c adalah bilangan bulat positif)

kuadrat sama dengan akar (ax2 = bx)
kuadrat sama dengan bilangan konstanta (ax2 = c)
akar sama dengan konstanta (bx = c)
kuadrat dan akar sama dengan konstanta (ax2 + bx = c)
kuadrat dan konstanta sama dengan akar (ax2 + c = bx)
konstanta dan akar sama dengan kuadrat (bx + c = ax2)
dengan membagi koefisien dari kuadrat dan menggunakan dua operasi: al-jabr ( الجبر ) atau pemulihan atau pelengkapan) dan al-muqābala (penyetimbangan). Al-jabr adalah proses memindahkan unit negatif, akar dan kuadrat dari notasi dengan menggunakan nilai yang sama di kedua sisi. Contohnya, x2 = 40x - 4x2 disederhanakan menjadi 5x2 = 40x. Al-muqābala adalah proses memberikan kuantitas dari tipe yang sama ke sisi notasi. Contohnya, x2 + 14 = x + 5 disederhanakan ke x2 + 9 = x.

Beberapa pengarang telah menerbitkan tulisan dengan nama Kitāb al-ǧabr wa-l-muqābala, termasuk Abū Ḥanīfa al-Dīnawarī, Abū Kāmil (Rasāla fi al-ǧabr wa-al-muqābala), Abū Muḥammad al-‘Adlī, Abū Yūsuf al-Miṣṣīṣī, Ibnu Turk, Sind bin ‘Alī, Sahl bin Bišr, dan Šarafaddīn al-Ṭūsī.

Buku 2 - Dixit algorizmi
Buku kedua besar beliau adalah tentang aritmatika, yang bertahan dalam Bahasa Latin, tapi hilang dari Bahasa Arab yang aslinya. Translasi dilakukan pada abad ke-12 oleh Adelard of Bath, yang juga menerjemahkan tabel astronomi pada 1126.

Pada manuskrip Latin,biasanya tak bernama,tetapi umumnya dimulai dengan kata: Dixit algorizmi ("Seperti kata al-Khawārizmī"), atau Algoritmi de numero Indorum ("al-Kahwārizmī pada angka kesenian Hindu"), sebuah nama baru di berikan pada hasil kerja beliau oleh Baldassarre Boncompagni pada 1857. Kitab aslinya mungkin bernama Kitāb al-Jam’a wa-l-tafrīq bi-ḥisāb al-Hind ("Buku Penjumlahan dan Pengurangan berdasarkan Kalkulasi Hindu").

Buku 3 - Rekonstruksi Planetarium
Peta abad ke-15 berdasarkan Ptolemeus sebagai perbandingan.

Buku ketiga beliau yang terkenal adalah Kitāb ṣūrat al-Arḍ (Bhs.Arab: كتاب صورة الأرض "Buku Pemandangan Dunia" atau "Kenampakan Bumi" diterjemahkan oleh Geography), yang selesai pada 833 adalah revisi dan penyempurnaan Geografi Ptolemeus, terdiri dari daftar 2402 koordinat dari kota-kota dan tempat geografis lainnya mengikuti perkembangan umum.

Peta Dunia Ptolemeus

Hanya ada satu kopi dari Kitāb ṣūrat al-Arḍ, yang tersimpan di Perpustakaan Universitas Strasbourg. Terjemahan Latinnya tersimpan di Biblioteca Nacional de España di Madrid. Judul lengkap buku beliau adalah Buku Pendekatan Tentang Dunia, dengan Kota-Kota, Gunung, Laut, Semua Pulau dan Sungai, ditulis oleh Abu Ja’far Muhammad bin Musa al-Khawarizmi berdasarkan pendalaman geografis yang ditulis oleh Ptolemeus dan Claudius.

Peta El-Chawarizmi

Buku ini dimulai dengan daftar bujur dan lintang, termasuk “Zona Cuaca”, yang menulis pengaruh lintang dan bujur terhadap cuaca. Oleh Paul Gallez, dikatakan bahwa ini sangat bermanfaat untuk menentukan posisi kita dalam kondisi yang buruk untuk membuat pendekatan praktis. Baik dalam salinan Arab maupun Latin, tak ada yang tertinggal dari buku ini. Oleh karena itu, Hubert Daunicht merekonstruksi kembali peta tersebut dari daftar koordinat. Ia berusaha mencari pendekatan yang mirip dengan peta tersebut.

Buku 4 - Astronomi
Kampus Corpus Christi MS 283

Buku Zīj al-sindhind (Arab: زيج "tabel astronomi”) adalah karya yang terdiri dari 37 simbol pada kalkulasi kalender astronomi dan 116 tabel dengan kalenderial, astronomial dan data astrologial sebaik data yang diakui sekarang.

Versi aslinya dalam Bahasa Arab (ditulis 820) hilang, tapi versi lain oleh astronomer Spanyol Maslama al-Majrīṭī (1000) tetap bertahan dalam bahasa Latin, yang diterjemahkan oleh Adelard of Bath (26 Januari 1126). Empat manuskrip lainnya dalam bahasa Latin tetap ada di Bibliothèque publique (Chartres), the Bibliothèque Mazarine (Paris), the Bibliotheca Nacional (Madrid) dan the Bodleian Library (Oxford).

Buku 5 - Kalender Yahudi
Al-Khawārizmī juga menulis tentang Penanggalan Yahudi (Risāla fi istikhrāj taʾrīkh al-yahūd "Petunjuk Penanggalan Yahudi"). Yang menerangkan 19-tahun siklus interkalasi, hukum yang mengatur pada hari apa dari suatu minggu bulan Tishrī dimulai; memperhitungkan interval antara Era Yahudi(penciptaan Adam) dan era Seleucid ; dan memberikan hukum tentang bujur matahari dan bulan menggunakan Kalender Yahudi. Sama dengan yang ditemukan oleh al-Bīrūnī dan Maimonides.

Karya lainnya
Beberapa manuskrip Arab di Berlin, Istanbul, Tashkent, Kairo dan Paris berisi pendekatan material yang berkemungkinan berasal dari al-Khawarizmī. Manuskrip di Istanbul berisi tentang sundial, yang disebut dalam Fihirst. Karya lain, seperti determinasi arah Mekkah adalah salah satu astronomi sferik.

Dua karya berisi tentang pagi (Ma’rifat sa’at al-mashriq fī kull balad) dan determinasi azimut dari tinggi (Ma’rifat al-samt min qibal al-irtifā’).

Beliau juga menulis 2 buku tentang penggunaan dan perakitan astrolab. Ibnu al-Nadim dalam Kitab al-Fihrist (sebuah indeks dari bahasa Arab) juga menyebutkan Kitāb ar-Ruḵāma(t) (buku sundial) dan Kitab al-Tarikh (buku sejarah) tapi 2 yang terakhir disebut telah hilang.

Sumber :
http://id.wikipedia.org

Tuesday, February 16, 2010

King Arthur (2004)

King Arthur dirilis pada tanggal 7 Juli 2004. Disutradarai oleh Antoine Fuqua, diproduseri oleh Jerry Bruckheimer, ditulis oleh David Franzoni. Dibintangi oleh Clive Owen, Keira Knightley, Ioan Gruffudd, Stephen Dillane, Stellan Skarsgård, Ray Winstone, Hugh Dancy, Til Schweiger, dan Mads Mikkelsen.

Film King Arthur berdurasi selama 126 menit, mendapat rating dari IMDb 6.3, Rotten Tomatoes 31 persen, dan Metacritic 46.

King arthur mengisahkan tentang kekuasaan romawi yang tengah memasuki masa-masa akhir dari kekuatannya. Sebuah masa dimana eropa tengah memasuki masa yang sulit dan sering kali disebut sebagai masa kegelapan. Padahal dulu sama sekali tidak ada yang pernah menyangka bahwa romawi yang begitu berkuasa akan bisa sampai di titik nadir kekuasaan mereka sepert saat ini. Pergerakan jaman dan demokrasi yang terus berjalan menjadi alasan terbesar kenapa romawi harus menghadapi situasi yang sulit tersebut.

Pada saat itu sendiri, kekuasaan romawi tengah dipimpin oleh seseorang yang bernama arthur. Arthur sendiri adalah seorang pahlawan romawi yang berdarah ratu elizabeth atau inggris. Dia digambarkan sebagai sosok yang kuat, penuh kharisma sekaligus memiliki kepedulian yang tinggi terhadap orang di sekitarnya. Arthur sendiri tengah menghadapi dilema yang tidak kecil.

Masa sulit yang tengah dihadapi oleh romawi adalah masalah utamanya. Berbagai kesulitan tersebut harus dia hadapi dengan ketegaran seorang pemimpin. Apalagi arthur memiliki keyakinan bahwa apabila kesulitan yang tengah dihadapi oleh romawi ini akan berdampak dengan ketidakstabilan kondisi di wilayah inggris.

Hal tersebutlah yang membuat arthur memiliki niat kuat untuk menjadikan tanah inggris sebagai wilayah yang penuh kedamaian. Sehingga nantinya para rakyat yang tinggal disana bisa hidup dengan kondisi serba berkecukupan serta kedamaian yang selama ini diharapkan bisa mewujud menjadi kenyataan.   hal tersebut dibuktikan arthur dengan cara ia rela turun tangan langsung membantu para prajuritnya menyelesaikan tugas yang masih terkatung di roma. Arthur berharap nantinya tugas tersebut akan diselesaikan dengan lebih cepat. Agar para prajuritnya bisa kembali ke daerah masing-masing.

Namun ternyata niat baik dari arthur tersebut terpaksa tertahan lebih dulu karena dia harus memimpin pasukannya untuk melawan musuh bebuyutan mereka. Yaitu kaum woods yang selama ini terus menjadi lawan. Nantinya tugas tersebut sekaligus akan menjadi tugas terakhir bagi para pasukan milik arthur sebelum nantinya mereka kembali ke tempat mereka masing-masing. Namun pertempuran tersebut tidak pernah berjalan mudah untuk kedua belah pihak apalagi harus dilakukan dengan cara bergerilya.

Sunday, February 14, 2010

Sejahtera

Memantaskan diri pada yang banyak

Kesejahteran manusia biasanya terdiri dari 3 faktor, yaitu
Gaji
Pangkat
Penghormatan

Mengapa kita tidak bekerja keras untuk menjemput takdir yang lebih baik. Jadi jangan batasi Tuhan untuk memberikan kesejahteraan kita yang lebih baik.

Be smart & work hard
Kerja Keras (otot)
Kerja Cerdas (otak)
Kerja Ikhlas

Meski kita lemah dan kita namun kita tetap senantiasa sibuk, maka kita akan lebih berhasil daripada dia yang kuat dan cerdas tapi lamban dan malas.

Thursday, February 11, 2010

Perjalanan

Berkarir di Batam yaitu di perusahaan PMA merupakan suatu pengalaman yang tidak mungkin aku lupakan karena banyak sekali pengalaman yang membentuk jati diriku seperti sekarang ini. Ditempa oleh sesama karyawan dan atasan yang berasal dari berbagai suku di Indonesia bahkan rekan kerja yang berbeda negara.

Mulai dari Debut Hari Pertama Bekerja yaitu tanggal 4 April 2005 hingga aku mengucapkan Last Word pada tanggal 9 Februari 2010. Tidak ada yang patut disesali karena semuanya merupakan perjalanan dan pengalaman berharga bagi diriku.

Selama hampir 5 tahun itu, aku sudah 10 kali melakukan perjalanan bolak-balik Batam - Jawa, yaitu sebagai berikut:

(berangkat ke Batam pada tanggal 3 April 2005, disini aku abaikan)

Mudik 1 (Batam - Surabaya - Jember)
Tanggal 18 Januari 2006 hingga 24 Januari 2006
Mudik ini berkesan karena aku melangsungkan tunangan yaitu pada tanggal 21 Januari 2006

Mudik 2 (Batam - Surabaya - Malang)
Tanggal 04 Mei 2006 hingga 08 Mei 2006
Disinilah aku melihat kegigihan (calon) istriku yang berusaha sekuat tenaga mencari tiket pesawat untuk mudik, padahal jelas-jelas semua loket mengatakan sold out. Tapi dengan kegigihannya dan berurai air mata, akhirnya dibantu oleh petugas akhirnya kita pun dapat berangkat mudik, dengan tempat duduk terbatas di pesawat. Mengapa istriku ngotot mudik, karena istriku tidak ingin melewatkan prosesi pernikahan sahabat kita yaitu Windi - Dodiek yang menikah di Malang.

Mudik 3 (Batam - Surabaya - Jember)
16 November 2006 hingga 22 November 2006
Acara lamaran dengan calon istriku

Mudik 4 (Batam - Surabaya - Jember)
26 Januari 2007 hingga 2 Februari 2007
Pernikahan yang agung dan sakral

Mudik 5 (Batam - Surabaya - Jember)
11 Oktober 2007 hingga 19 Oktober 2007
Mudik lebaran pertama setelah berkarir di Batam

Mudik 6 (Batam - Surabaya)
22 Januari 2008 hingga 29 Januari 2008
Rafa, putra pertama-ku lahir.

Mudik 7 (Batam - Surabaya)
20 Maret 2008 - 25 Maret 2008
Mudik, menengok Rafa

Mudik 8 (Batam - Surabaya)
21 Januari 2009 - 01 Februari 2009

Mudik 9 (Batam - Surabaya - Jember - Kudus)
16 September 2009 - 28 September 2009

Mudik 10 (Batam - Surabaya)
11 Februari 2010

--------------------------------------
update 27 Maret 2011
Setelah last day dari Batam setahun kemudian yaitu tanggal 27 Maret 2011 hingga 20 Maret 2011, aku kembali ke Batam dan Singapura untuk melakukan deal jual beli rumah yang dulu pernah kita tempati berdua.


Aku Tak Akan Menukar Kebahagiaan


Hari ini merupakan akhir perjalananku di Pulau Industri, Batam dan awal kembali perjalanan panjang di kota Metropolis Surabaya.

Meskipun berat, karena aku memulai karir dan lembaran di Batam mulai tahun 2005 silam, tepatnya pada tanggal 4 April 2005 sebagai debut hari pertama kerja hingga akhirnya 9 Februari 2010 mengucapkan Last Word.

Ujian pertama adalah bukan mencari karier kedua di kota Metropolis, tapi adalah setelah sempat berpisah hampir 6 bulan dengan istri dan anak pertamaku, Rafa, apakah Rafa masih mengenali. Karena beberapa teman yang sempat berpisah lebih dari 3 bulan dengan anaknya merasa sangat sedih saat bertemu anaknya sebab anaknya tersebut tidak mengenalinya.

Dan saat turun di bandara Surabaya Juanda di Sidoarjo, akhirnya aku bertemu dengan Rafa yang saat itu berusia 2 tahun. Dan alhamdulillah Rafa mengenali dan bahkan minta gendong dan mau melepasnya kembali.

Benar-benar momen mengharukan yang tak akan bisa aku lupakan.

Aku tak akan mau menukar kebahagiaan ini dengan apapun di dunia ini.

Hidupku tak akan sempurna tanpamu.

Related Posts