Monday, May 5, 2014

Mata Kedutan Sebelah Kiri


Seminggu terakhir ini mata bagian bawah sering bergerak sendiri alias kedutan. Semakin hari semakin sering intensitas kedutan.

Menurut mitos, arti kedutan di dagian mata kiri konon katanya adalah Anda akan bertemu dengan orang yang istimewa di hati Anda. Kedutan di kelopak kiri bawah artinya kurang menyenangkan karena Anda akan bersedih.

Ah, tapi itu kan mitos.

Ada kemungkinan mata kedutan ini efek dari insomnia, dimana insomnia atau sleeplessness atau gejala sulit memejamkan mata waktu tidur malam hari sudah aku derita sejak SD hingga kini dewasa.

Lalu aku coba cari referensi lain.

Kedutan terjadi karena serabut saraf di dalam otak mengalami kontraksi sesaat. Denyutan pembuluh darah tiba-tiba seperti mengalami rangsangan (kontraksi) yang membangkitkan aliran listrik melalui nervus facialis yang membuat mata kejang sesaat.

Kedutan dianggap berbahaya jika kejadiannya berlangsung secara terus menerus dan dalam waktu lama atau gerakannya tidak bisa diobati.

Diantaranya penyebabnya yang kemungkinan saya derita adalah sebagai berikut:

1. Stres 
Mata berkedut dapat menjadi salah satu tanda stres karena mata menjadi begitu tegang. Mengurangi penyebab stres dapat membantu membuat mata berhenti bergerak-gerak.

2. Kelelahan
Kurang tidur yang dialami entah karena stres atau alasan lain dapat memicu kejang kelopak mata. Segera bayar kekurangan tidur Anda dapat membantu mengurangi kedutan.

3. Mata lelah
Mata Anda mungkin bekerja terlalu keras yang memicu kelopak mata bergerak-gerak. Mata yang tegang karena terus menatap komputer salah satunya menjadi penyebab yang sangat umum dari gangguan mata.

4. Kafein dan Alkohol
Banyak ahli percaya bahwa terlalu banyak kafein dan alkohol dapat memicu mata berkedut karena tekanan pada pembuluh darah meningkat.

5. Ketidakseimbangan Nutrisi
Beberapa laporan menunjukkan kekurangan zat gizi tertentu seperti magnesium dapat memicu kejang kelopak mata. Jika Anda mencurigai kekurangan gizi telah mempengaruhi kesehatan sebaiknya minta pendapat ahli gizi.

Lalu, 2 hari terakhir ini, kedutan pada bagian mata ini membuat tidak nyaman. Sangat mengganggu dalam beraktivitas. Maka, agar tidak semakin parah aku periksakan ke dokter mata di Rumah Sakit terdekat.



Sesampai di dokter mata, saya ceritakan keluhan pada dokter mengenai mata kedutan di sebelah kiri. Awalnya saya diperiksa mata seperti saat tes mata untuk menentukan minus pada mata, atau yang dinamakan dengan Snellen chart. Snellen chart adalah poster yang berfungsi untuk mendeteksi tajam penglihatan seseorang.  Snelen Card berupa poster yang biasa digunakan oleh dokter untuk memeriksa mata pasiennya seperti mengalami susah membaca.  

Hasilnya sepertinya masih oke. Mungkin.



Berikutnya saya diminta beralih posisi untuk dicek dengan menggunakan suatu alat atau instrumen yang digunakan untuk memeriksa penyakit/kelainan pada mata yang tidak bisa dilihat dengan mata telanjang, ada yang mengartikan sama dengan mikroskop mata, mungkin nama alat yang dimaksud adalah Slit Lamp. 

Mata pasien akan diberi sumber cahaya intensitas tinggi yang difokuskan ke mata. Pemeriksaan meliputi kelopak mata, sklera, konjungtiva, iris, lensa kristal, dan kornea. Pemeriksaan slit lamp memberikan pandangan diperbesar stereoskopik dari struktur mata secara rinci, memungkinkan diagnosis secara anatomi dibuat untuk berbagai kondisi mata.

Hasilnya kata dokter dengan menyakinkan mata saya sehat. Alhamdulillah.

Lalu kira-kira mata kedutan saya kenapa?.

Dokter menjelaskan bahwa penyebab mata kedutan saya adalah karena stres dan kelelahan. Lho, padahal meski kerja saya sehari-hari terutama 2 minggu terakhir memang cukup berat daripada hari-hari sebelumnya, tapi saya merasa enjoy, tidak kelelahan atau pun stres.

Ya, mungkin dokter benar, dan pastinya betul lah, dokter kan seorang profesional yang mempunyai pengalaman segudang. Oleh dokter kemudian diberi 2 macam obat. Yaitu obat tetes mata dan obat berupa tablet untuk diminum.

Obat berupa tablet untuk diminum ini menurut dokter agar tidur saya lebih nyenyak dan lebih berkualitas. Sehingga dapat meredakan kelelahan dan stres yang saya derita.

Obat tersebut adalah Estazolam atau Esilgan. Atau yang lebih dikenal sebagai obat tidur, biasa diresepkan dalam bentuk sediaan 1 mg dan 2 mg. Tidak boleh digunakan berbarengan dengan obat anticemas lain. Efek sedasi tinggi sehingga digolongkan ke dalam hipnotik sedatif. Untuk gangguan tidur memang yahud tapi lebih baik pake golongan yang lebih ringan dulu. Hang over sering dialami oleh pemakai obat ini, keracunan akibat pemakaian yang banyak menyebabkan efek sedasi yang berkepanjangan bahkan jika sudah dibilas lambung dan sudah digunakan obat keluar kencing.

Obat yang kedua adalah obat tetes mata, dimana saya jelaskan pada dokter bahwa pekerjaan saya menuntut mata saya harus sering memelototi layar komputer atau notebook dari pagi hingga malam.

Penyebab gangguan mata akibat komputer semacam itu adalah kebiasaan yang tidak sehat ketika bermain atau bekerja dengan komputer dalam bentuk sebagai berikut :

1. Terlalu lama menatap, melirik dan jarang berkedip
Kegiatan mengedipkan atau memejamkan mata sesaat, sesungguhnya akan memberikan manfaat membasahi bola mata agar tetap lembab sehingga tidak mengalami kekeringan karena adanya penguapan air atau evaporasi pada bola mata. 

2. Kekuatan cahaya dan warna yang kontras
Kuatnya pancaran cahaya layar monitor memaksa retina untuk menyesuaikan diri dan bekerja lebih keras dalam mengatur masuknya cahaya ke mata, sehingga mata menjadi cepat lelah. Kelelahan akan semakin mudah terasa apabila tidak didukung dengan penerangan ruangan yang memadai, sehingga terjadi perbedaan yang dratis antara cahaya layar monitor dengan lingkungan sekitar. 

3. Posisi tubuh yang salah
Keseriusan bekerja atau bermain menggunakan komputer terkadang tanpa disadari posisi badan cenderung tegang mematung dan tidak rileks sehingga mengakibatkan peredaran darah tidak lancar.

Agar terhindar dari gangguan sebaiknya ketika bekerja dengan komputer diupayakan jangan merasa pelit untuk mengedipkan mata agar bola mata tetap lembab dan sehat. 

Setiap kali bekerja menggunakann selama 2 jam sebaiknya mengistirahatkan diri 5-15 menit dengan sekadar meregangkan otot badan dan saraf mata dengan berjalan-jalan di sekeliling ruangan atau mencermati pemandangan di luar.

Mengatur jarak antara layar monitor dengan mata secara ideal yakni minimal 50-75 cm tergantung ukuran monitor, semakin lebar layar monitor semakin besar pula pancaran sinar radiasi yang akan menimpa mata.

Hal terakhir yang tak kalah pentinya adalah dengan memasang filter pada layar monitor. Alat ini di samping mampu menangkal sinar radiasi yang terpancar dari layar monitor, dapat juga berfungsi mengurangi pedar cahaya monitor yang terlalu kuat. Konsumsi vitamin A agar mata tetap dalam kondisi sehat dan segera periksa ke dokter mata bila terjadi gangguan mata.

Jika gangguan mata tidak parah, gangguan semacam ini dapat diatasi dengan obat mata biasa. Obat mata anti iritasi, seperti Visine maupun Rohto misalnya, dapat digunakan untuk gangguan semacam ini. Selain itu, Cendo Augentonic maupun Asthenof cukup untuk mengobati gangguan mata akibat memelototi layar komputer.

Dan hasilnya setelah 3 hari mengikuti saran dari dokter, alhamdulillah penyakit mata kedutan sudah tidak menimpa mata kiri saya lagi.


Sumber :
http://elektromedik.blogspot.com
http://health.detik.com
http://health.kompas.com
http://id.shvoong.com
http://kesehatan.kompasiana.com
http://www.vemale.com