Monday, June 23, 2014

Mnemonic


Mnemonic berasal dari bahasa Yunani, "Mnemosyne", yang berarti Dewi Memori. Yang dimaksud Mnemonic adalah menghafalkan sesuatu dengan "bantuan". Bantuan tersebut bisa berupa singkatan, pengandaian dengan benda, atau "linking" (mengingat sesuatu berdasarkan hubungan dengan suatu hal lain), dan masih banyak metode lain. 

Jika ditelusuri, mnemonic berasal dan berkembang terutama sejak jaman Yunani dan Romawi kuno (Nama dewi ingatan Yunani: Mnemosyne). Orang Yunani dan Romawi kuno membedakan ingatan ke dalam 2 tipe: ingatan alami dan ingatan buatan/artificial. Berbeda dgn ingatan alami yg diperoleh dari lahir, ingatan buatan diperoleh dgn berlatih metode mnemonic. Mnemonic yang dimaksudkan di sini adalah semua metode/sistem untuk menghapal.

Ingat dengan MeJiKuHiBiNiU? Ini merupakan cara mengingat warna pelangi yang dulu kita pelajari di SD itu termasuk teknik/metode mnemonic. 



Cara menghapal jumlah hari dalam tiap bulan dengan menggunakan kepalan tangan kiri dan kanan juga merupakan salah satu contoh metode memorisasi/mnemonic.

Ada banyak sekali metode mnemonic dan variasinya… Di kesempatan kali ini, kita akan belajar salah satu metode mnemonic tertua: MAJOR SYSTEM/Sistem Utama. Sistem ini disebut juga Phonetic System karena menggunakan lafal bunyi. 

Major System bekerja dengan cara meng-convert angka 0-9 menjadi huruf konsonan, misal: 0=S/Z, 1=T/D, 2=N, 3=M, 4=R, 5=L, 6=J, 7=K/C, 8=F/V, 9=B/P. Penjelasan mengapa huruf2 tersebut dipilih, bisa dilihat di tabel berikut:

Angka Konsonan Mnemonic
0 S, Z, X Z adalah huruf pertama “zero”. Huruf S mirip dengan Z terbalik. X bunyinya mirip S.
1 T,D T dan D sama-sama memiliki satu garis vertikal ke bawah
2 N N punya dua garis ke bawah dan mirip angka 2 miring
3 M M kalau diputar mirip angka 3
4 R R adalah huruf terakhir “four”
5 L L adalah angka romawi untuk 50
6 J Huruf J mirip angka 6 yang diputar
7 K,C Huruf K terdiri dari dua angka 7. C mirip kebalikan angka 7.
8 F,V Huruf F kecil (f) mirip angka 8. V bunyinya mirip dengan F.
9 P,B P dan B kecil (b) mirip angka 9.

Penerapan untuk menghapal nomor telepon, andaikan kita ingin menghapalkan nomor telepon berikut: 021531234. Dengan konversi angka ke bunyi konsonan sesuai tabel, didapatkan huruf S-N-T-L-M-D-N-M-R. Sisipkan vokal, misalkan menjadi: SoNToLoyoMeDaNMaRio. Nah, lebih mudah mengingatnya bukan? Saya hanya perlu membayangkan seorang teman saya yang orangnya rada sontoloyo bernama Mario yang asalnya dari kota Medan.

Contoh lain misalnya angka 0-9. 

0=Saw (gergaji)
1=Tie (dasi)
2=Noah (nuh)
3=Ma (mama)
4=Ray (sinar)
5=Law (hukum, saya pakai gambaran pak polisi dengan kumis sangarnya)
6=Jaw (rahang)
7=Cow (sapi)
8=Eve (nabi hawa)
9=Bee (lebah).

Kamu bebas meng-assign lebih dari satu objek untuk satu angka, misalkan Toe(jempol kaki) juga bisa mewakili angka 1. Cara ini berguna untuk meminimalisir perulangan objek pada suatu deret hapalan.

Sekarang mari kita lihat contoh nomor telepon tadi: 

021531234

Substitusi angka dengan masing-masing objeknya, didapat: 

Saw-Noah-Tie-Law-Mama-Toe-Noah-Mama-Ray. 

"Sebuah GERGAJI menggergaji janggut nabi NUH yang bentuknya seperti DASI. Janggut tersebut sangat panjang sehingga membelit tubuh pak POLISI. Datang MAMA menolong dengan memutus belitannya menggunakan JEMPOL KAKI. NUH marah2 marah2 sama MAMA dan menghukum dengan mengeluarkan SINAR laser dari tongkatnya."

Dengan mengarang cerita seperti ini,  ingatan yang seharusnya jangka pendek tersebut dapat ter-transfer ke memori jangka panjang.

Otak kita juga mempunyai sistem yang cukup efisien dalam organisasi data. Otak menyimpan informasi baru dengan membentuk ikatan antar neuron sehingga membentuk jalur baru. Memori yang tidak pernah atau jarang di-recall otomatis lambat-laun akan melemah ikatan antar neuronnya sehingga sulit kita ingat, bahkan bisa jadi kita lupakan sama sekali.

Contoh lain adalah trik magic dari Denny Darko,

1 = T , D
2 = N
3 = M
4 = R
5 = L
6 = J,G (ex : engine) ,Ch,Sh,Zh,Z
7 = K,G (ex : good),C,Q
8 = F,V
9 = P,B
0 = S,Z

Caranya,misal ada angka 34713720 ,pertama bagi tiap 2 angka.
jadi, 34-71-37-20 ,lalu bikin kata2 dari angka itu dengan cara di atas.

34=MaRi
71=KiTa
37=MaKan
20=NaSi

Untuk pembelajaran, cara penggunaan mnemonic sebagai berikut: 
(1) siapkan fakta atau kata kunci dari materi pelajaran yang harus diingat, 
(2) kaitkan kata-kata tersebut antara satu dengan yang lain, 
(3) buat visualisasi (khayalan) di dalam pikiran, 
(4) panggil ulang kata-kata tersebut.

Misalnya siswa harus mengingat 10 kata kunci berikut: 
Rusia, Amerika, Gajah, Pelawak, Api, Taj Mahal, Mesir, Hitam, Matahari, Laut (diadopsi dari Kapadia, 2003:56-57 dengan penyesuaian). 
Kata-kata itu kemudian dikaitkan dengan teknik mnemonic.

Contoh kaitan mnemonic: 
Rusia berperang melawan Amerika dan mengubah Amerika menjadi seekor gajah. Gajah itu dinaiki seorang pelawak yang pergi ke Indonesia untuk menonton API (Akademi Pelawak TPI). Pelawak itu kemudian mengajak peserta API ke India untuk menyaksikan Taj Mahal. Dari India, mereka melanjutkan perjalanan ke Mesir untuk menyaksikan piramida. Di Mesir, mereka bertemu orang-orang yang berkulit hitam. Mereka heran dan bertanya mengapa orang-orang itu berkulit hitam, yang dijawab bahwa mereka terbakar matahari. Mendengar jawaban itu mereka kaget dan jatuh ke laut.

Dari contoh kaitan mnemonic di atas terlihat bahwa pikiran (ide) satu saling berkait dengan pikiran yang kedua dan seterusnya. Satu pikiran diikat oleh pikiran berikutnya seperti rantai. Jika kita mengingat satu pikiran, maka pikiran lainnya akan mengikutinya secara otomatis. Kaitan yang tersusun menyerupai sebuah cerita itu semakin memudahkan siswa mengingat keseluruhan kata, karena kata-kata yang semula seperti tidak saling berhubungan kini semuanya tampak logis dan saling terkait.

Visualisasi dalam mnemonic dilakukan, misalnya dengan membuat gambaran mental tentang seekor gajah yang dinaiki lima orang pelawak. Di atas kepala mereka tampak matahari bersinar terang dan membakar tubuh orang-orang berkulit hitam. Atau visualisasi yang lebih aneh agar hasilnya maksimal. Revisi dilakukan dengan memanggil ulang kata-kata kunci di atas.


Sumber : http://www.wikumagic.org
http://www.abelbrata.com
http://www.gurusukses.com

No comments:

Post a Comment

Related Posts