Wednesday, April 29, 2015

Istri

Baik buruknya tergantung suami

CANTIK bila suami memberi hak berhias
AKHLAK baik bila suami mengajarkan etika
PINTAR bila suami mengajarkan ilmu
SHALEHAH bila suami membimbing ke agama yang baik



---------------------------------

Tulisan diatas aku baca dari sebuah foto profil adik sepupu saya yang kebetulan pada tahun ini akan menikah dengan calon suaminya. Tentunya bagi calon pasangan suami istri bakal mencari info dan ilmu seputar rumah tangga.

Namun bukan berarti orang yang telah mengarungi mahligai rumah tangga tidak perlu belajar lagi. Belajar mengenai apapun seputar pernikahan dan rumah tangga. Karena ikatan rumah tangga yang diresmikan saat pernikahan tepatnya saat ijab kabul.

Ijab kabul adalah ucapan dari orang tua atau wali mempelai wanita untuk menikahkan putrinya kepada sang calon mempelai pria. Orang tua mempelai wanita melepaskan putrinya untuk dinikahi oleh seorang pria, dan mempelai pria menerima mempelai wanita untuk dinikahi.

Ijab kabul merupakan ucapan sepakat antara kedua belah pihak.

Ijab kabul adalah pembeda yang jelas untuk membedakan antara manusia dan hewan dalam perihal perkawinan.

Nah, setelah 8 tahun pernikahan, kemungkinan ada masa "jenuh", namun sebagai suami kita harus senantiasa belajar lagi agar dapat mengajarkan etika kepada istri. Harus belajar lagi agar dapat mengajarkan ilmu dunia yang berguna. Aku harus belajar lagi agar dapat membimbing ke perjalanan akhirat nanti.

Menikah bukan hanya soal menuntut hak kita. Atau menuntut kewajiban pasangan kita. Tapi banyak hal lain. Misalnya :
  1. Menurunkan ego. 
  2. Menjaga keharmonisan. 
  3. Mengalah. 
  4. Kerja sama. 
  5. Kasih sayang. 
  6. Cinta. 
  7. Dan Persahabatan. 
Menikah itu perlombaan untuk berusaha mem-baikan satu sama lain. Yang wanita sebaik mungkin membantu suaminya. Yang lelaki sebaik mungkin membantu istrinya. Toh impiannya rumah tangga sampai surga.