Tuesday, September 6, 2016

Tifus


Penyakit Tifus
Tifus (tipes) atau demam tifoid terjadi karena infeksi bakteri Salmonella typhi.

Penularan
Ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi sejumlah kecil tinja atau urin yang terinfeksi bakteri.
Kontak langsung dengan pengidap juga dapat menyebabkan infeksi bakteri Salmonella typhi.

Dari populasi dunia, prosentase kematian adalah sekitar 10%, yaitu sejumlah 216.000 jiwa dari total lebih dari 2,16 juta kasus tifus di seluruh dunia.

Dari populasi Indonesia, prosentase kematian adalah sekitar 2%, yaitu sejumlah 20.000 dari total 900.000 kasus tifus.

Pencegahan
Hindarilah makanan yang tidak bersih.
Perhatikan makanan agar tidak terkena lalat atau potensi kotoran yang lain.
Hindari makan di tempat terbuka yang mudah terpapar bakteri dan disarankan untuk mengonsumsi minuman dalam kemasan.
Makan makanan yang bergizi baik
Biasakan mengkonsumsi makanan yang sehat dan diolah dari bahan –bahan yang sehat.
Hindari konsumsi sayur dan buah-buahan yang tidak dicuci.
Tidur 7-8 jam/24 jam,
Olah raga secara teratur 3- 4 kali seminggu selama 1 jam.
Cucilah tangan sebelum makan. 

Pemulihan
Konsumsi air dalam jumlah yang cukup untuk mencegah dehidrasi.
Hindari konsumsi makanan yang mengandung cabai, bahan tambahan dan berbagai makanan dari santan.
Konsumsi bubur yang dicampur dengan sayuran atau lauk lain sehingga nutrisinya lebih mudah diserap oleh tubuh.Hindari minuman alkohol dan semua jenis minuman yang mengandung kafein agar tubuh lebih sehat.
Hindari konsumsi susu dan semua jenis produk susu karena usus masih sangat sensitif.


Sumber :
http://www.alodokter.com/tifus
https://artikesehatan.wordpress.com/tiphustipes/
http://halosehat.com/penyakit/tifus/gejala-tipes