Tuesday, November 15, 2016

Kawasan Industri

Pengalaman perjalanan karirku yang menghiasi Curriculum Vitae-ku ada 4 perusahaan yang berada di 4 lokasi yang berbeda-beda. Yaitu berada di kota Jakarta, Batam, Surabaya dan Sidoarjo. Dari ke-4 kota tersebut ada beberapa kawasan industri yang pernah aku singgahi.

Yaitu kawasan industri Jababeka di Jakarta atau lebih tepatnya di Bekasi, kemudian Batamindo Industrial Park di Mukakuning Batam dan Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER).

Beberapa kawasan Industri yang pernah aku singgahi akan aku bahas berdasarkan pengalaman dan beberapa artikel dan sumber yang aku baca. Sebagai berikut.

Jababeka - Bekasi
Kawasan industri PT Jababeka Tbk atau KIJA mempunyai luas lahan 5.600 ha dengan beroperasi 1.360 pabrik. Diperkirakan pada siang hari ada satu juta orang beraktivitas di Jababeka, sedangkan malam hari hanya ada 400 ribu jiwa.

Batamindo Industrial Park - Batam
Batamindo Industrial Park atau BIC mempunyai luas 320 hektar, dan sekitar 200 hektar yang di bangun, sisanya berupa hutan lindung. Diperkirakan terdapat perusahaan sebanyak 77 buah yang hampir semuanya merupakan perusahaan Manufacturing atau perakitan. Di Batam selain Batamindo Industrial Park, masih terdapat 26 kawasan industri lainnya.

Surabaya Industrial Estate Rungkut
Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) mempunyai luas 245 ha. dan terdapat kurang lebih terdapat 300 industri dengan jumlah tenaga kerja yang dapat ditampung 50.000 orang.

Kemudian tepat di sebelah SIER dikembangkan di Berbek Sidoarjo dengan luas 87 Ha dengan terdapat kurang lebih terdapat 60 perusahaan dengan jumlah tenaga kerja yang ditampung sebanyak 10.000 orang.

Pasuruan Industrial Estate Rembang
Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER) mempunyai luas lahan 500 ha, saat ini kurang lebih 69 perusahaan, dan jumlah tenaga kerja yang nantinya dapat ditampung ditempat ini kurang lebih 75.000 orang.


Dan baru-baru ini berlangsung kerjasama bilateral antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dengan kerja sama investasi di Kendal Industrial Park, yang menjadikan Kendal ditetapkan sebagai salah satu zona Lokasi Kawasan Ekonomi Khusus Indonesia.

Diprakarsai oleh PT Jababeka Tbk bekerjasama dengan PT Sembcorp Development Pte (Singapura) menyatakan siap mengembangkan area seluas 2700 ha dengan total investasi mencapai hampir 8 Triliun.

Informasi lain yang didapat total investasi akumulasi yang dibutuhkan berada di kisaran Rp20 triliun setelah memperhitungkan harga lahan, infrastrukturnya, dan investasi yang dikeluarkan calon tenant potensial.

Kendal Industrial Park selain mempunyai letak strategis berada di jalur distribusi Pulau Jawa. Dukungan infrastruktur lengkap, 2 pelabuhan ekspor, 2 bandara internasional, jalur kereta api, jaringan pipa gas & listrik. Sudan mulai beroperasionalnya pelabuhan penumpang & niaga Kendal yang kelak bernama Kendal Mega Seaport.

Selain itu Kendal Industrial Park terletak sekitar 21 km di sebelah barat Semarang, dan 20 km dari Bandara Internasional Ahmad Yani, serta 25 km dari Pelabuhan Tanjung Emas.

Kendal Industrial Park nantinya merupakan kawasan industri terpadu yang akan menjadi sebuah kota industri mandiri dengan fasilitas modern dan infrastruktur yang lengkap. Pengembangan tahap I meliputi 860 hektar lahan untuk dibangun pabrik-pabrik siap pakai serta zona komersial dan hunian.

Terdapat 16 perusahaan yang rencananya akan membangun pabrik di Kendal Industrial Park dimana saat ini sudah 120 ha lahan yang digarap.

Kendal Industrial Park menargetkan pengembangan 860 hingga 1.000 ha lahan tersebut dapat diselesaikan dalam jangka waktu lima tahun dan mampu menyerap 500.000 tenaga kerja. Rencananya total target adalah 300 perusahaan

Di tahap pertama, rencananya proyek ini akan menggunakan lahan seluas 100 hektare atau 3,7 persen dari total luas lahan KIK seluas 2.700 hektare. Total lahan yang telah diakusisi KIK telah mencapai 433 hektare per September 2015 atau masih sebesar 50,35 persen dari pembebasan tanah tahap pertama sebesar 860 hektare. Jababeka sendiri memiliki 51 persen kepemilikan KIK sedangkan Sembcorp menguasai 49 persen saham sisanya.

PT Kawasan Industri Kendal sebagai Kawasan Terintegrasi nantinya akan menciptakan 15.000 lapangan kerja baru dan menciptakan lapangan kerja sekitar 500 ribu. Kawasan Industri Kendal atau Kawasan Industri Kendal Park by the Bay dapat mendorong percepatan pembangunan di Jawa Tengah pada khususnya dan di Indonesia pada umumnya.


Sumber :
http://storyratnanana.blogspot.co.id/2015/02/laporan-kuliah-kerja-lapangan-pt.html
http://www.jababeka.com/sektor-properti-masih-perkasa-bagaimana-tahun-depan
http://tentangkotabatam.blogspot.co.id/2016/11/kawasan-industri-di-batam.html
http://www.kendalindustrialpark.co.id/au-introduction.html
http://www.channelnewsasia.com/news/singapore/semarang-industrial-park-to-create-100-000-jobs-by-2021-sembcorp/3285532.html
http://economy.okezone.com/read/2016/11/14/320/1540966/jokowi-kendal-industrial-park-jadi-ikon-baru-ri-singapura
http://seputarsemarang.com/kendal-industrial-park-kawasan-industri-terpadu-kendal/
http://industri.bisnis.com/read/20160831/257/580126/16-perusahaan-siap-masuk-kawasan-industri-kendal
http://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20160224124301-92-113148/bermodal-rp20-triliun-jababeka-sulap-kendal-jadi-kota-fesyen/
http://www.beritasatu.com/investor/398959-kawasan-industri-kendal-akan-diresmikan-dua-kepala-negara.html
http://alfido.com/2014/11/24/bakal-jadi-kawasan-industri-besar-upah-buruh-di-kendal-masih-terlalu-rendah/

No comments:

Post a Comment

Related Posts