Sunday, February 17, 2019

Unicorn, Decacorn dan Hectocorn

Pada tahun 2013, Aileen Lee, seorang pemodal usaha menciptakan istilah bagi perusahaan teknologi yang dinilai memiliki ide dan model bisnis tak biasa dengan valuasi lebih dari US$1 miliar. Terdapat 3 istilah, yaitu Unicorn, Decacorn dan Hectocorn.


Unicorn adalah perusahaan swasta yang mempunyai nilai kapitalisasi lebih dari $1 miliar.
Decacorn adalah sebutan untuk perusahaan yang nilainya lebih dari $10 miliar.
Hectocorn untuk perusahaan yang nilainya lebih dari $100 miliar.

Pada tahun 2018, terdapat 279 Unicorn (TechCrunch). Pada tahun 2019 terdapat lebih dari 300 Unicorn di seluruh dunia (menurut CB Insight). Diantaranya adalah Ant Financial, Didi Chuxing, Uber, Xiaomi, Airbnb, Palantir, dan Pinterest. Infor, DJI Innovations, One97 Communications (US$10 miliar). Selain Gojek, dari Indonesia terdapat 4 unicorn yaitu Traveloka, Bukalapak, dan Tokopedia.

Sedangkan yang masuk Decacorn adalah Dropbox, Bytedance (valuasi US$75 miliar), Uber (US$72 miliar), Didi Chuxing (US$56 miliar), WeWork (US$47 miliar), Airbnb (US$29,3 miliar), SpaceX (US$21,5 miliar), Stripe (US$20 miliar), JUUL Labs (US$15 miliar), Epic Games (US$15 miliar), Pinterest US$12,3 miliar), Bitmain Technologies (US$12 miliar), Samumed (US$12 miliar), Lyft (US$11,5 miliar), Grab (US$11 miliar), Palantir Technologies (US$11 miliar), Global Switch (US$11,08 miliar).


Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Unikorn_(keuangan)

No comments:

Post a Comment