Tuesday, February 5, 2019

State of the Union

Hari Rabu, tanggal 6 Februari 2019, pukul 10.00 WIB, atau jam 9 malam waktu setempat, Presiden Trump memberikan pidato kenegaraannya, yang disebut dengan State of the Union.

State of the Union adalah pidato kenegaraan tahunan Presiden Amerika Serikat yang disampaikan di Kongres, biasanya pada waktu Sidang Bersama Kongres (DPR dan Senat). Pidato ini diselenggarakan setiap akhir Januari atau awal Februari.


Pidato ini seringkali digunakan untuk menyampaikan pokok-pokok rancangan legislatif Presiden untuk satu tahun ke depan.

Yang menarik dari sekian isi State of the Union buat aku adalah Trump kukuh tetap akan bangun tembok perbatasan, AS- Meksiko, karena menurut Trump tembok perbatasan akan mengamankan negara dari berbagai aksi kejahatan yang diklaimnya berasal dari imigran.

Pernyataannya soal tembok perbatasan dilontarkan selang 10 hari sebelum batas waktu bagi Kongres mencapai kesepakatan soal pendanaan keamanan perbatasan, yaitu anggarannya sebesar 5,7 miliar atau Rp 80 triliun untuk membangun tembok.

Presiden Trump merupakan presiden dari Partai Republik Amerika Serikat atau Republican Party yang juga disebut juga dengan Grand Old Party (GOP) yang merupakan partai yang lebih konservatif, yang telah berdiri pada 30 Maret 1854.

Republican Party telah melahirkan banyak Presiden hebat, yaitu diantaranya :
  1. Abraham Lincoln (1861–1865)
  2. Theodore Roosevelt (1901–1909)
  3. Richard Milhous Nixon (1969–1974)
  4. Ronald Wilson Reagan (1981–1989)
  5. George Herbert Walker Bush (1989–1993)
  6. George Walker Bush (2001–2009)

Sedangkan partai besar lainnya, yaitu Partai Demokrat Amerika Serikat atau Democratic Party yang lebih berhaluan tengah kiri/demokrat sosial juga melahirkan Presiden hebat yang dicatat sejarah, yaitu diantaranya adalah
  1. Harry S. Truman (1945–1953)
  2. John Fitzgerald Kennedy (1961–1963)
  3. Bill Clinton (1993–2001)
  4. Barack Obama (2009-2017)

Partai Demokrat secara umum menempatkan dirinya sebagai sayap kiri di dalam politik Amerika dan mendukung prinsip liberalisme Amerika, sedangkan Partai Republik secara umum menempatkan dirinya sebagai sayap kanan dan mendukung prinsip konservatisme Amerika.

Sejak dasawarsa 1790-an, negara ini telah dijalankan oleh dua partai besar.

Kedua-dua partai ini memenangi setiap Pemilihan Presiden Amerika Serikat sejak tahun 1852 dan mengendalikan Kongres Amerika Serikat paling sedikit sejak tahun 1856. Beberapa partai ketiga dari waktu ke waktu menerima perwakilan yang relatif sedikit pada tataran nasional dan negara bagian.

Ada banyak partai politik kecil atau partai politik ketiga yang hadir dari waktu ke waktu, yaitu misalnya Partai Sosialis, Partai Buruh-Petani, dan Partai Populis. Mereka cenderung bertugas dalam artian mengadvokasi kebijakan-kebijakan yang sejatinya diadopsi oleh dua partai politik besar. 

Selain 2 partai besar dan partai kecil lainnya, Amerika juga mengenal jalur independen. Contoh teranyar adalah mantan CEO Starbucks Howard Schultz yang akan mengajukan diri sebagai calon independen pada Pemilihan Presiden Amerika Serikat tahun depan. 

Howard Schultz bertahun-tahun telah memihak pada Partai Demokrat, namun dia mengritisi dominasi dari dua partai (Demokrat dan Republik) selama ini. Howard Schultz merasa bahwa presiden yang saat ini menjabat tidak memiliki kualifikasi sebagai presiden, dan juga kedua partai tidak konsisten melakukan hal yang dibutuhkan oleh rakyat Amerika, keduanya justru setiap hari melakukan balas dendam politik.

Menarik menanti kisah Howard Schultz selanjutnya.


Sumber :
https://edition.cnn.com/politics/live-news/state-of-the-union-2019/h_e1dc8ad1a50bd59b62c03858bdc8846e
https://id.wikipedia.org/wiki/State_of_the_Union
https://id.wikipedia.org/wiki/Partai_Republik_(Amerika_Serikat)
https://id.wikipedia.org/wiki/Partai_Demokrat_(Amerika_Serikat)
https://id.wikipedia.org/wiki/Politik_Amerika_Serikat
https://ekonomi.kompas.com/read/2019/01/29/083700026/mantan-ceo-starbucks-serius-mencalonkan-diri-di-pilpres-as. 
https://internasional.kompas.com/read/2019/02/06/10382271/pidato-kenegaraan-presiden-as-trump-kukuh-bangun-tembok-perbatasan. 

No comments:

Post a Comment