Saturday, July 11, 2020

Mengayuh sepeda Brompton

Berawal dari bulan Desember 2019, sepeda Brompton menjadi lebih terkenal dan viral. Terlebih saat Erick Thohir selaku Menteri BUMN secara resmi memberhentikan sementara seluruh jajaran direksi yang terlibat dalam kasus penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton di pesawat Airbus A330-900 Neo.

Kemudian berita bersambung dan bersambut, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak menegaskan bahwa seluruh aset atau harta dari penghasilan harus dilaporkan dalam Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan, termasuk yang saat ini menjadi sorotan publik, motor Harley Davidson dan sepeda Brompton.

Namun sebenarnya bukan hanya Brompton sepeda dengan kualitas oke dan harga selangit. Terdapat sepeda lipat lainnya yang juga mahal, yaitu
  1. Dahon Clinch, versi Clinch D10, Clinch D20 dan Clinch Pro dibandrol dengan harga bervariasi dari US$2.000 (Rp28 juta) hingga US$5.000 (Rp70 juta).
  2. Prodrive Hummingbird Bike, berkisar GB£3.666 atau setara Rp66 juta.
  3. Airnimal Joey Endurance Plus, harga terendah dari sepeda ini adalah sebesar GB£2.499 atau setara Rp44,9 juta.
  4. Tern BYB S11, harga terendah yang ditawarkan sepeda ini adalah GB£2,300 atau Rp41,4 juta.
  5. Brompton seri Custom Army Green mencapai Rp90 juta, Brompton jenis superlight dihargai mulai dari Rp31,7 juta-Rp33,8 juta. Brompton seri standar dihargai mulai dari Rp18,5 juta-Rp22,3 juta. Brompton Seri S6-L Rp42,2 juta. Brompton Seri S2L-X Black Edition memiliki harga Rp53,5 juta. Brompton S6R Nickel Titanium di harga Rp45,6 juta.

Khusus untuk sepeda Brompton, apa kelebihan yang dimilikinya?

Brompton diciptakan pertama kali oleh Andrew Ritchie sejak tahun 1975. Saat ini pabriknya berada di Greenford, London, Inggris. Brompton memiliki kerangka yang unik sehingga dengan ukuran yang kecil bisa dilipat, saat dilipat ukurannya hanya setinggi 58,5 cm, panjang 56,5 cm dan selebar 27 cm.

Sehingga Brompton menjadi pilihan gaya hidup karena mudah dibawa ke mana-mana, bahkan kita bisa menjalankan bike to work dengan membawa Brompton dalam kereta hingga masuk ke dalam kantor.

Lalu apa yang menjadi sepeda Brompton menjadi mahal?

Karyawan pabrik sepeda Brompton berjumlah 450 orang dengan kapasitas produksi 100 unit sepeda dalam 1 hari atau 3.000 unit dalam 1 bulan atau 36.000 dalam 1 tahun yang dibuat secara handmade. Workflow ini akan terus mereka pertahankan karena mereka mengejar Kualitas bukan Kuantitas.

Dari jumlah tersebut, 50% diserap pasar UK Domestic Market, lalu sisanya dieskpor keluar negeri ke 193 negara. Artinya dalam sebulan, di dunia hanya kebagian 1500 unit/193, yaitu 7 sampai 8 sepeda Brompton tiap bulan.

Maka hukum ekonomi, yaitu Supply and Demand berlaku, dan menjadikan sepeda Brompton menjadi mahal.




Sumber :
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4813528/erick-thohir-pecat-semua-direktur-garuda-yang-selundupkan-harley?single=1
https://kumparan.com/kumparanbisnis/brompton-wajib-dilaporkan-di-spt-pajak-1sPoUshHAwY/full?utm_medium=post&utm_source=Facebook&utm_campaign=int
https://www.idntimes.com/business/economy/hana-adi-perdana-1/5-sepeda-lipat-termahal-di-dunia-brompton-salah-satunya/5
https://www.idntimes.com/business/economy/helmi/diselundupkan-lewat-garuda-indonesia-segini-harga-sepeda-brompton/5
https://www.brompton.com/brompton-gbr/uk-store/bikes/m6l-racing-green-6-speed/c-24/c-77/p-6476

No comments:

Post a Comment

Related Posts