Thursday, November 6, 2014

Menjernihkan Air dengan Tawas

Artikel sebelumnya Membersihkan Tandon Air.


Seperti yang sudah aku unggah pada artikel sebelumnya, yaitu membersihkan tandon air ternyata ada update terbaru.

Ternyata problem air keruh dirumah bukan karena tandon yang kotor, bukan karena bak kamar mandi yang berlumut, juga bukan karena pipa air yang tidak bersih. Selidik punya selidik ternyata dari sumber airnya, yaitu PDAM sebagai perusahaan yang menyediakan air ke warga.

Berikut 3 link berita mengenai air keruh yang melanda kota Sidoarjo.
http://kelanakota.suarasurabaya.net/news/2014/143127-Seribuan-Warga-Sidoarjo-Merasakan-Air-PDAM-Keruh
http://www.deliknews.com/2014/11/06/bercampur-lumpur-air-pdam-sidoarjo-tidak-layak-pakai/
http://realita.co/index.php?news=Pasokan-Air-Baku-di-Sidoarjo-Kritis~3b1ca0a43b79bdfd9f9305b812982962d5f10bbc2a60c8cce6975e6146e9728b

Di artikel pada berita diatas diberitakan bahwa air yang keluar keruh itu dirasakan warga sejak senin (3/11/2014).

Kemarau ini telah mengakibatkan debit air Instalasi Pengolahan Air (IPA) Siwalanpanji di sungai Siwalan Panji, Buduran, IPA Kedunguling di sungai porong, dan IPA Wonoayu di sungai Wonoayu, mulai berkurang.

Kondisi kritis debit air ini disebabkan akibat pasokan air baku untuk air bersih di Sidoarjo turun mencapai 20-25% dari debit air 11,70 meter dari batas normal 12,50 meter.

Keruhnya air diakibatkan air baku PDAM Sidoarjo mengalami penurunan kualitas dan kuantitas. Karena debit kecil dan keruh, PDAM jadi kesulitan mengelola air bersih. Untuk penanganannya, saat ini 1 pompa dimatikan, dengan harapan meskipun debit air kecil, tapi kualitas airnya bagus. Untuk penjernihan, kita juga melakukan wash out untuk pembersihan pipa. Dari proses penjernihan itu, akan berdampak pada sekitar 1000 pelanggan di Sidoarjo yang mengalami debit kecil. Dampaknya dirasakan pelanggan, terutama sisi timur Sidoarjo. Untuk itu, kami berusaha menormalkannya dan butuh waktu sekitar 5 hari kedepan," jelasnya.

Untuk menanggulangi kelangkaan air akibat air baku berasal dari sungai aftur dan saat ini debitnya banyak yang turun drastis, untuk itu PDAM bekerja sama dengan PJT (Perum Jasa Tirta) mencari air baku sampai Mrican (Kediri).


Lalu bagaimana immediate action kita sebagai manusia dan warga biasa yang tentunya tetap membutuhkan air untuk kebutuhan sehari-hari. Untuk minum tentunya tidak perlu khawatir, karena pada umumnya kita telah menggunakan air mineral kemasan. Untuk memasak pun biasanya kita telah menggunakan air isi ulang.

Sedangkan untuk mandi dan mencuci masih tetap menggunakan air, yang tentunya tidak mungkin menggunakan air keruh tersebut, Menggunakan air mineral kemasan atau air isi ulang juga pasti akan menguras isi dompet.

Ada beberapa tips untuk menjernihkan air, yang paling mudah dan murah untuk menjernihkan air adalah menggunakan tawas.

Teknik menjernihkan air keruh dengan menggunakan batu tawas yang mudah diperoleh dari pasar dengan harga yang reelatif murah. Yaitu dengan harga perbuah Rp. 2000 - 5000 dengan ukuran segenggam orang dewasa. Warna bening adalah jenis tawas yang cocok untuk membersihkan air sumur.

Ambillah batu tawas kemudian haluskan. Kemudian masukkan ke dalam sumur anda kira – kira 1 butir untuk setiap meternya. Masukkan di malam hari dan tunggulah hingga esok hari maka air sumur sudah jernih.

Tawas (Alumunium Sulfat) merupakan zat kimia yang biasa digunakan sebagai penjernih. Cara kerja tawas adalah dengan menyerap kotoran-kotoran yang ada di sekelilingnya, kemudian mengendapkannya. Tawas biasa dijual di toko-toko bangunan berupa bebatuan kecil.

Idealnya untuk pencampuran antara tawas adalah untuk tandon air 1200 liter takaran tawas 4 sendok makan penuh. Kemudian masukkan tawas dalam 1 ember air dan masukkan dalam tandon dan aduk secara merata.



Sumber :
http://tikars.blogspot.com
http://arafuru.com
http://matoa.org

Tuesday, November 4, 2014

Membersihkan Tandon Air


Membersihkan Tandon Air dari Lumut tanpa Bahan Kimia

Tandon air merupakan area yang selalu basah sehingga lembab. Hal ini menyebabkan lumut mudah sekali tumbuh. Lumut yang tumbuh memberikan pemandangan yang kurang sedap dan menimbulkan bau apek.

Berikut tips membersihkannya tanpa kandungan bahan kimia sehingga selain mudha juga aman.

1. Pemutih Pakaian
Campur pemutih pakaian ( bayklin) dengan air, dengan perbandingan 1:4 aduk  hingga rata. Kemudian siramkan pada tempat yang berlumut dan gosok dengan sikat. Lakukan secara berulang sampai bersih dan siram dengan air lalu keringkan.

2. Kaporit
Cara: Siapkan bubuk kaporit secukupnya kemudian taburkan ke seluruh dinding/lantai yang berlumut,diamkan selama 1 jam. Selanjutnya akan muncul buih- buih yang menandakan lumut sudah terangkat. Siram dengan air sampai bersih kemudian gosok dengan air sabun. Siram sekali lagi dengan air agar tidak licin.

3. Air Kapur
Cara: Buat larutan air kapur terlebih dahulu dengan cara larutkan kapur dengan air secukupnya. Siramkan larutan ke dinding/lantai yang berlumut,diamkan semalaman. Keesokan harinya gosok lantai dengan sikat, dan lumut-lumut pun akan mudah terkelupas. Siram dengan air hingga bersih.

4. Bata Merah
Cara: Gosokan bata merah pada lantai yang berlumut hingga merata, lalu bilas dengan air hingga bersih. Lumut yang ada pada lantai akan tergerus dan lantai pun bebas dari lumut. Cara ini sebenarnya tidak menghentikan perkembang biakan lumut jadi Anda harus mengulang membersihkan lumut setiap kali ada lumut baru yang tumbuh.

5. Larutan Garam
Cara: Siapkan 3 sendok makan garam dapur campur dengan 2 liter air, larutkan campuran tersebut dengan cara di rebus hingga mendidih. Selanjutnya siramkan larutan selagi panas ke dinding/lantai yang berlumut dan gosok dengan sikat hingga bersih. Lakukan secara berulang untuk hasil yang maksimal. Setelah bersih dari lumut kemudian bilas dengan air.


Membersihkan Tandon Air dengan Garam

Cara nomor 1 dan 2 yaitu menggunakan pemutih pakaian dan kaporit sebenarnya tidaklah susah, namun membayangkan air yang kita gunakan sehari-hari berkontaminasi dengan pemutih pakaian dan kaporit meski sedikit tentunya agak sedikit miris.

Cara nomor 3 dan 4 sebenarnya tidak terlalu miris dan berbahaya, namun untuk mendapatkan kapur dan bata merah juga tidaklah mudah. Kecuali jika kita sedang mempunyai stok bahan bangunan yang tersisa maka tips ini mudah untuk segera diaplikasikan.

Nah, tips nomor 3 nih yang tentunya paling mudah untuk dilakukan. Tentunya di tiap rumah ada bahan dan bumbu dapur yaitu garam ini. Garam juga bisa dipakai untuk menghilangkan lumut membandel yang kerap menempel di tembok atau lantai rumah kita.

Dinding atau lantai yang terbuat dari semen mudah ditumbuhi oleh lumut apalagi jika kondisinya selalu lembap. Agar pertumbuhan lumut dapat kita basmi dengan memakai garam untuk membasminya.


Manfaat Garam

Fungsi lain garam selain menjadi bumbu dapur dan menghilangkan lumut di kamar mandi juga mempunyai manfaat lain, yaitu diantaranya :

1. Melunakkan Daging. Sebelum diolah, lumuri daging yang telah dipotong-potong dengan garam. Begitu juga saat merebusnya, masukkan garam ke dalam air rebusan daging.
2. Meredam Aroma. Pusing dengan segala macam aroma yang muncul saat Anda memasak? Garam merupakan salah satu pilihan terbaik untuk meredam bebauan tadi.
3. Cokelat Lezat. Untuk meningkatkan rasa istimewa secangkir cokelat panas, tambahkan sedikit garam meja ke dalam minuman Anda.
4. Penghilang Noda. Baju kesayangan terkena noda? Jangan gusar. Cobalah menghilangkannya dengan larutan air yang sudah dicampur garam dan alkohol dengan perbandingan 1:4 lalu gosok dibagian yang terkena noda.

5. Mengangkat Jamur. Untuk mengangkat jamur yang membandel, campuran perasan jeruk dengan garam akan bekerja secara menakjubkan.
6. Cegah Rumput Liar. Ada cara mudah untuk mencegah rumput liar tumbuh di sela-sela bebatuan jalan setapak di taman. Taburi saja garam di area yang kira-kira akan ditumbuhi rumput liar.

7. Cerahkan Lampu Lama. Garam juga amat baik untuk membuat penampilan lampu minyak tanah antik koleksi Anda kembali kinclong.
8. Usir Bau Tak Sedap. Stres gara-gara saluran cucian piring di dapur mengeluarkan bau tak sedap? Solusinya, siram dengan air panas yang sudah ditambahi garam. Bau tak sedap pun akan segera hilang.

9. Apel Segar. Bila tampilan apel yang akan disajikan kurang menarik dan tampak layu, rendamlah sebentar di dalam air hangat-hangat kuku yang sudah dibubuhi sedikit garam.

10. Anti Lengket. Sebelum digunakan, gosokkan sedikit garam pada loyang pancake yang terbuat dari besi. Dijamin pancake buatan Anda tak akan lengket.
11. Sikat Gigi Awet. Merendam sikat gigi yang masih baru dalam larutan air garam akan membuat sikat gigi menjadi lebih awet dipakai.
12. Poci Tampil Baru. Garam juga akan membersihkan poci kopi yang warnanya sudah dekil kehitaman menjadi tampak baru lagi.
13. Bathtub Mengilap. Campuran garam dan terpentin bisa digunakan untuk mengilapkan kembali tampilan bathtub atau mangkuk wastafel Anda.
14. Mudah Dikupas. Merendam kacang tanah atau kacang mede dalam air asin (garam) semalaman akan membuatnya mudah dikupas pada keesokan harinya, tanpa merusak bijinya. Anda pun tak perlu susah payah lagi menggunakan palu untuk mengupasnya.

15. Logam Cling. Anda bisa membersihkan aneka perabot yang terbuat dari kuningan, timah putih atau tembaga dengan pasta buatan sendiri. Caranya? Cukup satukan cuka, garam dan tepung terigu hingga membentuk adonan pasta.

16. Bunga Segar. Tambahkan sedikit garam ke dalam vas bunga agar bunga-bunga hidup potong bisa bertahan lebih lama.
17. Serap Noda. Segera tutup noda tinta di atas karpet dengan taburan garam, yang akan langsung menyerap noda tinta tadi sehingga karpet kesayangan bersih kembali.
18. Kerak Hilang. Bila ingin membersihkan setrika dari kerak/noda yang membandel, taburkan garam pada kain yang lembap kemudian setrika seperti biasanya.
19. Merebus Ulang. Jika ingin mempersingkat waktu memasak bahan-bahan yang harus direbus berulang kali, tambahkan saja sedikit garam ke dalam air rebusannya.
20. Kemilau Tuts Piano. Campuran air jeruk dan garam dapat dimanfaatkan untuk membersihkan tuts-tuts piano dari noda dan debu yang menempel. Gunakan kain katun yang lembut untuk membersihkannya agar tuts-tuts piano kembali bersih dan berkilau.

21. Tambal Lubang. Jangan panik bila ada dinding rumah yang berlubang. Tambal saja lubang tadi dengan adonan yang terdiri dari sagu dan garam, dengan porsi sama banyak lalu tambahkan sedikit air.

22. Pie Tak Gosong. Untuk mempersingkat waktu memanggang, sekaligus agar permukaan kue pie tetap bagus dan bagian bawahnya tidak gosong, masukkan garam ke atas adonan. Usai memanggang, Anda pun bisa mudah membersihkan wadahnya saat kue sudah dingin karena tidak lengket.

23. Pembasuh Mata. Untuk meredakan sakit mata, dalam keadaan darurat gunakan air garam untuk membasuh mata. Bila keluhan tak berkurang, segeralah memeriksakannya ke dokter mata.

24. Obat Kumur. Air hangat yang telah dibubuhi sedikit garam merupakan pencuci mulut yang efektif. Begitu juga bila terkena radang tenggorokan. Masukkan sedikit garam ke dalam air panas, aduk perlahan lalu gunakan sebagai obat kumur.

25. Gigi Putih. Gigi yang terlihat kusam akan kembali cemerlang dengan cara menaburkan garam kering ke ujung bulu-bulu sikat gigi Anda saat akan menggosok gigi.



Sumber :
http://www.perumjogja.info
http://griyainspirasi.wordpress.com
http://sedikit-peduli.blogspot.com

What is Easy?


Ibarat sebuah pegas yang akan bekerja setelah ditekan.

Terkadang kita memang "membutuhkan" suatu tekanan agar organ-organ tubuh kita dapat bekerja.
Dengan adanya tekanan kita akan merasa kepepet. Dengan kepepet kita akan tebal muka sehingga tidak ada waktu lagi untuk malu. Insting akan bekerja, semua yang dipelajari di masa lalu otomatis terpanggil. Dan kita akan menjadi hebat di saat mepet.

Karena orang yang dituntun mimpi sanggup berjalan meski tidur. Maka, segala kelemahan kan hilang pilihan 'what is right' akan tertutupi dengan 'what is easy'.

“Perasaan terdesak” atau “kepepet” akan menggebuk seseorang untuk sungguh-sungguh “fight” dalam merealisir usahanya.

Dalam kondisi ketika dihadapkan pada pilihan “hidup” atau “mati” itulah talenta terbaik seseorang biasanya menerobos keluar.

Perubahan kadang-kadang harus dilakukan dengan segera, karena terdesak oleh sesuatu. Semua orang hebat disekitar kita selalu keluar kualitas utamanya karena terdesak atau karena kepepet.

Orang-orang yang hidupnya santai selalu lamban kemajuan kehidupannya.

Sastrawan Pramudya Ananta Toer melahirkan karya-karya monumentalnya sewaktu ia berada di sebuah penjara, di pulau Buru sana. Sementara itu Chairil Anwar menelorkan puisi-puisinya dalam situasi hidup yang bokek dan sakit-sakitan.

Bayangkanlah sekarang suatu kondisi ektrem lain. Misalnya mendadak hari ini anda dipecat dari pekerjaan anda yang nyaman dan bergaji besar. Pastilah kalau anda masih manusia normal, pada awalnya anda sempoyongan berat. Tapi sesudah itu anda dihadapkan pada pilihan sederhana : menyerah kalah begitu saja atau mulai mencoba bangun mencari jalan keluar dari mimpi buruk itu.

Ada banyak cerita sukses orang-orang yang berhasil keluar dari situasi chaos itu. Sukses itu mungkin malah tidak akan pernah mereka raih kalau saja mereka tetap berada dalam zona nyaman pekerjaan lama mereka.

Friday, October 31, 2014

Tips saat Duri Ikan Nyangkut di Tenggorokan


Kemarin malam listrik mati dari jam 20.30 hingga jam 02.30, sehingga tidur malam hari terganggu. Bukan karena khawatir atau takut gelap, tapi karena anak saya yang agak rewel karena gerah, apalagi memasuki musim kemarau, yang tidak hanya menyebabkan panas di siang hari, tapi juga di malam hari.

Eh, ternyata listrik mati masih berlanjut hari ini, baru pulang kerja pukul 18.30, saat makan malam tiba-tiba pet, listrik mati. Akhirnya makan malam berlanjut dengan cahaya redup lilin-lilin kecil. Romantis? Kalau ini sih jauh dari romantis.

Sebenarnya karena lampu mati, maunya sih berhenti dulu, namun karena lapar setelah seharian capek dan penat di kantor, dan lagi menu makan malam yang lezat, yaitu sayur cah kangkung plus ikan pindang. Sedap.

Belum 2 menit makan malam dilanjutkan, tiba-tiba aku mengalami ketulangan. Ketulangan merupakan istilah dari tersangkutnya duri di tenggorokan saat kita memakan ikan.

Aku coba batuk-batukan agar duri atau tulang ikan yang tersangkut di tenggorokan lepas dan keluar dari tenggorokan, namun gagal. Lalu, atas saran ibu yang notabene pensiunan dari rumah sakit, ada tips saat tulang atau duri ikan tersangkut di tenggorokan atau jika kita mengalami ketulangan.


  • Membatukkannya agar duri itu keluar.
  • Telan bulat-bulat gumpalan nasi yang dipadatkan, jangan dikunyah.
  • Makan pisang yang juga langsung ditelan.
  • Berusaha banyak minum.


Dan tentunya jika cara-cara tersebut ternyata tak dapat mengatasi, segeralah ke dokter untuk menghindari terjadinya pembengkakan pada tenggorokan.

Lalu bagaimana tulang tadi yang lepas dari tenggorokan dan  masuk perut? Ketulangan sebenarnya tidak membahayakan jiwa (kecuali jika sudah terjadi infeksi). Karena sebesar apapun tulang yang nyangkut ditenggorokan akan menjalani proses penghancuran dengan bantuan enzim dari tubuh.

Sumber :
http://www.tabloidnova.com
http://kesehatan.kompasiana.com

Sunday, October 26, 2014

Sepenuh Hati

Oleh : Ariyo
 
Ketika renungkan arti hidup
Di malam hari ini
Kurasa malam tak berujung
Laut tak bertepi gunung tak terdaki

Desak di dadaku s’makin berat
Saat itu kau hadir
Berdiri menanti disini
Berharap pintuku terbuka

Kau ajakku kau t’lah bukakan mata
Agar ku mengerti

Bukan matahari bila tak menyinari
Bukan kuntum bunga bila tak mewangi
Dan bukanlah cinta bila tidak sepenuh hati

Dan kini aku pun tak mengerti 

Saturday, October 25, 2014

Vlad III Dracula vs Sultan Mehmed II Al-Fatih

Tahun 1453 – 1571 merupakan rentang waktu masa kebangkitan dan kejayaan Khilafah Utsmani dengan tokoh yang terkenal saat itu yaitu Dracula dan Sultan Mehmed II Al-Fatih.

Nama balakangnya Drăculea (juga disebut "Drakulya"), berdasarkan beberapa dokumen, berarti "anak sang naga", karena ayahnya, Vlad II Dracul, yang menerima julukan tersebut karena ia telah bergabung dengan Ordo Naga (Order of the Dragon). Adapun “Ordo Naga” ini sendiri adalah salah satu kelompok ksatria. Dracul, berasal dari bahasa Latin Draco, berarti "dragon", adalah berasal dari kata dalam bahasa Yunani Δράκων (Dracon). Dalam bahasa Rumania, Drac berarti "iblis".

Dracula adalah Vlad III “Tepes”, anak dari Vlad II voivode (gubernur) Wallachia, Rumania. Pada masa Vlad II ayahnya, Wallachia dikuasai oleh Kesultanan Utsmani, dan sebagai jaminan kesetiaan, Vlad III (Dracula) kemudian dikirimkan untuk disekolahkan di Kesultanan Utsmani.

Penelitian terakhir menyebutkan bahwa Vlad III menderita penyakit Porfiria, sehingga ia selalu menghindar dari sinar Matahari atau sinar Ultraviolet, serta memiliki kelainan pada kulitnya yang pucat.

Kemudian cerita mengenai Dracula dan Sultan Mehmed II Al-Fatih berkembang menjadi 2 versi, yaitu sebagai berikut:


Versi I (“Dracula: Untold”)
Abad ke-15, sekitar tahun 1461, Vlad III Dracula yang berkuasa di Transylvania kedatangan utusan dari Kesultanan Turki Utsmani yang dipimpin oleh Hamza Bey untuk menyerahkan upeti dan menyerahkan 1.000 laki-laki untuk dijadikan pasukan khusus bagi Sultan Mehmed II.

Mengetahui bahwa 1.000 anak laki-laki yang diminta akan dilatih menjadi pasukan khusus Turki sebagaimana dirinya, Vlad tidak ingin anak muda Transylvania dilatih seperti dirinya, yang menjadi mesin pembunuh sempurna tanpa kode etik dan moral. Dia menolak permintaan itu.

Karena kekurangan jumlah pasukan dan infrastruktur, Vlad menjual jiwanya pada Master Vampire yang memberinya kekuatan malam, kekuatan terlarang yang dengannya dia bisa melakukan apapun yang dia inginkan, termasuk menghancurkan pasukan Turki hanya dengan kekuatannya saja.

Pertempuran antara Vlad dan Mehmed tidak bisa dielakkan, demi melindungi putranya dan juga keluarganya, serta seluruh Transylvania dan juga Eropa yang berada dalam bahaya invasi Mehmed yang bengis, Vlad harus menjual jiwanya, dia harus menjadi jahat untuk punya kekuatan dan menang. Vlad berhasil mengalahkan Mehmed dan membunuhnya dengan cara menghisap darahnya. Dan Vlad telah mati, dan Dracula pun lahir.


Versi II (Sejarah tentang Vlad III Dracul Dracula)
Transylvania, yaitu tepatnya di Wallachia, Rumania merupakan wilayah yang diwariskan kepada Vlad III Dracula yaitu wilayah Dia adalah anak dari Vlad II yang menyerah pada kekuasaan Kesultanan Turki Utsmani pada masa Murad II, ayah Mehmed II.

Dracula / Vlad III dididik di kesatuan Yeniseri, tempat pasukan khusus militer Kesultanan Turki bersama adiknya Radu Cel Frumos. Disitulah mereka belajar di kesatuan militer terbaik pada masanya. Usia Dracula waktu itu masih belia, 13 tahun saja, hanya selisih satu tahun lebih tua dari Mehmed II putra Murad II Sultan Turki pada saat itu.

Namun walau masih belia, Dracula sudah disumpah dalam Ordo Naga yang dibentuk untuk memerangi kaum Muslim, dan itulah yang jadi niatnya. Karenanya dia sangat membenci Mehmed dan Islam, walau adiknya Radu Cel Frumos menjadi Muslim dan panglima Yeniseri kepercayaan Mehmed pada gilirannya saat memangku jabatan Sultan Turki.

Saat ayahnya Vlad III Dracul, yaitu Vlad II dibunuh dan dikudeta pada 1447 oleh John Hunyad dari Hungaria, Kesultanan Utsmani lalu membantu membebaskan Wallachia dari cengkeraman John Hunyad. Selepas itu Sultan Murad II, ayah Mehmed II, lalu meminta pada Vlad III untuk menggantikan ayahnya memimpin di Wallachia.

Di luar dugaan Sultan Murad II, inilah kesempatan yang ditunggu-tunggu Vlad III Dracul, yang sedari awal pun membenci ayahnya karena mau tunduk pada kaum Muslim. Berbekal bahasa Arab, Turki dan pengetahuan militer di Yeniseri, Dracula menyamar menjadi bagian dari kaum Muslim di setiap benteng-benteng kaum Muslim dan menghabisi benteng-benteng Islam di Rumania dari dalam.

Pasca 1453 Sultan Mehmed II yang bergelar Al-Fatih karena berhasil menaklukkan Konstantinopel, mengutus beberapa utusannya untuk memastikan semua hal baik-baik saja di Wallachia pada tahun 1459. Tanpa ampun Vlad III Dracul membunuh utusan-utusan dari Kesultanan Turki yang datang untuk menagih jizyah (pajak bagi orang kafir) yang seharusnya dibayarkan setiap tahun. Mencari masalah, Vlad III membunuh para utusan ini dengan memaku surban mereka ke kepalanya. Dengan dalih bahwa utusan itu bertindak kurang ajar, tidak menghormatinya dengan tidak mau melepas surbannya, dan hanya ingin membuka surbannya dihadapan Allah.

Mendengar hal ini Sultan Mehmed II lalu menanggapi masalah Wallachia secara khusus. Pada 1461 Sultan Mehmed II memerintahkan panglimanya Hamzah Bey membawa 1.000 pasukan untuk menangkap Dracula dan mengembalikan kestabilan di wilayah Wallachia, dan nasib 1.000 pasukan ini berakhir tragis.

Dracula menggunakan kemampuan infiltrasinya dengan apa yang dia pelajari di Yeniseri, dia benar-benar memahami taktik dan strategi berperang ummat Muslim, lalu dengan gerakan-gerakan yang efektif, Dracula kemudian mengalahkan dan membantai 1.000 pasukan Muslim itu. Dracula menyula (menusuk dengan kayu dari anus hingga tembus ke kerongkongan) 1.000 pasukan ini, hingga jadi hutan mayat manusia. Hamza Bey, komandan pasukan ini, ditempatkan ditengah hutan mayat dan ditaruh di kayu paling tinggi sebagai simbol.

Sejak itu Vlad III Dracul mendapat gelar “Tepes” atau “The Impaler” – “Sang Penyula”, kekejamannya dikenal dan diakui dunia. Mendapati hal ini, Sultan Mehmed II lalu menugaskan Radu Cel Frumos, adik dari Vlad III Dracula untuk memimpin 90.000 pasukan guna menghentikan Dracula. Perlu serigala untuk hentikan serigala, Mehmed paham bahwa Radu orang yang tepat karena dataran Rumania hanya bisa dipahami orang aslinya

Radu Cel Frumos (Radu The Handsome) adalah adik dari Vlad III Dracul. Berbeda dengan kakaknya Vlad III Dracula, adiknya Radu Cel Frumos (The Handsome) ini memeluk Islam dan menjadi Muslim serta pemimpin pasukan khusus Yeniseri. Radu memimpin 90.000 menerobos hutan dan tanah berbukit Rumania untuk menyerang kakaknya Dracula yang bertahan di benteng ‘Poenari’ miliknya

Catatea Poenari merupakan Benteng Vlad III Dracula. Pertempuran ini sangat tidak mudah, mengingat Cetatea Poenari (Benteng Poenari), sangat terjal tanahnya dan sulit ditembus. Akhirnya serangan Radu pada 1462 puncaknya di Benteng Poenari terjadi malam hari yang dikenal “Atacul de Noapte” – “The Night Attack”

Radu Cel Frumos menggantikan Dracula jadi pemimpin Wallachia setelah mengalahkannya. Dracula yang kalah dalam peperangan menyelamatkan diri dan lari meminta perlindungan pada John Hunyad Raja Hungaria. Dracula menghabiskan sisa hidupnya dibawah kekuasaan pembunuh ayahnya, John Hunyad yang juga rival Sultan Mehmed lainnya, sebelum akhirnya Dracula meninggal pada 1478 ditebas pedang pasukan Utsmani juga.


Sumber :
http://id.wikipedia.org
http://felixsiauw.com
http://potretbuku.blogspot.com

Friday, October 24, 2014

A15-07




07 September 2014

14 September 2014

6 Oktober 2014

14 Desember 2014


07 Februari 2015


Related Posts