Wednesday, June 12, 2013

Penanganan Luka Memar


Memar adalah luka benturan dengan benda keras. Tandanya adalah benjolan pada bagian yang terantuk, berwarna kebiruan (kadang muncul esok hari). Benjol dan kebiruan dikarenakan pembuluh darah pecah dan darah masuk kejaringan sekitarnya. Jika tidak ada luka langsung segera dikompres dingin pada bagian yang terbentur. 

 1. Rest (Istirahat) 
Jika terjadi memar sebaiknya hindari dan berhenti melakukan aktivitas-aktivitas yang bisa menyebabkan luka memar menjadi lebih parah. Istirahat dulu dari segala kegiatan untuk membuat memarnya sembuh dan bila perlu izin sakit dulu beberapa hari. 

2. Ices (Beri Es) 
Beri rasa dingin dengan es maupun air dingin pada bagian tubuh yang memar tiga kali sehari masing-masing selama 2 sampai 3 menit untuk mengatasi bengkak. Jangan berikan balsem, obat gosok yang menimbulkan rasa panas, karena akan menambah luka memar (perlu diingat luka bengkak itu menjadikan kulit terasa panas, apabila diberikan balsem dan obat gosok yang membuat panas kulit akan memperbesar area pembengkakan tersebut). 

3. Compress (Kompres Dengan Es Batu) 
Gunakan perban khusus untuk menekan bagian yang memar yang dapat menjaga es tetap pada tempatnya. 

4. Elevation (Angkat Yang Memar) 
Bagian tubuh yang luka memar sebisa mungkin diangkat setidaknya sedikit lebih tinggi di atas dada atau jantung agar darah mengalir dan bengkak bisa berkurang.. kenapa? Ini dilakukan agar aliran darah mengalir lancar dan tidak menggumpal. 

Kompres dingin untuk mencegah bertambah banyak darah yang merembes ke jaringan dan untuk mengurangi udema (pembengkakan). Pada hari berikut dilihat kondisi pembengkakan berkurang atau tidak. Cara yang digunakan adalah dengan memberikan kompres panas selama 3-5 menit, untuk melebarkan pembuluh darah setempat, setelah itu dikompres dingin selama 1-2 menit. Hal ini dilakukan 4 - 5 kali sehari sampai bengkak menghilang. 

Hal yang perlu diperhatikan saat melakukan kompres panas yakni suhu panas jangan sampai menimbulkan luka bakar. Kompres panas dapat menggunakan air panas dalam kantong atau dengan obat pemanas kulit (salep/ krim / balsam). Penggunaan obat yang ditempatkan pada kulit perlu diperhatikan efeknya.

Untuk memar di sekitar mata, misalnya terkena tinju. Cara penatalaksanaan sama yakni dalam 24 jam pertama diberikan kompres dingin, selanjutnya kompres panas dingin berganti-ganti. Hal yang perlu diperhatikan adalah penyebab dan kondisi memar mata yang dapat menimbulkan penyulit, misal tulang dasar kepata retak atau tulang sekitar bola mata retak/patah. Untuk memastikan biasanya diawali dengan melihat ukuran trauma, ada tidaknya gangguan penglihatan. Jika diduga terjadi keadaan semacam ini maka harus segera dirujuk ke rumah sakit.