Tuesday, March 24, 2015

The Dark Knight dari Indonesia


Sinopsis film Batman yang dirilis tahun 2008 yaitu The Dark Knight ini tidak aku tulis secara rinci dan kronologis. Aku hanya ingin menulis plot cerita film tersebut secara garis besar.

Disebutkan bahwa kota Gotham sebenarnya adem ayem, namun di balik suasana tenteram tersebut sebenarnya banyak kejadian hitam karena perilaku korup oleh pejabat dan aparat yang disetir oleh para bos mafia, yaitu diantaranya adalah Sal Maroni, Gambol dan The Chechen.

Bos mafia-mafia tersebut sebenarnya sudah akan musnah karena hanya tinggal menunggu waktu saja akan dihabisi oleh Harvey Dent, sebagai Jaksa yang bersih dan lurus serta dilumat oleh Batman, yang diperankan dengan baik oleh Christian Bale.

Namun ditengah rusuh antara penegak hukum sebagai sisi kebaikan melawan mafia dan penjahat sebagai sisi dari kejahatan, muncullah sosok yang tidak jelas memihak siapa. Dia adalah Joker, yang diperankan sangat apik oleh Heath Ledger.

Heath Ledger aku nilai sangat berhasil memerankan sosok Joker yang seharusnya, yaitu sosok Joker yang gila, kejam, sadis, psikopat dan maniak. Berikut adalah salah satu quote atau dialog yang menggambarkan sosok Joker yang hanya ingin menimbulkan chaos.

The Joker: If you're good at something, never do it for free.
Batman: Then why do you want to kill me?  The Joker: [giggling] I don't, I don't want to kill you! What would I do without you? Go back to ripping off mob dealers? No, no, NO! No. You... you... complete me.
Alfred Pennyworth: Well, because he thought it was good sport. Because some men aren't looking for anything logical, like money. They can't be bought, bullied, reasoned, or negotiated with. Some men just want to watch the world burn.
The Joker: Introduce a little anarchy. Upset the established order, and everything becomes chaos. I'm an agent of chaos. Oh, and you know the thing about chaos? It's fair!
The Joker: Why so serious?

Lalu bagaimana Christopher Nolan dapat membuat film ini menjadi sangat bagus dan terasa nyata di dunia ini?

Aku rasa kejadian seperti film The Dark Knight sudah dapat kita temui di dunia nyata. Kita lihat saja di Jakarta, ada pendapat bahwa perilaku pejabat dan aparat menjadi rahasia umum bahwa mereka melakukan tindak korupsi secara terselubung.

Namun tidak ada yang mem-blow up atau tidak ada yang berani membongkarnya.

Oleh karena itu perlu adanya sosok penegak hukum yang lurus dan pemberani layaknya Harvey Dent, yang membongkar kasus korupsi tanpa kenal takut namun santun sesuai prosedur hukum. Sosok seperti Harvey Dent ini mungkin kita bisa temukan pada ketua KPK sekarang yaitu Abraham Samad dan ketua KPK sebelumnya yaitu Antasari Ashar.

Atau mungkin juga perlu adanya sosok yang lantang dan keras seperti Batman, yang juga mempunyai tujuan mulia, yaitu membumihanguskan korupsi dengan segala cara. Sosok ini mungkin mirip dengan Ahok.

Dan di tengah kisruh antara kebaikan dan kejahatan, maka kemudian muncul sosok "penengah" yang hanya ingin melihat dunia ini chaos, yaitu Joker. Lalu siapa sosok Joker tersebut di Indonesia atau di Jakarta?


http://www.imdb.com/title/tt0468569/quotes
http://en.wikipedia.org/wiki/The_Dark_Knight_(film)