Tahun 2015 lalu Tunnel Boring Machine bernama Antareja diturunkan ke dalam tanah di Jakarta. Antareja adalah bor yang memiliki diameter sekitar 6,7 meter, panjang 43 meter, berat 323 ton dan kecepatan pengeboran 8 meter per hari.
Bor raksasa tersebut untuk membuat terowongan bawah tanah MRT yang rencananya akan menjadi rute MRT Jakarta koridor Selatan-Utara Fase 1 (Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia).
MRT (Mass Rapid Transit) atau dalam bahasa Indonesia mempunyai singkatan tersendiri yaitu Moda Raya Terpadu, resmi beroperasi setelah diresmikan pada tanggal 24 Maret 2019. Konon ide MRT ini sendiri telah dicanakan 34 tahun lalu, yaitu pada tahun 1985 oleh Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) BJ Habibie.
MRT ini berbeda dengan moda transportasi yang sudah ada sebelumnya yaitu KRL (Kereta Rel Listrik) dan berbeda pula dengan LRT (Light Rail Transit). KRL dan LRT masih membutuhkan masinis dalam pengendaliannya, sementara MRT sudah menggunakan sistem yang bernama ATO (Automatic Train Operation).
Meskipun ketiga-tiganya mempunyai persamaan, yaitu moda transportasi berbasis rel.
Proyek MRT Jakarta dimulai dengan pembangunan jalur MRT Fase I sepanjang ± 16 kilometer dari Terminal Lebak Bulus hingga Bundaran Hotel Indonesia yang memiliki 13 stasiun berikut 1 Depo. Pengoperasian Fase I akan dimulai pada tahun 2019.
Koridor Selatan–Utara (Koridor Lebak Bulus–Kampung Bandan) sepanjang ±23,8 km, yang dibangaun dalam 2 tahap. Yaitu Tahap 1 (Lebak Bulus–Bundaran HI) sepanjang 15.7 km dengan 13 stasiun (7 stasiun layang dan 6 stasiun bawah tanah). Tahap 2 (Bundaran HI–Kota).
Koridor Timur – Barat sepanjang ±87 km. Tahap II melanjutkan jalur dari Bundaran HI sampai dengan Kota sepanjang 8.1 km.
Pengembangan selanjutnya meneruskan jalur Sudirman menuju Ancol (disebut jalur Utara-Selatan) serta pengembangan jalur Timur-Barat. Pembangunan jalur kereta mass rapid transit (MRT) Jakarta tahap II akan dimulai pada bulan Desember 2018. Tahap II nanti akan menyambungkan stasiun bundaran hotel Indonesia (HI) di Jakarta Pusat hingga Kampung Bandan di Jakarta Utara.
Sumber :
https://www.jakartamrt.co.id/peta-jalur-mrt/
https://id.wikipedia.org/wiki/MRT_Jakarta
https://finance.detik.com/infografis/d-4057264/mengintip-rute-mrt-jakarta-fase-ii-yang-mulai-dibangun-desember-2018
https://money.kompas.com/read/2019/03/25/063600926/butuh-6-presiden-dan-9-gubernur-supaya-jakarta-punya-mrt.
https://finance.detik.com/infografis/d-3493756/apa-bedanya-lrt-mrt-dan-krl-ini-jawabannya
https://www.merdeka.com/jakarta/transportasi-berbasis-rel-ini-perbedaan-mrt-lrt-dan-krl.html
“Whatever we possess becomes of double value when we have the opportunity of sharing it with others"
Sunday, March 24, 2019
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Related Posts
-
Liburan lebaran ke Yogyakarta memanndg tidak ada habisnya. Keseruan menikmati perjalanan, mengunjungi tempat wisata. Menu tempat wisata yang...
-
Color Vocabulary Jenis-jenis warna jika sudah dipadu menjadi campuran warna primer (primary color), yakni merah, biru, dan kuning maka ...
-
Sebenarnya ragu mengajak Rafa Rangga untuk nonton film di bioskop. Karena biasanya anak kecil berisik karena rasa keingintahuannya yang t...
-
Bahagia sebenarnya tidak serumit yang kita bayangkan. Secangkir kopi di pagi hari. Makan bersama keluarga. Tubuh yang masih sehat. Pulang ke...
-
Jika sebelumnya 12 Desember 2012 dan 10 November 2014 menjajal Hotel Nusantara, maka untuk yang ketiga kalo aku mau mencoba tempat peristira...



No comments:
Post a Comment