Tuesday, January 10, 2017

Rezeki

Pelajaran dari sopir taxi. 

Malam sebelumnya aku booking taxi Blue Bird untuk keperluan keesokan pagi pukul 07.00 untuk berangkat ke kantor. Sekitar pukul 06.40 taxi sudah berada di depan rumah siap mengantar.

Sopir pak Handoko telah berusia 52 tahun, namun beliau baru bergabung menjadi sopir taxi sekitar 2 bulan. Sebelumnya beliau bekerja menjadi sopir pribadi dari seseorang yang sekarang bisnisnya sudah kolaps.

Jika dibandingkan secara finansial memang ada penurunan pendapatan, namun ada yang lebih yang beliau dapatkan secara spiritual, dimana beliau lebih dekat dengan Tuhan. Terlebih mengingat usia beliau yang sudah tua meski secara fisik masih sehat.

Meski secara finansial menurun namun kenyamananlah yang beliau lebih cari. Terlebih orang bekerja itu mencari rezeki bukan mencari uang semata. Jika memang sudah rejeki kita, meski jauh pasti akan kita dapatkan. Namun jika bukan rejeki, meski dekat mungkin kita tidak dapat meraihnya.

Salah jika kita punya anggapan bahwa uang adalah segalanya. Keliru jika kita menganggap dengan uang maka hidup bisa berjalan dengan lancar dan terkendali. Benar bahwasanya uang adalah rezeki, namun rezeki tidak hanya uang. Rezeki itu dapat berupa rekan kerja yang baik, kepuasan dalam bekerja, anak sehat, anak pintar.

Berbeda jika kita berorientasi hanya uang dalam bekerja, yang kita dapatkan hanya ada dua kemungkinan yakni senang dan kecewa.