Tuesday, January 3, 2023

Saklek

Dulu aktivitas pagi hari saat sarapan pagi adalah sambil baca koran. Lalu kebiasaan berganti dengan nonton berita di TV. Namun dikarenakan TV analog sudah mati, maka kebiasaan pagi hari berganti makan pagi sambil nonton youtube.

Salah satu tontonan sehat pagi hari adalah siniar dari @helmyyahyabicara atau dari @akbarfaisaluncensored. Pagi ini kebetulan sedang menyaksikan pembicaraan antara Akbar Faisal dengan Adian Napitulu, ditengah-tengah obrolan muncul istilah "saklek" yang dijelaskan ternyata kata tersebut berasal dari bahasa Belanda, yaitu "zakelijk".


"Saklek" seringkali diartikan sebagai "kaku", atau "tidak luwes". Orang yang saklek diartikan sebagai orang yang tidak ragu-ragu antara Hitam atau Putih.

Dalam kamus bahasa Belanda kata "zakelijk" memiliki arti segala sesuatu yang terkait pekerjaan, tidak personal atau obyektif, jelas atau singkat, tidak bertele-tele. Bisa jadi hal ini mengarah pada pimpinan VOC yang bersifat kaku, cenderung kejam dan tidak luwes.

Ternyata tidak hanya saklek, masih banyak kata serapan dari bahasa Belanda, kata yang lainnya adalah maklon.

Eksistensi perusahaan maklon dapat menjadi solusi mudah dan tepercaya bagi para pebisnis pemula karena tidak perlu memikirkan modal awal untuk membangun pabrik atau membeli alat produksi hingga pembayaran upah para tenaga kerja.

Hal ini berkat adanya jasa maklon. Istilah maklon berasal dari bahasa Belanda, yaitu maakloon yang berarti “biaya produksi” yang mempunyai arti sebagai jasa pengolahan produk yang dilakukan oleh pihak lain.

Jasa maklon diatur dalam Undang-Undang (UU) Pajak Pertambahan Nilai (PPN), UU Pajak Penghasilan (PPh), Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 32/PMK.010/2019, dan PMK Nomor 141/PMK.03/2015.

Dalam jasa maklon terdapat istilah job order makloon yang merujuk pada pekerjaan produksi yang akan penyedia lakukan apabila telah menerima pesanan (oder) dari pengguna jasa.

Dan juga adalah istilah Original Design Manufacturer (ODM) dan Original Equipment Manufacturer (OEM). Dimana ODM adalah bentuk proses maklon di mana pemilik merk bebas menentukan desain dan spesifikasi produk yang mereka jual. Sedangkan OEM merupakan bentuk proses maklon di mana pemilik merk tidak bisa dengan bebas menentukan desain dan spesifikasi produk. Sistem OEM ini juga kerap disamakan dengan white label.


Sumber :

https://www.kompasiana.com/jokopw/60616025d541df5cc173dfc2/bahasa-kolonial-16-jadilah-saklek-apapun-kerjamu?page=all#section1

https://www.gramedia.com/literasi/jasa-maklon/#:~:text=Istilah%20maklon%20berasal%20dari%20bahasa,di%20bidang%20pakaian%20dan%20kosmetik.

No comments:

Post a Comment

Related Posts