Tuesday, September 17, 2019

Memicu dan Memacu


me.mi.cu 
Verba (kata kerja)
(1) menarik picu;
(2) Kiasan menggerakkan sesuatu yang berakibat membahayakan: seperti telah diduga pemecatan itu bakal memicu gelombang demonstrasi baru
 

Apa yang memicu perasaan emosi kita, jangan sampai merugikan kita, tapi jadikan lah hal tersebut untuk memacu kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih menarik.

me.ma.cu 
Verba (kata kerja)
(1) membuat agar berlari cepat: dia memacu kudanya;
(2) mencepatkan
(bersambung)

Sumber :
https://kbbi.kata.web.id/memicu/
https://kbbi.kata.web.id/memacu/

Monday, September 16, 2019

Sustainability Organisations

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk mempertahankan organisasi agar tetap bertahan dan eksis, yaitu sebagai berikut :
  1. Figur Pemimpin dan Tujuan yang Jelas
  2. Skala Hierarki / Struktur
  3. Pendelegasian Wewenang Pimpinan
  4. Tanggung Jawab Semua Pihak
  5. Kejelasan Pembagian Tugas
  6. Prinsip Fleksibilitas

Dibutuhkan suatu kekompakan dalam sebuah komunitas atau organisasi agar komunitas tersebut tetap terjaga keutuhannya. Beberapa tips yang bisa kita terapkan dari komunitas untuk menjalin, menjaga dan mempertahankan kekompakan yaitu :
  1. Happy, dalam berorganisasi harus bisa menikmati proses yang sedang berjalan, sehingga Pengurus merasa tulus dan ikhlas berada dalam sebuah organisasi tanpa ada keterpaksaan atau pun rasa tidak nyaman.
  2. Progressif, berpikir kedepan dan semangat terus maju. 
  3. Inovatif, sistem baru sehingga terjadi perubahan, tidak hanya diam di tempat. Teruslah berkreasi untuk mengkokohkan eksistensi sebuah organisasi.
  4. Tujuan, mempunyai visi atau pandangan ke depan, sehingga tujuan menjadi jelas mewarnai di setiap kegiatan.
  5. Action, diskusi secukupnya dan disegerakan action, sehingga tidak terlalu banyak membuang waktu. Action & just do it.
  6. Kerjasama, koordinasi dan kerjasama antar komponen organisasi merupakan muara demi terlaksananya program kerja.
  7. Kekeluargaan, organisasi namun dilandasi hubungan seperti layaknya keluarga, sehingga terhindar permusuhan sesama anggota ataupun konflik ketua dengan anggota. 

Sunday, September 15, 2019

Supply Chain Kawasan Timur Indonesia (SSG-34)



Tantangan & Potensi Jawa Timur sebagai basis Supply Chain Kawasan Timur Indonesia

Acara Study Group ke 34 dimulai tepat pada pukul 09.15, dengan dimulai menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama kemudian dilanjutkan dengan Mengheningkan Cipta dalam rangka mengenang Guru Bangsa "Bapak BJ Habibie" yang meninggal dunia beberapa hari yang lalu.

Selanjutnya adalah pemberian kata sambutan dari Ketua IPOMS Chapter Surabaya periode 2019, Agung Ektika yang mempunyai harapan bahwa event ini semoga bermanfaat bagi kita bersama, dan kegiatan IPOMS tidak berhenti disini, dimana Pengurus sudah menyiapkan banyak kegiatan.

Selain itu Agung Ektika juga menyoroti bahwa sebenarnya konsep Supply Chain berasal dari Indonesia, hal ini didasarkan pada Indonesia secara demografis yang sangat tergantung dan terhubung dengan adanya koneksi. Belum lagi spirit bangsa Indonesia yang sangat kental dengan gotong royong, hal ini sangat mencerminkan konsep Supply Chain.

Penyerahan Piagam Penghargaan dari Agung Ektika selaku Ketua IPOMS Surabaya 
kepada Prof Nyoman Pujawan selaku Ketua Pembina IPOMS


Kata sambutan kedua diberikan oleh Prof. Ir.I Nyoman Pujawan M.Eng.Ph.D., selaku Ketua Pembina Surabaya Study Group - IPOMS Chapter Surabaya & sebagai Kepala Departemen Manajemen Teknologi.

Bapak Nyoman menyoroti terhadap kegiatan Study Group ke-34 yang telah mampu memberikan jawaban secara kontan terhadap Pengurus akan tantangan dimana suatu organisasi jika mau sustain maka harus lebih banyak peserta yang diundang dalam kegiatan. Waktu itu Pak Nyoman memberikan challenge agar mampu membuat kegiatan Study Group yang dihadiri oleh 50 orang, jika perlu 100 orang.

Dan alhamdulillah Pengurus IPOMS Chapter Surabaya mampu membayar lunas tantangan tersebut dengan kesuksesan dari acara Surabaya Study Group yang dihadiri oleh 97 peserta.


Jatim Sebagai Basis SCM Indonesia Timur

Materi pertama disampaikan oleh Hariyanto Salim, MSIE, CPIM, CSCP (IPOMS President | Researcher, Lecturer, Consultant and Entrepreneur), dengan moderator oleh D.Marshall Saluding, CPIM CSCP CLTD.

Apa itu SCM? 
• SCOR model, aliran utama SCM • Lingkup Sertifikasi di APICS
Revolusi Industri
Disrupsi Aliran SCM
• Informasi • Uang • Produk/Jasa
Disrupsi Kebijakan
• Ibukota baru • Pengembangan 9 metropolitan baru
Potensi
• Jalan Tol Jawa • Industri • Producer

Yang menarik adalah pada pembahasan disrupsi Aliran SCM, dimana terdapat perbedaan dan perubahan pada Informasi (SCM) 3.0 dengan Informasi (SCM) 4.0, yaitu sebagai berikut :

Informasi (SCM) 3.0 
• Fax, Telex, Email, EDI
• PC
• 2 pihak terhubung
• Produser-DistributorRitel-Pelanggan
• Di lingkup 1-2 kota

Informasi (SCM) 4.0 
• Internet, e-commerce, e-markets
• Handheld (mobile)
• Multi-pihak terhubung
• Produser-RitelPelanggan
• Multi-kota, region, negara

Revolusi industri 4.0 dapat gamblang terlihat misalnya pada GoJek dan Amazon Prime. Dengan adanya mereka, maka beberapa masalah dapat terselesaikan Dimanapun, Kapanpun serta Instan.

Masalah yang diselesaikan
• Konsumen datang mengambil perlu outlet
• Terbatasnya jumlah armada untuk melakukan last mile delivery-lambat
• Biaya distribusi yang cukup besar ditanggung oleh produsen

Disrupsi
• Layanan antar instan ketika diminta konsumen
• Armada ada, dengan konsep sharingeconomy
• Biaya distribusi cukup besar, langsung dibayarkan konsumen

Salah satu pertanyaan yang menarik adalah bagaimana startup dalam industri 4.0 bisa mendapatkan profit, misalnya startup blockchain, e-wallet & e-money.

Pak Ahau menjawab dari sisi yang terkait dengan tema pagi ini, karena jika dijelaskan dengan detail dapat merubah tema pagi ini menjadi tema Blockchain dan Bitcoin.

Pak Ahau menjelaskan dari contoh real yang beliau lakukan, misalnya tiap hari Rabu membeli martabak telur dan martabak manis kacang. Bayangkan jika terdapat 1000 orang di wilayah yang sama melakukan order serupa.

Sebagai seorang marketing, maka hal tersebut dapat menjadi peluang bagi penjual untuk produk berupa telur, tepung, coklat dan kacang.

Itu baru 1000 orang, bayangkan jika kita mempunyai data 11 juta jiwa di Jakarta, atau bahkan kita mempunyai data 250 juta jiwa di Indonesia.

Big data tersebut benar-benar dimanfaatkan oleh Alibaba, dimana pada tanggal 11-11 (11 November) mereka melakukan promo besar-besaran dengan hasil penjualan online Alibaba pada momen 11-11 tersebut mampu mengalahkan akumulasi penjualan selama 364 hari.

Untuk penjualan 1 hari di tanggal 11-11, Alibaba melakukan analisa dan persiapan atas data 364 hari sebelumnya. Jadi big data tersebut dipergunakan dan dijual dengan revenue yang sangat besar.




Macro and Micro Supply Chain Dynamic

Sesi kedua dilaksanakan setelah jam istirahat. Dibawakan oleh Wahyu Adi, CPIM, CLTD (Senior Supply Chain Analyst and Development Cargill Animal Nutrition Asia), dengan moderator pada sesi ini oleh Agung Ektika.

Saat ini Indonesia telah berhasil membangun siklus ekonomi yang sehat, sehingga menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia. Hal ini dibuktikan pada tahun 2000, peringkat PDB global, Indonesia masih berada di angka 27. Kemudian pada tahun 2016, peringkat Indonesia sudah naik di angka 16.

Tidak hanya berhenti disana, Indonesia berpotensi beraspirasi untuk menjadi top 10 ekonomi dunia di tahun 2030, sehingga dapat menjadi mesin pertumbuhan berikutnya pada ekspor netto. Hal ini bisa menjadi kenyataan, terlebih 15 tahun ke depan merupakan "masa emas" bagi Indonesia yang akan menikmati bonus demografi.

Untuk itu kita harus berbenah dan siap berubah. Untuk itu mari kita learn from the success, belajar dari yang telah sukses. Misalnya, dalam hal Succes Coporation Tranformation Customer Experience, KAI (Kereta Api Indonesia) yang paling cepat bertransformasi dalam proses Customer Experience and Satifaction.

Pertanyaan pertama Ignatius Jonan saat menangani PT Kereta Api Indonesia adalah "Ini perusahaan atau rumah tangga, ya?"

Pada akhirnya PT Kereta Api Indonesia sukses menjalankan transformasi bisnis bukan hanya saja dari segi profit, namun juga dari stigma pelayanan jelek, mulai dari gerbong, antrian dan pelayanan lainnya.

Berikutnya pak Wahyu menerangkan mengenai Value Chain, terutama Value Chain di Supply Chain dan di Purchasing. Selain itu juga mengenai Presentation Skill dan Pyramid Thinking Application juga disinggung.

Monday, September 9, 2019

3 Cara Menghadapi Teman Egois

Setiap hal memiliki alasan, begitu pula dengan sifat keras kepala seseorang.

Banyak orang yang bersikap egois karena mereka sedang menyembunyikan masalah. Terkadang sikap egois akan muncul ketika seseorang merasa cemas atau takut. Bisa jadi temanmu menjadi egois karena rasa takutnya.


Cara Menghadapi Teman Egois : Mengalah

Egois atau sikap keras kepala, tercermin saat seseorang terkesan supaya pendapatnya didengarkan dan diterapkan. Meskipun hal tersebut tidak mungkin, salah atau keliru. Hal yang sebaiknya kita lakukan adalah mundur dan biarkan teman anda menjalankan keinginan atau pendapatnya.

Tidak ada gunanya mendebat teman yang egois dan keras kepala. Karena bisa ditebak akan menjadi bertengkar dan berdebat tanpa ujung. Tidak masalah jika teman yang egois mempertahankan pendapat dan pemikirannya, jika hal tersebut bukanlah hal yang prinsipil janganlah berusaha untuk merubah pikiran dan pendapat teman anda.

Terima saja.

Mengalah bukanlah sikap kalah. Namun mengalah adalah mengijinkan teman untuk menang, yang artinya kita mempunyai derajat lebih tinggi karena mengijinkan.

Jika pada akhirnya berakibat buruk, pasti teman tersebut akan merubah pikiran mereka sendiri.


Aktiflah dalam mencari teman yang lebih baik

Berikutnya jangan sampai rasa sakit, penderitaan, kepedihan dan kelelahan akan memberikan energi emosional yang negatif bagi kita. Sebaiknya kita menghindari sejenak. Dan sebaliknya kita cari teman baru yang lebih baik.


Tegaslah kepadanya.

Namun ada kalanya kita bersikap tegas jika menyangkut hal prinsipil dan sudah berlebihan. Tegaskan bahwa yang dilakukannya salah, agar dia bisa mengerti dan memahami bahwa sikapnya selama ini bisa mengganggu orang lain dan tidak baik buatnya sendiri.

Tenang dan cobalah berbicara padanya, dan berikan alasan yang masuk akal agar dia bisa sedikit demi sedikit mengurangi sifat negatifnya tersebut.


Sumber :
http://riliv.co/rilivstory/cara-menghadapi-teman-yang-egois/
http://www.psikoma.com/cara-menghadapi-teman-yang-egois-dengan-mudah/
https://www.hipwee.com/list/5-cara-elegan-hadapi-teman-yang-egois-dan-bikin-geregetan-daripada-tiap-hari-kamu-hilang-sabar/
https://www.idntimes.com/life/relationship/dianaekawati/jangan-kesel-melulu-ini-cara-mengatasi-teman-yang-egois-dan-keras-kepala-c1c2/full

Tuesday, September 3, 2019

Jadwal Kereta Api Bandara Railink

Brosur Jadwal Kereta Api Bandara Railink ini aku dapatkan saat perjalanan dan yang aku tulis di Dari Sky Train ke KRL.



Kereta bandara mempunyai jadwal yang tepat, kereta bandara ini memiliki waktu tempuh cepat sekitar 50 menit, dari Stasiun Manggarai ke Stasiun Bandara Soetta, dan sebaliknya. Kereta bandara akan berhenti di lima stasiun, yaitu Stasiun Manggarai, Stasiun BNI City, Stasiun Duri, Stasiun Batu Ceper, dan Stasiun Bandara Soekarno-Hatta.

Rute kereta bandara pertama yang berangkat dari Stasiun Manggarai mulai pukul 04.40 WIB menuju Stasiun Bandara Soekarno Hatta. Jadwal terakhir kereta bandara dari Stasiun Manggarai adalah pukul 21.40 WIB.

Kereta pertama dari Stasiun Bandara Soetta diberangkatkan pada pukul 05.57 WIB, lalu sampai di Stasiun Manggarai pukul 06.47 WIB. Jadwal kereta bandara terakhir yang berangkat dari Stasiun Bandara Soekarno Hatta dijadwalkan pukul 22.57 WIB. Kereta akan berangkat setiap 30 menit sekali.

Jadwal selengkapnya bisa klik di https://www.railink.co.id/jadwal/en

Monday, September 2, 2019

Ke Jakarta Aku kan Kembali

Baru sehari meninggalkan Jakarta untuk menuju kota Bogor, akhirnya kita kembali ke Jakarta. Pertama kali aku menjejakkan kaki ke Jakarta adalah bulan Februari 2004. Kemudian kedua kalinya adalah pada bulan Maret 2005.

Untuk yang ketiga adalah tahun 2012 yaitu saat 7th Indonesian International Printing Exhibition 2012Sedangkan untuk keempat kalinya adalah 3 tahun lalu saat Satu Kali 24 Jam ke Jakarta, yaitu tahun 2016, tepatnya bulan Mei 2016.



Sesampai di Stasiun Juanda, aku berjalan kaki menuju hotel Amaris Juanda yang jaraknya hanya 200 meter. Ini bukan merupakan pengalaman pertama menginap di hotel Amaris group, sebelumnya aku pernah menginap di Amaris Embong Malang di Surabaya saat perhelatan lomba Surabaya Marathon bulan Agustus 2019 lalu.


Setelah beristirahat sebentar, kita lanjut malam itu menuju ke Bundaran HI untuk melihat Tugu Selamat Datang, melihat kereta MRT dan menyantap makan malam di Plaza Indonesia.


Di Bundaran HI (Bundaran Hotel Indonesia) terdapat Monumen Selamat Datang yang berupa patung sepasang manusia yang sedang menggenggam bunga dan melambaikan tangan. Patung tersebut menghadap ke utara yang berarti mereka menyambut orang-orang yang datang dari arah Monumen Nasional.



Setelah puas berfoto ria, kita lanjutkan jalan-jalan ke Tugu Monas yang terletak tepat di tengah Lapangan Medan Merdeka, Jakarta Pusat. Monas (Monumen Nasional) adalah monumen peringatan setinggi 132 meter yang didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia untuk merebut kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Hindia Belanda.

Pembangunan monumen ini dimulai pada tanggal 17 Agustus 1961 di bawah perintah presiden Sukarno dan dibuka untuk umum pada tanggal 12 Juli 1975. Tugu ini dimahkotai lidah api yang dilapisi lembaran emas yang melambangkan semangat perjuangan yang menyala-nyala.

Dari Tugu Monas kita naik Bajaj untuk kembali ke hotel dan beristirahat.



 

Keesokan harinya sebelum pulang kembali ke Surabaya, kita sempatkan dulu ke Masjid Istiqlal. Masjid Istiqlal diprakarsai oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. Soekarno. Masjid Istiqlal atau Masjid Merdeka adalah masjid nasional negara Republik Indonesia yang terletak di bekas Taman Wilhelmina, di Timur Laut Lapangan Medan Merdeka.


Karena waktu terbatas akhirnya kita berangkat ke Stasiun Gambir untuk pulang menggunakan kereta api Argo Bromo Anggrek, yang akan menempuh perjalanan 9 jam, dari pukul 9.30 hingga 18.30, dengan rute sejauh 725 km.


Kereta api Argo Bromo Anggrek adalah kereta api kelas eksekutif argo dan luxury jurusan Stasiun Gambir (GMR)-Stasiun Surabaya Pasarturi (SBI) pp, yang diresmikan pada 24 September 1997. Kereta api ini membawa 8 kereta kelas eksekutif dan 1 kereta kelas eksekutif jenis luxury.

Argo Bromo Anggrek berhenti di Stasiun Jatinegara, Stasiun Cirebon, Stasiun Pekalongan dan Stasiun Semarang Tawang.


Yang menarik dari Kereta Api sekarang adalah Pegawai PT.KAI berjejer dan memberi salam hormat pada kereta api yang akan berangkat. Tentunya hal ini menjadi menambah kecintaan bagi penumpang.

Gestur hormat itu dilakukan dengan menyilangkan tangan di dada dan sedikit membungkukkan badan. Sikap ini dilakukan baik oleh porter, petugas keamanan atau petugas lain.

Tujuannya gestur hormat ini adalah sebagai pemberian salam hormat atau salam terima kasih, sebagai bentuk untuk meningkatkan pelayanan atau service excellence, pada para penumpang kereta api.

Previous Article : Rain City without Rain

Sunday, September 1, 2019

Rain City without Rain

Bogor dikenal sebagai kota hujan. Disebut kota hujan karena meski kemarau pun banyak hujan.
Kota Bogor terletak pada ketinggian 190 sampai 330 m dari permukaan laut, sehingga udaranya relatif sejuk dengan suhu terendah di Bogor adalah 21,8°C.

Hal ini dikarenakan wilayah Bogor terletak pada kaki Gunung Gede dan Gunung Salak membuat kawasan ini sering dilanda hujan orografi (hujan yang terjadi di daerah pegunungan). Angin laut dari Laut Jawa yang membawa banyak uap air masuk ke pedalaman dan naik secara mendadak di wilayah Bogor sehingga uap air langsung terkondensasi dan menjadi hujan.

Musim kemarau di Bogor terjadi pada bulan Juli hingga September. Sehingga selama 2 hari 1 malam di Bogor kemarin tidak ada hujan sama sekali.


Setiba sore hari sekitar pukul 15.00 hingga 16.00 kita sudah sampai di Hotel Duta Berlian yang terletak di  Jalan Raya Dramaga No.1 Km 8, Babakan, Dramaga, Balungbangjaya, Kec. Bogor Bar., Kota Bogor, Jawa Barat 16680, Telepon: (0251) 8627627.


Keesokan harinya setelah sarapan di Riung Kuring, kita bersiap ke kampus IPB (Institut Pertanian Bogor) Dramaga untuk mengikuti Final Olimpiade Matematika dan Sains Indonesia (OMSI) ke-4. Acara ini dibuka oleh Presiden Direktur Klinik Pendidikan MIPA (KPM) Ir R Ridwan Hasan Saputra MSi.

Ridwan Hasan Saputra mempunyai pendekatan suprarasional yang unik. Dimana beliau membuat lomba ini bisa diminati dan diikuti oleh semua orang, KPM menentukan biaya seikhlasnya, bukan berarti gratis, namun sesuai kemampuan.

Ia berharap, OMSI ini bisa membuat anak-anak berpikir kritis sesuai kemampuan yang diharapkan dalam pembelajaran era 4.0 yaitu critical thinking (berpikir kritis), creative (kreatif), collaborative (kolaboratif), dan communication (komunikasi).


Kegiatan Final OMSI 4 ini diikuti 592 peserta kelas IV, V, dan VI dari berbagai propinsi se-Indonesia, yaitu Nangroe Aceh Darussalam, Riau, Bali, Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Jawa Barat.

Sebelumnya, peserta babak penyisihan OMSI ke-4 diikuti lebih dari 6.000 siswa dan digelar serentak pada 21 Juli 2019 di Riau, Sumatra Selatan, Aceh, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Bali, Sulawesi Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat.


Kalah dan menang nomor sekian, yang terpenting adalah pengalaman dalam setiap kompetisi. Setelah pengumuman pemenang, kita bergegas menuju Stasiun Bogor untuk naik KRL lagi untuk menuju Stasiun Juanda.


Untuk naik KRL kita bisa menggunakan kartu THB (Tiket Harian Berjaminan) atau menggunakan KMT (Kartu Multi Trip).

Sewaktu berangkat dari Stasiun Sudirman ke Bogor kita naik KRL menggunakan Kartu Multi Trip (KMT). Biaya perjalanan sendiri adalah Rp 9.000, namun kita membeli KMT seharga Rp 30.000, yaitu biaya untuk kartu adalah Rp 20.000 dan isi saldo adalah Rp 10.000

KMT bisa diisi ulang, sehingga kita tidak perlu antri membeli tiket, jika saldo mencukupi, bisa langsung tap in di gerbang stasiun keberangkatan dan tap out di gerbang stasiun kedatangan. Maka saldo akan berkurang sesuai tarif yang dihitung otomatis.

Sewaktu kembali dari Bogor ke Stasiun Juanda, aku membeli 1 kartu THB dan mengisi ulang 2 kartu KMT. Biaya perjalanannya adalah sebesar Rp 6.000, sehingga aku isi saldo Rp 10.000. KMT tidak ada masa kadaluarsa saldo. Jika saldo kita kurang, kita cukup isi saldo di Vending Machine, caranya cukup mudah.

Pertama siapkan uang kertas dengan nominal Rp, 5000, Rp, 10.000, Rp. 20.000, Rp. 50.000, dan Rp. 100.000. Langkah-langkah isi saldo KMT adalah sebagai berikut :
  1. Pilih bahasa Indonesia atau bahasa Inggris
  2. Letakkan KMT anda pada tempat yang tersedia
  3. Masukkan uang sesuai jumlah yang dibayarkan (tidak ada uang kembalian)
  4. Tekan ya untuk melanjutkan transaksi atau tidak untuk membatalkan transaksi
  5. Ambil kembali kartunya

Tiket Harian Berjaminan (THB) digunakan untuk satu kali perjalanan. Untuk membeli kartu THB ini
untuk biaya kartu THB adalah Rp 10.000, sehingga total biaya adalah Rp 16.000, aku masukkan 2 lembar uang Rp 10.000, kemudian keluar 1 kartu THB dan keluar juga kembalian 2 lembar Rp 2.000

Langkah-langkah pembelian kartu THB adalah
  1. Pilih bahasa Indonesia atau bahasa Inggris
  2. Tekan tombol buy dan pilih nama stasiun tujuan anda di peta rute KRL
  3. Tentukan jumlah tiket yang akan dibeli
  4. Tekan ya untuk melanjutkan transaksi
  5. Masukkan uang untuk pembelian
  6. Jangan lupa ambil kartunya dan uang kembaliannya (jika ada)

Uang pembelian kartu tidak hangus, untuk itu penumpang cukup melakukan refund di Vending Machine yang tersedia setelah kita melakukan tap out THB. Cara untuk refund adalah sebagai berikut:
  1. Pilih bahasa Indonesia atau bahasa Inggris
  2. Letakkan THB di tempat yang telah tersedia
  3. Tekan tombol refund
  4. Tekan ya untuk melanjutkan transaksi atau tidak untuk membatalkan transaksi
  5. Ambil uang jaminan anda

Previous Article : Dari Sky Train ke KRL

Related Posts