Tuesday, June 8, 2021

Analog Switch Off (ASO)

Masyarakat di Indonesia terlalu lama tersandera dalam siaran televisi analog, sejumlah negara di dunia sudah beralih ke TV digital dari TV analog, seharusnya siaran televisi sudah beralih ke digital sejak 10 tahun silam.

Istilah TV digital bukan TV-nya yang digital melainkan lebih kepada sinyal yang dikirimkan yaitu sinyal digital atau siaran digital (Digital Brodcasting).

Sistem penyiaran TV Digital adalah penggunaan apliksi teknologi digital pada sistem penyiaran TV yang dikembangkan di pertengahan tahun 90 an dan diujicobakan pada tahun 2000. Pada awal pengoperasian sistem digital ini umumnya dilakukan siaran TV secara Simulcast atau siaran bersama dengan siaran analog sebagai masa transisi.

TVRI dan TV swasta nasional yang tergabung dalam Konsorsium TV Digital Indonesia (KTDI) ; SCTV, TV One, AN TV, Metro TV, dan Trans Corp telah memanfaatkan sistem teknologi penyiaran dengan teknologi digital khususnya pada sistem perangkat studio untuk memproduksi program, melakukan editing, perekaman dan penyimpanan data. 

Pengiriman sinyal gambar, suara dan data telah menggunakan sistem transmisi digital dengan menggunakan satelit yang umumnya dimanfaatkan sebagai siaran TV-Berlangganan. Sistem transmisi digital melalui satelit ini menggunakan standar yang disebut DVB-T (Digital Video Broadcasting Satellite). 

Untuk menangkap siaran TV Digital harus menggunakan alat tambahan yang bernama Setup Box (Decoder) untuk pesawat televisi analog (yang ada sekarang ini).

Secara teknik pita spectrum frekuensi radio yang digunakan untuk televisi analog dapat digunakan untuk penyiaran televisi digital sehingga tidak perlu ada perubahan pita alokasi baik VHF maupun UHF (Ultra High Frequency). 

Sedangkan lebar pita frekuensi yang digunakan untuk analog dan digital berbanding 1 : 6 artinya bila pada teknologi analog memerlukan pita selebar 8 MHz untuk satu kanal transmisi, maka pada teknologi digital dengan lebar pita frekuensi yang sama dengan teknik multiplek dapat digunakan untuk memancarkan sebanyak 6 hingga 8 kanal transmisi sekaligus dengan program yang berbeda tentunya.

Karakteristik sistem penyiaran TV Digital akan sama apabila berada di radius yang sama. Dengan kualitas gambar dan warna yang dihasilkan jauh lebih bagus daripada televisi analog.  

Kita bisa menggunakan TV digital, atau tetap menggunakan TV analog dengan menggunakan Set Top Box (STB). STB adalah perangkat penerima saluran televisi digital yang dapat dihubungkan ke pesawat televisi analog. 

Ada beberapa frekuensi yang umum untuk menggelar layanan 5G, yaitu :

  1. Frekuensi 3.5GHz, ekosistem 5G di dunia paling banyak menggunakan spektrum frekuensi 3.5GHz.
  2. Frekuensi 700MHz, frekuensi ini baru 25 persen yang terisi di perkotaan, sementara di daerah pinggir, 700MHz masih kosong.
  3. Frekuensi 2.3GHz
  4. Frekuensi 2.6GHz, frekuensi 2.6GHz ini digunakan oleh satelit untuk penyiaran.

TV analog saat ini memakan banyak frekuensi yang seharusnya bisa digunakan untuk perkembangan ekonomi digital hingga menggelar jaringan 5G. TV analog banyak memakan pita frekuensi 700 MHz sebanyak 328 MHz. 

TV analog saat ini memakan banyak spektrum yang sesungguhnya bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan jumlah broadband yang akan meningkatkan kecepatan internet di Indonesia. Hal ini membuat kecepatan internet di Indonesia melambat sebab frekuensi banyak dipakai oleh TV.

Apabila TV analog beralih ke digital, maka hanya dibutuhkan 176 MHz bagi stasiun televisi.


Sumber :

https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20210310164537-185-616115/kominfo-rakyat-terlalu-lama-tersandera-tv-analog

https://www.liputan6.com/tekno/read/4514727/4-frekuensi-untuk-gelar-layanan-5g-di-indonesia

https://www.stmik-banjarbaru.ac.id/web/index.php/berita-dari-website-lain-1/316-tv-digital-vs-tv-analog-apa-bedanya

https://www.kominfo.go.id/content/detail/28260/keuntungan-tv-analog-beralih-ke-tv-digital/0/sorotan_media#:~:text=Ia%20menjelaskan%20TV%20analog%20banyak,bisa%20digunakan%20untuk%20keperluan%20lain.

Sunday, June 6, 2021

Business Sustainability

Perdebatan tentang growth vs sustainability adalah termasuk old-fashioned discussion dan hanya buang-buang waktu. Karena perdebatan tentang pertumbuhan growth vs sustainability memerlukan banyak aspek didalamnya dalam perspektif jangka panjang.

Business sustainability (keberlanjutan bisnis) atau corporate sustainability (keberlanjutan perusahaan), adalah pengelolaan dan koordinasi tuntutan dan masalah lingkungan, sosial dan keuangan untuk memastikan keberhasilan yang bertanggung jawab, etis, dan berkelanjutan.

Setidaknya ada 3 pilar dalam sustainability, yaitu tuntutan sosial, lingkungan dan ekonomi. 

Beberapa produk lokal di Indonesia dihasilkan oleh perusahaan yang sudah berumur lebih dari 100 tahun. Produk-produk tersebut mampu bertahan karena mempertahankan orisinalitasnya yang diperlukan konsistensi dari generasi ke generasi. Sehingga muncul kecintaan terhadap produk secara turun temurun. 

Contoh produk lokal tersebut adalah 

  1. Warung Tinggi Koffie (1878) terletak di jantung kota Batavia di jalan yang dulu bernama Molenvliet, kini Jalan Hayam Wuruk, tak jauh dari Istana Gubernur Jenderal yang kini jadi Istana Presiden.
  2. Kecap Cap Istana (1882) didirikan oleh Teng Hay Soey
  3. Kecap Orang Jual Sate (1889) oleh Ong Tjin Boen di Probolinggo, Jawa Timur. 
  4. Roti GO (1898) oleh nyonya Oei Pak Ke Nio dan suaminya Go Kwe Ka di jantung kota Purwokerto, tepatnya di Jalan Jenderal Sudirman No. 724.
  5. Toko Oen (1910) jual kue kering dan es krim di Yogyakarta oleh Nyonya Liem Gien Nio (Oma Oen). 
  6. Bah Kacung (1912) tahu kuning Bah Kacung di Kediri.
  7. Djie Sam Soe (1913) diproduksi oleh Liem Seeng Tee bersama istrinya di bawah bendera HM Sampoerna.
  8. Soda Tjap Badak (1916) yang dihasilkan NV Ijs Fabriek Siantar di Pematang Siantar. 
  9. Jamu Njonja Meneer (1919).
  10. Kecap Bango (1928)
  11. Deterjen B-29 (1930)
  12. Permen Davos (1931).
  13. Sirup tjap Buah Tjempolay
  14. Ting-Ting Jahe (1935)
  15. Blue Band (1936).
  16. Wajik Week (1939).
  17. Tahu Yun Yi (1940)
  18. The tjap Botol (1940)

Produk-produk tersebut berusaha keras menjaga rasa dan kualitasnya, sehingga semakin lama produk tersebut bertahan maka akan semakin kuat mereknya sehingga cenderung lebih dipercaya pasar dan mempengaruhi daya tarik konsumen.

Membangun merek, mempertahankan rasa, dan menghadapi persaingan bukanlah hal mudah.


Dari hal diatas maka akan terbentuk brand awareness yaitu kemampuan konsumen dalam mengenali atau mengingat sebuah merek, termasuk nama, gambar, logo, dan juga slogan-slogan tertentu yang pernah digunakan oleh brand tersebut dalam mempromosikan produk-produk mereka.

Brand awareness dapat dikategorikan menjadi 3 tingkatan, yaitu:

  1. Brand Recognition, atau aided recall, adalah kemampuan konsumen untuk mengenali suatu produk ketika mereka melihat produk tersebut. Bisa jadi konsumen tidak ingat nama, tapi konsumen mengenalinya dari visual produk misalnya tampilan, logo, slogan, ataupun warna.
  2. Brand Recall, atau unaided recall atau spontaneous recall, konsumen mampu mengingat merek cukup dari mendengar kategori produk. Hal ini berarti konsumen sudah memiliki simpanan ingatan tentang brand yang dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti brand loyalty dan frekuensi pemakaian produk.
  3. Top-of-Mind Awareness (TOMA), brand atau produk yang muncul pertama kali di pikiran konsumen saat mereka sedang memikirkan industri atau kategori tertentu.

Jadi, bagaimana perusahaan dapat bertahan lebih dari 100 tahun? Perusahaan-perusahaan yang telah berusia di atas 100 tahun selalu mencoba untuk menciptakan pelanggan yang royal dengan produk mereka, serta berfokus untuk menjadi lebih baik, bukan lebih besar. 


Sumber :

https://www.eco-business.com/news/debate-on-growth-vs-sustainability-a-waste-of-time/

https://whatis.techtarget.com/definition/business-sustainability

https://tirto.id/mereka-yang-bertahan-lebih-dari-1-abad-oSw

https://www.dewaweb.com/blog/brand-awareness/

https://travelingyuk.com/merek-kecap-tertua/111080

Saturday, June 5, 2021

Economic Bubble

Negara Belanda selain memiliki julukan Negeri Kincir Angin, juga memiliki julukan Negara Bunga Tulip. Secara sejarah, bunga tulip yang menjadi bunga kebanggan Belanda bahkan menjadi lambang negara Belanda bukanlah bunga asli dari sana.

Belanda mengembangkan jenis tulip-tulip baru pada masa kerajaan Romawi. Semula bunga tulip berasal dari Turki atau Persia. Lalu diperkenalkan di dataran Eropa ketika berkunjung ke Vienna Kerajaan Ottoman memberikan bunga tulip kepada kekaisaran Romawi melalui Duta besarnya yang bernama Oiger de Busbecq pada tahun 1554. 

Singkat cerita bunga tulip menjadi barang mewah dan banyak dicari oleh kaum bangsawan. Banyak para pedagang yang ingin mendapatkan umbi dan bibit tersebut menjadikan tulip mempunyai harga yang tinggi. Bunga tulip juga dapat dibudidayakan dari biji-bijiannya sendiri namun membutuhkan waktu bertahun-tahun.

Bunga tulip pun berkembang tak ubahnya perdagangan berjangka komoditas dewasa atau futures market. Banyak oang-orang yang bahkan menggadaikan harta atau bahkan rumahnya untuk dapat bertransaksi membeli bulb tulip, dengan harapan nantinya dijual dengan harga lebih tinggi lagi. 

Bahkan perdagangan bunga tulip dalam satu hari bisa sampai sepuluh kali. Konon para pedagang bisa meraih keuntungan hingga 400%. Sehingga bisa kita tarik kesimpulan bahwa kegilaan orang-orang pada bunga tulip bukan lagi karena pesona keindahannya, tapi godaan untuk menjadi kaya. 

Pada bulan Januari 1637 terjadi crash dan pecahnya bubble economy yang diakibatkan bunga tulip. Akibat pembelian dalam jumlah besar menyebabkan kelebihan supply dan pedagang pun banyak yang rugi. Penjualan bunga tulip pun berhenti dan mengakibatkan nilai jual tulip semakin menurun.


Mari kita bergeser dari abad ke-16 ke tahun 2000-an. Bergerak dari Dutch Tulip Bulb Market Bubble ke Dot-com Bubble.

Dot-com Bubble atau gelembung dot-com adalah gelembung teknologi informasi atau gelembung spekulasi yang terjadi antara tahun 1998–2000 saat NASDAQ mencapai 5132,52 poin, yaitu ketika bursa saham di negara-negara industri mengalami kenaikan nilai ekuitas secara tajam berkat pertumbuhan industri sektor Internet dan bidang-bidang yang terkait. 

Pesatnya pertumbuhan Internet dimulai pada tahun 1993 dan berlangsung hingga tahun 1990-an yang ditandai dengan teknologi world wide web yang semakin maju setelah dirilisnya versi pertama penjelajah web Mosaic.

Periode gelembung dot-com ditandai oleh didirikannya (dan berakhir dengan kegagalan usaha) perusahaan-perusahaan baru di bidang situs-situs Internet yang disebut perusahaan dot-com. Pemilik perusahaan mengalami kenaikan tajam pada harga saham dengan hanya menambah awalan e- atau akhiran .com pada nama perusahaan mereka. Praktik ini disebut salah seorang penulis sebagai investasi prefiks.

Kombinasi dari meningkatnya harga saham secara cepat dan kepercayaan pasar bahwa perusahaan-perusahaan tersebut akan untung pada masa depan, spekulasi saham oleh individu, dan modal ventura yang dapat diperoleh secara mudah membuat investor melupakan indikator tradisional seperti Rasio P/E, dan lebih percaya terhadap kemajuan teknologi.


Berikutnya kita juga melihat economic bubble yaitu gelembung ekonomi yang terjadi ketika harga aset naik secara cepat hingga harganya tidak masuk akal lainnya, yaitu misalnya:

  • Ikan louhan (tahun 2000-an), peminat ikan louhan meningkat tajam hingga membuat harganya mencapai jutaan rupiah. Saat ini, ikan louhan harganya hanya puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah saja.
  • Anthurium (tahun 2007), saat sedang populer, harganya menjadi jauh lebih mahal dari seharusnya. Padahal, tanaman ini juga bukan tanaman langka yang layak dihargai begitu mahal.
  • Batu akik (tahun 2014), batu akik seharusnya tidak begitu mahal, namun saat itu dijual hingga jutaan rupiah. Saat ini setelah tidak lagi begitu diminati, harganya kini tak lebih dari ratusan ribu rupiah.
  • Tanaman janda bolong (tahun 2020), yang tercatat bahkan tanaman janda bolong mencapai harga 15 juta rupiah per daun.

Fenomena gelembung ekonomi atau bubble economy sebaiknya kita sikapi dengan bijak. Karena harga suatu barang jauh dari nilai intrinsiknya. Ada kemungkinan hal tersebut terjadi karenaada permainan antar pedagang tanaman hias atau kartel yang menggoreng harga sehingga bisa ratusan juta rupiah.

Ditambah lagi saat permintaan yang meningkat disertai kelangkaan komoditas produk. Dan saat permintaan meningkat, harganya pasti ikut naik.

Fenomena bisnis ini juag bisa digolongkan sebagai "business monkey" yang berpotensi merugikan orang lain (konsumen), meskipun dari sisi lain juga menguntungkan bagi kelompok orang tertentu (penjual) karena tingginya harga yang ditetapkan.


Saat ini yang berpeluang pecah sebagai bubble economy adalah cryptocurrency, misalnya seperti Bitcoin. Cryptocurrency atau mata uang crypto telah menjadi properti futuristik dan perilaku harga yang ekstrem telah menarik liputan media secara masif, serta perhatian dari berbagai pakar dan peneliti keuangan.

Cryptocurrency mengalami kenaikan dan penurunan harga yang drastis sehingga menjadikan cryptocurrency memiliki harga yang tidak stabil dan dipercaya akan mengalami ‘bubble' dan sewaktu-waktu akan pecah. Runtuhnya nilai spekulatif cryptocurrency telah diteliti dan diprediksi oleh banyak ahli di bidang ekonomi dan keuangan.

  • Januari hingga Februari 2018, harga Bitcoin turun sebanyak 65%. 
  • September 2018, MVIS CryptoCompare Digital Assets 10 Index telah kehilangan 80% nilainya.
  • November 2018, total kapitalisasi pasar untuk Bitcoin turun di bawah US $100 miliar.
  • Desember 2018, Bitcoin mencapai titik terendahnya di angka US $3.100.
  • Maret 2020, harga Bitcoin turun 30 persen dari US$8.901 menjadi US$6.206. 
  • Oktober 2020, Bitcoin berada di angka sekitar US$13.200.
  • November 2020, Bitcoin kembali melampaui level tertinggi sebelumnya sepanjang masa di atas US$19.000. 
  • 3 Januari 2021, Bitcoin mengalami lonjakan pada US$34.792,47
  • Keesokan harinya, Bitcoin jatuh sebanyak 17%. 
  • 8 Januari 2021, Bitcoin diperdagangkan di atas US$40.000
  • 16 Februari 2021, Bitcoin mencapai US$50.000
  • 19 Mei 2021, harga Bitcoin jatuh menjadi US$36.900.

Nilai bitcoin (BTC) secara khusus dan nilai crypto secara umum sedang crash ini ditandai dengan penurunan sebanyak 25% dalam curva tajam secara tiba-tiba. Banyak orang percaya bahwa Bitcoin telah mengalami pasar bullish yang koheren lalu mencapai puncaknya.

Dan saat ini berada dalam periode bearish. Hal ini juga menunjukkan bahwa kekhawatiran para investor sedang bergeser, terjadi kekhawatiran yang melanda dunia keuangan. Apakah itu dikarenakan Covid-19, atau karena pasar obligasi oleh Federal Reserve, atau pun inflasi yang terjadi.


Akhirnya, pada kenyataannya bahwa sejarah ini terus berulang. Manusia memang gemar bertaruh pada keberuntungan. Peramalan dan perjudian menjadi aktivitas didalamnya, mulai dari menggunakan medium seperti dadu, hingga menjadi permainan kemungkinan (game of chance).

Dunia memang kompleks, namun terdapat kepastian dan keteraturan yang menentukan perilaku unsur di dalamnya. Dalam dunia sains, kedua pandangan ini mewakili pandangan kehendak bebas (free will) dan determinisme.


Sumber :

https://dindapranata.com/2018/03/14/tulip-mania-dan-krisis-pertama-belanda/

https://www.frindosonfinance.com/2017/12/04/gelembung-bunga-tulip/

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Gelembung_dot-com

https://glints.com/id/lowongan/tulip-mania-adalah/#.YLxQ1fkzbIU

https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20201117142957-33-202447/awas-bubble-economy-monkey-business-mahalnya-tanaman-hias

https://www.wartaekonomi.co.id/read342064/apa-itu-cryptocurrency-bubble?page=all

https://kumparan.com/claudio-faldo-m/spekulasi-bitcoin-tulipmania-dan-tuhan-yang-bermain-dadu-1vmlYUYrCMJ/full

https://www.thecanadianencyclopedia.ca/en/article/financial-bubbles-in-canada

Friday, June 4, 2021

Gambar Kaleng Khong Guan

Tepat 1 tahun yang lalu, yaitu pada tanggal 4 Juni 2020, aku menulis artikel Kaleng Kosong Khong Guan. Dan di akhir artikel misteri yang masih tersisa adalah mengenai ketiadaan sosok ayah. Dan hal ini hampir selalu menjadi trending topic yang seru untuk diulas.

Dan, kali ini sepertinya akan menjadi akhir dari misteri tersebut.

Akun twitter @JukiHoki dalam link twitter.com/JukiHoki/status/1400409636377817093 menjelaskan ada teori baru mengenai asal-usul gambar keluarga di kaleng biskuit Khong Guan. Gambar asli kaleng Khong Guan digambar Harry Wingfield, buat buku anak gitu sekitar 1959.

Buku tersebut merupakan buku anak-anak di Inggris keluaran penerbit legendaris, Ladybird. Dijelaskan pula oleh Helen dalam link twitter.com/LBFlyawayhome/status/1400468535973982214, sosok di balik situs Ladybird Fly Away Home.

Pada tanggal 2 September 2020, Helen menulis artikel berjudul 'The Strange Tale of the Missing Father of Khong Guan', dalam link ladybirdflyawayhome.com/the-strange-tale-of-the-missing-father-of-khong-guan/ yang menceritakan soal gambar keluarga di kaleng biskuit Khong Guan. Disebutkan bahwa bahwa gambar keluarga di kaleng biskuit Khong Guan itu adalah merupakan gambar ilustrasi dari buku Ladybird yang terkenal, dengan Harry Wingfield sebagai ilustrator pada tahun 1959.

Dalam buku tersebut dikisahkan ibu dan 2 anaknya menikmati afternoon tea pada pukul 4 sore, lalu pada pukul 6 sore, sang bapak akhirnya pulang, yang digambarkan dalam buku tersebut ibu dan 2 anaknya menyambut dengan gembira kepulangan sang bapak.

Gambar ibu dan 2 anaknya menyambut kepulangan sang bapak pada pukul 6 sore juga dikisahkan dan digambarkan pada artikel lain sebelumnya yaitu yang ditulis pada 01 Januari 2007, dalam link ladybirdflyawayhome.com/the-little-boy-who-isnt-peter/.

Akhirnya misteri ketiadaan bapak dalam foto atau gambar pada kaleng Khong Guan sudah terjawab.

Sudah tidak penasaran kan?


Sumber :
https://food.detik.com/info-kuliner/d-5593202/terungkap-sosok-bapak-di-gambar-keluarga-kaleng-biskuit-khong-guan 

Wednesday, June 2, 2021

Stealth Tsunami

Istilah tsunami earthquake pertama kali dimunculkan oleh ahli seismologi dari ERI (Earthquake Research Institute), Tokyo University, Hiroo Kanamori, 4 dekade lalu. Hal ini untuk membedakan dengan tsunami yang lain. Tsunami omo. gelombangnya di pantai jauh lebih tinggi dibandingkan tsunami dari sumber gempa dengan dengan magnitudo relatif sama.

Istilah tsunami mempunyai definisi sebagai gelombang air besar yang diakibatkan oleh gangguan di dasar laut, yang membentuk gelombang yang menyebar ke segala arah dengan kecepatan gelombang mencapai 600–900 km/jam.

Terdapat gelombang tsunami yang pernah melanda Indonesia, yaitu diantaranya:
  1. Tsunami Pangandaran (2006)
  2. Tsunami Aceh (2004)
  3. Tsunami Kepulauan Banggai (2000)
  4. Tsunami Banyuwangi (1994)
  5. Tsunami Flores (1992)
  6. Tsunami Sumba (1977)
  7. Tsunami Sulteng (1968)

Gempa bumi dan tsunami Jawa Timur tahun 1994 adalah bencana gempa bumi tektonik yang berpusat di Samudra Hindia yang terjadi pada tanggal 2 Juni 1994 sekira pukul 18.17 WIB. 7 jam berselang sejak gempa bumi tersebut terjadi, gelombang tsunami kemudian menghantam pesisir pantai selatan Jawa Timur bagian timur tepatnya di wilayah kabupaten Banyuwangi pada 3 Juni 1994 dini hari.

Artinya Gempa bumi dan tsunami Jawa Timur tahun 1994 tersebut tepat terjadi pada 27 tahun lalu. Selain 2 Juni 1994, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga mencatat pada 2 Juni 1948 pernah terjadi tsunami Sabang.

Tsunami Banyuwangi dipicu gempa bumi dengan magnitudo 7,2 dan menyebabkan 250 orang meninggal, 127 orang hilang, 423 luka, 1.500 rumah rusak, 278 perahu rusak dan hilang, yang melanda di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, dan juga menerjang wilayah Rajegwesi, Lampon dan Pantai Grajagan dan Taman Nasional Alas Purwo. Efek tsunami mencapai pantai Banyuwangi, Jember, Malang, Blitar, Tulung Agung, Trenggalek & Pacitan.

Penelitian ilmiah yang diterbitkan dan dirilis Nature.com dengan judul "Implications for megathrust earthquakes and tsunamis from seismic gaps south of Java Indonesia" pada hari Kamis, tanggal 17/9/2020) menunjukkan hasil potensi tsunami di Indonesia khususnya Pulau Jawa bagian selatan terjadi dengan ketinggian 20 meter lebih.

Hal ini bisa terjadi karena disebabkan oleh gempa bumi megathrust memiliki dorongan besar dan terjadi pada zona subduksi di batas lempeng konvergen destruktif, di mana satu lempeng tektonik tertekan di bawah lempeng yang lain.


Relokasi gempa bumi tersebut dicatat oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Indonesia dan inversi data sistem penentuan posisi global (GPS) mengungkapkan adanya celah seismik yang jelas di selatan pulau Jawa.

BMKG mempredikisi akan munculnya gempa dengan kekuatan Magnitudo 8,9 dan tsunami dengan tinggi 29 meter di Jatim. Prediksi ini muncul setelah BMKG melakukan pemodelan matematika, untuk mengukur potensi besaran gempa dan ketinggian tsunami di wilayah tersebut.

Untuk itu BMKG akan mengadakan pelatihan evakuasi tsunami untuk menguji kesiapan sistem diseminasi dalam menghadapi ancaman gempa bumi yang berpotensi gelombang pasang itu di selatan Pulau Jawa.

Skenario tersebut untuk menguji kesiapan sistem diseminasi BMKG dan tidak untuk meresahkan masyarakat, demi menyiapkan upaya mitigasi terbaik untuk menghadapi kemungkinan potensi gempa yang dapat menimbulkan tsunami.

BMKG akan menyimulasikan langkah-langkah evakuasi bilamana terjadi gempa yang berpotensi tsunami, sehingga dapat dipahami para pemangku kebijakan kebencanaan di masing-masing daerah yang berpotensi terkena dampak tsunami.



Tentunya hasil penelitian dan kajian bersama para pakar yang sudah teruji secara ilmiah berbasis data yang memadai dan valid, dapat diterapkan dalam mendukung analisis untuk meningkatkan kualitas dan akurasi info gempabumi dan tsunami yang diberikan oleh BMKG. Oleh karena itu masyarakat dihimbau untuk lebih arif dalam memahami info kegempaan dan tsunami, khususnya apabila informasi tersebut masih berupa kajian awal yang belum teruji, maka informasi tersebut belum dapat menjadi pegangan resmi untuk menjadi acuan dalam upaya mitigasi bencana.


Sumber :
https://rumahpengetahuan.web.id/25-tahun-tsunami-senyap-banyuwangi/
https://id.wikipedia.org/wiki/Tsunami
https://regional.kompas.com/read/2018/09/29/18474791/tujuh-tsunami-yang-pernah-melanda-indonesia?page=all
https://id.wikipedia.org/wiki/Gempa_bumi_dan_tsunami_Jawa_Timur_1994
https://nasional.okezone.com/read/2021/06/02/337/2418745/2-kali-tsunami-pada-2-juni-bmkg-bukan-untuk-menakut-nakuti
https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-5189828/melihat-lagi-kengerian-tsunami-saat-terjang-banyuwangi-tahun-1994?single=1
https://m.ayojakarta.com/read/2020/09/25/25001/penelitian-ungkap-pulau-jawa-bagian-selatan-berpotensi-tsunami-setinggi-20-meter-lebih
https://www.cnbcindonesia.com/tech/20200919184451-37-187981/duh-ada-potensi-tsunami-20-meter-di-pulau-jawa-ini-risetnya
https://nasional.okezone.com/read/2021/05/31/337/2418237/3-ramalan-bmkg-bikin-geger-waspada-gempa-besar-tsunami-setinggi-29-meter-cuaca-ekstrem?page=1
https://jabar.suara.com/read/2020/09/25/203500/antisipasi-mega-tsunami-bmkg-akan-gelar-pelatihan-evakuasi?page=all
https://www.bmkg.go.id/berita/?p=siaran-pers-tanggapan-terkait-potensi-tsunami-pandeglang-banten&lang=ID&tag=prediksi-tsunami

Tuesday, June 1, 2021

Cuci AC Mobil

Dikarenakan minggu depan kita sekeluarga hendak keluar kota maka perlu cek kesiapan kendaraan. Salah satunya adalah melakukan service AC mobil rutin agar dapat memberikan kenyamanan. Akan menjadi sangat tidak nyaman jika kondisi jalanan sedang panas-panasnya, lalu AC mobil kurang dingin.


Agar kinerjanya tetap maksimal, AC juga butuh perawatan. Apabila diabaikan begitu saja, maka ada komponen yang pergantiannya lebih cepat dari seharusnya. Dan jangan sampai kejadian udara dalam mobil panas saat perjalanan keluar kota, seperti yang terjadi pada tahun 2018 lalu.

Manfaat melakukan service rutin adalah agar umur dan masa pakai dari bagian AC lebih lama sehingga lebih awet. Dan dengan cek AC secara rutin kita dapat mengetahui kondisi AC dan mengetahui bagian mana yang perlu diganti atau diperbaiki. Sehingga kita akan terhindar dari resiko biaya yang dikeluarkan lebih besar akibat kerusakan yang dialami sudah cukup fatal.

Komponen AC mobil yang perlu dicek secara rutin adalah komponen seperti kompresor, evaporator, valve, kondensor, receiver dryer hingga magnetic clutch. Tahun 2017 lalu, dikarenakan pemasangan kompresor AC mobil tidak benar, sehingga trush bearing longgar dan menimbulkan AC mobil bunyi berisik pada kompresor. 

Umumnya masalah pada AC ialah hembusan angin kecil dan bergemuruh dari kisi-kisi AC. Hal itu disebabkan oleh filter kabin atau evaporator yang kotor. Dan tahun 2016 lalu, evaporator AC mobil-ku pernah diganti karena bocor dan rusak.

Cairan kimia bernama refrigerant atau akrab dikenal dengan sebutan freon pada AC berfungsi sebagai cairan utama pada sistem AC yang dapat mengubah gas melalui evaporator. Freon bisa berkurang bahkan habis sehingga membuat hembusan udara AC hanya berupa angin tanpa ada kesejukan. Salah satu penyebab, yakni adanya kerenggangan dan lubang pada karet seal di sambungan selang dan pipa juga jadi penyebab mengapa freon bocor. 

Kompresor pada AC adalah jantung dari sistem AC. Bagian itulah yang membutuhkan pelumasan. Dan pelumas kompresor harus diganti secara rutin jika tidak ingin kompresor jebol. Karena kompresor bergerak dengan kompresi, dimana didalamnya terdapat piston yang bergerak dengan mengkompresikan. 

Untuk area perkotaan, setidaknya setiap 1 tahun atau 10 ribu km untuk service reguler AC. Sedangkan untuk area pedesaan service AC bisa dilakukan per 20 ribu kilo meter, karena udara di kawasan pedesaan lebih alami dan bersih. Dan jika areanya cukup parah, misalnya area pertambangan, service AC relatif cepat yaitu 3.000 km.

Waktu yang diperlukan untuk service AC cukup lama, misalnya untuk melakukan perawatan evaporator, pembersihan kondensor dan pembersihan blower memakan waktu hingga 2 jam. Karena seluruh komponen harus diturunkan dan dibersihkan dengan lebih detail.



Sumber :
https://www.carmudi.co.id/journal/intip-biaya-servis-ac-mobil/
https://oto.detik.com/tips-and-tricks-mobil/d-5316705/jangan-tunggu-gerah-ini-waktu-ideal-servis-ac-mobil
https://otomotif.kompas.com/read/2019/02/25/150200815/perhatikan-waktu-ideal-untuk-servis-ac-mobil
https://garasi.id/artikel/patokan-service-ac-yang-tepat-bagaimana-simak-ini/5a30a2bc73546a01c560dd02

Restorative Justice

Bulan Juni 2021 ini, ada istilah yang muncul yaitu Restorative Justice. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, pemerintah saat ini sedang menggalakkan restorative justice agar orang tidak mudah dihukum.

Dengan menganjurkan untuk menerapkan restorative justice, maka penegak hukum tidak perlu harus menangkap dan membawa orang ke pengadilan menjalani proses hukum. Sehingga aparat penegak hukum dapat menjalankan tugasnya untuk memfasilitasi masyarakat secara aman dan damai.

Mundur 3 bulan sebelumnya yaitu pada bulan Maret 2021, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut soal restorative justice atau keadilan restoratif dalam penyelesaian perkara oleh anggota Polri. 

Perihal restorative justice ini utamanya Sigit tekankan dalam upaya penanganan perkara UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Nomor 19 Tahun 2016. Hukum pidana merupakan upaya terakhir dalam penegakan hukum dan mengedepankan restorative justice dalam penyelesaian perkara. 

Restorative justice merupakan alternatif dalam sistem peradilan pidana dengan mengedepankan pendekatan integral antara pelaku dengan korban dan masyarakat sebagai satu kesatuan untuk mencari solusi serta kembali pada pola hubungan baik dalam masyarakat. 

Mundur 2 tahun sebelumnya, pada tahun 2019 dalam artikel "Restoratif Justice dalam Penyelesaian Tindak Pidana Ringan", yang ditulis oleh Muhaimin Muhaimin, dikatakan bahwa selain menghendaki adanya kepastian hukum dan keadilan juga penyelesaian hukum harus memiliki nilai kemanfaatan, yang menjadi persoalan dan tantangan saat ini adalah, bagaimana mewujudkan proses penegakan hukum yang mampu memenuhi tujuan hukum yakni mencapai kepastian hukum yang berkeadilan dan bermanfaat.

Penyelesaian tindak pidana biasa bermotif ringan dapat ditempuh dengan mediasi penal disebut pendekatan restorative justice, yaitu menitikberatkan pada adanya partisipasi langsung pelaku, korban dan masyarakat dengan memaknai tindak pidana. Keadilan restoratif juga merupakan suatu kerangka berfikir yang baru yang dapat digunakan dalam merespon suatu tindak pidana bagi penegak dan pekerja hukum di Indonesia.

Mundur lagi 10 tahun sebelumnya, yaitu pada tahun 2011, yaitu pada artikel "Pendekatan Restorative Justice dalam Sistem Pidana Indonesia", yang ditulis oleh: Jecky Tengens, SH dijelaskan bahwa konsep pendekatan restorative justice merupakan suatu pendekatan yang lebih menitik-beratkan pada kondisi terciptanya keadilan dan keseimbangan bagi pelaku tindak pidana serta korbannya sendiri.

Tolak ukur keberhasilannya sebuah sistem pemidanaan ialah bukan terletak pada banyaknya jumlah tahanan maupun narapidana yang menghuni rumah tahanan (rutan) dan lembaga pemasyarakatan.

Konsep pendekatan restorative justice merupakan suatu pendekatan yang lebih menitik-beratkan pada kondisi terciptanya keadilan dan keseimbangan bagi pelaku tindak pidana serta korbannya sendiri. Restorative justice itu sendiri memiliki makna keadilan yang merestorasi.

Restorasi meliputi pemulihan hubungan antara pihak korban dan pelaku. Pemulihan hubungan ini bisa didasarkan atas kesepakatan bersama antara korban dan pelaku. Pihak korban dapat menyampaikan mengenai kerugian yang dideritanya dan pelaku pun diberi kesempatan untuk menebusnya, melalui mekanisme ganti rugi, perdamaian, kerja sosial, maupun kesepakatan-kesepakatan lainnya. 


Sumber :

https://infopublik.id/kategori/nasional-politik-hukum/537137/menko-polhukam-pemerintah-galakkan-restorative-justice

https://nasional.kompas.com/read/2021/03/01/09271601/apa-itu-restorative-justice-yang-belakangan-kerap-disebut-kapolri?page=all

https://ejournal.balitbangham.go.id/index.php/dejure/article/view/648

https://www.hukumonline.com/berita/baca/lt4e25360a422c2/pendekatan-irestorative-justice-i-dalam-sistem-pidana-indonesia-broleh--jecky-tengens--sh-?page=all


Sumber foto :

https://www.kdnk.org/post/restorative-justice-there-way-decrease-recidivism-within-criminal-justice-system

Related Posts