Tuesday, September 19, 2023

Ganti Kartu ATM Tertelan di CS Digital

Sore ini begitu hectic banget, meski dalam perjalanan rasanya masih belum fokus. Dan kebetulan hendak mengisi bensin, sehingga mampir ke ATM yang ada di sebuah Supermarket. Setelah ambil uang secukup, kemudian lanjut jalan.

Setiba di rumah, baru sadar bahwa kartu Debit masih tertinggal dan tertelan di mesin ATM.

Untuk mengatasi kartu yang tertelan saat bertransaksi di mesin ATM kita bisa datang ke kantor cabang untuk melakukan pergantian kartu. Pastikan bawa kartu identitas dan buku tabungan. Jika memungkinkan catat lokasi dan WSID mesin tempat kartu Debit BCA tertahan. Lalu informasikan kepada Customer Service bahwa kartu tertahan dan ajukan penggantian kartu.

Namun ada cara praktis jika kartu ATM kita dari bank BCA yaitu kita bisa mencetak kartu ATM melalui CS Digital. Sehingga dengan mencetak kartu ATM baru melalui CS Digital kita tidak harus antri di kantor cabang. 

Caranya mirip saat ganti Kartu ATM Magnetic Stripe menjadi Debit Chip.

Cara mencetak kartu ATM di CS Digital adalah sebagai berikut:

  • Sentuh layar CS Digital.
  • Pilih menu "Kartu"
  • Pilih "Ganti kartu"
  • Scan KTP
  • Verifikasi sidik jari (telunjuk tangan kanan)
  • Pilih opsi "Tidak bawa kartu" karena kartu hilang
  • Masukkan nomor rekening
  • Masukkan PIN lama
  • Pilih opsi kartu GPN atau Master Card
  • Pilih opsi kartu Tanpa Nama atau Pakai Nama
  • Pilih kartu instan.
  • Masukkan PIN baru
  • Isi ulang PIN baru
  • Mesin akan mengeluarkan kartu ATM BCA yang baru.

Agar lebih paham, bisa cek di video berikut



Sumber :

https://www.bca.co.id/id/informasi/Edukatips/2022/06/07/07/43/kartu-debit-bca-tertelan-di-mesin-atm-ini-yang-harus-dilakukan

https://money.kompas.com/read/2023/05/02/081100826/cara-mengurus-kartu-atm-bca-yang-hilang-atau-tertelan-mesin?page=all

https://umsu.ac.id/artikel/cara-mengurus-kartu-atm-bca-hilang-tertelan-mesin-2023/

Sunday, September 17, 2023

Sumber dan Referensi Sejarah

Sumber sejarah adalah fondasi utama bagi para sejarawan untuk memahami masa lalu. Namun, tidak semua sumber sejarah memiliki nilai yang sama dalam menggambarkan peristiwa yang terjadi di zaman dahulu. 

Untuk membantu para peneliti mengevaluasi dan menggunakan sumber sejarah dengan bijak, telah dikembangkan sistem peringkat sumber sejarah. Sistem ini memungkinkan peneliti untuk memahami tingkat keandalan dan relevansi sebuah sumber dalam konteks historiografi. 

Ada beberapa sumber dan referensi sejarah yang bisa kita gunakan dalam melakukan penelitian dengan tema sejarah, yaitu sebagai berikut:

Sumber Primer

Sumber primer adalah dokumen atau artefak yang dibuat atau dihasilkan selama periode waktu yang sedang diteliti. Contohnya adalah surat-surat, dokumen resmi, laporan mata-mata, dan artefak arkeologis. Sumber ini dianggap sebagai sumber yang paling otentik karena mereka memberikan pandangan langsung dari periode waktu yang relevan.

Sumber Sekunder

Sumber sekunder adalah karya yang menggunakan atau menafsirkan sumber primer untuk menyajikan analisis atau interpretasi. Buku sejarah, artikel jurnal, dan makalah penelitian adalah contoh sumber sekunder. Meskipun mereka tidak seotentik sumber primer, sumber sekunder sering kali memberikan wawasan yang mendalam dan analisis tentang peristiwa sejarah.

Sumber Tersier

Sumber tersier adalah karya yang mengkompilasi dan menyajikan informasi dari berbagai sumber primer dan sekunder. Ensiklopedia, buku referensi, dan situs web sejarah adalah contoh sumber tersier. Mereka memberikan gambaran umum tentang topik tertentu dan seringkali menjadi titik awal yang bagus untuk penelitian lebih lanjut.

Sumber Kontemporer

Sumber kontemporer adalah rekaman atau laporan yang dibuat pada saat peristiwa berlangsung atau segera setelahnya. Artikel berita, rekaman audio atau video, dan catatan jurnal adalah contoh sumber kontemporer. Sumber ini dapat memberikan wawasan yang berharga tentang persepsi dan reaksi pada saat peristiwa terjadi.

Sumber Arkeologi

Sumber arkeologi termasuk artefak, struktur, dan situs yang digali dari lokasi bersejarah. Mereka memberikan bukti fisik tentang kehidupan manusia pada masa lalu dan sering digunakan untuk mendukung interpretasi sejarah yang lain. Penafsiran sumber arkeologi memerlukan keterampilan khusus dan kerja lapangan yang cermat.

Sumber Lisan

Sumber lisan adalah informasi yang disampaikan secara lisan oleh saksi mata atau melalui tradisi lisan. Wawancara, cerita rakyat, dan legenda adalah contoh sumber lisan. Mereka memberikan perspektif unik dari individu atau kelompok yang berpartisipasi dalam peristiwa sejarah.

Sumber Digital

Dalam era digital, sumber-sumber sejarah juga dapat ditemukan secara online, seperti arsip digital, basis data, dan proyek digital sejarah. Mereka menawarkan akses mudah ke sumber-sumber primer dan sekunder yang sebelumnya sulit diakses, tetapi evaluasi keandalan dan kredibilitas tetap penting.


Ada satu lagi petunjuk dari mas Asisi Suhariyanto yang beliau jelaskan di Asisi Channel, yaitu

  1. Prasasti Sezaman
  2. Tinggalan Arkelogis Sezaman
  3. Karya Sastra Sezaman
  4. Berita Asing Sezaman
  5. Karya Sastra dari Zaman Kemudian
  6. Mitos & Legenda
  7. Kajian & Interpretasi Para Ahli

Ketika menggunakan sumber sejarah, penting untuk mempertimbangkan konteks, keandalan, dan motivasi di balik pembuatan sumber tersebut. Membandingkan dan menilai berbagai sumber dapat membantu mengonstruksi narasi yang lebih lengkap dan akurat tentang masa lalu. Selain itu, kesadaran akan bias budaya, politik, dan ideologis dalam sumber sejarah juga penting untuk diingat.

Dengan memahami peringkat sumber sejarah dan menerapkannya dalam penelitian, para sejarawan dapat menghasilkan narasi yang lebih mendalam dan beragam tentang masa lalu manusia. Dengan demikian, sistem peringkat sumber sejarah adalah alat penting dalam membangun pemahaman yang kuat tentang sejarah manusia.

Tombol Power HP Oppo F1 tidak Berfungsi

HP Oppo F1 yang sudah dimiliki sejak Februari 2016 ini mungkin sudah masuk kategori jadul. Selama pemakaian tidak pernah rusak atau error yang berarti. Paling pernah error saat Contact Oppo tidak Terbaca.

Selebih aman-aman saja.

Setelah pemakaian lebih dari 7 tahun, sekarang ini HP Oppo F1 tidak dapat dinyalakan meski tombol powernya sudah ditekan berulang kalo.

Cara mengatasi tombol power atau tombol on / off cukup diganjal saja bagian karet tombol power yang karena aus tersebut. Dengan penggantian karet maka perbaikannya tanpa biaya yang berarti. Penggantiannya pun cukup mudah.

Mungkin yang perlu diperhatikan dan dipelajari adalah cara membuka casing dari HP tersebut. Untuk membuka dengan baik dan benar serta aman, silahkan buka video youtube berikut, selamat mencoba.



Saturday, September 16, 2023

A Haunting in Venice

Detektif Hercule Poirot hidup dalam masa pensiun di Venesia pascaperang dan setelah sukses mengungkapkan misteri Murder on the Orient Express (2017) dan Death on The Nile (2022), Poirot mempekerjakan mantan petugas polisi Vitale Portfoglio sebagai pengawal. 

Pada Halloween, novelis Ariadne Oliver berhasil menembus Portfoglio, sang pengawal, lalu meyakinkan Poirot untuk menghadiri pemanggilan arwah di Palazzo tempat penyanyi opera Rowena Drake dan untuk membuka kedok media Joyce Reynolds, sang dukun sebagai seorang penipu. 

Drake mempekerjakan Reynolds untuk membantunya berkomunikasi dengan putrinya Alicia, yang bunuh diri setelah tunangannya, koki Amerika Maxime Gerard, memutuskan pertunangan mereka. Di antara mereka yang hadir selain Maxime adalah pengurus rumah tangga Rowena Olga Seminoff, dokter keluarga Drake Leslie Ferrier dan putranya Leopold, serta asisten Ny. Reynolds, Desdemona Holland.

Selama pemanggilan arwah, Poirot membuka kedok Ny. Reynolds yang ternyata tidak hanya memiliki satu asisten tetapi dua, sekaligus saudara laki-laki Desdemona, yaitu Nicholas, yang ditemukan Poirot sedang bersembunyi di cerobong asap. 

Tiba-tiba, Ny. Reynolds mulai berbicara dengan suara Alicia dan mengungkapkan bahwa gadis itu tidak bunuh diri tetapi dilempar dari balok sehingga tewas. Nyonya Reynolds pun mengakhiri pemanggilan arwah. Lalu tiba-tiba saat tengah malam Reynolds ditemukan tewas, tertusuk pada patung di halaman.

Saat badai melanda Palazzo, Poirot mulai mewawancarai para tamu. Namun entah bagaimana Poirot berhalusinasi melihat hantu Alicia. Sehingga penyelidikan pun membuahkan hasil yang membingungkan. 

Nicholas dan Desdemona adalah pengungsi Roma, Dr. Ferrier trauma dengan pengalamannya saat pembebasan Bergen-Belsen, dan Leopold mendengar suara anak-anak yang dibiarkan mati karena wabah ketika Palazzo masih menjadi panti asuhan.

Setelah terjadi perkelahian di antara para tamu, Dr. Ferrier dikunci di ruang musik, dengan Poirot mengambil satu-satunya kunci. Poirot kemudian menghadapkan Oliver dan Vitale, menuduh mereka sebagai kaki tangan dalam pemanggilan arwah. 

Vitale, setelah menyelidiki kematian Alicia, memberikan informasi kepada Ny. Reynolds sementara Oliver berharap membuktikan Poirot tidak mampu menjelaskan pemanggilan arwah dan menggunakan ini sebagai plot untuk buku berikutnya. 

Tiba-tiba hal mengejutkan kembali terjadi, Dr Ferrier ditemukan tewas ditikam di ruang musik.

Poirot pun mengumpulkan semua peserta di lorong Palazzo, Poirot mengungkapkan bahwa Alicia sebenarnya diracuni dengan obat halusinogen (Rhododendron ponticum) yang juga digunakan padanya sehingga Poirot mengalami halusinasi. Obat ini disembunyikan di dalam madu yang dipanen oleh Rowena dan disajikan dengan teh. 

Terobsesi untuk menjaga putrinya sendirian, Rowena secara teratur memberi Alicia madu beracun untuk melemahkannya dan menghentikannya berdamai dengan mantan tunangannya. Hal ini menyebabkan rasa sakit dan halusinasi yang luar biasa pada gadis itu.

Suatu hari, Olga tanpa sengaja memberi madu dalam tehnya dalam dosis yang berlebihan, sehingga tanpa sadar meracuni Alicia. Sehingga Alicia tewas. Setelah menemukan putrinya tewas di tempat tidur, Rowena melemparkannya dari balkon sehingga seolah-olah terjadi bunuh diri. 

Rowena mencurigai Reynolds dan Ferrier yang memerasnya atas keracunan tersebut dan percaya salah satu dari mereka mengatur pemanggilan arwah untuk mengungkapnya, Rowena membunuh Reynolds dan akhirnya menggunakan saluran telepon internal untuk meyakinkan Ferrier agar menikam dirinya sendiri, sebagai imbalan agar dia tidak membunuh putranya Leopold. . 

Poirot menyimpulkan bahwa Rowena berharap untuk menjelaskan semua pembunuhan sebagai akibat kutukan anak-anak di Palazzo yang tidak dapat dijelaskan secara rasional. 

Tiba-tiba Rowena melarikan diri ke atap, di mana Poirot sekali lagi berhalusinasi melihat hantu Alicia, melayang di belakang ibunya dan terbang ke arahnya, sebelum dia jatuh hingga tewas di kanal dan tampaknya ditarik oleh roh putrinya.

Saat fajar, Poirot menemui Oliver dan memutuskan untuk tidak membuka kedok keterlibatan Vitale dalam pemanggilan arwah. Olga mengadopsi Leopold yang sekarang yatim piatu. 

Poirot berkata kepada Leopold agar tidak menyalahkan dirinya sendiri, karena Porit tahu bahwa dia lah sebenarnya menjadi pemeras setelah memahami tanda-tanda keracunan yang terlewatkan ayahnya dalam catatan medis kematian Alicia dan melihat kaitannya dengan peran utama Rowena yang pertama sebagai Aspasia dalam "Mitridate, re di Ponto", bernama diambil dari nama tokoh utamanya Mithridates, yang dikenal sebagai 'raja racun'. Dia memanfaatkan penemuan ini untuk mendukung ayahnya yang hancur dengan uang yang diperas oleh Rowena. 

Dan diakhir semuanya itu, yang menjadi kebahagiaan adalah bahwa keyakinannya Porot sudah pulih, Poirot pun bersemangat dan mulai menerima kasus sekali lagi.

Friday, September 15, 2023

Antecedents, Behaviour dan Consequences

Masalah pandemi Covid-19 di Indonesia berdampak besar bagi keluarga dan masyarakat. Berbagai dampak dialami oleh mereka antara lain masalah ekonomi, pendidikan, sosial, dan psikologis. Durasi yang panjang dan kendala selama pandemi membuat keluarga semakin rentan. 

Untuk memberikan penguatan pada aspek psikologis keluarga. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan keluarga dalam menghadapi pandemi Covid 19, ada salah satu metode yang disebut dengan pendekatan model ABC (Adversity Belief Consequence) melalui edukasi dan konseling.

Adversity (A) / Kesulitan (A): Peristiwa eksternal atau pemicu stres yang memicu respons.

Belief (B) / Keyakinan (B): Bagaimana individu menafsirkan atau menjelaskan suatu peristiwa, bisa rasional atau irasional.

Consequence (C) / Konsekuensi (C): Respon emosional dan perilaku yang mengikuti keyakinan tentang peristiwa tersebut.


Singkatan ABC lainnya adalah Activating Belief Consequenses, yang mempunyai arti sbb: 

A adalah Activating events, yang menyebabkan terjadinya masalah, yaitu kejadian eksternal diluar diri yang benar telah terjadi, kejadian masa depan yang diantisipasi akan terjadi, dan kejadian internal yang terjadi pada diri dari hasil buah pikiran berupa gambaran, ingatan atau impian impian.

B adalah Belief system, yaitu keyakinan yang membentuk pikiran pribadi, menciptakan aturan pribadi  yang diterapkan,  tuntutan pribadi, yang kemudian diterapkan.

C adalah Consequenses (Konsekuensi konsekuensi), adalah hasil dari B yang merupakan produk dari hasil proses A dan B, yang tercipta bisa saja adalah emosi yang bersifat positif; event yang menyenangkan, sensasi tubuh fisik yang sehat, kuat. Dan sebaliknya.

Singkatan ABC yang lain adalah Antecedents, Behaviour dan Consequences, yaitu:

Antecedents dapat dideskrisikan sebagai orang, tempat, sesuatu, atau kejadian yang datang sebelum perilaku terbentuk yang dapat mendorong kita untuk melakukan sesuatu atau berkelakuan tertentu.  

Behaviour (perilaku) merupakan segala apa yang kita lihat pada saat kita mengamati seseorang melakukan aktivitas/pekerjaan (Ayers dalam Issaac, 2000). 

Consequences adalah kejadian-kejadian yang mengikuti perilaku dan mengubah adanya kemungkinan perilaku akan terjadi kembali di masa datang. 


Sumber :

https://www.ojs.unanda.ac.id/index.php/tomaega/article/view/1079

https://www.kompasiana.com/henrikusyorath/55090ffea33311ee452e3b55/teknik-abc-mengatasi-masalah-kecemasan-diri

https://surabaya.proxsisgroup.com/model-antecedents-behavior-dan-consequences-abc-untuk-perubahan-perilaku/

https://fourweekmba.com/abc-model

Tuesday, September 5, 2023

Seven Habits (3)

Artikel ini merupakan tulisan pelengkap dari Seven Habits dan Seven Habits (2).

Karakter kita merupakan gabungan dari kebiasaan-kebiasaan kita. Kebiasaan ini dapat kita tuai setelah kita menabur perbuatan. Perbuatan kita tuai setelah kita menabur gagasan. Lalu kebiasaan nanti akan membentuk karakter, dan karakter akan menuai nasib.

Kebiasaan juga merupakan pertemuan dari 3 hal yaitu pengetahuan, keterampilan dan keinginan.

[1]

Contoh proaktif yang dikenang sepanjang masa adalah kisah tentang Yusuf yang dijual sebagai budak kepada orang Mesir setelah dibuang oleh saudara-saudaranya saat berusia 17 tahun. Meski menjadi budak, Yusuf tetap proaktif dengan mengurus rumah tangga tuannya, Potifar.

Kemudian di suatu masa, Yusuf terperangkap dalam situasi yang sulit namun tetap menolak mengorbankan integritasnya. Sehingga dia dipenjara secara tidak adil selama 13 tahun. Namun sekali lagi dia tetap proaktif sehingga memimpin penjara hingga menjadi terkenal di Mesir dan menjadi orang kedua di bawah Firaun.

[2]

Merujuk pada tujuan akhir selalu akan kita aplikasikan setiap hari misalnya kita memulai hari dengan bayangan, gambaran atau paradigma akhir sebagai kerangka acuan atau kriteria yang menjadi dasar untuk menjalani hari. Dengan memegang titik akhir sehingga akan menjadi dan tetap jelas dalam pikiran.

Dengan merujuk pada tujuan akhir maka kita akan mengetahui kemana kita akan pergi, dimana kita berada sekarang, sehingga kita akan senantiasa mengambil langkah-langkah yang akan kita ambil akan selalu berada dalam arah yang benar.

Dengan begini artinya kita sudah memiliki dan selalu memegang prinsip sebagai pondasi yang kokoh. Kita akan senantiasa memusatkan kehidupan pada prinsip yang benar, prinsip yang benar tidaklah berubah. Prinsip tidak bergantung pada perilaku orang lain.

[3]

Manajemen yang efektif akan selalu mendahulukan yang utama, sedangkan kepemimpinan akan dapat memutuskan apa saja hal-hal yang utama.

[4]

Dengan prinsip Menang/menang maka kita akan selalu dapat melihat kehidupan sebagai arena yang kooperatif, bukan kompetitif.

[5]

Sebelum kita dimengerti oleh orang lain, maka hal pertama yang perlu kita lakukan adalah berusaha mengerti terlebih dahulu. Untuk itu kita harus mampu mendengarkan. Memang jarang bahkan tidak ada pelatihan mendengar.

Seringnya kita mendengar secara selektif. Atau bahkan kita terkadang mendengar secara atentif, yaitu dengan menaruh perhatian, memfokuskan energi pada kata-kata yang diucapkan. Dan yang terbaik adalah mendengar dengan empatik.

Dalam komunikasi, 10% diwakili oleh kata-kata, lalu 30% diwakili oleh suara kita dan 60% diwakili oleh bahasa tubuh kita.

Mendengar dengan empatik adalah mendengarkan dengan mata dan hati, dengan memperhatikan perasaan, makna, juga dengan memperhatikan perilaku, serta dengan kita dapat memahami, berintuisi dan merasa.

[6]

Dengan sinergi, kita akan dapat menciptakan wawasan baru, sehingga dapat mengubah daya penahan menjadi daya penggerak. Orang lain yang ikut dalam sinergi akan cenderung menjadi bagian penting dari solusi sehingga akan tercipta tujuan baru, tujuan bersama. Oleh karena itu solusi sinergis akan menjadi lebih baik daripada solusi yang diusulkan sendiri-sendiri dari kedua belah pihak.

[7]

Kebiasaan terakhir yaitu ke-7 adalah asahlah gergajimu. Ini tidak hanya berarti belajar. Namun ada dimensi yang lain. Diantaranya adalah dimensi fisik dengan cara memelihara fisik misalnya dengan istirahat, relaksasi dan dengan olahraga secara teratur.

Lalu dimensi spiritual, bisa kita lakukan dengan cara ibadah, membaca kita suci, meditasi, renungan sehingga kita dapat merasa diperbarui, diperkuat dan dipusatkan.

Pembaruan spiritual membutuhkan investasi waktu. Kita harus dapat menyisihkan waktu berdoa, yang dapat menjadi sumber kekuatan, dalam melepaskan dan melipatgandakan energinya. Sehingga dapat membawa kedamaian dalam pikiran dan hati.

Kemudian dimensi mental, salah satunya adalah dengan membatasi menonton TV (jaman dulu) atau menonton gadget jika dimasa sekarang ini. Selain mengurangi waktu yang ditonton, juga batasi menonton acara hiburan di gadget yang kurang mendidik. Ganti dengan tayangan pendidikan atau hiburan yang berkualitas tinggi.

Namun ada baiknya kita membiasakan diri untuk membaca literatur yang baik. Tidak hanya membaca, namun juga dengan menulis, misalnya menulis jurnal dari gagasan, pengalaman, wawasan dan pelajaran.

Lalu terakhir adalah dimensi sosial / emosional, hal ini sebagai prinsip dalam kepemimpinan, komunikasi empatik dan kerjasama dengan orang lain.

Cognitive Behavioral Therapy

Cognitive Behavioral Therapy (CBT) adalah psikoterapi yang mengintegrasikan dua pendekatan yakni terapi kognitif dan terapi perilaku atau behavior. CBT adalah bentuk perawatan psikologis yang paling banyak digunakan para praktisi serta diteliti oleh berbagai pihak.

Pemikiran seseorang akan berhubungan dengan apa yang dirasakan dan dilakukan. Pada CBT, pasien akan diminta untuk mengidentifikasi distorsi dalam proses pemikirannya, yang berhubungan dengan gangguan yang dialami. Distorsi yang terjadi pada situasi-situasi tertentu tersebut akan dicoba untuk diubah sehingga masalah dapat dihindari. 

Konsep dari CBT adalah menyadari bahwa pikiran, sensasi fisik, perasaan, dan tindakan merupakan satu kesatuan dan saling memengaruhi antara satu dengan lainnya. Pikiran dan perasaan yang negatif bisa membuat kamu terus terjebak dalam permasalahan yang sama dan terasa semakin menekan. 

Jika sudah mampu menyadari, menerima, menyederhanakan, dan memahami masalah secara menyeluruh, tahap selanjutnya adalah menghilangkan cara lama yang destruktif dalam merespons masalah tersebut.


Sumber :

https://kampuspsikologi.com/cognitive-behavioral-therapy/

https://www.alomedika.com/tindakan-medis/psikiatri/cognitive-behavioral-therapy/teknik

https://www.halodoc.com/artikel/cbt-bisa-mengobati-gangguan-kecemasan-umum-ini-cara-kerjanya

https://www.alodokter.com/terapi-kognitif-perilaku-untuk-menangani-berbagai-masalah

Related Posts