Tuesday, November 24, 2015

Foot in the Door


Saat menonton chanel TV History, aku melihat cerita George Washington yang pada saat itu mendapat amanat dari perwakilan rakyat agar mau memimpin Amerika Serikat dengan ditawari gaji sebesar sekitar $6000 sampai $7000 selama 1 tahun.

Namun dengan bijak George Washington menolak dan hanya minta agar pengeluaran biaya dia saat mempimpin Amerika Serikat diganti. Itu saja. Tentu saja senat atau perwakilan rakyat setuju dengan usulan dari George Washington.

Diakhir kepemimpinan George Washington menyodorkan total pengeluaran sebesar $450.000

Teknik persetujuan dari George Washington ini dikenal sebagai teknik Foot in the Door. Sebelum membahas apa itu Foot in the Door ada baiknya kita mengetahui apa itu compliance atau kesepakatan.

Compliance atau kesepakatan ialah sebuah persetujuan satu dengan yang lainnya tanpa beban keterpaksaan sehingga dapat persetujuan untuk melakukan sesuatu secara iklas.

Terdapat beberapa teknik dan teori kesepakatan untuk orang- orang bisnis dimana kita menjadi lihai saat membuat kesepakatan dengan rekan bisnis anda atau seorang customer agar dia mau membeli barang yang anda jual sehingga peluang keberhasilan akan tinggi.

Salah satu teknik tersebut adalah Foot in the Door. Foot in the Door adalah prosedur untuk memperoleh kesepakatan di mana pemohon memulai dengan permintaan yang kecil dan kemudian permintaan ini disetujui, meningkat ke permintaan lain yang lebih besar (yang memang mereka inginkan sejak awal).

Teknik Foot in the Door merupakan teknik psikologi yang mempersuasi seseorang secara bertahap. Awalnya permintaan yang diberikan adalah permintaan yang mudah dan sederhana. Setelah permintaan itu dikabulkan, barulah orang yang mempersuasi meminta permintaan yang lebih besar.

Selain contoh George Washington diatas, ada analogi Foot in the Door yang mudah kita pahami dan sering kita temui di kehidupan sehari-hari. yaitu saat datang ke mall, terkadang kita ditawari sample gratis sebuah kue, lalu kita menyetujuinya dan mengambil sample tersebut. Setelah kita makan lalu kita akan ditawari untuk membeli. Kemungkinan kita akan menyetujui membeli produk tersebut karena sebelumnya kita sudah berkomitmen mencoba sample.


Sumber :
https://annisaavianti.wordpress.com/tag/foot-in-the-door-technique/
http://www.nyoozee.com/wawasan/foot-in-the-door-door-in-the-face-apa-sih-itu/
http://ayogugusasa.blogspot.co.id/2011/02/compliance-sebuah-kesepakatan-dalam.html

Sumber foto :
http://www.salestactics.org/foot-in-the-door-technique/