Friday, November 27, 2015

Gondongan pada Anak

Virus Mumps
Gondongan 

Penyakit gondongan sebenarnya tergolong penyakit yang tidak berbahaya. Namun jika tidak ditangani dengan baik dan benar dapat menimbulkan komplikasi serius bagi mereka yang menderitanya.

Gejala khas yang timbul adalah pembesaran kelenjar di area leher. Penyakit gondongan timbul akibat serangan Paramyxovirus dan menyebabkan pembengkakan dan nyeri pada kelenjar parotis (kelenjar ludah).

Penyakit ini dapat menyerang siapa saja. Baik wanita maupun pria, baik anak maupun dewasa, namun rata-rata penyakit ini menyerang anak-anak. Pada orang dewasa, penyakit ini dapat menyerang sistem saraf, sistem saraf pusat, pankreas, prostat, payudara, dan organ lainnya.


Penyebab 

Gondongan atau mumps atau parotitis epidemika merupakan penyakit infeksi virus paramyxovirus yang menular dan menyebabkan pembengkakan pada kelenjar liur dengan disertai nyeri. Penyakit ini paling banyak menyerang anak-anak berumur 4 - 14 tahun.


Gejala: 

Masa inkubasi (waktu dari seseorang pertama kali terinfeksi virus sampai virus berkembang) adalah selama 16-18 hari, atau 14 - 21 hari, kasus lain ada yang mengalaminya hingga 25 hari. Orang yang terinfeksi virus tersebut dapat menyebarkan virus 1-2 hari sebelum gejala awal, dan 5-9 hari setelah gejala dimulai.

Gondongan dapat berdampak pada sistem tubuh dan memiliki gejala seperti flu. Demam, sakit perut, nyeri otot, kehilangan nafsu makan, pipi yang membengkak biasanya menjadi ciri-ciri yang tampak pada penderita gondongan. dang terjadi pembengkakan pada kelenjar di bawah lidah, maupun kelenjar dibawah rahang.

Awal virus menyerang penderita tidak merasakan tanda dan gejala apapun. Namun setelah 2 hingga 3 minggu akan muncul tanda dan gejala gondongan.

Gejala dimulai dengan 1- 2 hari demam, sakit kepala, nafsu makan berkurang, demam, merasa tidak enak badan, dan menggigil. Gejala pertama dari infeksi kelenjar air liur adalah nyeri di sekitar telinga, yang diperberat saat mengunyah atau menelan. Anak juga akan merasa nyeri ketika kelenjar liur pada lehernya disentuh. Pada saat ini suhu tubuh biasanya naik hingga 38,9 - 40C. Pembengkakan kelenjar liur baru akan terjadi pada hari kedua.

Tanda seseorang terserang gondongan bisa dideteksi oleh orang awam, diantaranya adalah:

  1. Sakit kepala
  2. Demam
  3. Nyeri pada rahang bagian belakang
  4. Rahang terasa kaku
  5. Nyeri saat mengunyah dan menelan
  6. Timbul bengkak di daerah atas leher sampai sekitar rahang, bisa terjadi di salah satu sisi leher (kanan atau kiri) maupun di keduanya sekaligus.

Selain pembesaran kelenjar di leher, rahang yang terasa kaku, dan nyeri yang timbul ketika mengunyah dan menelan, gejala lainnya dari gondongan tidak jauh berbeda dengan penyakit flu, antara lain demam, nyeri otot, pusing, menggigil, sakit kepala, dan tidak nafsu makan.


Penularan: 

Virus ini ditularkan melalui percikan air liur yang berasal dari bersin atau batuk, atau karena bersentuhan langsung dengan benda-benda yang terkontaminasi air liur penderita.

Kontak dengan penderita gondongan dapat menyebabkan terjadinya penularan, terutama ketika daya tahan tubuh sedang melemah, entah melalui percikan liur ketika penderita bersin atau batuk maupun lewat udara.

Meski gejala penyakit dapat hilang dengan sendirinya, komplikasi masih dapat terjadi, diantaranya sebagai berikut:

  1. Gangguan pendengaran permanen pada satu atau kedua telinga.
  2. Orchitis/Pembengkakan testis.
  3. Pankreatitis.
  4. Peradangan ovarium (ooforitis) atau payudara (mastitis).
  5. Ensefalitis dan Meningitis yang mengancam jiwa.



Perawatan: 

Karena terdapat gangguan menelan atau mengunyah, sebaiknya anak diberi makanan lunak dan menghindari minuman yang rasanya asam karena bisa menimbulkan nyeri. Untuk meredakan nyeri, Mama bisa memberi obat pereda nyeri (asetaminofen atau ibuprofen).

Nyeri akibat pembengkakan kelenjar air liur bisa dikurangi dengan cara mengompres daerah pipi atau leher secara bergantian dengan air hangat dan dingin.

Tidak ada obat khusus untuk penyakit gondongan karena sebenarnya, penyembuhan penyakit ini banyak bergantung pada seberapa kuat sistem imun tubuh Anda dapat melawan virus penyebab gondongan.

Umumnya, gondongan dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu kurang dari 2 minggu sehingga pengobatan penyakit ini hanya difokuskan pada pengurangan gejala dan keluhan yang terjadi.

Selebihnya, yang dibutuhkan penderita adalah asupan nutrisi dan cairan yang cukup guna memperkuat sistem imun tubuh Anda.

Untuk mempercepat pemulihan lakukan tips-tips berikut.

  1. Istirahat sampai demam hilang
  2. Kompres dengan air hangat untuk meringankan rasa sakit akibat pembengkakan kelenjar.
  3. Hindari makanan yang mengharuskan Anda banyak mengunyah. Anda dapat mengonsumsi makanan lunak seperti bubur, oatmeal, atau sup.
  4. Hindari makanan asam karena dapat merangsang produksi air liur.
  5. Jika gejala dan keluhan tampak semakin parah dan berlangsung lebih dari 1 minggu, segera bawa penderita ke dokter guna mendapatkan pertolongan. Jika dibiarkan, komplikasi serius dapat terjadi, yang bukan tidak mungkin dapat mengancam jiwa.

Kebanyakan kasus gondongan dapat disembuhkan dengan perawatan dan istirahat di rumah. Jika semakin parah, perawatan inap di rumah sakit dapat menjadi solusi terbaik.

Pengobatan ditujukan untuk mengurangi keluhan (simptomatis) dan istirahat selama penderita panas dan kelenjar ludah (parotis) yang membengkak. Dapat digunakan obat pereda panas dan nyeri.

Rasa nyeri dapat dikurangi dengan melakukan kompres pada area testis yang membengkak tersebut. Sedangkan penderita yang mengalami serangan virus pada organ pankreas (pankreatitis), dimana menimbulkan gejala mual dan muntah sebaiknya diberikan cairan melalui infus. Penyakit gondongan sebenarnya tergolong dalam "self limiting disease" (penyakit yang sembuh sendiri tanpa diobati).

Sebenarnya gondongan dapat sembuh dengan sendirinya. Pengobatan dilakukan untuk menjaga daya tahan tubuh si penderita dengan mengurangi rasa demam yang dialami.

Penderita cukup beristirahat selama terdapat demam dan pembengkakan. Pemberian obat pereda nyeri seperti parasetamol atau aspirin boleh diberikan apabila diperlukan. Namun jangan diberikan kepada anak – anak karena akan berisiko mengalami sindrom Reye. Sindrom reye adalah penyakit yang mempengaruhi semua organ tubuh, dan yang paling mematikan hati dan otak.

Penderita gondongan dianjurkan untuk banyak minum air putih. Penderita gondongan yang berusia di atas 12 tahun sebaiknya diberikan gamma globulin sekitar 20 cc untuk melindungi diri dari terjadinya peradangan pada testis. Pemberian hydrocortisone dapat digunakan untuk membantu mengurangi terjadinya peradangan yang sangat hebat.

Ada juga ramuan tradisional yang dapat digunakan untuk membantu mempercepat penyembuhan gondongan. Ramuan ini terdiri dari 5 gram adas, 10 gram kencur, 20 gram kunyit, 10 gram temu ireng, 20 gram temulawak, dan 10 gram tapak dara. Pertama – tama cuci sampai bersih semua bahan. Rebus ke dalam air dengan takaran sebanyak 3 gelas air. Biarkan hingga mendidih dan air tersisa setengah dari volume semula. Kemudian saring dan minum air ramuan tersebut pada pagi dan malam hari. Bisa juga ditambahkan dengan madu murni untuk menambah rasa.


Pencegahan: 

Pemberian vaksinasi gondongan merupakan bagian dari imunisasi rutin pada masak anak-kanak. Tindakan pencegahan terbaik adalah menepati jadwal vaksinasi gondongan yang biasanya terdapat dalam bentuk kombinasi dengan campak dan rubela atau vaksinasi mumps-morbili-rubela (MMR). Dua kali vaksinasi dapat memberikan perlindungan seumur hidup. Vaksin ini mampu melawan gondong pada 12-15 bulan usia seseorang, atau pada usia 4-6 tahun.

Vaksinasi juga bisa diberikan kepada pria yang sebelumnya belum pernah menderita gondongan saat masih kecil. Jauhkan penderita gondongan dari orang sehat. Jika terpaksa maka sebaiknya ketika berinteraksi dengan orang lain, penderita gondongan hendaknya menggunakan masker untuk menghindari cipratan droplet (air ludah) kepada orang yang sehat.


Sumber :
en.wikipedia.org
http://miynorie.blogspot.co.id/2015/02/cara-mengobati-gondongan.html
http://meetdoctor.com/mobile/topic/gondongan
http://www.parenting.co.id/balita/penyebab+gondongan+pada+anak
https://www.deherba.com/gondongan-jangan-remehkan-komplikasi-serius-yang-dapat-ditimbulkannya.html