Tuesday, April 5, 2016

Panama Papers

(ilustrasi)

Mulai kemarin Panama Papers sedang dan trend dijagat dunia digital, media massa dan media cetak. Media yang sangat tajam mengulas berita mengenai Panama Papers di Indonesia adalah Tempo. Sangat menarik membaca beberapa artikel tentang Panama Papers ini.

Lalu apa itu Panama Papers?

Panama Papers adalah 11,5 juta dokumen rahasia dari perusahaan Mossack Fonseca yang berisi informasi 214.000 perusahaan luar negeri, termasuk identitas pemegang saham dan direkturnya, dengan rentang waktu dari tahun 1970-an.

Panama Papers berukuran 2,6 terabita diperoleh Süddeutsche Zeitung dari sumber anonim pada bulan Agustus 2015, lalu Panama Papers disebarkan dan dianalisis oleh 400 wartawan di 107 organisasi media di lebih dari 80 negara dan diterbitkan pada tanggal 3 April 2016.

Mossack Fonseca adalah perusahaan dari Panama yang berdiri sejak tahun 1977 oleh Jürgen Mossack dan Ramón Fonseca yang bergerak di bidang pembentukan perusahaan di negara lain, pengelolaan perusahaan luar negeri, dan manajemen aset.

Mossack Fonseca menyediakan jasa offshore atau pengelolaan bisnis di luar negeri terbesar keempat di dunia, dengan kegiatan bisnis menyediakan perusahaan-perusahaan tidak aktif atau shell company yang digunakan untuk menutupi kegiatan finansial klien-kliennya.

Perusahaan tersebut terletak di yuridiksi bebas pajak (offshore) dan merupakan perusahaan gelap yang sengaja didirikan di wilayah-wilayah surga bebas pajak (tax havens). Secara hukum, memiliki perusahaan offshore bukanlah sesuatu yang otomatis ilegal. Mossack Fonseca menawarkan jasa untuk membuat perusahaan di yuridiksi bebas pajak untuk kliennya.

Perusahaan offshore tersebut memperlihatkan bagaimana fulus gelap mengalir di dalam jagat finansial global secara rahasia, mendorong lahirnya banyak modus kriminalitas dan merampok pundi-pundi negara dari pajak yang tak dibayarkan. Perusahaan-perusahaan di British Virgin Islands, Macao, Bahama, dan Panama yang merupakan surga bebas pajak, yang sulit dilacak penegak hukum.

Panama dikenal sebagai zona rahasia finansial dunia, Mossack Fonseca melahirkan perusahaan-perusahaan anonim di Panama, British Virgin Islands dan surga finansial lainnya.

Berdasarkan data Konsorsium Jurnalis Investigasi Internasional (ICIJ), terdapat 2.961 nama individu atau perusahaan dan juga terdapat 2.400 alamat di Indonesia.

Salah satu link sumber yang menyebutkan nama-nama tersebut adalah  http://berndpulch.org/2014/02/02/the-secret-list-of-off-shore-companies-persons-and-adresses-part-72-indonesia/

Besar file Panama Papers adalah 2,6 terabyte (TB) yang terdiri dari 4,8 juta e-mail; 3 juta database; 2,1 juta dokumen PDF; 1,1 juta foto; 320.000 dokumen teks; dan 2.000-an file lainnya. Sehingga jika dibandingkan dengan Wikileaks yang hanya sekitar 1,7 GB jumlah file Panama Papers ini jauh lebih besar.


Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Panama_Papers
https://investigasi.tempo.co/panama/
http://internasional.kompas.com/read/2016/04/04/19113441/Ada.2.961.Nama.dari.Indonesia.di.Bocoran.Panama.Papers.
https://m.tempo.co/read/news/2016/04/05/078759803/ini-daftar-pengusaha-indonesia-dalam-panama-papers/2
http://news.okezone.com/read/2016/04/04/18/1353129/sekilas-tentang-panama-papers-bocoran-dokumen-terbesar-dalam-sejarah
http://news.okezone.com/read/2016/04/04/18/1353129/sekilas-tentang-panama-papers-bocoran-dokumen-terbesar-dalam-sejarah