Monday, April 4, 2016

Kungfu Boy (3)

Jangan mendewakan kekuatan. Kalau mendewakan kekuatan, hatinya akan pongah. Kalau pongah, jurusnya akan tumpul dan reaksinya jadi lambat.


Buku komik Kungfu Boy edisi klasik ketiga (3) menceritakan petualangan Chinmi sepulang dari belajar dengan Guru Tendo. Saat kembali ke kuil Dairin, Chinmi mendapatkan lawan tanding yang sepadan yaitu Ryukai, kakak seperguruannya.

Pelajaran berharga yang didapat oleh Ryukai adalah dimana kita sebagai pribadi tidak boleh pongah, sombong dan takabur meski kita mempunyai ilmu dan kelebihan. Ryukai berkata "Jangan mendewakan kekuatan. Kalau mendewakan kekuatan, hatinya akan pongah. Kalau pongah, jurusnya akan tumpul dan reaksinya jadi lambat."

Sungguh nasihat yang berarti bagi Chinmi, dan tentunya bagi kita, pembaca komik Kungfu Boy.

Nasihat untuk tidak menjadi takabur adalah nasihat yang global dan universal, tidak hanya berlaku bagi para pendekar yang menuntut ilmu. Tapi juga berlaku bagi seluruh manusia dengan berbagai profesi.

Kita sebagai pelajar, sebagai pegawai negeri, sebagai karyawan swasta, sebagai pedagang, sebagai guru, sebagai insinyur sebagai dokter harus senantiasa rendah hati dan bersahaja. Karena dihadapan Tuhan Yang Maha Kuasa kita hanyalah kecil laksana debu yang hina.