Monday, February 20, 2017

Zealandia

Benua atau kontinen adalah daratan sangat luas yang berada di permukaan bumi. Benua juga dapat didefinisikan sebagai satu massa daratan utama Bumi, termasuk daratan kering dan landas benua. Secara umum ada 4 syarat agar daratan disebut benua, yaitu:
  1. Ketinggian di atas area sekelilingnya,
  2. Geologi yang khas,
  3. Sebuah area yang dirumuskan dengan pasti, dan
  4. Kerak yang lebih tebal dari dasar lautan reguler.
Saat ini di dunia terdapat 7 benua, yaitu
  1. Asia, 
  2. Afrika, 
  3. Eropa, 
  4. Amerika Utara, 
  5. Amerika Selatan, 
  6. Australia,
  7. Antartika. 

Namun akhir-akhir ini hangat diperbincangkan mengenai diusulkannya benua baru yang bernama Zealandia. Zealandia mempunyai ukuran dua pertiga benua Australia dan terletak di sebelah barat daya Samudera Pasifik.

Zealandia mempunyai ukuran luas 4,9 juta kilometer persegi dan 94 persennya terletak di bawah air.

Pada dasar laut sekitar Selandia Baru, landas benua Zealandia terbentang pada kedalaman sekitar 1.000 m di bawah permukaan laut, sementara kerak samudera terdekat ada di kedalaman 3.000 m.

Zealandia merupakan perpaduan New Zealand dan New Caledonia. Baik New Zealand dan New Caledonia adalah bagian dari satu benua Zealandia dan merupakan lempengan kerak benua yang berbeda jauh dari Australia.

Adalah Bruce Luyendyk peneliti geofisikawan University of California, Santa Barbara, yang menemukannya pada tahun 1995. Dalam publikasi tersebut disebutkan bahwa telah ditemukan sebuah "benua yang hilang" di bawah Samudra Hindia.


Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Benua
http://www.pengertianahli.com/2013/08/pengertian-benua-dan-samudra.html
http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/884212-zealandia-benua-baru-setelah-eurasia
http://global.liputan6.com/read/2859166/zealandia-benua-baru-yang-terletak-di-samping-australia
https://beritagar.id/artikel/sains-tekno/zealandia-berharap-diakui-sebagai-benua-ke-8-di-bumi