Friday, August 18, 2017

Chaos Theory

Chaos Theory adalah ilmu yang mencoba untuk menentukan pola dasar dalam sistem yang kacau pada cuaca, ombak laut, aliran darah dan hal-hal lain semacamnya.
Diatas adalah quote atau kutipan dari film Chaos Theory (2008). Cerita film dari Chaos Theory mirip dengan film lain yang berjudul The Butterfly Effect dan film Who Breaks a Butterfly upon a Wheel. Dimana gara-gara melakukan kesalahan sepele lalu di kemudian menjadi bencana besar.


Secara definisi ilmu dari Chaos Theory atau "Teori Chaos" atau juga disebut dengan "Butterfly effect" adalah sensitive dependence on initial conditions atau ketergantungan yang peka terhadap kondisi awal, di mana perubahan kecil pada satu tempat dalam suatu sistem non-linear dapat mengakibatkan perbedaan besar dalam keadaan kemudian.

Sebagai contoh sang ilmuwan Edward Norton Lorenz mengambil kepakan sayap kupu-kupu di hutan belantara Brazil secara teori dapat menghasilkan tornado di Texas beberapa bulan kemudian.

Jika suatu sistem dimulai dengan kondisi awal misalnya 2, maka hasil akhir dari sistem yang sama akan jauh berbeda jika dimulai dengan 2,000001 di mana 0,000001 sangat kecil sekali dan wajar untuk diabaikan.

Dengan kata lain: kesalahan yang sangat kecil akan menyebabkan bencana dikemudian hari.
Chaos Theory adalah ilmu yang mencoba untuk menentukan pola dasar dalam sistem yang kacau pada cuaca, ombak laut, aliran darah dan hal-hal lain semacamnya. Ternyata ada beberapa hal yang lebih kacau daripada detak jantung manusia. Cepat, lambat, wajah cantik, jumlah anak tangga, selalu berubah. Tergantung dari apa yang terjadi dengan kita disana. Bajingan yang tak menentu. Tapi dibalik semua kekacauan guncangan itu sesungguhnya ada pola. Kebenaran itu adalah cinta. Hal terpenting tentang cinta adalah kita memilih untuk memberikannya dan kita memilih menerimanya.Membuatnya sebagai tindakan paling tak acak di seluruh alam semesta. Cinta melebihi darah, melebihi pengkhianatan dan semua kotoran yang membuat kita disebut manusia.
Diceritakan dalam film Chaos Theory bahwa Frank Allen seorang pakar yang mengajar mengenai manajemen waktu dan diaplikasikannya dalam kehidupannya sendiri dengan memaksimalkan efisiensi melalui perencanaan yang detail teratur.

Pada suatu hari istrinya, Susan mengatur alarm 10 menit lebih lambat, dengan harapan agar suaminya memiliki waktu ekstra 10 menit di pagi hari. Kejadian itu menyebabkan Frank ketinggalan ferry sehingga ia terlambat datang pada kelas manajemen waktunya.

Dalam perjalanan pulang, Frank hampir tabrakan dengan wanita hamil, lalu Frank membawa wanita tersebut ke rumah sakit. Di rumah sakit Frank mengisi formulir pendaftaran namun Frank mengisi informasi pribadinya sehingga perawat di rumah sakit mengira bahwa Frank adalah ayah dari si bayi tersebut.

Sebelum Frank tiba di rumah, perawat dari rumah sakit menelepon dan Susan yang menjawab, sehingga terjadilah kesalahpahaman dan Susan mengira bahwa Frank memiliki anak lain dan sudah mengkhianatinya.

Frank berusaha membuktikan pada istrinya bahwa ia tidak memiliki anak dari orang lain, Frank memeriksakan dirinya ke dokter dan malah mendapat kabar yang lebih buruk bahwa ternyata ia mandul karena ia mengidap sindrom Klinefelter.

Sindrom Klinefelter adalah kelainan kromosom gonosom dimana penderita Sindrom Klinefelter berjenis kelamin laki-laki, namun testisnya tidak berkembang sehingga tidak bisa menghasilkan sperma alias dan mandul.

Lalu wanita hamil yang ditolong oleh Frank akhirnya membawa bayi ke rumah Frank untuk mengucapkan terima kasih atas pertolongannya. Dari pertemuan itu Susan menyadari terjadi kesalahpahaman, tetapi 'kekacauan' tetap saja sudah terjadi karena sekarang Frank baru mengetahui bahwa anak mereka ternyata bukanlah darah dagingnya.

Situasi berubah setelah Frank menyadari bahwa sebenarnya ia adalah orang yang selama ini dikhianati oleh istrinya.


Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Efek_kupu-kupu
http://journabbleoftrifena.blogspot.co.id/2010/05/chaos-theory.html