Wednesday, November 14, 2018

Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald

Di akhir seri film yang pertama Fantastic Beasts and Where to Find Them, Gellert Grindelwald berhasil ditangkap oleh MACUSA (Magical Congress of The United States of America).


Dan dalam film Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald, dikisahkan Grindelwald mampu melarikan diri saat akan dipindahkan dari tahanan Amerika ke Inggris. Untuk selanjutnya Grindelwald mengatur, mengumpulkan pengikut untuk meningkatkan penyihir darah murni untuk melakukan rencana rahasia.

Albus Dumbledore menemui mantan muridnya, Newt Scamander yang masih disibukkan dengan binatang-binatang peliharaanya. Sikapnya masih canggung dan sering malu-malu tapi sangat keras kepala. Sifat canggung terutama muncul saat bertemu dengan Tina Goldstein, rekan wanita yang ditemui ketika membuat kericuhan di dunia sihir Amerika.

Terlihat saat Newt mengungkapkan perasaannya kepada Tina dengan ungkapan yang aneh, dimana ungkapan tersebut adalah hewan Salamander yang kerap kali disebut oleh Newt untuk mengekspresikan mata cantik milik Tina Goldstein.

Sifat keras kepala tersebut hendak diubah oleh kakaknya, Theseus Scamander, dengan mengajaknya untuk bergabung dengan Kementrian Sihir Inggris sekaligus untuk mencabut larangan pergi keluar negeri akibat perbuatan sebelumnya yang dikisahkan di Fantastic Beasts and Where to Find Them.

Dalam sebuah adegan sirkus, diperkenalkan Nagini, yaitu ular raksasa dalam film Harry Potter dalam wujud manusia. Nagini adalah ular berukuran besar kesayangan Lord Voldemort, musuh Harry Potter yang bukanlah Animagus, tapi Maledictus, atau di Indonesia lebih sering disebut siluman.

Selain menjadi ular peliharaan kesayangan Voldemort dan jadi Hocrux atau penyimpan nyawa dari si Penguasa Kegelapan. Nagini adalah seorang wanita yang dikutuk dan bisa berubah menjadi hewan (ular) hingga suatu hari dia bisa berubah secara permanen menjadi manusia.

Maledictus atau siluman artinya telah membawa kutukan itu di darahnya sejak lahir, diturunkan dari ibu ke anaknya. Dan disebutkan pula bahwa Nagini diambil dari mitologi Indonesia. Selain Nagini juga diketengahkan pertanyaan mengenai siapa dan bagaiman asal usul Creedence, yaitu penyihir berbahaya yang merasa kehilangan jati dirinya.

Termasuk teka-teki Leta Lestrange, Yusuf Kama. Dan juga teka-teki mengapa Dumbledore tidak mau melawan Grindelwald, yang semestinya keduanya berimbang. Alih-alih melawan Grindelwald, Dumbledore malah memilih Newt untuk menangkap kembali Grindelwald.

Dan akhirnya "pahlawan" yang sebenarnya dalam film ini adalah Nifflers, makhluk kecil yang nakal dan sering usil. Serta tentunya hewan sangat besar dan buas yang berasal dari mitologi Tiongkok berbentuk naga mirip barongsai.


Sumber :
http://www.tribunnews.com/seleb/2018/11/14/jadwal-tayang-dan-sinopsis-film-fantastic-beasts-the-crimes-of-grindelwald-di-bioskop-indonesia
https://id.bookmyshow.com/blog-hiburan/review-film-fantastic-beasts-the-crimes-of-grindelwald-petualangan-penuh-kejutan/