Dalam 1 bulan terakhir sangat marak kecelakan moda transportasi darat yang melibatkan kereta api. Padahal kendaraan kuda besi ini adalah kendaraan transportasi favorit banyak orang. Terlebih saat mudik, hari biasa saja tiketnya sering ludes.
Yang menarik adalah jarak saat kereta api ini melakukan pengereman. Karena kereta api seperti yang kita ketahui bersama berjalan di atas rel yang terbuat dari logam, rodanya pun dari logam. Sehingga tidak bisa berhenti mendadak.
Kereta api memang memiliki aturan dalam pengereman, yakni memperhatikan kecepatan kereta dengan jarak berhenti. Itulah yang membuat sebuah lokomotif tidak bisa berhenti secara mendadak.
Berikut karakteristik pengereman lokotif.
“Whatever we possess becomes of double value when we have the opportunity of sharing it with others"
Thursday, November 1, 2018
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Related Posts
-
Sebagai umat Islam mengaji harus dipelajari sejak usia dini yang dimulai dari mengenal dan memahami huruf hijaiyah. Belajar mengaji atau mem...
-
Sekali lagi, terpana dan terpaku oleh Pandji Pragiwaksono. Sebelumnya di tahun 2021 terpana 5 Menit dan 5 CM oleh Pandji, yang isinya kura...
-
BJ Habibie pernah mengharumkan nama bangsa Indonesia dengan menemukan rumus yang mampu mempersingkat prediksi perambatan retak. Dengan me...
-
Ratu Elizabeth II merupakan ratu monarki konstitusional dari 16 negara berdaulat (Alam Persemakmuran) dan teritori beserta dependensinya, se...
-
Disiplin adalah fondasi dari hampir semua pencapaian, karena bukan hanya sekadar soal bangun pagi atau menaati aturan, melainkan komitmen un...

No comments:
Post a Comment