Friday, July 8, 2016

Hotel Eastparc Jogja



Perjalanan mudik di Jogja atau Yogyakarta tahun 2016 ini kita rencanakan selama 4 hari 3 malam, dengan menginap di 2 hotel yang berbeda. Hotel pertama adalah Hotel Eastparc di Jogja, yang akan kita inapi selama 3 hari 2 malam.

Eastparc Hotel Yogyakarta sangat mudah dicari karena lokasinya yang strategis yaitu berjarak 500 meter dari Ambarukmo Plaza Shopping Mall. Atau tepatnya di Hotel ini terletak di Jl. Laksda Adisucipto KM 6,5. Hotel Eastparc Jogja berjarak 10 menit berkendara dari Bandara Internasional Adi Sucipto dan 20 menit berkendara dari Jalan Malioboro dan Kraton Yogyakarta.




Hotel Eastparc Jogja memiliki kolam renang outdoor, restoran, dan yang paling diminati oleh keuda anakku yaitu tersedia Wi-Fi gratis di seluruh area hotel, serta yang jarang ada di hotel lain yaitu taman atau playground.

Kamar selain full AC, TV satelit layar datar, dan yang membuat nyaman dan aman adalah terdapat brankas, meja setrika, dan balkon pribadi.

Hotel Eastparc Jogja termasuk hotel bintang 5, yang mempunyai pilihan kamar :
Deluxe Room, Premier Room, (Deluxe Room dan Premier Room adalah pilihan tipe kamar dengan rates yang relatif terjangkau.) dan Junior Suite, Executive Suite, Presidential Suite, atau Eastparc Suite (Sedangkan Junior Suite, Executive Suite, Presidential Suite, dan Eastparc Suite adalah tipe-tipe kamar yang menawarkan kamar-kamar yang luas, dan fasilitas-fasilitas yang mewah.)

Perjalanan Mudik ke Jogja

Hari Jumat,
8 Juni 2016
Km 520
05.20

Melihat berita di TV dan mendengar informasi suasana perjalanan mudik di radio Suara Surabaya yang dipenuhi dengan akan kemacetan terutama arah ke Jogja, yaitu mulai dari pertigaan Mengkreng, Guyangan Nganjuk, Caruban dan Saradan Madiun, serta pengalaman 2 tahun lalu dimana perjalanan mudik ke Jogja tahun 2014 mulai dari pukul 06.00 hingga sampai di Jogja pukul 21.00, atau 15 jam lamanya, maka untuk kali ini kita akan mencoba rute alternatif.

Rute perjalanan mudik ke Jogja kali ini kita pilih melalui Bojonegoro lalu belok ke Ngawi melalui area Padangan. Dan benar pilihan rute perjalanan balik kita kali ini, dari Surabaya hingga Ngawi melalui jalur Padangan hanya ditempuh 3.5 jam saja.




Kita lanjutkan perjalanan hingga ke Sragen dan mayoritas masih aman dan lancar saja. Namun memasuki kota Solo mulai dari Sragen sudah terasa padat sehingga perjalanan mulai merambat. Kondisi diperparah dengan aksi Bus yang ugal-ugalan dan tidak tertib serta diikuti oleh mobil-mobil pribadi yang mengekor dibelakang Bus.


Km 640
16.30

Memasuki Klaten hingga arah ke Jogja kondisi jalan juga masih merambat. Sehingga estimasi awal sampai di Jogja pukul 13.00 atau 14.00, akhirnya molor hingga pukul 16.20. Artinya perjalanan mudik ke Jogja tahun 2016 ini ditempuh selama 11 jam.

Masih mending daripada perjalanan mudik ke Jogja tahun 2014 lalu, yang hingga memakan waktu 15 jam. Atau lebih hemat 4 jam.

Thursday, July 7, 2016

Sepi di Surabaya

Suasana Sepi di Surabaya saat Idul Fitri

Hari Kamis, tanggal 7 Juli 2016 ini merupakan waktu istirahat setelah melakukan perjalanan mudik ke kota dan kampung halamanku di Jember. Sekaligus waktu istirahat menjelang perjalanan mudik selanjutnya ke Jogja di kampung halaman istriku hari Jumat besok.

Namun istirahat yang dimaksud bukan berarti diisi dengan tidur-tiduran saja. Tapi kita isi degan berkeliling kota Surabaya, untuk bersilaturahmi ke rumah Budhe di Kepuh Sidoarjo, lalu jalan-jalan ke East Cost, Surabaya.


Dan yang berbeda suasana kota Surabaya adalah sepi dan lenggang, dimana jika di hari biasa selalu ramai dan macet.

Selamat mudik.

Wednesday, July 6, 2016

Perjalanan Balik ke Surabaya

Hari Rabu,
6 Juni 2016
Km 290
12.00

Pagi hari saat terdengar suara adzan subuh, kita sebuah bangun dengan semangat menyambut hari raya Idul Fitri yang telah dinanti-nanti sejak 1 bulan puasa. Semua bangun dengan semangat dilanjut dengan mandi pagi.

Setelah mandi dan sholat subuh, kita berangkat menuju lapangan Talangsari Jember, untuk menunaikan sholat Idul Fitri. Lokasi sholat Idul Fitri kita tentukan di lapangan Talangsari Jember karena berdekatan dengan lokasi Hotel Aston Jember.

Padahal sejak SD hingga SMA, rumahku di jalan Wahid Hasyim Kaliwates yang notabene dekat dengan lapangan Talangsari malah belum pernah sholat Idul Fitri disana, malah setelah 15 tahun kemudian baru sempat sholat di lapangan Talangsari tersebut.

Seusai sholat Idul Fitri dan setelah sarapan pagi, kemudian kita lanjut ke rumah Mbah Buyut di area Kreongan Jember, untuk sungkem kepada Mbah dan sanak famili.

Siangnya, kita lanjutkan perjalanan balik ke Surabaya dengan mampir sejenak di rumah Sidoarjo.



Km 470
15.15

Suasana perjalanan balik dari Jember melewati Lumajang - Probolinggo - Pasuruan ternyata amat lancar seperti perjalanan mudik saat dari Sidoarjo menuju Jember. Yaitu hanya ditempuh 3 jam lebih 15 menit.

Monday, July 4, 2016

Hotel Aston Jember

Perjalanan mudik ke Jember sebelum-sebelumnya aku dan sekeluarga menginap di rumah Mbah Jember. Namun dikarenakan anak-anak sudah besar dan mengingat keluarga besar Mbah banyak yang tidur di rumah, maka kita rencanakan mudik ke Jember kali ini untuk menginap.

Hotel yang kita pilih dan kita rencanakan adalah Hotel Aston Jember.


Hotel Aston Jember atau Aston Jember Hotel & Conference Center merupakan hotel bintang empat pertama di Jember yang mengangkat elemen modern dan interior yang minimalis. Hotel Aston Jember menyediakan 146 kamar Superior dan Deluxe, Wifi gratis. Referensi lain menyatakan bahwa kamar Hotel Aston Jember berjumlah 152.

Aston Jember Hotel & Conference Center telah dibuka sejak 28 Mei 2013.

Agar tidak kehabisan, maka kita sudah jauh-jauh hari booking kamar hotel. Tepatnya 2 bulan lalu menggunakan aplikasi booking.com. Hal ini juga mirip pada saa tanggal 18 November 2015, yaitu saat kita melakukan perjalanan ke kota Magetan dan menginap di Hotel Aston Madiun.


Pelayanan Hotel Aston Jember cukup memuaskan, terutama saat ini kita menginap saat bulan puasa hari yang ke-29, sehingga kita akan menyisakan 1 hari lagi. Hari terakhir puasa mengharuskan kita sahur di hotel.

Beruntung pelayanan breakfast pun jadwalnya dimajukan untuk melayani para tamu yang sedang berpuasa dan melakukan sahur yang telah siap sejak pukul 02.30, sehingga kita pun dapat menikmati makan sahur dengan baik dan dapat menunaikan ibadah puasa dengan lancar.


Salah satu syarat untuk menentukan hotel adalah kolam renang. Karena hobi Rafa dan Rangga berenang. Dan mirip dengan Hotel Aston Madiun yaitu kolam renang-nya tidak berada di lantai dasar, namun berada di lantai-2.


Sumber :
https://www.aston-international.com/ind/hotel-detail/92/aston-jember-hotel-conference-center
http://www.booking.com/hotel/id/aston-jember-amp-conference-center.id.html

Perjalanan Mudik ke Jember

Jumat, 1 Juni 2016
Km 0

Hari Jumat, tanggal 1 Juni 2016, merupakan hari terakhir kerja. Secara beban kerja di Departemen Produksi sebenarnya sudah beres menjelang liburan Lebaran. Hanya menunggu bagian terakhir Finishing dan Pengiriman.

Dengan selesainya pekerjaan di perusahaan maka artinya liburan Lebaran telah tiba.


Senin, 4 Juni 2016
Km 0
04.30

Hari Senin, tanggal 4 Juni 2016 akhirnya tibalah waktu memulai perjalanan panjang untuk mudik. Perjalanan mudik pertama adalah ke kampung halamanku, yaitu di Jember. Berdasarkan pengalaman mudik setahun dan 2 tahun sebelumnya yang terjebak macet, sehinga perjalanan memakan waktu 5 jam, maka kita rencanakan perjalanan mudik kali ini berangkat lebih awal.


Pukul 03.15 kita semua sudah siap, namun sebelum berangkat, kita mampir dulu ke tempat makan fast food dekat rumah Mc Donald untuk makan sahur. Pukul 04.10 selesai makan sahur kita lanjutkan perjalanan mudik lagi.

Perjalanan mudik dari Sidoarjo ke Jember akan ditempuh dengan jarak 180 km. Estimasi perjalanan berdasarkan aplikasi android Google Map dan Waze perjalanan akan memakan waktu 3.5 jam. Semoga saja.


Dari kota Sidoarjo ke Jember kita akan melalui 3 kota, yaitu Pasuruan - Probolinggo dan Lumajang. Sepanjang perjalanan mudik yang kita khawatirkan adalah pasar tumpah di Lumajang yang menjadi langganan macet.

Namun, alhamdulillah ternyata pasar tumpah tersebut, baik di Ranuyoso dan Klakah masih belum terlalu macet.


Km 180
07.30

Sehingga akhirnya sampai di kota Jember sampai dengan selamat pukul 07.30.

Friday, July 1, 2016

Android Nougat

November 2013 lalu, aku membuat artikel Jenis-jenis OS Android, yang berisi versi Android dari A hingga J. Yaitu sebagai berikut :

Android
Cup Cake
(1.5)
Donut (1.6)
Eclair (2.0 - 2.1)
Froyo (Frozen Yogurt, 2.2 - 2.2.3)
Gingerbread (2.3 - 2.3.7)
Honeycomb (3.0 - 3.2.6)
Ice Cream Sandwich (4.0 - 4.0.4)
Jelly Bean (4.1 - 4.3)


Lambat laun waktu bergulir versi Android semakin canggih. Yaitu dari versi K hingga N, yaitu :

Kitkat (Android versi 4.4, tahun 2013)
Tampilanya sangat dinamis dan lebih optimal sehingga mengkonsumsi batreai juga lebih hemat.

Lollipop (5.0, tahun 2014)Sistem kemanan dan tampilannya sangat dinamis dan bisa digunakan diperangkat elektronik lainnya seperti TV.

Marshmallow (6.0, tahun 2015)


Marshmallow terutama akan berfokus pada perbaikan inkremental dan penambahan fitur lainnya, dan pembaruan MPA44I yang membawa perbaikan yang berhubungan dengan profil Android for Work.

Nougat (Android 6.1 atau Android 7.0, tahun 2016)
Mempunyai fitur-fitur baru seperti tampilan notifikasi, layar split-screen saat dipakai multitasking, serta fitur Doze yang telah dikenalkan di versi Android Marshmallow namun telah ditingkatkan. Android Nougat juga memiliki dukungan terhadap platform virtual relaity terbaru Google, namun baru untuk perangkat yang mendukung saja. Nougat adalah cemilan manis yang terbuat dari bahan gula, madu, kacang panggang, telur putih dan kadang juga disertai dengan buah-buahan kering.


Sumber :
http://www.taufanyanuar.com/2013/11/jenis-jenis-os-android.html
https://androidkotamobagu.blogspot.co.id/2016/01/Jenis-Sistem-Operasi-Android.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Android_Marshmallow
http://tekno.kompas.com/read/2016/07/01/03330087/Resmi.Android.N.Menyandang.Nama.Nougat.

Related Posts