Madiba shirt atau kemeja Madiba merupakan kemeja sutera batik yang bermotif cerah dan berwarna yang kerap dipakai oleh mantan presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela. Madiba adalah nama klan Mandela sebagai gelar kehormatan atau nama marga kehormatan dari Suku Xhosa, merujuk kepada
seorang kepala Thembu yang memerintah di Transkei pada abad ke 18.
Madiba Shirt ini asal usulnya adalah kain batik asal Indonesia. Yaitu sekitar tahun 1990, beberapa bulan setelah ia dibebaskan dari penjara Pulau Roben. Indonesia termasuk salah satu negara pertama yang dikunjungi Mandela sebagai presiden Kongres Nasional Afrika (ANC). Saat itu pemerintah Indonesia memberikan baju batik.
Hadiah batik tersebut menjadi simbol kedekatan Indonesia dan Afrika Selatan. Tahun 1994 saat terpilih menjadi Presiden Afrika Selatan, desainer Desre Buirski mendesain kemeja bermotif batik di atas kain sutra kepada ajudannya.
Sumber :
https://en.m.wikipedia.org/wiki/Madiba_shirt
https://id.wikipedia.org/wiki/Kemeja_Madiba
https://www.facebook.com/Page.Majalah.Bobo/posts/10151859693102794
http://news.detik.com/internasional/2434517/madiba-shirt-baju-khas-mandela-yang-terinspirasi-batik-indonesia
“Whatever we possess becomes of double value when we have the opportunity of sharing it with others"
Wednesday, March 29, 2017
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Related Posts
-
Sejak duduk di bangku SD, kita mengenal 7 notasi atau tangga lagu atau solfège yaitu do, re, mi, fa, sol, la, dan ti. Ada 2 teori tentang a...
-
Sudah lebih dari 1 tahun, tiba gejala gigi sensitif terasa lagi. Hal ini dikarenakan erosi gigi. Erosi gigi adalah terkikisnya lapisan kera...
-
Di tengah arus modernitas yang kian deras, manusia sering merasa semakin cepat namun semakin kosong; semakin terhubung namun semakin jauh da...
-
Perjalanan berlanjut pada Jumat, 19 Desember 2025 , menutup rangkaian aktivitas di Kota Solo dengan menuju Bekasi menggunakan Kereta Api Sen...
-
Jika kita mendengar debat para politisi atau para pakar di televisi, sering kita dengar kata-kata "Substansi" dan "Esensi...
No comments:
Post a Comment