Sunday, January 14, 2018

Realitas dan Persepsi

Dari serial detektif di suatu program TV yang berjudul Castle, menarik untuk ditonton. Dengan judul "Dial M for Mayor" menceritakan intrik yang berencana merusak nama dan citra seorang Walikota sebagai pemimpin dari suatu kota.

Hal tersebut digunakan karena sang Walikota hendak maju untuk pertarungan dalam politik menuju menjadi Gubernur. Sang Walikota difitnah saat terjadi pembunuhan yang melibatkan barang bukti jaket sang Walikota.

Di suatu dialog sang Walikota yang tidak merasa bersalah (karena memang bukan beliau pelakunya) memberikan argumen kepada sahabatnya, yaitu Castle, bahwa meskipun dia lolos dari penyelidikan tersebut, namun tetap saja dia tidak akan dapat maju dan tetap akan kalah dari pemilihan Gubernur.

Secara realitas dan kenyataan memang benar bahwa sang Walikota tidak bersalah, namun secara persepsi yang berkembang di masyarakat akan beragam dan bisa jadi tidak sejalan dengan kenyataan yang ada.

Itulah letak realitas dan persepsi dalam panggung politik.

Di akhir segmen, setelah penyelidikan usai yang membuktikan bahwa pelaku pembunuhan adalah orang lain, sang Walikota bicara bahwa kariernya tidak bisa naik menjadi Gubernur, tapi dicukupkan hanya sebagai Walikota, namun dia bertekad akan tetap menjadi Walikota yang hebat di kota New York.

---


Terdapat divergensi antara realitas dan persepsi.

Realitas adalah bagian dari problem filsafat yang paling mendasar. Realitas adalah keberadaan itu sendiri dan merupakan suatu kenyataan yang dapat ditangkap oleh indera.

Persepsi berkaitan dengan pandangan / anggapan / gambaran manusiawi yang dapat terlepas dari hakikat obyek.


Sumber :
http://www.imdb.com/title/tt2117068/
http://abc.go.com/shows/castle/episode-guide/season-04/412-dial-m-for-mayor
https://www.youtube.com/watch?v=Knig7GYYiKo
https://www.kompasiana.com/ujangbandeung/realitas-antara-persepsi-dengan-hal-yang-sesungguhnya-hakikat_56bee6b9ad7e611c07ff62bc