Sunday, May 7, 2017

Sambungan Pipa Air

Masalah air memang selalu menjadi kebutuhan utama terutama di rumah tangga. Terkadang air dari PDAM terkena kendala, entah sumber air, pipa bocor atau ada perbaikan pipa. Bukan itu aja yang sering menjadi kendala adalah tekanan air kecil.

Terutama sejak awal tahun tepatnya tanggal 15 Januari 2017, untuk menanggulangi kekurangan air tersebut terpaksa aku beli air. Hampir setiap pagi beli sekitar 4 jirigen hingga pernah paling banyak beli 14 jirigen, tergantung stok air di masing-masing bak kamar mandi yang ada. Dan harga air pun tidak murah, yaitu Rp 2500 per jirigen.

Hampir 2 bulan kondisi seperti itu berjalan. Oleh karena itu perlu ada cara lain. Dan akhirnya pada bulan Maret aku melakukan perbaikan dan modifikasi pipa air. Dengan tujuan utama adalah supply air untuk mesin cuci dan supply air di belakang bisa mengalir. Dari sana baru mengisi air ke bak mandi dengan manual yaitu dengan timba. Lumayanlah. Modifikasi bertahap setiap sabtu dilakukan pada tanggal 11 Maret, 18 Maret dan 25 Maret 2017.

Selama bulan April masalah mengenai air tidak terlalu dibandingkan bulan Januari dan Februari karena modifikasi di bulan Maret. Setelah solusi air sudah terjawab separuh, kemudian pada bulan Mei waktunya menuntaskan secara total problem air. Yaitu pada tanggal 1 Mei dan 6 Mei 2017, kita gunakan penampungan air di tandon bawah, yang kemudian air tersebut dinaikkan ke tandon atas menggunakan pompa.

Dari kegiatan tersebut ada beberapa hal yang perlu disiapkan selain tandon dan pompa sebagai peralatan dan perlengkapan untuk pipanisasi air agar mengalir dengan lancar. Diantaranya yaitu sebagai berikut :
1. Sambungan pipa knee 90 derajat

 
2. Sambungan pipa T (tee)

3. Sambungan pipa socket

 4. Sambungan pipa water mur





5. Sambungan pipa faucet socket


6. Sambungan pipa calve socket

7. End cap






 8. Stop valve atau stop kran

9. Sambungan antar selang

10. Klem selang


11. Selang air serat benang