Sunday, October 25, 2015

Forecast

Dalam dunia PPIC (Production Planning and Inventory Control) forecast atau peramalan dianggap selalu salah jika tidak kelebihan pasti kekurangan. Untuk itu orang yang bekerja di PPIC lebih banyak berkonsentrasi untuk antisipasi terhadap masalah atau kesalahan dalam forecast.

Terutama untuk perusahaan yang berorientasi MTS (Make To Stock). Sehingga dari banyak metode peramalan yang beragam dan rumit banyak perusahaan besar yang pada akhirnya menggunakan metode moving average. Entah itu menggunakan rentang waktu 2 minggu atau juga ada yang menggunakan rentang waktu 10 hari.

Pada umumnya tolerasi kesalahan atau penyimpangan aktual demand dengan forecast demand yang diperbolehkan adalah 5%. Sehingga antisipasi untuk kesalahan tidak akan terlalu fatal.