Tuesday, September 11, 2018

S.T.I.K

Sebelumnya kejadian Gatal pada Kulit Anak dan divonis oleh dokter adalah karena alergi adalah pada tanggal 4 Juni 2018.

Alergi adalah suatu reaksi daya tahan tubuh yang berlebihan terhadap paparan zat pemicu alergi (alergen). Ada 5 jenis antibodi yang membentuk mekanisme pertahanan tubuh, yaitu immunoglobulin G, A, M, E, dan D.

Gejala alergi pada kulit muncul bentol-bentol merah di permukaan kulit yang disertai rasa gatal (urtikaria/biduran/kaligata), atau dermatitis atopik (eksim) berupa ruam-ruam merah dan kasar yang biasanya muncul di pipi, siku bagian dalam dan belakang lutut.


Penyebab alergi diantaranya karena makanan, untuk memudahkan mengingatnya, dokter Arya yang dulu pernah menangani anak saya disingkat oleh S.T.I.K, yaitu Susu-Telur-Ikan-Kacang, lebih lengkapnya yaitu susu sapi, telur, makanan laut (ikan, udang, kepiting), kacang-kacangan (kacang tanah, kacang kedelai, kacang mede atau kacang lainnya), gandum.

Untuk menguji alergi bisa menggunakan metode Uji Eliminasi Provokasi, yaitu menerapkan eliminasi (meniadakan) beberapa makanan penyebab alergi selama 2-4 minggu. Bila gejala penyakit alergi menghilang maka dilanjutkan dengan pemberian makanan (provokasi) yang dicurigai dapat menimbulkan reaksi alergi. Bila setelah provokasi timbul kembali gejala alergi, maka makanan tersebut adalah pencetus gejala alergi pada anak.

Untuk mencegah terjadinya alergi ada beberapa cara yang dianjurkan untuk pencegahan alergi adalah:
- ASI eksklusif selama 6 bulan.
- Menghindari asap rokok sejak awal kehamilan.


Sumber :
https://www.nutriclub.co.id/kategori/balita/kesehatan/seluk-beluk-alergi-pada-balita/