Saturday, October 12, 2019

No Human is Limited

"After 65 years, I am the first man! I want to inspire many people, that no human is limited."


Tahun 2018 lalu dalam ajang lari Berlin Marathon catatan waktu marathon berhasil dipecahkan dengan waktu 2:01:39 oleh Eliud Kipchoge, pelari berkebangsaan Kenya.

Setahun sebelumnya, 6 Mei 2017, Nike dengan project Breaking2 di sirkuit balap Monza, Italia berencana memecahkan batas waktu lari jarak jauh dengan target dibawah 2 jam untuk lari marathon sejauh 42,160 km tersebut. Namun Eliud Kipchoge "hanya" mencatatkan waktu 2:00:25.

Sayang sekali karena hanya kurang 26 detik.

Kali ini tanggal 12 Oktober 2019 dalam project yang mirip, yaitu ajang INEOS 159 Challenge di Wina, Austria, Eliud Kipchoge berhasil menjadi manusia pertama yang finis lari maraton dengan catatan waktu 1:59:40,2 detik.

Untuk memecahkan rekor tersebut Kipchoge berlari di belakang mobil dan didukung oleh sejumlah kelompok pacemakers atau pelari pendamping bergantian beberapa kali untuk mengatur ritme atau pace lari.


Sumber :
http://www.taufanyanuar.com/2018/09/rekor-lari-marathon.html
https://www.independent.co.uk/sport/general/athletics/eliud-kipchoge-live-stream-watch-sub-twohour-marathon-video-159-challenge-ineos-a9152976.html
https://cnnindonesia.com/olahraga/20191012160521-178-438989/kipchoge-manusia-pertama-finis-maraton-di-bawah-dua-jam

No comments:

Post a Comment

Related Posts