Monday, July 13, 2015

Run...!!


Seorang anak menyusuri jembatan rel kereta api sepanjang 10 meter. Saat mencapai 6 meter tiba-tiba terdengar klakson kereta api dari arah berlawanan. kereta api melaju 72 km, dengan jarak sejauh 100 meter dari jembatan. Jika kecepatan lari anak tersebut adalah 1 meter per detik, maka apa yang seharusnya anak tersebut perbuat?

a. Lari mendekat arah kereta api (maju)
b. Lari menjauh dari kereta api (mundur)


--------------------


Secara alami sebagian besar hati kecil kita memilih jawaban "b", yaitu lari menjauh dari kereta api.

Secara matematika jika anak tersebut lari ke arah kereta api, maka dia hanya membutuhkan 4 detik saja untuk melewati jembatan. Formulasnya adalah sebagai berikut :

waktu (t) = jarak (s) : kecepatan (v)
               = 4 m : 1 m/detik
               = 4 detik

Jika anak tersebut memilih lari menjauh kereta api, maka dibutuhkan waktu 6 detik untuk melewati jembatan, formulanya adalah sebagai berikut :

waktu (t) = jarak (s) : kecepatan (v)
               = 6 m : 1 m/detik
               = 6 detik

Nah, sekarang kita hitung berapa detik kereta api melewati jembatan. Kita konversi terlebih dahulu kecepatan dari satuan km/jam menjadi m/detik
72 km/jam = 20 m/detik

Waktu yang diperlukan untuk mencapai jembatan
waktu (t) = jarak (s) : kecepatan (v)
               = 100 m : 20 m/detik
               = 5 detik :

Waktu yang diperlukan untuk melewati jembatan
waktu (t) = jarak (s) : kecepatan (v)
               = (100 m + 10 m) : 20 m/detik
               = 110 m : 20 m/detik
               = 5.5 detik

Kereta api hanya akan membutuhkan waktu 5 detik saja untuk mencapai jembatan dan pada detik ke 5.5 jembatan sudah terlewati.

Jadi kita bisa simpulkan bahwa anak tersebut akan selamat jika lari mendekati kereta api, karena masih ada jeda 1 detik, sedangkan jika anak tersebut lari menjauh kereta akan celaka karena terlambat 0.5 detik.

Di dunia nyata terkadang kita tidak boleh lari menjauh dari permasalahan, tapi kita harus menghadapi segala halangan dan rintangan. Untuk itu jangan berdoa kepada Tuhan agar kita dijauhkan dari masalah namun mari kita berdoa dan memohon kepada Tuhan agar senantiasa diberi kekuatan supaya mampu menanganinya.